Ketiga player killer yang mana diserang oleh Reno sekarang ini sedang berusaha untuk menjaga ketua mereka, tembakkan panah dari Reno mengandung status negatif racun didalam panahnya dan menyebabkan ketua dari kelompok player killer tersebut berkurang darahnya sebanyak 0,1% setiap detiknya. “Trriinggs…” ketua kelompok player killer tersebut lalu mengambil sebuah item penyembuhan dari tempat penyimpanannya, “Crraastt… Ssshhh…” sebuah item penyembuhan tipe jarum tusuk lalu ditusukan langsung ketangannya yang terkena tembakan anak panah dari Reno tersebut.
“Bagus sekarang sudah agak aman, aku bisa menjaga Hp miliku selama beberapa menit sebelum kembali kekota” pikir player killer tersebut, dia lalu berdiri lalu mengeluarkan sebuah tongkat besi panjang.
“Ketua ini gawat…” kata salah satu dari PK tersebut yang mana memiliki badan besar dan kekar tersebut.
“Ada apa..??” kata ketua mereka.
“Tampaknya sibodoh itu telah mati terbunuh, dari grup party kita aku melihat kalau dia sudah Log Out” kata PK yang berbadan kekar tersebut.
“Cih… sibodoh itu, aku kira dia hanya bodoh saja tetapi tidak kusangka kalau dia benar-benar tidak berguna” kata ketua dari kelompok PK tersebut, “Trrakkss…” dia lalu menghantamkan tongkat besi miliknya ketanah dan menyebabkan sebuah retakan besar dilantai.
“Ketua tampaknya kita harus mundur dulu, karena dalam kondisi sekarang ini kita bukan pemangsa lagi tetapi kita adalah mangsa yang telah masuk kedalam perangkap” kata PK yang memakai masker tersebut.
“Haaah… memangnya kenapa, kalau kita telah masuk kedalam perangkapnya, kita hanya perlu menghancurkan semuanya saja” kata PK berbadan besar tersebut, dia masuk kembali kedalam mobil dan mengambi sebuah kotak.
“Kau benar-benar ingin menggunakan item itu” kata ketua dari kelompok PK tersebut.
“Tidak ada cara lain lagi ketua, kalau kita mundur sekarang ada kemungkinan kita akan diserang saat mundur, jadi lebih baik kita keluarkan segalanya untuk melawan” kata PK berbadan besar itu.
“Hmmm… baiklah kita akan gunakan rencanamu, aku ijinkan untuk menggunakan peledak itu” kata ketua kelompok PK itu.
“Cih… buang-buang item penting saja” kata PK yang memakai masker tersebut.
Sementara itu ketiga PK itu sama sekali tidak mengetahui kalau Reno sedang melihat mereka dari balik sebuah dinding, dia mengintip dan mendengarkan semua perkataan mereka lewat sebuah lubang kecil yang ada di dinding tersebut.
“Ok ini sedikit gawat, tampaknya mereka berencana untuk meledakan seluruh tempat ini” pikir Reno.
Dia lalu langsung keluar dari dalam ruangan tersebut dan naik kelantai teratas dalam bangunan tersebut, sementara itu ketiga PK itu memasuki bangunan dimana Reno berada “Trraak… Trraak…” mereka juga sambil memasangkan bom tempel di sekitaran dinding bangunan tersebut. “Trraanggss…” sementara itu Reno sudah berada dilantai teratas bangunan itu dan dia lalu mengaptifkan skill miliknya “ROAAARRR…..” dalam sekejap mata para Zombie yang ada disekitar tempat itu langsung beramai-ramai menuju arah tempat Reno berada, sementara itu ketiga PK yang ada didalam bangunan tersebut dapat dengan jelas mendengarkan teriakan dari skill milik Reno.
“Suara apa itu tadi…??” tanya PK berbada besar dari kelompok itu.
“Entahlah tapi kelihatannya itu adalah suara dari monster unik, kalau tidak salah ingat kalau tempat ini memiliki sesosok monster unik yang berkeliaran ditempat ini” kata PK yang menggunakan masker tersebut.
“Benar aku ingat ada rumor seperti itu disekitar sini, tetapi ini bukan saatnya untuk berburu monster itu, kita sekarang ini harus cepat memasang seluruh peledak yang ada ditempat ini” kata ketua PK kelompok tersebut.
“Cih… baiklah aku mengerti” kata PK yang memakai masker tersebut.
