Didalam game World of Apocalypse disetiap tempat akan ada yang dinaman bos area dan itu adalah monster unik yang biasanya akan keluar jika para player telah mencapai suatu area tertentu, dan para bos area memiliki kekuatan statistik yang sangat tinggi lalu mereka juga dilengkapi dengan skill-skill tipe area yang gila kuatnya. Bahkan untuk mengalahkan satu bos area para player harus bekerja sama dengan baik dan saling bahu membahu untuk bisa mengalahkan bos area tersebut, bos area didalam game World of Apocalypse sangatlah banyak diincar para pemain tingkat tinggi karena banyaknya hadiah item-item unik yang akan mereka dapat jika mereka bisa mengalahkan bos tersebut.
Tetapi sekarang ini para player grup penjelajahan dihadapi dengan situasi yang sulit, dan itu semua karena mereka banyak yang tidak mengenal satu sama lainnya dan membuat kerjasama menjadi hampir tidak mungkin. Sementara itu party milik Reno langsung melarikan diri ketempat kumpulan para player yang lainnya, Red Flame dan Tall Boy langsung mengikuti kata-kata Reno dan berlari bersama dirinya tetapi tiga anggota party milik Reno sama sekali tidak mengikuti arahan dan berlari kearah samping mereka untuk pergi dari area tersebut.
“Cih… dasar bodoh” kata Reno, disaat ketiga player dari party Reno berlari kearah yang lain itu bos monster tersebut justru malah mengincar mereka bertiga terlebih dahulu.
“Grrrrr….” Dia melihat ketiga player tersebut seperti mangsa yang mudah dan memutuskan untuk membunuh ketiganya terlebih dahulu, “Buusshh…” dengan sekali lompatan bos monster tersebut “Buummsshh…” sudah berhasil mengejar mereka bertiga.
“I-itu Kig Wolf Zombie” kata salah satu player dari party milik Reno yang membaca nama dari bos monster tersebut, “Crraastt… Crraastt… Crraastt…” dan hanya dengan tiga kali serangan dari cakarannyaa ketiga player tersebut langsung kehilangan hampir lebih dari 80% Hp mereka.
“T-tolong… aku tidak mau kehilangan item-itemku” teriak salah seorang dari party Reno.
“Oii… Reno apa yang harus kita lakukan, apa tidak bisa kita menyelamatkan mereka” kata Red Flame.
“Menyelamatkan mereka apa kau gila, aku saja tidak tahu apa kita bisa selamat ketika melawan bos monster itu, dari serangannya saja bisa kau lihat kalau status Streng ( kekuatan ) miliknya sudah diatas 100” kata Reno.
“Tenanglah kalian berdua, ingat tujuan kita sekarang ini adalah untuk bertahan hidup, kalau kita mati ditangan bos monster itu maka kita bisa rugi banyak” kata Tall Boy, sebelum mereka bergabung kedalam grup penjelelajahan ini mereka telah membayar beberapa koint silver yang mana setara dengan 1.000 koint perungu agar mereka bisa bergabung kedalam grup penjelajahan tersebut.
“Aku mengerti, tetapi sekarang kita harus apa” kata Red Flame.
“Tidak ada cara lain selain hujani dia dengan peluruh setelah itu, kalau dia melompat kemari maka kita harus melemparkan granat asap untuk membutakannya” kata Reno, para player yang lainnya lalu mendengarkan kata-katanya.
“Maaf kalau aku memotong tetapi kenapa kita tidak lemparkan granat Flast saja untuk membutakan matanya” kata salah satu player yang ada disana.
“Itu akan percuma, karena didalam game WFA ( World of Apocalypse ) semua monster memiliki karekteristik masing-masing, dan untuk Wolf Zombie karekter mereka adalah penciuman mereka yang kuat” kata Reno.
“Aku mengerti jadi untuk menghancurkan hidungnya kau memilih granat asap yang mana sangat menyengat kalau dicium” kata Tall Boy.
“Yah dan jika beruntung maka kita bisa buat hidungnya kesakitan untuk sementara waktu” kata Reno, mendengar kata-kata Reno para player yang ada disana lalu langsung menyiapkan granat asap milik mereka.
“Kalau begitu tunggu apa lagi, AYO SEMUANYA TEMBAAAK” teriak Red Flame, mendengar teriakan dari Red Flame para player yang ada disana langsung menembakkan senjata milik mereka.
