Pagi hari Reva sudah terbangun lebih dulu dari pada Reynand, ia buru-buru membersihkan diri nya. setelah itu Reva menyiapkan pakaian untuk Reynand.
Saat Reva tengah memoleskan makeup di wajah nya Reynand terbangun, ia menatap Reva dari belakang.
Fikiran nya teringat dengan Reva yang tidak ingin berhenti dari butik nya, bagaimana bisa berhenti sementara butik itu milik Reva pribadi.
Bahkan sekarang Reva memutuskan untuk lebih sering pergi ke butik, karena ia malas jika harus berdiam diri di rumah dan akan membuat nya kesal.
"Mau kemana kau" tanya Reynand, yang melihat Reva berjalan dengan membawa tas.
"Mau ke butik" jawab Reva santai.
"Aku tidak mengijinkan kamu pergi" ucap Reynand.
"Aku tidak butuh ijin dari kamu" balas Reva, bukan ingin melawan namun semalam saat Reva tengah terlelap Reva terbangun.
Ia melihat ponsel Reynand menyala menandakan ada pesan, dengan tidak sengaja Reva melihat isi pesan itu.
Sakit tentu saja Reynand suaminya meskipun keduanya belum memiliki perasaan satu sama lain, namun tugas Reva adalah mengingatkan Reynand bahwa ia memiliki istri. itu sebabnya mulai sekarang Reva akan cuek terhadap Reynand berharap Reynand merasa bahwa kehadiran Reva sangat lah penting.
"Tapi kau istriku" ujar Reynand.
"Istri pengganti maksudmu" ucap Reva membuat Reynand terdiam.
Melihat diam nya Reynand Reva pun tersenyum miris, ia tahu bahwa dirinya tidaklah berarti.
Reva pun berjalan keluar rumah tanpa sarapan terlebih dahulu, sementara Reynand laki-laki itu bersiap-siap untuk pergi ke kantor.
...
Di sebuah rumah sakit terlihat seorang wanita nampak terkejut melihat pemandangan di hadapan nya, lelaki yang ia kenal bersama seorang wanita dan begitu mesra.
"Re_" ucapnya terhenti.
"Dokter Angela" panggil seorang perawat, ya wanita itu adalah Angela adik Reva.
"Ya" sahut Angela.
"Tolong dokter periksa pasien nya dokter Dimas, karena hari ini dokter Dimas tidak masuk" ujar nya.
"Haihhh, Dimas selalu saja seperti itu dia selalu pergi dan melemparkan tugas nya kepadaku" Grutu Angela yang berjalan ke ruangan pemeriksaan
"Selamat siang nona" sapa Angela, saat melihat pasien itu mata Angela membulat sempurna.
(*B*ukankah ini wanita yang tadi bersama dengan Rey? lalu dimana Rey sekarang kenapa dia tidak ada disini) batin Angela.
"Siang dokter" jawab nya.
Tanpa menunggu lama Angela pun langsung memeriksa wanita itu, dalam hari ia bertanya-tanya siapa wanita yang ada di hadapannya.
Jika saudara Rey bukankah saudaranya semua tinggal di luar negeri, dan jika adik nya sudah jelas lelaki itu anak tunggal yang tidak memiliki kakak maupun adik.
Selesai memeriksa Angela pun memberikan vitamin yang biasa di berikan oleh dokter Dimas, setelah kepergian wanita itu Angela kembali ke ruangan nya dengan hati yang berkecamuk.
"Apakah rey_" ucapan Angela menggantung saat ia melihat potret dirinya dan Reva.
"Kakak apakah kau bahagia dengan pernikahan mu, rasanya aku tidak melihat kebahagiaan itu. dan tadi bahkan aku melihat suami mu bersama seorang wanita, lalu apa kabar dengan mu pulang lah aku tidak mungkin terus menghampiri mu bukan. aku takut di kira bahwa aku tidak menerima pernikahan mu dengan Rey" lirih Angela, airmata nya pun menetes.
Fikiran nya melayang ia membayangkan dulu saat Reva menangis tersedu-sedu, karena tidak ingin menikah dengan rey. namun karena untuk kebahagiaan Angela lah akhirnya Reva mengalah.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Happy reading 😊🤗
Jangan lupa like komen sama vote nya Mun 😉😂
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 420 Episodes
Comments
Pipit Sopiah
di lanjut lagi bacanya di sela pulang dari kerja
2023-01-27
0
مي زين الش
huuuuwaaaaa... author kasih banyak bawang. 😭😭😭😭
2021-06-15
0
Dessy Tan
buatlah Rey bucin SM Reva thor
2021-05-28
1