Setibanya di butik Reva langsung berjalan menuju ruang kerja nya, ia masuk dan mengunci dirinya sendiri di dalam ruangan itu.
Ruangan yang selalu menjadi tempat saat ia sedih, bahkan ruangan yang menemani nya saat Reva kehilangan mommy tersayang untuk selama nya.
Kesakitan itu terganti dengan kebahagiaan yang datang melalui mami Youna dan juga Angela, bahkan ruangan itu juga yang menemani hari penuh warna nya.
Namun sekarang ia kembali menumpahkan rasa kecewa nya di ruangan itu, ruangan yang sama yang menjadi tempat ternyaman untuk nya.
"Mom Riell rindu mom, kenapa mom pergi ninggalin Riell." lirih Reva, ia melihat foto sang mommy yang berada di meja kerja nya.
"Aku kangen mom, aku ingin cerita dan menumpahkan semu keluh kesah ku mom" tanpa terasa air matanya menetes.
Saat Reva terlarut dalam kerinduan nya kepada sang mommy, ponselnya berdering ia pun melihat nama orang yang menelpon nya.
Senyum Reva pun perlahan terbit saat ia tahu bahwa laki-laki yang selalu menemani nya dulu, yang saat ini menghubungi nya.
"Aldo" gumam Reva, ya Aldo adalah laki-laki yang mencintai reva dengan tulus. bahkan orang tua Aldo sudah sangat menyayangi Reva. namun sayang karena Aldo harus mengurus perusahaan orang tuanya merekapun berpisah, Aldo pindah ke negara J untuk membantu papa nya.
****Percakapan telepon*
Ariella**: hallo...
Aldo: hallo my queen, how are you?
Ariella: Aldo jahat masa aku di tinggal gitu aja, pake pura-pura nanyain kabar lagi.
Aldo: oh plis my queen, bukan seperti itu maksudnya. kau tahu jika aku harus membantu orang tuaku bukan.
Ariella: hmmmmm, ya aku tau. lalu kapan kau akan kembali setelah kau menghilang bagai ditelan bumi.
Aldo: bulan depan aku akan kembali, kebetulan aku ada urusan disana. bisakah kita bertemu nanti aku sangat merindukanmu.
Ariella: ya, baiklah aku akan menunggu sahabat ku yang menyebalkan ini.
Aldo: bukan menyebalkan, sahabat yang sangat mencintai mu. tapi sayang nya kau selalu menolak ku.
Ariella: sudahlah aku tidak ingin membahas itu, jadi kau akan kembali bulan depan dan aku akan menunggumu. sekarang aku tutup dulu telepon nya karena aku masih sibuk ok.
Aldo: ya ya baiklah, kau memang selalu seperti itu queen*.
Panggilan telepon pun terputus, Reva terdiam sesaat ia membayangkan jika yang menelpon nya barusan adalah suaminya.
"Sudahlah Reva dia tidak aka. peduli terhadap mu bahkan kau lihat sendiri bahwa dirinya memiliki kekasih" gumam nya.
Reva pun melanjutkan pekerjaannya yang sempat tertunda, ia menyelesaikan desain-desain nya dengan hati yang senang.
Setelah selesai dengan pekerjaan nya ia meregangkan otot-otot tubuh nya, Reva memejamkan matanya sebentar sebelum pulang.
Saat memejamkan matanya Reva mengingat kembali wajah mommy dan papi nya, ia berjanji tidak akan lemah bukan kah itu sudah terbukti.
Saking kuat nya Reva selalu bisa memendam rasa sedih dan sakit nya, bahkan di hadapan Reynand sekalipun ia tidak pernah menangis atau terlihat sedih.
Saat berhadapan dengan Reynand Reva selalu masang mode on pada wajah nya, datar, dingin, dan menyebalkan. tidak peduli bagaimana pemikiran suaminya yang terpenting Reva bisa menjaga hatinya agar tidak lebih dulu jatuh cinta kepada Reynand.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Happy reading 😊🤗
Jangan lupa like komen dan vote nya 🙏 udah up tiap hari ini soalnya ya tolong dukungan nya gaess😉😂
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 420 Episodes
Comments
مي زين الش
terus berjuang reva... entar pasti kebahagiaan bersama mu
2021-06-15
1
Desii
visualnya dong thooor..
2021-06-03
0
KomaLia
semangat sabar kamu reva
2021-05-22
0