..... Selamat membaca dan menikmati.....
.
.
.
.
.
.
.
.
Theo yang tersenyum melihat pasukannya ini dan dia yakin kalau dengan pasukannya yang sekarang ini dia akan menghancurkan musuh-musuh nya dengan senyap maupun konfrontasi langsung.
untuk saat ini yang Theo membutuhkan adalah kebutuhan eksternal yaitu seperti helikopter, mobil barakuda dan lainnya. dan Theo juga membutuhkan markas untuk tempat tinggal pasukannya nanti peralatan persiapan perang. Theo mungkin akan mencari orang-orang untuk menjadi pasukan tambahan.
Namun sebelum itu dia harus membicarakan kepada mereka semua dan bertanya apakah mereka ada pendapat.
ketika pemimpin dari ke 25 personil ini melihat Theo, ia langsung berteriak kearah pasukannya.
"HORMATTTT SENJATAA GRAKKK!!" teriak pemimpin pasukan ini dengan nada tinggi dan tegas, dan pasukannya yang mendengar perintah dari pemimpin mereka langsung memposisikan diri ke barisan dengan rapih dan cepat.
Pemimpin pasukan ini memiliki ciri fisik tinggi besar, berkulit putih pucat, berambut putih keperakan di kuncir belakang, dia memakai bandana berwarna perak dan dia memakai penutup mata di mata kirinya.
Pemimpin itu maju kearah Theo dengan tegap lalu dia memberi hormat kepada Theo.
"Hormat Komandan!! Izin lapor!" ucap pemimpin itu dengan tegap berdiri si depan Theo dan memberi hormat.
"izin di Terima" ucap Theo dengan santai membelas hormat pemimpin pasukan unit elit khusus ini.
"Lapor komandan, Letnan Kolonel Andrew White berserta pasukan siap menjalankan Perintah!." ucap Andrew dengan tegas dan semangat pertempuran seakan-akan dia siap untuk berperang dan menghancurkan sebuah negara.
"Laporan Terima, Terima kasih" ucap Theo dengan hormat melihat Andrew sangat bersemangat.
"Oke Andrew untuk saat ini perintah kan pasukanmu untuk membagi dua tim yaitu satu suruh mereka berjaga dan tim kedua bersama kamu ikuti aku kedalam ada hal penting ingin aku sampaikan, ini perihal rencana kita depannya". ucap Theo langsung memberi perintahnya kepada Andrew.
"Pasukannnn siapp grakkk!!!" teriak Andrew
"Bagi dua tim dan jaga parameter rumah dan gerbang, laporan jika ada hal mencurigakan. laksanakan sekarang!" perintah Andrew kepada pasukannya
"SIAP LAKSANAKAN" Ucap mereka serempak.
mereka memang pasukan yang sudah sangat terlatih buktinya ketika mereka diberi perintah mereka melakukan dengan sangat sunyi dan rapih.
setelah itu Theo, Sabas, para maid, Andrew dan tim kedua pergi kedalam untuk membahas rencana kedepannya.
sesampainya mereka di sebuah ruang rapat yang memang sudah di sediakan oleh Jarvis di rumah ini. Ruangan ini memiliki meja bundar yang besar dapat menampung sekitar 25 orang, saat sampai disana Theo menyalahkan rokoknya terlebih dahulu agar lebih santai mengutarakan rencananya
yoi kang Theo nihh senggol dong hahaha
lalu Theo duduk di posisi paling tengah dan Theo menyuruh mereka duduk. di sebelah kanan Theo ada sabas dan Andrew, di sebelah kiri Theo ada para gadis maid. sedangkan Tim kedua memilih untuk berdiri saja.
"Oke kita mulai rapat kita hari ini, dan untuk pertama-tama lebih baik kita berkenalan dulu. saya Theodor Jackson tuan dan pemimpin kalian" ucap Theo memperkenalkan dirinya kepada yang lain, karena setiap perkenalan yang Theo lakukan dia hanya menyebutkan nama depannya saja tanpa menggunakan nama keluarga nya. dan untuk saat ini menurtny sudah saat untuk membuka jadi dirinya kepada semua bawahan dia.
Lalu perkenalan berlanjut ke sabas, para maid dan para pasukan yang ada diruangan.
Note : untuk pasukan khusus mulai saat ini kita pake kode name ya 001 sampai 024. karena Andrew memiliki kode name 00
setelah memperkenalkan diri masing-masing. Theo langsung memulai rapatnya dengan sangat serius.
