Hari pernikahan Reva dan Reynand pun tiba, di kamar nya Reva terus saja menangisi nasibnya yang harus menikah dengan lelaki yang tidak ia cintai.
Rasanya Reva ingin sekali kabur namun ia tidak mungkin bodoh membuat sang papi malu, tiba-tiba pintu kamar reva terbuka dan terlihat sang mami yang begitu cantik menghampiri nya.
"Riell sayang" ucap nyonya Youna.
"Mi Reva belum mau menikah mi" Lirihnya.
"Riel maafkan mami nak, karena mami tidak bisa menolak keinginan papi mu" ucap nyonya Youna.
"Tidak mi, mami tidak salah" balas Reva.
Saat tengah berbincang Angela pun datang menghampiri keduanya, untuk membersi tahukan jika keluarga Reynand sudah tiba.
"Mami.... kak_" teriak Angela namun seketika suaranya seakan tercekat, melihat sang kakak yang terlihat sedih.
"Kak are you ok" tanya Angela.
"Hmmmmm" jawab Reva.
"Oiya anu itu... aduh aku Gimana sii jadi gugup begini" uncapnya menepuk dahi.
"Ada apa?" tanya sang mami.
"Itu mi keluarga Reynand sudah tiba" jawab Angela.
Deegg.... air mata Reva kembali luruh, inilah hari dimana ia akan melepas masa lajangnya.
"Yasudah ayo kita turun" ucap sang mami. menggandeng tangan Reva.
Reva, Angela dan nyonya Youna pun turun dengan posisi Reva yang berada di tengah. Reva terlihat sangat cantik.
Tidak di pungkiri saat melihat Reva Reynand pun terpenosa akan kecantikan nya, namun ia segera menepis fikirannya itu.
Hanya dalam satu tarikan nafas Reynand berhasil mengucapkan ijab Kabul dengan lantang, dan saat itu pula Reva melepaskan status lajang nya. air matanya menetes saat mencium punggung tangan Reynand.
Tidak hanya itu iyapun menyalami kedua orang tua Reynand, dan kedua orang tuanya. nona Youna memeluk erat sang putri.
"Selamat sayang semoga kau selalu bahagia nak" bisik nya.
"Terimakasih mami" balas Reva.
"Selamat nak, akhirnya kamu melepaskan masa lajang mu" ucap sang papi.
"Terimakasih Pi" jawab Reva.
"Kakak selamat, maaf karena aku kakak harus hidup dengan laki-laki datar sedatar jalan tol itu" bisik angel.
"Tidak masalah jika itu untuk kebahagiaan mu" balas Reva.
Meskipun Angela bukan adik kandung nya namun Reva sangat menyayangi Angela, keduanya tidak menunjukkan sisi iri ataupun ingin menjatuhkan.
"Ariella, ayo nak kamu akan tinggal bersama kami" ucap nyonya Yoelita.
"Apa kakak akan pergi?" tanya Angel.
"Tentu sayang, kakak mu akan tinggal bersama kamu" jawab mama Reynand.
"Tapi aku tidak ingin jauh dari kakak" rengek Angela seperti anak kecil.
"Kau bisa main kapanpun kamu mau" tambah nya lagi.
Nyonya Yoelita bukan tidak menyukai Angela, namun ia tahu bagaimana keluarga ayah Angela yang dulu. sangat gila harta dan tahta, namun tidak di pungkiri nyonya Yoelita memang lebih suka dan lebih tertarik kepada ariella yang saat ini sudah menjadi menantunya.
"Riell bereskan barang-barang mu" ucap sang papi.
"Papi mau ngusir aku?" tanya nya dengan mata berkaca-kaca.
"Tidak sayang, kau akan tinggal bersama suami kamu. rawat lah suami kamu dengan baik" ucap sang papi.
"Tapi_" jawab Reva terhenti.
"Tidak boleh membantah suami, itu tidak baik" jelas sang papi.
(CK. lihat saja dia aku tidak akan mau mengalah selagi aku benar. dan kau tidak usah besar kepala karena papiku membelamu) batin Reva.
Ia pun bergegas ke kamar nya untuk merapikan baju yang akan ia bawa, Reva sengaja tidak membawa semuanya karena ia berfikir akan kembali suatu saat nanti.
.
.
.
.
.
.
jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😉
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 420 Episodes
Comments
Tutun Imam
perang Dunia perkamaran dimulai 🤣🤣🤣
2021-11-04
0
مي زين الش
nex thor
2021-06-15
0
KomaLia
nanti pada bucin
2021-05-22
0