Hari telah berganti alex dan yuri sudah siap untuk berlibur mereka berada di bandara sedang cek in , alex memutuskan untuk berlibur selam beberapa hari.
Setelah beberapa saat alex dan yuri naik bersama alex membeli tingkat pesawat eksekutif butuh sekitar 16 jam untuk sampai di kota tujuan yaitu kota Paris atau lebih dikenal dengan kota cinta.
Sampai disana alex sudah memesan taksi
" Hello what are you Mr. Alex"
( hallo apa kamu tuan alex)
" yess "
( iya)
" Welcome to Paris "
( selamat datang di Paris)
Pengemudi itu membantu memasukan koper ke bagasi alex langsung dibawa ke hotel tempat menginap.
Yuri sudah sangat antusias " ayo masuk dan istirahat dulu " alex membawa yuri masuk tentu saja dia melihat tatapan kecewa tapi alex tau gadis juga lelah
Mengelus surai lembut itu " nanti kita pergi jalan setelah istirahat ok "
" janji? " alex terkekeh melihat yuri seperti anak kecil
" iya ayo " alex dipandu staff ke kamarnya
Kamar
Alex duduk di pinggir kasur matanya langsung membara saat melihat yuri keluar dari kamar mandi mengunakan lingerie dengan susah payah alex menahan api tapi dia tidak dapat menahannya langsung menyeret yuri ke kasur entah kapan permainan panas itu selesai.Kedua orang itu berbaring dengan lelah tanpa sehalai benang pun
.
.
.
Yuri mengerjapkan mata melihat sekitar di menatap suaminya yang masih tertidur dengan wajah memerah.

Puas menatap suaminya yuri bangkit dari kasur pergi mengambil baju yang berserakan , selesai berpakaian yuri pergi ke jendela yang langsung dapat melihat indahnya lampu-lampu menara eiffel di gelapnya malam

" apakah indah " suara pria melingkarkan tanganya di perut yuri dengan erat membawa gadis itu ke dekapannya
" sangat indah " puji yuri tersenyum.
" aku akan membawa mu setiap tahun kesini "
" tidak usah kau sangat sibuk " yuri dengan cepat menolak bagaimana dia sudah senang hubungannya dengan alex bahagia dia tidak mau karena keinginan semua itu menjadi hancur lagi
" tidak aku tidak sibuk, lagi pula aku butuh waktu berdua bersama milik ku " alex berbisik tepat di telinga yuri dan meremas kedua gunung itu membuat yuri kaget mengeluarkan *******
" akh "
Alex tersenyum dan terjadilah lagi kegiatan panas ...
Skip
Pagi yang cerah yuri bangun lebih dulu dari pada Alex tidak seperti biasanya, yuri memotret suaminya yang masih tertidur
Walaupun sudah beberapa kali melakukan kegiatan itu yuri masih malu langsung pergi ke kamar mandi
Sekitar 15 menit dia keluar dari kamar mandi melihat Alex sudah bangun hanya mengunakan celana tapi atasan tidak menampakkan badan sixpacknya.
" mas mandi sana "
" iya sekarang " Alex bangkit langsung pergi ke kamar mandi dengan patuh
Yuri terkekeh mulai meyiapkan pakaian untuk suaminya .
Tak lama Alex keluar dengan hanya terbalut handuk menatap baju yang disiapkan dengan senyum hangat
Alex memakai baju disana " mas pakai dikamar mandi sana " pekik yuri
" sayang kau sudah melihat semua apalagi yang maluin " goda Alex membuat yuri merona malu
" mas " Alex terkekeh berjalan ke kamar mandi dengan patuh.
Setelah kepergian yuri wajah yuri masih panas .
Alex keluar lagi dari kamar mandi kali ini disudah memakai pakaian tapi yuri masih tidak mau menatap Alex karena malu
Suasana malu itu langsung dipecahkan oleh ketukan pintu
" nyonya mobil yang dipesan sudah siap di depan " pelayanan
Yuri mengangguk berterimakasih.
