Pagi yang cerah seorang wanita mengerjapkan mata menyesuaikan cahaya sekitar dia terpana dengan wajah tampan suaminya ' tampan '
" apakah tampan " suara serak alex bangun
" tampan " yuri tampa sadar langsung menutup mulut malu
Alex tersenyum semakin mengeratkan tubuhnya ke yuri " kamu milik ku sekarang " bisik alex menjilat telinga yuri membuat yuri merinding.
" Alex " panggil yuri tidak percaya dengan apa yang terjadi dia benar-benar tidak mimpi bahwa Alex menyentuhnya . Bukannya membalas panggilan Alex meremas payudara yuri
" akh " pekiknya kaget
" Alex " dengan malu-malu menatap mata cerah Alex
" mari kita bermain berberapa ronde sayang " ujar Alex langsung ******* bibir yuri
Ruangannya itu terdengar suara ******* indah dari yuri yang di cumbu Alex, yuri kenikmatan saat milik Alex yang besar keluar masuk tak tertinggal Alex memberikan tanda di sekujur tubuh yuri tak lupa kedua gunung yang menjulang dengan indah.
S
K
I
P
Waktu menujukan pukul 12 siang Alex sekarang sudah rapi dengan jas hitam duduk di meja makan menunggu istrinya membawakan sarapan atau lebih tepat makan siang karena kegiatan panas membuat mereka tidur hingga siang .
Alex menyantap makanan dengan nikmat ditemani yuri , selesai makan yuri mengantarkan Alex ke depan " aku pergi kerja dulu " alex mengecup bibir yuri
" malam ini tunggu aku " bisiknnya membuat yuri tersipu malu.
Alex mengecup kening yuri berbalik masuk kedalam mobil.
Tuan ada misi apakah anda ingin liat?
' iya tunjukan '
Misi: berikan hadiah untuk yuri
Hadiah : mobil Lamborghini terbaru
Hukuman : tidak ada
Yes / iya
Untuk misi pertama tidak ada hukuman
' kenapa pilihan yes / iya kalau tidak bisa ditolak ' Alex mengernyit
Biar keren gitu tuan apalagi ini misi pertama anda jadi tidak bisa di tolak (˵ ͡° ͜ʖ ͡°˵)
' terserah '
Alex tiba di kantor terlambat langsung mendapatkan tatapan melongo dari karyawan yang lewat.
' sistem kenapa mereka liat aku kayak gitu '
Tuan itu karena Alexander yang asli jarang pulang dari kantor apalagi telat nggak pernah.
' cih nih orang kerja terus tapi perusahaan aja masih di peringkat 3 ' gerutu Alex tidak senang
Malum tuan tokoh asli terlalu bodoh liat aja ceritanya bisa ditipu oleh PPB
'Untung saja aku ambil alih '
Alex memasuki kantor melihat aada seorang wanita tua di sana dari ingatan dari tubuh ini, wanita itu adalah bibi Alex yang selalu saja meminta dirinya mencarikan pekerjaan untuk anaknya yang males, tidak bisa apa-apa .
Wanita menoleh dengan senyum menatap Alex " Alex sayang " ucapnya dengan melembut-lembutin
" ada apa bibi datang " ujar Alex dengan datar duduk di kursinya menatap wanita itu biasa-biasa saja.
Dapat dia liat dari ingatan bahwa bibi ini selalu mengatakan dia adalah yang paling menyayangi Alex tapi tidak ada saat Alex susah kerjaannya menyusahkan saja, selalu meminta dia melakukan sesuatu entah meminjamkan uang puluhan juta atau seperti sekarang pasti datang meminta pekerjaan untuk anaknya yang tidak benar itu yang bisanya keluyuran tiap malam .
Wanita itu tidak suka dengan nada Alex tapi tetap menampilkan senyum paksa " Alex bagaimana apakah kau punya pekerjaan untuk sepupu mu dia sangat rajin dan cocok menepati posisi manajer " ujarnya memuji-muji anaknya itu.
Alex tetap datar expresi tidak berubah " bibi jika kau datang hanya untuk itu kau bisa langsung meminta paman agar sepupu ku dapat berkerja di perusahaannya "
Wanita itu menatap Alex dengan marah tapi menahan semua itu " Alex apakah tidak ada posisi yang kosong untuk sepupu mu " tanyanya itu karena tidak mungkin meminta dari suaminya perusahaan dalam krisis bisa saja anaknya kelelahan .
" tidak ada sihlakan keluar " Alex dengan santai menekan tombol security.