Lalu secara tiba-tiba dari belakang mereka muncul para Zombie yang telah dipanggil oleh Reno menggunakan skill miliknya, “Grrooaaarrr…” mereka menggila karena status yang didapatkan oleh Reno dan menjadi lebih buas dan lebih ganas. Melihat hal tersebut pimpiinan kelompok PK tersebut berjalan kearah para Zombie tersebut “Tuunggss…” dan dengan tongkat baja miliknya dia telah bersiap untuk bertarug menghadapi para Zombie tersebut, “Buurrnn…” aura kemerahan lalu telah menutupi seluruh tubuh dari pimpinan kelompok PK tersebut dan dirinya telah siap untuk bertarung.
“Aktifkan skill Power Up” menggunakan skillnya ketua kelompok PK itu lalu mengeluarkan energy yang luar biasa besar dari dalam tubuhnya, dan bahkan energy tersebut telah memperkuat dirinya dan juga membuat tubuhnya yang kurus tersebut menjadi lebih berotot.
“Wow… sudah kuduga dia adalah tipe penguatana, sekarang apakah harus kutembak sekarang atu harus kubunuh” kata Reno dengan tatapan matanya yang mengerikan.
“Trrassskk… Crrasstt… Krraasstt…” ketua tim PK tersebut mulai menghancurkan para Zombie itu dengan mudah menya menggunakan tongkat baja miiliknya, lalu kedua PK yang lainnya membantu dirinya dengan cara menembak para Zombie tersebut dari lantai atas lebih tepatnya satu lantai lebih tinggi dari tempat ketua mereka bertarung. “Tratatataatastt….” Mereka menembakki para Zombie tersebut sehingga pada akhirnya jumlah para Zombie itu telah berkurang secara drastis, namun disaat ketua dari kelompok PK tersebut telah kelelahan “Trraanggss… swuuunggg… Crrasstt…” Reno secara tiba-tiba menembak dirinya tepat dipunggungnya.
“Gaahhkk… dasar sialan” kata ketua kelompok PK tersebut, dia melihat seseorang yang menggunakan jubah dan menutupi diirnya menggunakan tutup kepalan dari jubah tersebut.
Lalu disaat ketua kelompok PK tersebut sedang tidak dapat bergerak karena anak panah Reno yang mengandung efek negatif pelumpuh, lalu salah satu Zombie mendekatinya “Crraasstt…” kemudian Zombie itu menggigit bahunya yang telah terluka akibat anak panahku barusan. Tetapi walaupun tidak bisa bergerak bebas karena status kelumpuhan ketua kelompok PK tersebut masih tetap berusaha bertahan hidu walaupun Hp miliknya berkurang sebesar 67% banyaknya, sementara itu kedua rekannya berusaha untuk membantunya dengan cara berusaha untuk turun lewat tangga.
“Trraanggss…. Swuusss…. Trraasskk…” lalu secara tiba-tiba saat mereka berdua hendak akan turun dengan cepat Reno menembakkan anak panahnya kearah kedua player PK tersebut, melihat anak panahnya meleset player PK yang menggunakan masker tersebut langsung sadar kalau tembakan yang tadi adalah sebuah peringatan. “Dorrs… Dorrs… Dorrs…” mereka berusaha untuk membalas tembakkan dari Reno tetapi serangan mereka tidak mengenai Reno sedikitpun, itu karena Reno sudah tidak ada disana dan telah turun kebawah untuk menghabisi pimpinan kelompok PK tersebut.
“Aktifkan skill Power Attack” kata ketua kelompok PK tersebut, aura mulai berkumpul di ujung tongkatnya, lalu saat dia melepaskan pukulanya “Trraaasskk…” lima Zombie yang tersisa hancur begitu saja hanya dengan satu kali pukulan.
“Tuunggss…” ketua kelompok PK tersebut telah berhasil mengalahkan seluruh Zombie tersebut, tetapi dia telah kehilangan banyak HP, dan membuat sisa HP miliknya hanya tersisa 25% “Taak-taak-taak…” lalu ketua kelompok PK tersebut mendengarkan suara langkah kaki dibelakangnya. Dan benar saja Reno sedang berjalan santai dibelakang ketua kelompok PK tersebut, melihat hal itu dia langsung berdiri dengan tegak dan lalu “Buusskk…” berlari dengan cepat kearah Reno dan melesatkan serangannya “Trraanggss… Crrasstt…” walaupun ketua kelompok PK tersebut bergerak dengan cepat tetapi tembakan dari crosbow milik Reno sangatlah cepat dan tidak bisa dihindari, satu tembakkan dari Reno membuatnya terbunuh dengan anak panah yang menancap dikepalanya.
“Dua sudah kalah sekarang tinggal dua orang lagi” kata Reno yang berencana untuk mengalahkan seluruh player kelompok PK tersebut.
Bersambung…..
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 292 Episodes
Comments