"Astaga,, dia hidup kembali. Sekarang si bodoh di negara ini kembali bertambah lagi!!!"
"Apakah langit sudah mengutuk Padang Selatan hingga tidak jadi mengambil satu orang bodoh dari tempat ini?'
"Ya ampun,, orang tuanya pasti sangat sedih karena Putri yang telah membebani mereka selama ini tidak jadi mati," semua orang berkata-kata dengan Adelia yang berdiri mendengarkan mereka.
Apa yang mereka katakan??
Setelah bingung selama beberapa saat, dia mengerti bahwa semua orang sedang mencemoonya sebagai orang yang tidak berguna lalu perempuan itu berbalik menatap dua orang yang mengaku-ngaku sebagai orang tuanya.
"Dimana ini?" Tanya Adelia dengan suara yang tegas penuh dengan rasa percaya diri, tidak seperti Adelia yang mereka kenal.
Putri mereka yang dulu selalu berbicara dengan suara yang pelan penuh keraguan, malu-malu dan terlebih tidak pernah berani mengangkat wajahnya.
"Ini di halaman depan sekolah tinggi kota Padang Selatan." Jawab Denrian sembari berdiri melihat putrinya lalu lanjut berkata, "kita baru saja mengetes kekuatanmu pada bola pendeteksi kekuatan. Tapi sayangnya, kau malah terluka karena bola itu. Putriku,,, Apa kau baik-baik saja?" Tanya Denrian dengan cemas memandangi putrinya.
Ucapan pria di depannya langsung membuat Adelia mengeryit lalu perempuan itu melihat tubuhnya sendiri.
Tubuh yang kecil dibalut dengan pakaian yang compang-camping dengan jari-jari kecil yang lentik seperti tak pernah bekerja. .
Terlebih lagi, tidak ada sedikitpun bekas luka di sana, sementara dia yang dulunya adalah seorang jenderal wanita memiliki begitu banyak luka karena terus memperjuangkan kekuasaannya.
Sekejap, perempuan itu langsung teringat akan masa lalunya ketika dia dibunuh oleh saudara angkatnya sendiri.
"Ha ha ha....!!!" Adelia tertawa sangat keras mengundang perhatian semua orang ketika dia menyadari bahwa dia telah dihidupkan kembali.
"Sialan!! Kenapa perempuan itu tertawa seperti itu?"
"Ya ampun,, Apakah dia menjadi gila setelah ditolak oleh bola pendeteksi kekuatan?"
"Gila?!!" Semua orang langsung menutup mulut mereka dengan kemalangan nasib keluarga Fidelia.
Bahkan beberapa anak kecil yang melihat Adelia langsung meringkuk ke pelukan orang tua mereka dan dengan takut berkata, "Aku tidak mau memeriksa tingkat kekuatanku lagi, bagaimana kalau bola pendeteksi kekuatan menolak dan aku menjadi gila sepertinya?"
Suasana di tempat itu menjadi sangat heboh ,tetapi Adelia belum berhenti tertawa hingga membuat kedua orang tuanya begitu cemas dengan keadaan Putri mereka.
"Adelia,, putriku,, tolong jangan seperti ini. Kau membuat Ibu sangat cemas," ucap Merinika memegang lengan putrinya dengan wajah lembut perempuan itu dipenuhi dengan rasa khawatir.
Tetapi beberapa detik berikutnya, Adelia menghentikan tawanya lalu perempuan itu menatap perempuan yang sangat lembut kepadanya, "Ibu jangan khawatir, putrimu baik-baik saja. Tapi Bu, Coba ceritakan secara rinci apa yang telah terjadi hingga semua orang mencemooh keluarga kita?" Tanya Adelia yang sangat penasaran dengan hal yang terjadi.
"Itu,," Ibu Adelia menjelaskan beberapa bagian, sementara Ayah Adelia pun ikut menjelaskan beberapa bagian hingga 30 menit kemudian Adelia menganggukkan kepalanya.
'Hm,,, jadi aku bereinkarnasi masuk ke dalam tubuh seorang perempuan yang dianggap tak berguna. Bahkan sekarang berada di belahan Padang Selatan. Ini sangat bagus, aku bisa mengumpulkan kekuatan di sini dan menyerang belahan Padang Utara untuk membalaskan dendamku,' ucap Adelia dalam hati dengan pikiran dipenuhi kemarahan mengingat Bagaimana dirinya dikhianati oleh para pasukan dan saudara angkatnya sendiri.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 284 Episodes
Comments
Ajusani Dei Yanti
ayo jendral semangat
2022-11-03
3
Salma Cheng
pembalas si jendral , aku mendukungku dengan like♥️♥️♥️♥️♥️👍💪
2022-10-30
0
💮Aroe🌸
ayo gendral, waktunya bertindak😁
jadi penasaran jalan ceritanya😁
2022-09-02
2