" alex aku bibi mu kenapa kau berbicara seperti itu " wanita itu menatap alex dengan tidak percaya melihat perubahan alex
Alex tidak mendengarkan sibuk mengutak-atik komputernya.
Tak lama security masuk ke kantor Alex " bawa orang ini keluar dari perusahaan jangan biarkan dia masuk lagi ke perusahaan ini sesuka hati " titah Alex langsung dikerjakan mereka langsung membawa bibi Alex keluar dari sana secara paksa bahkan saat di bawa keluar bibi Alex terus berteriak-teriak .
Asisten Alex masuk dari luar " bos Anda memanggil saya "
" jangan biarkan siapa pun lain kali masuk kedalam kantor ku seperti itu mengerti " tatapan tegas Alex membuat asisten itu langsung mengangguk takut saat melihat tatapan tajam entah sejak kapan bosnya berubah menjadi lebih menakutkan .
" saya mengingatnya " asisten itu langsung menjawab
Alex tidak memarahi asistennya karena dia tau asisten di depannya cukup setia apalagi karena di berhutang nyawa pada Alex asli karena menyelamatkannya dari percobaan pemerkosaan .
Setelah Meminta asisten keluar Alex mengerjakan dokumen dengan teliti tak lupa memberikan pengamanan yang ketat terhadap file-file penting perusahaan. Perusahaan Alex berkerja di bidang perhiasan , pakaian, real estate, dan produk kecantikan.
Alex dapat simpulkan produk-produk di dunia nyata belum ada di dunia ini apalagi desain perhiasan dan bangunan masih tidak terlalu modern . Karena itu Alex memanfaatkan ingatan desain perhiasan di dunianya menggambarnya di kertas Alex menghabiskan siang itu menggambar desain perhiasan, baju, bangunan, dan beberapa resep kecantikan baru yang bisa membuat perusahaan melonjak naik.
Jam 4 sore Alex selesai mendesain memanggil asistennya
" bos Anda memanggil saya "
" iya ini " Alex menyerahkan beberapa desain-desain itu ke asistennya, asisten Alex bernama Tessa melongo menatap setiap desain dengan kagum setiap desain indah,elegan dan menawan .
" aku serahkan semua ini pada mu jangan lupa dalam waktu sebulan kita harus membuat perusahaan menjadi number 1 " ujar Alex dengan santai mengemas tas nya.
Asisten terdiam dengan ucapan bosnya yang ambisius " aku pulang, jangan ada yang lembur " ucapnya langsung meninggalkan Tessa sendiri masih menatap tak percaya.
Sadar akan lamunannya Tessa langsung mengatur orang untuk mengerjakan setiap desain agar setiap proyek dapat selesai dengan cepat sesuai permintaan bos.
Setelah keluar dari perusahaan Alex tidak langsung pulang melainkan pergi ke mall membeli hadiah sesuai misi walaupun bukan misi Alex tetap akan memberikan yuri hadiah
Pergi kesalah satu toko perhiasan beranak 'golden' alex masuk dengan aura kepemimpinan menatap setiap perhiasan yang di tata di etalase alex merasa kurang puas.
" permisi tuan, ada yang bisa saya bantu " staff wanita berpenampilan sekitar 20 tahunan berkata dengan ramah
" iya, perlihatkan perhiasan paling mahal " alex dengan santai memerintahkan.
Staff itu mengangguk dengan hormat mengajak alex ke stan paling mewah
Mengeluarkan sebuah kotak " tuan ini adalah pink star ada juga kalung berlian hanya ada satu di dunia " staff itu memperlihatkannya kepada alex setelah melihat pakaian yang dikenakan alex semua bermerk jadi dapat yakin mampu beli.
Alex langsung jatuh hati dengan kedua perhiasan itu sangat cocok dengan warna kulit yuri yang putih dan tubuh yang sempurna " aku beli dua-duannya " staff itu tak percaya dengan apa yang di dengar dia tau pemuda di depannya kaya tapi dapat mengeluarkan uang sebanyak itu dengan mudah itu namanya tiran.
" cepat " suara tinggi Alex menyadarkannya langsung membungkus dengan hati-hati puas Alex langsung membayar sekitar 2 M masing itu berharga 1 M.
Selesai membeli hadiah Alex langsung mengendarai mobil kembali ke mansion.
Sampai disana Alex melihat ada sebuah mobil terparkir di halaman rumahanya.
Seorang penjaga dirumah menghampiri mobil Alex membukakan pintu untuk Alex
" tuan selamat datang " dengan sopan
" siapa yang datang ? " tanya Alex
Pengawal itu langsung menjawab " tuan itu adalah paman, bibi serta sepupu Anda " wajah Alex berubah gelap.
