kumpul

Pagi harinya alex sudah berada di kantor mendapatkan kabar bahwa perusahaan satya telah di sita oleh polisi.

" bagaimana dengan perhiasan , baju dan rumah yang baru saja di terbitkan " alex tidak menatap tessa masih melirik dokumen dimeja

" bos,para pelanggan sangat antusias apalagi para wanita sosialita sangat semangat untuk memamerkannya " tessa gembira.

Alex mengangguk puas dia cukup senang melihat harga saham melonjak dan penjualan meningkat.

" kerja bagus "

Tessa mengangguk pamit keluar dari ruangan,Alex yang ditinggalkan sendiri sibuk dengan dokumennya

' jika bukan karena menghasilkan uang miliaran dia tidak mau memandang dokumen jelek ini padahal istrinya lebih cantik ' gerutu alex dalam hati.

Alex sibuk mengutak-atik dokumen dari waktu ke waktu sampai suara ponsel menganggu alex

" halo cepat bicara " nada marah alex

" halo , alex "

" iya siapa ini cepat bicara "

" hohoh tidak sabaran sama seperti ayahmu "

" siapa? "

" kakek mu "

" ada apa ? "

" malam ini aku ingin kau datang ke rumah brian ini "

" akan ku pikirkan " alex langsung mematikan sambungan sepihak kembali mengurus berkas sialan itu. Yang tadinya kesal semakin kesal karena mendapatkan telpon dari pak tua itu.

Pukul 02 . 00 alex masih setia di depan komputer tidak ada tanda-tanda selesai

Dretttt suara telpon membuyarkan pikiran alex melihat id penelepon alex langsung tersenyum.

" mass " suara lembut dari sebrang memasuki indra pendengaran Alex

" iya sayang "

" mass kita makan di luar yuk " pinta yuri

" mas jemput sekarang " Alex bangkit mengambil jasnya langsung pergi meninggalkan dokumen yang belum selesai, tessa yang melihat itu langsung kesal " lembur lagi deh " ketua tessa menghentak-hentakan kaki kesal ingin rasanya dia mengganti bos.

Alex yang tidak tau dumelan dari asistennya itu sekarang sudah berada di depan mansion

" mas " teriak yuri berlari kepelukan Alex

" sayang hati-hati jatuh " yuri hanya tertawa kecil

" mas kita makan di cafe lampion ya " yuri berbinar-binar tampak sangat mengemaskan di mata alex

" iya sayang " alex tidak tahan langsung mengecup seluruh wajah mengemaskan itu.

Skip

Sampai di sana alex dan yuri melihat pemandangan pantai yang indah.

" mas sangat indah " yuri terlihat sangat cantik di terpa angin laut, alex rasanya ingin mengurung gadis itu sekarang jika tidak menahan diri.

Kedua pasangan itu menikmati makanan berdua sambil melihat pemandangan yang cantik di depan mereka moment yang pantas di abadikan Mereka tidak terburu-buru menyelesaikan .

Saat menikmati suasana pemandangan alex memeluk yuri dari belakang

"Sayang bagaimana kalau kita liburan "

Yuri tampak sangat antusias " liburan? "

Alex mengangguk

" mari kita liburan tanpa memikirkan segalanya " Alex memeluk erat gadisnya itu, yuri yang dipeluk dapat merasakan hangatnya tubuh suaminya itu

" iya mas " ujar yuri lembut.

Kedua pasangan masing memandang dan tersenyum

" yuri "

" iya mas "

" kakek ku menghubungi ku " Alex dengan suara rendah

" ada apa " nada khawatir

" dia meminta kita makan malam bersama, bagaimana menurut mu? "

Yuri tidak tau haru menjawab apa " mas apapun keputusan mas aku Terima " mendengar itu Alex mengangguk memikirkan akhirnya memilih untuk datang memutuskan hubungan dengan keluarga itu dia tidak mau keluarga sialan itu mengganggu keluarga kecilnya saat ini

Kedua pasangan itu selesai makan memutuskan berjalan-jalan di pantai menikmati udara pantai.