"Baik terimakasih sudah berkumpul kalian semua, aku hari ini akan menyampaikan beberapa hal penting untuk rencana kita kedepannya. dan aku ingin kalian memberikan solusi juga nantinya"
"Pertama aku ingin membuat sebuah markas untuk pasukanku dengan berbagai peralatan tempur yang nanti akan kita butuhkan"
"kedua aku ingin Andrew dan pasukan di bantu dengan para maid nanti untuk merebut kekuasaan di dunia bawah di Indonesia. dan amankan orang-orang yang berpotensial menjadi bagian dari kita dan sisanya hancurkan"
"Ketiga aku ingin merekrut orang-orang yang bisa di percaya untuk mwnjadi bagian dari keluarga kita"
"Keempat aku ingin orang-orang yang sudah di rekrut oleh kalian itu di latih dengan baik dan di berikan kehidupan yang layak"
"kelima aku ingin membuat divisi Intelijen untuk mencari informasi yang kita butuhkan nantinya"
"keenam aku ingin membuat sebuah rumah yatim piatu dan para pakir miskin yang membutuhkan, lalu kita beri mereka kehidupan yang layak dari sekolah, ilmu hidup dan bertahan hidup yang baik serta ajari mereka beberapa keahlian untuk mereka bekerja untuk diri mereka sendiri"
"ketujuh yang paling penting jangan membunuh atau melukai mereka yang tidak bbersalah, tu yang terpenting. ketika memang kita punya masalah dengan seseorang atau suatu kelompok bunuh mereka yang layak di bunuh dan selamatkan mereka yang layak diselamatkan"
"kedelapan setelah kita menguasai dunia bawah dan memiliki pasukan yang cukup kita akan mulai bergerak keluar negara kita"
"Kesembilan dan yang terakhir aku ingin menjadi penguasa mutlak di dunia ini. aku ingin mengubah tatanan dunia yang sudah rusak ini"
"Dan tambahan aku sudah mencari informasi yang mungkin relevan menjadi musuh kita, yaitu mereka adalah para petinggi dunia yang bersembunyi di belakang layar. jadi aku minta kalian berhati-hati lah karena mereka mungkin sekuat aku dalam pertarungan" ucap Theo yang mengakhiri ucapannya,
sebenarnya Theo tidak khwatir kepada sabas karena dia lebih kuat dari Theo namun berbeda dengan yang lain. walaupun pasukan elit khusus dan para maid kuat serta memiliki keahlian mereka masing-masing tapi Theo tidak ingin kehilangan anggota keluarga nya.
"aku sudah menyampaikan rencana ku kepada kalian, aku ingin kalian semua berkerja sama dengan baik dan selanjutnya apakah ada saran atau masukan dari kaliann" tanya Theo kepada mereka yang ikut rapat.
"Tuan muda untuk rencana kesatu anda saya menyarankan untuk tuan muda membeli bukit ini yang ada di belakang kita saja tuan, saya rasa disana akan cocok untuk membuat markas." ucap sabas mengutarakan pendapatnya.
"izin bicara komandan, saran saya untuk membuat markas di dalam tanah saja komandan agar tidak mudah di lacak oleh musuh-musuh kita." ucap Andrew memberi saran kepada Theo untuk membuat markas.
"iya tuan muda menurut saya yang merupakan ahli stategi, markas di bawah tanah adalah yang terbaik untuk kita saat ini" ucap asami menimpali omongan Andrew.
"Tuan muda saya memiliki saran untuk membuat tambahan divisi yaitu divisi pengobatan dan racun dan divisi pertempuran. divisi pengobatan dan rancun akan di diisi oleh saya dan annchi, divisi pertempuran akan diisi oleh Asami, celina, Andrew dan pasukannya, sedangkan untuk divisi intelijen akan diisi Ayeong dan aya." ucap dina memberi saran untuk menambahkan divisi.
"Tuan muda aku punya saran untuk pemimpin semua divisi kami adalah tuan Sabas agar Tuan Muda tidak perlu terjun langsung kecuali untuk mengambil keputusan yang penting" ucap Ayeong mengutarakan sarannya juga.
Theo yang mendengar semua saran dan masukan mereka ini sangat masuk logika. memang untuk memanfaatkan semua sumber daya manusia yang mereka miliki, mereka harus memiliki divisi lainnya untuk membantu rencana nya lebih mudah tercapai.
"Baik aku setuju dengan segala saran yang kalian utarakan ini. aku ingin kalian lakukan apa yang sudah ku sebutkan tadi dan apa yang kalian sebutkan dengan sungguh-sungguh. mungkin secepatnya aku akan bertemu dengan pemimpin daerah untuk membicara hak jual beli bukit di belakang rumah kita" ucap theo yang menyetujui saran dan masukan mereka.
"Oke mungkin cukup sampai disini saj rapat kita hari ini, terima kasih kalian semua. aku berharap jangan ada kesalahan dalam melakukan tugas ini. kalian semua boleh bubar" ucap theo membubarkan rapat ini.