“Tratatatata… Dorsst.. Dorsst.. Dorsst.. Trraasskk… Trraasskk… Trraasskk… Buusskk… Buusskk… Buusskk…” semua jenis senjata ditembakkan dari senjata senapan mesin, sniper, shotgan, dan sampai pistol milik mereka juga ditembakkan. “Grrrr…” sementara itu King Wolf Zombie yang mana terkena setiap peluru yang ditembakkan tersebut mulai berusaha untuk menahan serangan para palyer tersebut, “Trrannggs… Crrasst… Crrasst… Crrasst…” tetapi beberapa peluru mampu membuat luka-luka disekitar tubuhnya dan membuat Hp miliknya turun 10 % dan meninggalkan 90 % Hp miliknya.
“Rooarrr… Awuuu…” King Wolf Zombie tersebut lalu langsung masuk kedalam keadaan marah dan langsung melompat kearah Reno dan para player yang lainnya, “Buuskk…” dengan kekuatan lompatan tersebut King Wolf Zombie lalu langsung mengarah ketengah kumpulan player-player tersebut.
“Sekarang semunyan cepat menyebar dan lempar granat asapnya” teriak Reno, mendengar perkataan dari Reno para player yang ada disana langsung pergi menyebar kesegala arah.
“Crringgs… Crringgs… Crringgs… Fuusshh…” para player yang ada disana lalu melemparkan granat asap tersebut ketengah-tengah mereka sambil berlarian kesegala arah, “Buummssh…” dan ketika King Wolf Zombie telah mendarat ketengah kumpulan granat asap tersebut “Trraasshhh…. Sshhh…..” kumpulan granat asap itu lalu mulai meledak dan menyebarkan asap kesegala penjuru.
Asap yang menyengat itu membuat King Wolf Zombie menjadi kebingungan dan juga “Wussf… Wussf… Wussf…” mengeleng-gelengkan kepalanya, hidung serigalanya yang sensitif mencium bau asap yang ada disekitarnya dan membuat hidungnya kesakitan. Melihat hal tersebut Rio langsung membawa Red Flame dan juga Tall Boy pergi kearah bangunan-bangunan didekat mereka.
“Itu dia bangunan terkunci, dan dapat dimasuki” pikir Reno, dia lalu menggunakan skill miliknya “Wuusshh…” dan langsung bergerak dengan sangat cepat kearah bangunan tersebut “Crrraakkk… Trraanggss…” dia lalu melepaskan sebuah anak panah kearah kunci bangunan tersebut, dan dengan satu kali tembakan “Trranggss…” Reno dapat dengan mudah menghancurkan pintu kunci bangunan tempat tersebut.
“Kerja bagus kawan, sekarang kita aman” kata Red Flame, dia bersama dengan Tall Boy langsung berlari memasuki bangunan tersebut.
“Drrraakk… Crraakk… Krrraaasskk…” dan dengan cepat mereka mengambil seluruh barang-barang yang ada disana dan menggunakannya untuk menahan pintu bangunan tempat itu.
“Bagus untuk sekarang kurasa kita aman” kata Reno.
“Yah… tetapi untuk lebih pasti ayo kita cek dulu sekitaran bangunan ini” kata Tall Boy.
“Haaah…. Kalian sajalah yang periksa, aku lelah berlarian tadi” kata Red Flame.
“Kau yakin, tempat ini adalah tempat yang belum pernah dijelajahi player lainnya, jadi ada kemungkinan bangunan ini memiliki berbegai item-item yang cukup bagus” kata Tall Boy.
“Item-item langkah” pikir Red Flame yang mulai berpikir dengan keserakahannya.
“Yah… tetapi jika kau tetap tidak mau biar aku dan Reno saja yang berkeliling bangunan ini” kata Tall Boy yang mana langsung akan pergi dari sana.
“Tunggu-tunggu sebentar, tiba-tiba saja rasa lelah ditubuhku sudah menghilang dan kaki menjadi sangat segar, sekarang ayo kita periksa seluruh gedung ini” kata Red Flame yang langsung maju memimpin mereka untuk menjelajah tempat tersebut.
“Waah… dasar gampangan” pikir Reno.
Sementara itu diatas salah satu bangunan besar yang tinggi telah melihat dari jarak jauh menggunakan teropong God Monster dan para rekan-rekannya, mereka dengan santainya melihat terbunuhnya para player yang ada dalam grup penjelajahan tersebut. Dan setelah mereka menyadari kalau beberapa player masih selamat mereka langsung bergerak dengan tujuan yang mana masih belum diketahui.
Bersambung….
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 292 Episodes
Comments