Pengawal itu gemeter baru kali ini dia melihat aura pembunuh dari tuan besarnya " lain kali jangan kasih siapa pun datang atau masuk ke mansion ini tanpa izin ku " suara tegas Alex membuat pengawal itu ciut ketakutan melihat aura majikannya.
" baik tuan, maaf atas kelalaian saya " pengawal itu segera meminta maaf
" hmmm ini yang terakhir " Alex meninggalkan pengawal itu langsung memasuki rumah.
Dapat di liat paman , bibi serta sepupunya duduk di sofa seperti rumah sendiri dengan wajah dingin Alex duduk di hadapan mereka.
" ada apa " Alex to the poin tidak perlu bersikap ramah kepada orang yang selalu menjadi pengisap darah di kehidupan Alex
Paman Alex tidak terlalu senang dengan suara angkuh keponakan itu " berani sekali kau mengusir bibi mu dari perusahaan "
" terus "
Paman Alex berfikir Alex merasa bersalah apalagi mengingat kebiasaan alex yang selalu ramah pada mereka " bibi mu akan memaafkan mu jika kau memberikan suntikan dana kepada perusahaan ku sebesar 100 juta " dengan enteng mengatakan itu.
Alex menatap dengan dingin " tidak "
" ok, apa? " paman Alex bingung
" aku tidak akan memberikan suntikan dana bagi perusahaan yang memiliki terlalu banyak hutang " Alex
Paman Alex bernama Aldin menatap dengan marah melihat alex mulai memberontak " mulai memberontak kau sekarang ah " teriaknya marah
Alex menatap dengan tajam membuat dia ciut " kecilkan suara mu paman perhatian kau ada dimana " suara tegas dan dingin alex membuat mereka punggung merinding .
" kakak kau tidak bisa seperti ini membuang keluarga saat mereka susah " sepupu bodoh itu berbicara menatap alex tidak suka.
" ini bukan waktunya kamu berbicara jika aku mau aku akan meminta kembali atas uang yang kalian pinjem serta kalian harus mengembalikan semua uang yang aku keluarkan untuk anak kalian " dengan tegas tidak ada rasa takut di mata alex tapi penuh penghinaan.
" kita keluarga_ "
" cih apa kau pikir dalam hal pinjeman ada kata keluarga bahkan jika aku bangkrut kalian tidak akan membantu ku kan " cibir nya menatap sepupunya bernama Johnson yang kerjanya hanya menghabiskan uang
" kalau kalian sudah selesai sihlakan keluar "
Aldin menatap marah Alex " aku tidak akan pergi sebelum kau memberikan uang itu " teriaknya meraung-raung
" pengawal " teriak Alex santai
Beberapa pria berbadan tegak datang dari luar " iya tuan "
" tendang mereka keluar " titah Alex langsung dikerjakan dengan tidak terhormat paman, bibi, dan sepupu Alex di tendang keluar dari mansion
Bangkit Alex melihat yuri berdiri di dekat tangga dengan bingung karena tidak biasanya suaminya marah kepada paman dan bibinya.
" Alex " panggil yuri dengan tatapan bingung sedangkan Alex terpana dengan tubuh seksi istrinya itu
' cih Alex asli bodoh banget sih sia-siain permata buat kerikil '
" hmm apa? " dengan suara serak serak yang menggoyahkan iman kaum hawa.
"Kenapa paman dan bibi marah? " yuri dengan tatapan bingung dan penasaran tapi telingan memerah
" apa kau ingin tau " tanya Alex memikirkan sesuatu ide nakal
Yuri mengangguk Alex mendekatkan wajah mereka mengecup pipi yuri dan berbisik di telinga gadis itu yang membuat nya malu. Alex terkekeh kemudian ingat dengan hadiah yang dia beli langsung memberikannya kepada yuri
" ini untuk my wife " ujar Alex
Yuri tersenyum senang baru pertama kali di berikan hadiah oleh suaminya kemudian menatap merk tas itu yuri tertegun sebentar kemudian dengan senang hati membuka isinya
" Alex apakah ini untuk ku " pekik yuri senang
" apa kau suka "
" iya " yuri menjawab dengan bahagia.
Alex dengan sigap mengendong yuri ke kamar, saat di kamar yuri langsung di jatuhkan di ranjang king size itu.
" akh " pekiknya kaget
" karena aku memberikan hadiah apakah aku boleh meminta hadiah "
Yuri tersipu malu sore itu terjadi lagi penyatuan mereka.para pelayan tidak berani menganggu pasangan itu tapi senang dan tidak sabar menunggu little Alexander .
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Comments
Dhita
bagus
2022-11-24
0