Setelah itu theo pergi kekamar nya untuk mandi dan menelfon ibunya untuk mengabari bahwa hari ini dia tidak pulang dengan alasan dia akan bermalam di rumah temannya.
sesudah theo mandi ia langsung mengambil telfon untuk menelfon ibunya tapi ketika dia melihat handphone sudah banyak notifikasi dari ayu, iriana dan Jasmine dan sudah banyak panggilan tak terjawab.
theo msnghiraukan mereka terlebih dahulu dan menelfon ibunya. ketika sudah di angkat oleh ibunya, theo langsung meminta izin untuk tidak pulang dengan alasan yang sudah dia pikirkan. dan syukurnya ibunya mengizinkan dia untuk menginap.
lalu setalah menelfon ibunya theo menelfon ayu dan ketika telfonnya di angkat dia langsung di berondong dengan pertanyaan dari ayu dan iriana. karena pada saat theo menelfon kebetulan ayu sedang bersama iriana dikamar nya.
Theo hanya bisa berbicara bahwa dia sedang banyak urusan jadi tidak dapat mengabari lagi dan theo kemudian bicara kepada mereka berdua yaitu theo bukan lah pria yang ingin di atur atur. dan mereka berdua pun awalnya diam ketika theo menjelaskan tentang dirinya lalu mereka pun meminta maaf kepada theo.
setalah theo berbincang-bincang bersama kakak beradik ini dengan bahagia lalu theo mematikan telfonnya lalu menelfon jasmine. dan theo benar-benar seperti de javu sekali karena apa yang terjadi antara theo dan ayu serta iriana terulang lagi. Namun bedanya saat ini theo langsung di video call oleh jasmine.
ketika telfon pindah ke videocall theo melihat jasmine tidak sendirian yaitu bersama lily dan rose. dan mereka pun sama menanyakan theo kemana saja. kemudian theo pun sama menjelaskan dirinya kepada mereka bertiga bahwa dia tidak suka banyak di atur. dan akhirnya mereka pun meminta maaf kepada Theo.
akhirnya mereka berbincang-bincang bersama dengan canda dan tawa, Theo merasa sedikit ada rasa kepada mereka berlima. tapi Theo tidak ingin fokusny teralihkan dia harus fokus kepada tujuannya.
(DING!!)
MISI UTAMA DI PICU YAITU KUASAI DUNIA DENGAN CARA SENDIRI.
HADIAH : RAHASIA
HUKUMAN : SI OTONG AKAN BERUBAH MENJADI APEM
DURASI : 5 TAHUN
Ketika theo sedang asik berbincang-bincang terdengar notifikasi dari jarvis yang membuat dia langsung diam. theo tidak mempermasalahkan misinya atau hadiahnya karena emang itu tujuan utama dia. tapi ketika dia mendengar hukumannya iya benar-benar ingin sekali menyiksa jarvis dengan cara menguliti dia.
bagaimana bisa otongnya yang selama ini dia banggakan untuk menjadi tongkat sakti dia malahan berubah menjadi apem, dia tidak Terima ini. namun theo sadar mau bagaimana pun dia protes tidak akan di tanggapi oleh jarvis.
mereka bertiga yang melihat theo tiba-tiba diam dan tampak kesal dengan sesuatu, merka langsung meminta maaf jika mereka salah dan membuat theo marah. theo yang sedang kesal ketika mendengar dan melihat tiga wanita cantik ini meminta-minta maaf kepada dia hanya membuat dia tertawa terbahak-bahak.
lalu mereka pun mengakhid sesi telfon mereka. theo berpikir mereka bukan pacar resmi theo tapi mereka sudah seperti ini yang membuat theo hanya menggeleng-gelengkan kepalanya.
Theo lalu memanggil para maidnya kekamar nya untuk melakukan pesta pora karena dia ingin melampiaskan kekesalan dia kepada jarvis. dan terjadi perang Dunia perlendirian terjadi malam itu antara 1 pria melawan 6 wanita.
suara-suara penuh dengan kenikmatan terdengar di kamar itu. sampai akhirnya para gadis itu pingsan kecapean karena tak sanggup menandingi ketangguhan Theo.
Theo pun setalah puas dia lalu merokok dulu di balkon kamarnya mencoba menikmati udara dini hari. setalah selesai ia lalu memutuskan untuk tidak bersama para gadis ini.
.
.
.
.
.
.
.
Terima kasih sudah selalu support, like, komen dan sarannya. mohon maaf apa bila terdapat kesalahan dalam penulisan saya dan mohon maaf jika terdapat kata-kata yang kurang pantas dalam pemilihan kosakata penulisannya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 113 Episodes
Comments
Jeme Merinem
trus hubungan naskah kuno sma rencana MC nya apaan dah?
2024-12-04
1
kwon dae
GOBLOKKK
2024-10-25
0
D Gharm
kenapa ngga sklian aja dengan kemampuan six eyes nya gojo dimasukin ke theo
2024-07-17
0