Alex memakaikan jas kepada yuri agar tidak masuk angin, yuri tersenyum menerima perlakuan suaminya itu. Duduk di tepi pantai yuri bersandar di dada Alex

" mas bagaimana? "

" kita akan kesana, jangan berjauhan dari ku saat di sana " Alex merasa khawatir jika pria sialan itu menargetkan istrinya.

" kau tau " yuri tersenyum menikmati kehangatan itu.

Puas Alex dan yuri berjalan pulang bersiap untuk pergi ke mansion brian malam ini .

Yuri tampil sangat cantik dengan dress itu Alex mengunakan sweater abu-abu

Selesai bersiap Alex langsung pergi ke rumah sialan itu sebelum besok Alex pergi berlibur agar tidak ada masalah.

MANSION BRIAN

Alex tiba disana langsung disuguhi pemandangan penjagaan yang ketat Alex tidak takut keluar dari mobil membuka pintu untuk yuri keluar sangat lelaki. Alex mengenggam tangan yuri dengan erat yuri sangat gugup

" jangan gugup aku bersama mu " suara bariton alex membuat yuri tenang.

Kedua itu memasukin mansion alex langsung ditatap oleh mata penasaran dan tatapan benci. Alex tidak peduli berjalan dengan tegap dan anggun ke arah mereka duduk

" akhirnya kau datang juga " seorang pria tua tak lain kakek Alex tersenyum.

" awalnya aku males datang " ketus Alex

Kakek Alex sama sekali tidak tersinggung malah tersenyum menatap alex 'sungguh mirip dengan anaknya tidak bisa menahan amarah '

" cih tidak ada sopan santun " seorang pria muda menatap sinis ke arah alex

" bocah " ketus alex membuat pria muda yang tak lain putra satu-satunya satya kesal.

Wiliam sebagai kepala keluarga langsung menatap bocah itu dengan tajam " jangan sikap mu " suara dingin kakek alex mampu membuat takut seisi rumah tidak dengan alex tentu saja.

' drama ' batin alex males

Yuri agak gugup bertemu dengan keluarga suaminya alex yang merasakan kegugupan istrinya mengenggam tangan yuri dengan erat berusaha menyalurkan rasa aman dan hangat untuknya.

" mari kita makan dulu " kakek alex memberikan perintah, mereka tidak ada yang menjawab mengikuti kakek alex ke meja makan begitu juga alex males berbicara dengan mereka.

Dimeja makan tidak ada yang berbicara hanya suara dentingan sendok yang terdengar. Selesai makan semua berkumpul di ruang tamu mereka penasaran seperti apa alex kalau tidak ada alex pasti biasanya mereka akan pergi melakukan aktivasi masing-masing.

" aku akan langsung ke intinya, alex adalah anak dari ARDAN BRIAN karena itu saham dari anak kedua akan di serahkan kembali kepada pemiliknya " jelas kakek alex seakan mengatakan bahwa alex akan memiliki haknya sebagai calon pewaris Seperti yang lain .

Anak-anak dari paman pertama alex biasa-biasa saja bahkan tidak peduli dengan warisan berbeda lagi dengan anak satya mereka menatap sinis alex bahkan putri satya adalah PPB ( polos polos bangsat) , alex tidak peduli dengan itu tapi jika sampai mereka menyakiti orang yang disayang makan mereka mencari mati itu sendiri.

" apakah hanya karena itu kau memangil ku pak tua " ujar alex kesal

Wiliam bukannya marah terhadap cucu laknat itu malah tertawa " kau benar-benar sama dengan ayah mu sifat pemaran dan tidak sabar itu turun-temurun ternyata "

Alex mengerutkan kening menatap jengkel ke arah pria tua itu, sudah menyuruhnya datang hanya itu mengatakan itu membuat dia kehilangan waktu lebih banyak berdua dengan istrinya.

Paman pertama Alex menahan tawa melihat Alex tampak sangat mirip dengan adiknya mulai dari sifat maupun karakter dan perilaku sungguh ciptan yang persis sama .

" kakak siapa wanita di samping mu " riana entah kenapa tiba-tiba berbicara dengan nada sok polos

' aktingnya sangat buruk ' batin Alex

" istri ku " Alex menjawab dengan singkat tidak melirik gadis itu, riana menahan kesal dia berfikir selama Alex berada di bawah kendalinya maka jika alex menjadi pewaris atau tidak dia akan dapat menikmati kekayaan alex.

