Seorang gadis berusia 20 tahun berjalan melewati gang tak jauh dari tempat ia bekerja di suatu klub malam. Hari yang sudah menunjukkan pukul satu dini hari, gadis itu menuju rumahnya dengan menggunakan mantel bewarna merah. Kedua tangannya dimasukkan ke dalam saku celana menghilangkan ketakutannya karena berjalan seorang diri.
Tiba-tiba ia merasa ada seseorang yang mengikutinya dari arah belakang. Ia menghentikan langkah kakinya dan membalikkan badannya, namun tidak ada seorangpun yang mengikutinya.
Bulu kuduk gadis itu bergedik ngeri kemudian melangkahkan kakinya dengan tergesa-gesa bahkan berlari. Tiba-tiba betapa terkejutnya ia saat ditarik oleh dua orang pria berpakaian serba hitam. Mereka membekap mulut gadis itu dengan obat bius hingga tak sadarkan diri. Kemudian membawanya masuk ke dalam mobil hitam.
... ....
BERLIANA AYUNDA POV
Aku membuka kedua mataku, kepalaku pusing saat aku terbangun dari tidurku. Ku lihat di sekelilingku jika aku tengah berada di sebuah ruangan yang begitu pengap dan berdebu.
Aku mengingat kejadian beberapa jam lalu jika aku baru saja pulang bekerja saat diperjalanan menuju rumahku, aku dibawa oleh dua orang asing.
Betapa terkejutnya diriku saat aku menyadari jika aku sudah dalam ruangan yang begitu kotor. Mataku menangkap sosok lelaki yang sedang duduk di sebuah kursi dengan sambil memantik kan api di rokoknya.
"Si..siapa kau ?" tanyaku dengan takut, tubuhku bergetar hebat. Aku sangat takut jika diapa-apakan olehnya.
Lelaki itu tak menjawab pertanyaan ku ia sibuk dengan rokok di tangannya, menghisapnya, dan menghembuskan nya ke sembarang arah.
Aku mencoba bangun dari dudukku kemudian melihat sebuah pintu. Dengan cepat aku berjalan dan hendak membuka pintu tersebut. Namun sialnya pintu itu terkunci.
Aku semakin takut kala tak bisa keluar dari ruangan yang begitu mengerikan bagiku. Apalagi tatapan tajam lelaki yang duduk di kursi tersebut selalu mengarah kepadaku.
klek
klek
klek
"Tolong buka pintunya ! siapapun tolong aku !" teriakku semakin takut. Apalagi lelaki yang duduk di kursi tersebut bangkit dari duduknya dan berjalan ke arahku.
"Jangan mendekat !" teriakku pada lelaki yang berusaha mendekatiku.
Ia menyunggingkan senyuman padaku seolah ia mengejekku. Aku semakin ketakutan dibuatnya. Tiba-tiba lelaki itu menarik tanganku dan menyeret ku bahkan menghempaskan aku hingga tubuhku membentur dinding.
"Aaww.." teriakku karena bahuku kesakitan saat terbentur dinding.
Lelaki itu menjambak rambutku hingga aku meringis kesakitan dan menatap wajahnya. Hingga bulir bening jatuh di pelupuk mataku.
"Aaaahh...Tolong lepaskan aku." dalam tangis aku berucap.
"Melepaskan Mu ?" tanya lelaki itu padaku.
Aku menganggukkan kepalaku seraya memohon kepadanya, namu sepertinya lelaki di hadapanku kini tak akan melepaskan aku.
"Jangan bermimpi untuk lepas dariku !" ucap lelaki itu padaku dengan suara beratnya aku tambah takut mendengarnya.
"Aku tidak mengenalmu, lepaskan aku !" kali ini aku memberontak saat ia menarik tanganku kuat bahkan lelaki itu menggendongku layaknya sebuah karung beras keluar dari ruangan kotor dan berdebu itu.
Dia membawaku masuk ke dalam sebuah kamar yang begitu megah dan mewah. Ia menghempaskan tubuhku masuk ke dalam kamar mandi dan menghidupkan shower air, kemudian mengguyur ku dengan air yang sangat dingin.
Dengan tanpa perasaannya ia seolah memandikanku seakan aku hal kotor yang harus dibersihkan. Tubuhku basah kuyup, ia kemudian menarik tanganku lagi dan mendorongku hingga jatuh dan terjerembab di lantai.
Aku memegangi lutut ku yang terasa sakit bahkan lecet, dengan tanpa kasihan nya lelaki itu membuang sebuah pakaian kepadaku.
"Pakai itu ! mulai sekarang kau akan menjadi budak ku !" ucap lelaki itu dengan tegas dan suara beratnya.
Aku menatap pakaian yang bukan layak pakai sebuah pakaian tipis dan menerawang yang biasa di sebut orang Lingerie.
Lelaki itu kemudian meninggalkanku keluar dari kamar. Aku mencoba berlari mengejarnya dan ingin keluar dari kamar namun apalah daya pintu kamar itu terkunci dari luar.
"Buka pintunya !" teriakku
hiks
hiks
hiks
Aku meratapi nasib diriku, aku tak menyangka akan berada di situasi yang begitu mengerikan seperti ini. Aku menangis ke sunggukkan tak memperdulikan tubuhku yang sudah menggigil karena pakaian yang basah masih melekat dalam tubuhku.
"Kakak tolong aku." aku meraung menyebut nama Kakakku berharap ia datang menolongku.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 130 Episodes
Comments
Deasy Dahlan
Kasian berlian.... Semoga Tuhan selalu melindungi
2024-12-22
0
Sur Anastasya
lnjut🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
2023-05-21
1
♡momk€∆π♡
oo siapa dia??? penasaran ..lanjut baca marathon..🤭
2022-08-31
0