Disebuah sekolahan yang mana sangat damai disana banyak murid-murid yang sedang bermain dan bercanda sebelum pelajaran dimulai, disana seorang mahasiswa biasa yang terlihat sedang tertidur dengan santainya memimpikan sesuatu. Didalam mimpinya itu dia berada disebuah kota yang hancur dan kacau balau, lalu dirinya dikejar-kejar oleh orang-orang yang mana memegang senjata tajam “Doorr… Doorr… Doorr…” suara tembakkan yang mengarah pada dirinya terdengar, mahasiswa itu berusaha untuk melarikan diri dari kejaran orang-orang tersebut tetapi dirinya berjalan sangat lambat sampai-sampai membuatnya terheran.
“Kenapa-kenapa langkah kakiku sangat berat” pikir mahasiswa tersebut.
“Kejar-kejar dia, jangan biarkan dia melarikan diri” kata salah seorang yang mengejarnya, dia menggunakan senjata pistol dan menembaki mahasiswa tersebut.
“Door… Door… Door… Crrasstt…” lalu setelah banyak menembak salah satu peluru melukai kaki dari mahasiswa tersebut, “Bruukkss…” dan membuat dirinya terjatuh lalu dengan cepat para orang-orang yang mengejar mahasiswa tersebut lalu menyusul dirinya dan mengarahkan senjata api yang mereka penggang kearah mahasiswa tersebut.
“Gaaahh… Gaaahh… Gaaahh…” mahasiswa tersebut berusaha untuk betanya tetapi dia sama sekali tidak bisa bersuara, bahkan suaranya terdengar sangatlah aneh berbeda dari suaranya yang biasanya.
“Kakakka… lihat ini zombie ini berusaha untuk menyerang kearah kita” kata salah seorang yang mengacungkan senjatanya kearah mahasiswa tersebut.
“Apa..!! zombie...?? aku” pikir mahasiswa tersebut.
“Memang benar tebakanku dia memang adalah monster zombie tipe unik, kita beruntung kali ini sebelum kita membunuhnya pastikan kalau kalian telah merekamnya” kata salah satu orang dari kelompok itu yang terlihat seperti ketua mereka semua.
“GAAAHHH….. (TUNGGUU…)” kata mahasiswa tersebut yang mana berusaha untuk berbicara pada orang-orang tersebut.
“Door… Door… Door…Kratatatatakkss…. Kratatatatakkss….” Lalu suara peluru yang mana menghujani tubuh mahasiswa tersebut mulai terdengar, dan disaat suara tersebut telah berhenti tubuhnya sudah kaku dan perlahan-lahan dirinya kehilangan kesadarannya.
“UWAAAAAHHH….” Mahasiswa tersebut lalu tersadar dari mimpinya dan membuat guru dan murid-murid yang lainnya melihat kearahnya, mengetahui kalau pelajaran sudah dimulai dan dirinya terbangun dengan cara yang memalukan mahasiswa tersebut hanya tersenyum dan kembali duduk dibangkunya.
“HAHAHAHAHAHA…..” para siswa/siswi yang lainnya lalu tertawa terbahak-bahak melihat tingkahnya yang lucu tersebut, dan guru laki-laki yang marah karena melihat muridnya tersebut langsung dengan cepat mendatanginya.
“Trraasskk….” Sebuah pukulan dari gulungan kertas yang digenggam oleh guru laki-laki tersebut mengenai kepala mahasiswa tersebut.
“Hoi… Reno kenapa kau tidur saat belajar sekolah” kata guru laki-laki tersebut yang mana terlihat sangat marah tersebut.
“Hahhaha… maaf pak aku tadi mimpi buruk” kata Reno dengan senyuman diwajahnya.
“Kalau kau memang ingin tidur pergi pulang kerumah sekarang” kata guru tersebut.
“Maaf pak saya mau belajar” kata Reno dengan paniknya.
“Bagus kalau kau sadar mau belajar, tapi jika kau berani tidur lagi aku akan langsung membuangmu keluar dari kelas ini” kata guru laki-laki tersebut.
“Iya-iya pak….” Kata Reno.
Tidak lama kemudian selama waktu pembelajaran Reno melamunkan apa yang dia mimpikan barusan, dia masih tidak percaya kalau hal tersebut adalah mimpi karena terlihat sangatlah nyata bagi dirinya. “Ting-tong-teng…” bel lonceng sekolah lalu berbunyi dan hari sudah mau sore dan karena itulah para siswa/siswi yang ada disana mulai bersiap untuk pulang dan ada beberapa dari mereka yang ingin nongkrong dulu bersama teman-temannya, saat ini Reno yang mana sedang suram karena mimpi barusan “Taaakk…” dijumpai oleh teman-temannya.
“Woi Reno sang pemimpi kita” kata salah seorang teman Reno tersebut.
“Dasar sialan kalian ini, kalau kau ingin mati maka lanjutlah berbicara” kata Reno yang mana terlihat sangat kesal.
