Seperti biasa,hari ini aku siap ke kafe bersama Deka.Dia seperti tukang ojek ku bukan?setiap hari setia mengantar ku pulang dan pergi.
Di Kafe
Semua kegiatan berjalan seperti biasanya,yang beda adalah kami harus bekerja lebih cepat.Semenjak kafe berubah tema,pelanggan begitu ramai.
Ada seorang wanita cantik masuk,ia langsung menjadi pusat perhatian semua orang.Wajahnya tidak asing bagiku.Ah siapa ya?rasanya aku pernah melihatnya di suatu tempat.
Ia melepas kacamatanya lalu berkata "Hai,pesan creamy latte coffee 1, kismis toast bread 1,dan croffle coklat 1"."oke,silahkan di tunggu"ku jawab sambil tersenyum.Namun ia tak kunjung pergi"kamu lupa sama aku?","maaf,siapa ya".Dia mendecih lalu menyilangkan tangannya."Aku Veronica,temen sekelas kamu".Aku terdiam sejenak.Veronica adalah teman sekelas ku di SMP dulu.Ia yang paling sering membully ku di sekolah.Bayangan bagaimana ia menarik rambutku lalu mengatakan aku jelek masih terekam jelas di memori ingatanku."Kamu kerja di sini?ternyata kamu ngga berubah ya,style mu masih kampungan,dan kulit mu,ewww masih buluk seperti dulu".
Ku coba sekuat mungkin menahan emosi ku yang akan meldak.Aku tidak ingin membuat keributan di kafe.Ku akui Veronica memang cantik,berkulit putih bersih,hidung mancung dengan bibir imut tipis.Sejak dulu ia menjadi primadona di sekolah.Dan ku dengar sekarang ia sudah menjadi seorang model merk pakaian lokal.Berbeda jauh dengan aku.Kulitku tidak putih tapi pigmen kulitku exotic,rambutku sedikit bergelombang.Ah iya,inilah aku dengan segala kekurangan ku.
"Kalo kamu mau bikin masalah,maaf silahkan pergi.Saya ngga mau meladeni, buang-buang waktu.Masih banyak pelanggan lain yang mengantri"aku menghentikan kegiatanku membuatkan pesanannya.ia melotot sambil berkata"kamu ngusir aku!?cih sok sekali pegawai rendah ngusir saya".Aku memejamkan mata lalu menghirup oksigen dalam-dalam."kalo kamu mau beli,saya dengan senang hati akan melayani,tapi kalo mau cari masalah mending kamu pergi".Bryan menghampiri ku."Ada apa sih Fi?"."Entah lah,dia datang-datang menghina orang,di suruh pergi ngga mau"
Mendengar keributan semua mata tertuju pada kami,dan Kak David pun menghampiri.Aku menceritakan apa yang sebenarnya terjadi."Jadi nona ini datang-datang bicara begitu?" Tanya kak David.Akupun jawab "iya kak"."Oke,Nona jika anda ingin memesan kami dengan senang hati melayani,tapi jika anda datang kesini hanya untuk mencari masalah,lebih baik anda pergi.Saya tidak ingin kenyamanan di kafe ini terganggu hanya gara-gara anda"."Dih siapa juga yang nyari ribut.Dianya aja yang baperan.Saya juga bicara fakta.Dia itu buluk"balas Veronica dengan nada tak suka.Kak David seperti emosi begitu juga dengan yang lain .Kak David masih mencoba berbicara baik-baik"lebih baik nona pergi dari sini,saya tidak ingin kafe saya bermasalah hanya karena anda".
"Percuma cantik kalo minus atitude" ucap seorang pelanggan kafe.Ada juga yang bilang "itu bukannya model pakaian Bright ya?ngga nyangka atitudenya buruk banget","apa jadinya ya kalau pemilik Bright tau kalo modelnya kelakuannya gitu".Bermacam-macam komentar pelanggan terdengar bersahutan.
Veronica yang malupun pergi dengan kesal.Rena menghampiri ku "Udah Fi,jangan di dengerin.Kamu cantik kok"."iya,buat apa mendengarkan ucapan manusia yang minus atitude"balas Kak David.Setelah kejadian tadi berlalu,semuanya kembali normal.Tapi tidak dengan aku.
