Hari ini Reva berniat untuk pergi menuju butik nya, ia akan melihat keadaan butik yang selalu ia tinggalkan.
"Hari ini aku akan ke butik" ucap Reva, kepada Reynand yang sedang berada di meja makan bersamanya.
"Hmmmmm, pergilah lagi pula itu bukan urusan ku" jawab nya, sungguh jawaban Reynand membuat Reva merasa kecewa.
"Baiklah, aku pergi sekarang" ujar Reva beranjak dari tempat duduk nya, sementara Reynand memandangi punggung Reva yang semakin menjauh.
"Ada apa dengan nya, kenapa dia terlihat aneh" gumam Reynand.
Setelah selesai sarapan Reynand pun pergi menuju kantor nya, dalam perjalanan Reynand mengingat wajah lesu Reva.
...
Sementara di sebua butik Reva tengah berkutat dengan pekerjaan nya, ia menumpahkan segala yang ia rasakan kedalam desain gaun nya.
Ingin rasanya Reva pergi saja namun itu sangat sulit, apalagi mengingat kedua orangtua Reynand yang sangat menyayangi nya.
Saat tengah fokus Reva di kejutkan oleh Juwita sahabat sekaligus sekretaris nya, Juwita duduk di hadapan Reva dan menatap wajah Reva.
"Re" panggil nya.
"Yaampun, kaget gue" ucap Reva mengelus dada nya.
"Lo kenapa, kok muka nya sedih gitu" tanya Juwita.
"Gue bingung ju harus gimana, mau nyerah tapi udah terlanjur nikah juga" jawab Reva.
"Re Lo gak boleh nyerah gitu aja, harusnya Lo bisa bikin si Reynand jatuh cinta sama elo" ucap Juwita.
"Gimana mau jatuh cinta setiap hari nya aja gue debat sama dia, Lo tau dia pulang larut seenak jidat nya aja. gak mikir bini di rumah nungguin" cerocos Reva membuat Juwita tertawa.
"Ya Lo harus usaha lah, jangan mau ngalah begitu gimana sii" cebik Juwita.
"Udah ya Ju, gue udah pusing ni pala mikirin yang begitu. lagi pula gue tau kok dia gak akan mungkin suka sama gue" ucap Reva, membuat Juwita teringat saat ia melihat Reynand bersama dengan seorang wanita.
"Re suami Lo itu suka keluyuran gak si" tanya Juwita.
"Ya mana gue tau, peduli amat gue kalo sampai harus perhatiin dia" ucap Reva membuat Juwita memukul lengan nya.
"Awwwwh, sakit Juwita" pekik Reva.
"Re Lo ingat pernikahan itu sakral, harusnya Lo pertahanin meskipun kalian gak saling cinta setidaknya Lo berusaha bikin dia cinta. Lo tau gue kemarin liat Reynand jalan sama cewek" ucap Juwita membuat Reva mematung.
(*B*enarkah, apakah selama ini Rey memiliki kekasih. tapi bukankah dia menyukai Angela lalu siapa wanita yang pergi bersama dengan nya) batin Reva.
"Gue gak peduli" cebik Reva.
"Haih, apa kalo pernikahan Lo gagal bokap Lo akan seneng re. ingat Lo cuma punya bokap Lo sekarang ya meskipun ada mami Youna tetep aja yang sedarah sama Lo itu bokap Lo" ucap Juwita membuat Reva tersadar, bahwa ia hanya memiliki papi yang menikah kan nya.
Baiklah dari sini Reva mengerti bahwa ia tidak akan melepaskan Reynand, baiklah Rey kita akan mulai permainan yang kau mainkan.dan aku pastikan kamulah yang akan lebih dulu jatuh cinta kepada ku, meskipun aku tidak bisa menjamin perasaan ku sendiri. begitulah fikir Reva.
"Iya Lo bener, gue harus berusaha bikin Rey cinta sama gue. tapi gimana bahkan dia selalu membuat masalah sama gue" lirih Reva membuat Juwita tersenyum.
Juwita yakin jika Reva mampu melewati semuanya, ia yakin bahwa Reva dan Reynand akan saling mencintai.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Happy reading 😊🤗
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 420 Episodes
Comments
listia_putu
pelakornya chika
2022-01-18
0
Tutun Imam
semngat reva
2021-11-04
1
Arinda_Na
ckckck
pelakornyaaaa datang
2021-06-13
0