Pelayanan itu juga membawa makanan yang sudah dipesan Alex sebelum ke kamar mandi tadi.
Sambil menikmati pemandangan menara Eiffel yuri tampak sangat mengemaskan saat melihat makanan seperti kelinci kecil.
" ayo makan dulu sebelum kita jalan " menarik kursi untuk yuri duduk seperti pria jantan .
Yuri tersenyum, kedua pasangan itu menikmati sarapan dengan damai tidak tau di negara asalnya seorang gadis terus-menerus mengaum marah di adalah riana disudah membuat rencana agar yanti dapat bertemu dengan alex tapi semua gagal karena alex pergi ke luar negeri.
Puas menyantap makanan alex dan yuri pergi berjalan-jalan tidak lupa berbelanja atau lebih tepatnya alex yang memaksa agar yuri berbelanja barang yang ia inginkan serta membeli oleh-oleh tentu saja.
Mereka bergandengan tangan dengan tersenyum menikmati waktu berdua yuri bahkan sangat bahagia mereka tak lupa berpiknik serta mengambil gambar saat berada di menara Eiffel
Alex juga mengambil gambar yuri tapi yuri merasa malu menutup wajahnya dengan bunga.
Mereka menikah waktu bersama disana memulai awal yang baru dalam hubungan.
Skip
Mereka berkeliling kota Paris menikmati suasana baru dan menikmati cemilan dari beberapa toko Alex dia buat gemas melihat gadisnya itu makan dessert celemotan
" kayak anak kecil " alex membersihkan sendikit krim di sudut bibir yuri dengan bibirnya.
" manis " alex tersenyum menatap yuri membuat gadis itu malu
" mas ini di luar "
" kalau didalam " jawaban alex membuat yuri tidak bisa berkata-kata, alex tertawa dia sangat suka mengoda gadisnya ini.
.
.
.
Hari telah menjelang sore alex membawa yuri balik ke hotel hanya untuk mengganti pakaian dia ingin makan malam diluar sambil menikmati suasana indahnya kota Paris.
Tapi sebelum itu Alex membawa Alex menikmati suasana sunset di kota Paris. Yuri kagum melihat cantiknya sunset itu
Puas Alex membawa yuri ke tempat yang sudah dia siapkan
" mas ini sangat indah " yuri dalam suasana haru
" kamu suka " tanya Alex
" sangat "
Alex senang membantu yuri duduk saling berhadapan kedua mata bertemu dan tersenyum bersama
Makan malam yang Indah ponsel Alex tiba-tiba berbunyi
" halo siapa ini "
" kak alex ini riana "
" ada apa " suara dingin alex keluar dia sudah mencoba menahan tapi orang ini sudah menganggu saja.
Riana agak sedikit gugup " kak alex kenapa nggak kasih tau kalau liburan kan riana mau ikut " dengan nada lembut
" siapa? "
" maksudnya " riana bingung
" siapa lu sampai gue harus kasih tau semua urusan gue " dengan nada pedas
Jelb
" kak aku adik mu " ucap riana membuat alex langsung mematikan
sambungan itu.
Yuri yang dari tadi diam sejak alex menjawab mau tidak mau bertanya " siapa mas?
" riana " alex males
Yuri juga tidak memiliki kesan baik tentang gadis itu hanya mengangguk saja tidak bertanya lagi, melanjutkan makan dengan lahap.
Selesai makan mereka berjalan-jalan di malam hari di bawah langit kota Paris suasana yang sangat romatis di setiap ujung kota Paris membuat kedua orang itu tersenyum saja hingga sampai di hotel dan akan memulai hari esok untuk menjelajah lagi .
Skip
Sudah 1 minggu Sejak mereka berada di kota Paris mereka suasana ambigu sering terjadi di antara alex dan yuri.
Hari ini Alex dan yuri sedang menikmati coffe di sebuah cafe didekat laut.