" kok kakak alex nikah sama dia padahal kakak alex bisa loh nikah sama kakak yanti dia cantik dan baik " riana dengan polos tapi mengatakan yuri tidak pantas berada disisinya.

" kau bocah tidak perlu ikut campur urusan ku,jangan sok akrab " alex menatap dengan tajam dia tidak suka ada yang mengatakan sesuatu buruk tentanh yuri, Al memasukan riana dalam blacklist nya.

Stefani menahan tawa dia merasa senang saat riana di perlakuan seperti itu akhirnya ada juga yang membalas wanita itu yang munafik .

Riana menundukan kepala seperti sedih " maaf " lirihnya

Alex tidak memandang gadis itu lagi menatap ke arah lain dimana Stefani menatapnya dengan acungan jempol Al tidak bisa menang senyum kecil yang tidak diliat siapa pun pikirnya stefani gadis ceroboh tapi jujur dan tulus itu yang membuat Al memiliki kesan baik untuknya .

Pamam Alex menggeleng kepala sikap keponakan dan adiknya benar-benar mirip sama-sama tidak mau mendengarkan siapapun, ayah dan anak sama-sama pemberontak dan biang onar .

" alex besok kau harus datang ke kantor untuk menandatangani berkas saham " paman pertama alex berbicara mengingatkan alex

" tidak "

" kenapa?? " bingungnya

" aku akan liburan " singkat alex membuat paman pertama alex ingin sekali menceburkan Alex ke kolam . Sedangkan keluarga satya menahan kesal dan amarah menatap Alex dengan tatapan permusuhan yang sangat jelas.

Kakek Alex juga tidak habis pikir apa yang anaknya lakukan hingga tercipta salinan dari dirinya ini padahal dia saja sebagai ayah sudah pusing dengan tingkahnya eh sekarang ada salinya lagi .

Disaat Alex berbicara yuri sedang asik berbincang-bincang dengan tante pertama Alex , yuri sangat suka berbicara dengan tante pertama alex yang netral tidak memusingkan masalah keluarga mereka banyak hal yang mereka bicarakan hal hal yang menarik menarik .

Sedangkan Berbicangan pria tapi lebih mirip berdebatan itu terhenti saat waktu menunjukkan pukul 10 . 00 malam

" aku pulang " alex tidak sibuk-sibuk mengeluarkan banyak kata.

" kakek, paman, tante aku pulang dulu " yuri pamit dengan sopan dianggukin yang lain menatap yuri dengan lembut kecuali satya dan keluargannya

Setelah kepergian alex mereka duduk di ruang tamu dengan hening .

" ayah kenapa kau memberikan dia saham " satya yang sudah tidak tahan angkat bicara.

Wiliam hanya meminum teh dengan santai menatap putra bungsunua dengan dingin " apa salahnya memberikan saham itu kepada pemiliknya " nada suara wiliam santai.

" tapi ayah dia tidak pantas " satya menaikan satu oktav suaranya

Wiliam menatap tajam putranya itu " jaga suara mu satya, jangan mengajarkanku salah dan benar perhatikan saja pekerjaan mu sekarang " nada bicara wiliam membuat satya semakin kesal dan benci kepada alex

Wiliam bangkit pergi dari sana disusul paman Alex dan keluarganya meningggalkan keluarga satya yang masih duduk disana dengan wajah gelap.

"Bunda " panggil riana

" apa " suara wanita itu agak tidak senang

" bunda kenapa tidak mengenalkan kak alex pada kak yanti , aku yakin kak yanti pasti bisa merebut hati kak alex " ide riana dengan muka polos padahal di hatinya penuh seringaian jahat .

Ibu dari riana memikirkan perkataan riana jika benar apa yang dikatakan putrinya bukan kah akan semakin bagus dan kesempatan mendapatkan harta kedua keluarga semakin didepan mata.riana tersenyum secara diam-diam melihat ibunya masuk kedalam kata-katanya.

' kak alex akan segera tunduk pada ku ' batin ya gembira melihat masa depan kaya menantinya..

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!