Bab 8 (Keputusan dan Perpisahan)

Malam ini pikiran ku kemana-mana.Kuhempaskan tubuhku di atas kasur.Aku memikirkan tawaran laki-laki tadi.Aku harus segera membuat keputusan bukan?.

Jika di pikir lagi,memang tidak ada sedikitpun terlintas dalam benak ku jika kejadian seperti ini akan terjadi.Aku hanya menikmati hidupku dan melakukan apa yang aku sukai.Aku bermain gitar karena itu hobiku dan aku memposting video di akun medsos ku karena aku memang senang saja.Bermain gitar telah menjadi hobiku sejak umurku menginjak 15 tahun.Dan kalau dance itu hobi yang belum lama ku jalani.Seingatku,aku jadi hobi dance semenjak aku mengenal dunia K-Pop

Ah iya,aku harus menelepon orang tua ku.Pendapat dan izin dari orang tua adalah hal yang sangat penting.Bukan karena tidak punya prinsip tapi alangkah baiknya jika membicarakan kepada mereka sebelum mengambil keputusan.Aku pun menelpon ibu ku.

"Halo nak,gimana kabar mu?"suara ibu dari seberang sana."Baik bu,kabar ibu,ayah sama adek-adek bandel ku gimana?"."Baik juga nak,kami sehat selalu di sini".Setelah sedikit mengobrol,aku pun membuka pembicaraan perihal tadi.Ku ceritakan semuanya pada ibuku,ayahku juga ikut mendengarkan karena kata ibu ayah ada di samping ibu.

"Terima aja nak,ibu selaku ngedukung kamu kalo itu yang terbaik buat kamu,ayah juga sependapat sama ibu.Yang penting harus selalu semangat,percaya diri dan fokus sama apa yang kamu jalani.Kami si sini selalu mendoakan mu,nak"Ucap ibu.Hatiku menghangat,"Makasih Bu,nanti kalo aku udah sukses,kita pindah ya Bu kerumah yang lebih besar lagi.Makasih udah dukung Fiona.Sayang ibu banyak-banyak"."Jaga kesehatan di sana nak,selalu kabarin kami ya".

Ah rindunya pada keluarga di rumah,apa lagi si bungsu Aby,aku sangat ingin memeluknya.Aku punya dua adik kandung.Namanya Flora dan Aby.Jika jauh seperti ini kami saling rindu,tapi jika sudah bertemu kami sering bertengkar.Ya kalian taulah drama apa saja yang terjadi ketika adik kakak berkumpul.Aby dan Flora sering bertengkar jika aku di rumah.Pertengkaran di mulai dari berebut tempat untuk makan di dekatku,berebut untuk makan satu piring denganku,bahkan mereka akan berebut untuk siapa yang di peluk cium sebelum berangkat sekolah.Begitulah drama adik kakak dan biasanya si bungsu akan menangis karena Flora sangat senang menggodanya dan menjahilinya.

Setelah menghubungi ibu,aku mengambil kartu nama yang di berikan laki-laki di cafe tadi.Aku menekan nomor yang tertera di sana. Jantung ku sedikit berdetak lebih kencang dan aku juga merasa gugup sekarang.

"Halo selamat malam,dengan Lian,ada yang bisa saya bantu?" Ucap nya dari sebrang sana setelah telpon tersambung.Aku menjawab dengan terbata-bata"I iya.Selamat malam.A aku,aku Fiona"."Ah Nona Fiona rupanya,bagaimana Nona jawabannya Anda?Saya sangat menunggu jawaban Anda?."Setelah aku pikir-pikir,tidak ada salahnya bukan aku bergabung dengan Sky Label?ah maksud ku iya aku menerima tawaran Anda".Saya sangat senang sekali mendengar ini Nona,kapan kita bertemu lagi?".Aku berpikir sebentar."Emmm,mungkin lusa pak,say....."belum selesai aku berbicara Dia sudah memotongnya" Maaf jika saya kembali menyela.Nona Fiona jangan panggil saya pak,saya belum setua itu".Aku kembali gugup dan sedikit malu karena salah memanggil "A,ah maaf saya tidak tau"."Iya tak apa Nona,Jadi bisa nada lanjutkan pembicaraan Anda tadi?".Akupun melanjutkan pembicaraan ku,"Saya akan menghubungi anda lusa nanti,setelah saya mengajukan surat pengunduran diri"."Baiklah kami akan kembali menunggu,Oh ya Nona.Panggil saja saya Lian,Kedepannya kita akan sering bertemu jika anda sudah resmi bergabung di Sky Label"ucapnya lagi."Oke Lian"."Baiklah Nona,saya tutup dulu teleponnya,sampai jumpa kembali dan selamat malam"."Selamat malam kembali Lian".Klik,Lian mengakhiri panggilannya.