“Hahahha… sudalah jangan marah-marah, dari pada kau marah mending kita bertiga main ketempat biasa aja” kata salah seorang temannya tersebut, mereka bertiga lalu langsung keluar dari kelasnya dan pergi sebuah tempat yang mana sangat ramai ditempati orang-orang tersebut.
Didalam tempat itu ada banyak alat game VR berbentuk capsul yang mana membuat orang masuk kedalam dunia permainan hanya dengan duduk didalamnya, Reno dan kedua orang teman-temannya itu lalu mengeluarkan kartu berlangganan yang mana digunakan oleh orang-orang untuk menyewa capsul game selama yang mereka mau.
“Hooiii… lihat disini kosong tiga capsul” kata salah seorang teman Reno.
Mereka lalu bersiap untuk memakai capsul tersebut tetapi sebelum masuk Reno melihat kearah atas dan melihat sebuah siaran tv yang mana menayangkan siaran game, didalam siaran tersebut terlihat beberapa orang player yang mana telah terbangkitkan salah seorangnya adalah sesosok player yang dapat mengubah tubuhnya menjadi manusia serigala, “Awwoooo…” kekuatan fisiknya meningkat sangat tajam dan dengan kecepatan dari fisiknya player dengan kemampuan manusia serigala itu lalu berusaha untuk menyerang player lawannya. Dia adalah sesosok perempuan cantik yang mana berambut putih dengan perlengkapan seperti seorang putri, “Srriinggss… Crraanggss… Krraasstt…” dari sekitar tubuhnya lalu bermunculan pedang-pedang cahaya yang mengitari dirinya dan melindungi dirinya dengan sendirinya, “Swwuusshh… Swwuusshh… Swwuusshh…” dengan cepat pedang-pedang cahaya tersebut mulai berterbangan kesitar dan mengincar manusia serigala tersebut.
“Crrasstt… Srrasstt…” dengan cepat dua pedang cahaya dari player wanita itu lalu mengunci gerakan tubuh player yang mana dapat berubah menjadi manusia serigala tersebut, “Buusssrr…” lalu player wanita itu mengeluarkan sebuah bola cahaya dari telapak tangannya dan melenyapkan manusia serigala tersebut dengan mudahnya. “Ting-ting… Tot-tot-to-tot…” suara bel dan terompet mulai bermunculan dan menandakan kemenangan player wanita tersebut.
“Selamat atas kemenangannya, player Cecilia atas kemenangannya dan mendapatkan gelar tak terkalahkan selama 100 pertarungan antara player” kata seorang yang terlihat seperti pemandu acara televisi tersebut.
“Cecilia memang hebat, seperti yang diharapkan dari player yang membangkitkan kekuatan element” kata Reno, dirinya lalu mulai duduk kedalam capsul game miliknya dan masuk kedalam game “Trriiitttsss…. Ping-ping-ping” tombol-tombol pengaturan mulai muncul dan setelah Reno selesai menyeting akunnya dia langsung masuk kedalam game tersebut.
Sebuah pemandangan yang mana terlihat kota-kota hancur dan ditinggalkan mulai terlihat, Reno lalu melihat kebawah dan menemukan kalau dirinya berada diatas gedung lantai 15 dengan cepat dirinya dia langsung berlari kearah tangga darurat, “Crraakk…” dia lalu membuka pintu dari gedung tersebut secara diam-diam dan melihat kalau disekitarnya tidak ada mob monster disekitar. Reno lalu bersiap dengan busur dan panahnya sebagai senjata utama miliknya “Gaaahh…” lalu secar tiba-tiba mob monster dari game World of Apocalypse muncul, sesosok zombie yang mana sangatlah banyak muncul dalam game tersebut mulai bermunculan satu demi satu.
“Krraaakk… Crraannggss…” dia lalu menembakkan salah satu anak panahnya dan langsung mengenai kepala dari zombie tersebut, “Crrasst…” dan dengan satu tembakan Reno membunuh zombie tersebut dengan mudahnya, dan karena panah hampir tidak bersuara zombie-zombie yang lainnya sama sekali tidak sadar kalau Reno sedang berada disana. “Krraaakk… Crraannggss… Crraannggss… Crraannggss…” Reno lalu menembakkan tiga anak panah sekaligus “Crrasst… Crrasst… Crrasst…” dan dengan mudahnya dirinya menghabisi semua mob monster zombie yang ada disana.
“Bagus sekarang mari kita ambil anak panahnya lagi, dan melihat drop item apa yang dikeluarkan” kata Reno yang mana lalu mulai memeriksa mayat-mayat mob monster zombie tersebut.
Bersambung…..
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 292 Episodes
Comments
Ramdan Al-qatiri
latar belakang nya perkuliahan atau masih sma . si reno dibilang nya mahasiswa tapi temeny disebut siswa siswi dan guru nya bukan dosen
2023-05-31
3
Syaiful Hadi
sejauh ini bagus ceritanya...
tolong jangan putus ditengah jalan..
2023-05-15
4