Aku masih terus memikirkan ucapan Veronica.Aku adalah tipe orang yang jika ada apa-apa langsung ku pikirkan berlarut-larut.Aku tau ini tidak baik.Tapi memang jika di pikir-pikir.Aku bukanlah wanita yang sempurna.Kulitku tidak putih,tapi berpigmen exotic.Tidak gelap tidak juga putih.Aku tidak terlalu tinggi.Ah aku merasa Insecure sekarang.Lagian kenapa hari ini aku harus bertemu dia?.Huh.
Kalian tau,jangan pernah menghujat fisik seseorang.Karena belum tentu semua orang kuat mentalnya.Bahkan ada yang sampai mengakhiri hidupnya hanya karena sebuah hujatan.Mulut manusia bisa menjadi pisau tajam yang menghujam.Jaga lidah,jangan hanya karena sepatah kata membuat seseorang terpuruk.
Tak terasa waktunya pulang.
...........
Di kosan
Seperti biasa,setelah ritual rutin membersihkan diri aku merebahkan tubuhku di kasur.Mood ku begitu hancur hari ini.Aku mengambil ponsel ku dan membuka media sosial.Lalu aku menemukan sebuah petikan kalimat RM,sang leader BTS.Dia mengatakan "Tidak ada yang terlahir jelek,kita hanya terlahir di masyarakat yang suka menghakimi.Bahkan jika kamu tidak sempurna,kamu adalah limited edition".Ah seperti kata-kata ini cocok sekali untuk ku.Pelan-pelan badmood ku hilang.Jika di pikir-pikir,RM ada benarnya juga.
Lalu aku mengambil gitar ku memainkan sebuah lagu "Still With You"milik Jungkook,biasku.Ah aku begitu candu dengan suaranya saat dia menyanyikan lagu ini.Aku memainkan lagi lagu lain "Imagination"milik Shawn Mendes,lagu "Winter Bear" milik Kim Taehyung.Ku rekam bagian reffnya lalu,ya apa lagi kalau bukan ku posting di Reels akun Instagram ku.
Setelah selesai bermain gitar,entah kenapa aku tiba-tiba saja lapar.Aku memutuskan untuk membeli makan kaki lima kesukaan ku yaitu nasi goreng dengan lauk ayam.Sekeraku memang begitu,aku suka nasi goreng dengan ayam goreng sebagai pengganti telor ceploknya.Setelah memakai sweater aku membuka pintu.Aku terkejut melihat Daniel ada depan pintuku."Hei Fi,nih aku tadi beli Nasi goreng di depan situ"iya menyodorkan plastik berwarna putih transparan.Aku pun menerimanya"lah kok bisa pas gini ya,aku juga tadi niatnya mau keluar nyari makan"."jodoh kali""ish aku tinju mau?" "Canda sayang jangan marah terus"Aku langsung merinding geli."Sayang apaan dah,geli tau dengernya".Iya hanya terkekeh.
"Tentang tadi siang,ngga usah terlalu di pikirin,kamu cantik kok.Kamu teh best versi kamu sendiri".Aku terdiam."Pokoknya kalo ada yang bilang gitu lagi jangan di dengerin Fi.Aku paham kamu orangnya gimana Kita temenan udah lama.Pasti kamu kepikiran terus sama omongan si cewek sinting tadi"."makasih buat care nya Niel,tapi aku udah ngga apa-apa kok,aku ngga mikirin omongan itu lagi kok.Kamu ngga liat muka aku happy gini?"sambungnya lagi.Setelah sedikit basa-basi Daniel pamit,ku ajak duduk dulu di depan kosan tapi Daniel menolak,ia bilang sedang buru-buru.Motornyapun masih iya tinggal di tempat penjual nasi goreng.
... Akupun masuk dan menikmati nasi goreng meskipun lauknya bukan ayam goreng tapi ini enak sekali,ah nikmatnya.Nasi goreng hangat dengan telor ceplok....
mohon dukungannya ya guys,biar author tambah semangat.Dan terimakasih buat yang udah mampir 💜🙏
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 38 Episodes
Comments