" enak " puji yuri
" jangan makan dessert dulu makan ini "
" mas "
" jangan membantah sayang atau aku akan mencium mu di depan umum " ancam Alex membuat yuri kesal tapi dia tetap makan nasi dulu tapi matanya tetap menatap dessert dengan berbinar-binar
" pelan-pelan " Alex terkekeh.
Alex menatap yuri dengan senyum mempesona dia memikirkan sebentar lagi wanita itu akan datang dia tidak boleh mengendurkan keamanan yuri sedikit pun .
Puas makan Alex membawa yuri kemana pun tempat yang menarik dan tempat yang sangat cocok untuk destinasi di manapun Alex pergi pasti menjadi pusat perhatian karena ketampanannya membuat yuri sebel dengan wanita-wanita itu, Alex tidak peduli dengan tatapan gadis di sekitarnya Alex hanya melirik ke arah yuri tapi emang gadis itu kalau sudah cemburu langsung memeluk erat Alex
Alex langsung berterimakasih kepada para wanita itu membuat yuri memeluknya seperti ini.
Bahkan teman-teman Alex dari pemilik tubuhnya ini banyak mengomentari postingannya saat liburan bersama yuri.
Alex jadi ingin bertemu dengan mereka semua
.
.
.
Sekarang adalah hari ke kedelapan mereka berada di Paris Alex bangun lebih awal dan sekarang pukul 9 pagi Alex sedikit bingung kenapa yuri belum bangun seperti biasa.
" mas " panggil yuri bangun
" iya sayang "
" peluk " nadanya genit Alex tentu saja tidak tau kenapa tiba-tiba istrinya minta peluk tapi Alex tentu saja mengiyakan dengan senang hati
Yuri yang dipeluk mencium aroma Alex
Tiba-tiba yuri mendorong Alex kesamping entah kenapa perutnya mual
Alex kaget melihat istrinya tampak pucat " yuri kamu baik-baik aja "langsung mengendong yuri ke kasur
" mas aku baik-baik saja mungkin aku kelelahan "
" aku akan beli tiket biar kita pulang sekarang ya " dianggukin yuri, Alex merasa itu pilihan yang lebih baik.
Saat Alex pergi yuri baru sadar datang bulannya belum juga datang bangkit dari kasur yuri meminta staff hotel membelikannya testpack.
Yuri dengan gugup melihat testpack itu dengan mata berair hatinya penuh dengan kebahagiaan ternyata dia hamil.
Dengan gembira dia meletakkan testpack itu di kotak kado dan meletakkannya di kasur di juga menuliskan ucapan bahasa Korea
Yuri menunggu ke pulangan Alex dengan antusias matanya terus menatap pintu
Ceklik
Suara pintu terbuka menampakkan sosok yang dia tunggu-tunggu
" mas aku punya kejutan "
" kejutan apa ? "
" buka " yuri menunjuk kado di atas kasur
Saat dibuka Alex terkejut dia dengan linglung menatap testpack itu
" really " Alex menatap yuri
" yes " yuri tidak bisa menahan air mata Alex langsung memeluk yuri
" aku akan menjadi ayah " gumam Alex dianggukin yuri
Alex dengan sigap mengendong yuri mendudukkannya dengan hati-hati
" apakah ada yang sakit atau apa yang ingin kau makan " tanya Alex matanya terus menatap perut yuri
" jangan membuat aku seperti orang sakit " yuri cemberut
" sayang kau sedang hamil jangan melakukan sesuatu yang berat " Alex mengelus perut yuri
Yuri tersenyum lembut kehadiran bayi ini seakan menjadi pelengkap kebahagiaan keduannya bahkan alex benar-benar dia buat terharu kehidupan kedua ini membuatnya memiliki semua yang dia inginkan
Mata semakin dan semakin lembut menatap perut rata itu dengan bahagia
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Comments
Windy_days
s nya satu aja klo kebanyakan malah gw bakalan ngira cwe yg ngomong
2023-12-27
0
Windy_days
*hello, are you Mr. Alex?
2023-12-27
2
Petrichor
Semangaddd
2022-12-09
0