Setelah perbincangan dengan Lian Via telpon,aku cepat-cepat memejamkan mataku.Mengingat malam semakin larut dan besok aku masih harus bekerja.Aku tidak mau bangun kesiangan dan berakhir terlambat.Selama aku bekerja itu belum pernah terjadi.

...................

Hari untuk ku mengajukan pengunduran diri pun tiba.Aku menyerahkan surat pengunduran diriku ketika sudah jam pulang.Agak sedikit gugup dan berdebar ketika aku menuju ruangan Kak David.Setelah mengetuk dan masuk,Kak David meminta ku untuk duduk.Ku serahkan amplop berisi surat pengunduran diriku.Ia tersenyum,mungkin ia sudah tau apa isinya.

Ia memandangku dan berkata "Iya Fi,ngga apa-apa kamu ninggalin kafe ini.Malah harusnya dari kemarin ngga apa-apa kamu ngajuin ini.Saya ikut senang kalau kamu sukses.Terimakasih selama 5 tahun ini kamu sudah bekerja dengan baik dan terimakasih untuk ide kreatif kamu tentang tema BTS".Aku masih diam,rasanya sedih sekali harus meninggalkan kafe ini."Saya dukung kamu dan temen-temen kamu juga pasti sepemikiran sama saya Fi.Kalau nanti kamu butuh teman untuk bercerita,cerita ke saya aja ngga apa-apa"."Iya kak, terimakasih banget udah memperlakukan saya dengan baik selama saya kerja di sini.Saya ngga akan lupa sama kak David".Lalu kak David menandatangani surat itu.

Setelah keluar dari ruangan Kak David,aku menghampiri Rena,Bryan,Daniel dan Deka."Guys"aku berlari kecil kearah mereka.Belum sempat aku berbicara apa-apa tapi air mataku sudah jatuh begitu saja.Sedih sekali harus berpisah dengan mereka.Inilah yang aku benci dari pertemuan,yaitu perpisahan.

"Eh,kok malah nangis"ucap Rena sambil memelukku."Jangan sedih dong Fi,harus tetep ceria toh nanti kita masih bisa ketemu lagi" ucap Daniel dan di sambung oleh Bryan "Iya Fi,harusnya kamu seneng karena kamu bisa melangkah jauh lebih depan".Aku masih belum bisa berkata-kata.Pikiranku masih larut bersedih.

"Terimakasih,kalian semua temen-temen terbaik aku.Maaf ya kalo selama di sini aku pernah ngelakuin kesalahan sama kalian semua.Aku ngga bakal lupa sama kebaikan kalian.Untuk Deka,makasih udah mau berangkat dan pulang bareng aku.Ah pokoknya kalian ter the best"ucapku sambil sesekali mengelap air mataku.Ia tersenyum padaku lalu berkata "Sama-sama Fi.Udah jangan nangis,kita ngga pisah selamanya.Masih bisa ketemu lagi,iya kan guys?".Semua mengangguk,mengiyakan perkataan Deka.

Sudah 5 tahun kami bersama,bercanda tawa bersama.Kami berteman sangat baik bahkan sudah seperti keluarga.Bayangan saat bekerja bersama mereka,jalan-jalan bersama,bahkan menangis bersama saat satu di antara kami sedang ada masalah semuanya memenuhi memori ingatanku saat ini.Tapi mau bagaimana lagi,inilah perjalanan hidup.Tidak ada yang tau kedepannya akan seperti apa.Kita manusia hanya bisa menjalani selebihnya Tuhan yang menentukan.Oleh karena itu berbuat baiklah selama hidup,tidak ada perbuatan baik yang sia-sia.

"FIRST CLASS" squad,aku tidak akan melupakan kalian begitu juga Kak David.Kalian semua orang baik.

Halo para readers yang baik, terimakasih yang sudah mau mampir.Jangan lupa dukung Author ya.

Salam hangat dari author 😊💜

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!