Satu bulan berlalu pernikahan Reva dan Reynand, namun masih belum ada juga perubahan.
Bahkan Reva merasa sangat sedih saat orang tua Reynand harus pergi karena urusan bisnis nya, Reva sering mrenung memikirkan nasib pernikahan nya.
Sampai tiba-tiba ia di kagetkan oleh sosok Angela, yang tak lain adik sambung nya yang sudah ia anggap seperti adik nya sendiri.
"Hello, every body... spadaaaa" pekik Angela, ya adik sambung Reva itu memang sosok wanita yang ceria. pantas saja jika Reynand tertarik terhadap nya.
Mendengar suara Angela dengan cepat Reva menghapus air matanya, ia pun buru-buru menghampiri adik nya itu.
"Assalamualaikum, Angela" ucap Reva, dengan menyindir.
"Eh, astagfirullah lupa aku. assalamualaikum kakak sayang" ucap Angela membuat Reva tersenyum.
"Walaikumsalam, ada apa tumben kesini" ucap Reva, bukannya menjawab Angela malah memperhatikan wajah Kaka nya itu.
"Kak riell, kau menangis kah" tanya Angela menghampiri Kakak nya itu.
"Tidak, kenapa aku harus menangis" jawab Reva, ia tidak ingin terlihat sedih oleh asik nya itu.
"Kakak kau tidak bisa berbohong kepada ku" ujar angela.
"Aku tidak sedang berbohong Angela, sungguh aku tidak menangis" balas Reva.
"Ya baiklah-baiklah, sampai kapan pu kau tidak akan mengakui nya bukan" dengus Angela.
"Hmmmmm, ada apa kau kemari" tanya Reva.
"Aku bosan, pekerjaan ku sudah selesai tapi aku tidak ada pekerjaan lain" cebik Angela, karena kini ia tidak memiliki teman debat selain Reva. namun kakak nya itu sudah memiliki keluarga saat ini.
"Ck, kau ini pasti mencari teman debat bukan" ujar Reva.
"Kakak pulang lah, biarkan suami mu itu merasakan hidup sendiri tanpa ada yang mengurus. jangan mengira bahwa aku tidak tahu perlakuan nya terhadap mu" celoteh Angela membuat Reva mematung, adik nya itu sungguh tidak berubah.
"Angela, apa kau tidak sirik kepadaku karena menikahi Reynand? padahal kau tahu dia begitu tertarik terhadap mu" ujar Reva.
"Jika aku sirik untuk apa aku menemuimu kak, untuk apa aku khawatir dengan keadaan pu. aku tahu si es balok itu pasti tidak baik terhadap mu" kesal Angela.
"Apa maksudmu" tanya Reva.
"Kak ariell, aku tahu kamu kita tumbuh bersama. meskipun kau terlihat galak dan dingin aku tahu hatimu begitu lembut. maka aku tidak akan tinggal diam jika si es balok menyakiti mu" jawab Angela membuat Reva tersenyum.
"Pulanglah, aku akan pulang nanti untuk mengengok papi dan mami" ucap Reva, membuat Angela memeluk nya dengan erat.
"Maafkan aku, karena untuk kebahagiaan ku kak ariell harus mengorbankan kebahagiaan kakak" lirih Angela, membuat Reva tersenyum.
"Kau adikku, sudah seharusnya aku melindungi mu" ucap Reva.
Setelah melepaskan rindu nya Angela pun pamit, Reva menatap mobil Angela yang semakin menjauh dari pandangan nya.
Setelah mobil itu sudah benar-benar tidak terlihat, Reva menghala nafas nya dan kembali masuk kedalam rumah.
Reva kembali ke kamar nya ia merebahkan tubuh nya yang terasa lelah, bukan lelah karena bekerja melaihkan lelah dengan pernikahan yang ia jalani.
Seperti inikah oernikahan yang di inginkan nya? bukan Reva menginginkan pernikahan dengan penuh kebahagiaan. ia menginginkan kehangatan di dalam nya, bahkan Reva menginginkan seorang anak kecil yang memanggil nya mommy dan akan berlari memeluk nya saat terjatuh.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
***Happy reading 😊🤗
maaf kalo up nya suka lama, karena aku masih ngerjain novel ku yang pertama 😊 tapi aku usahain up meskipun sedikit-sedikit. mohon dukungannya nya terus 🙏😊***
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 420 Episodes
Comments
Tutun Imam
sabar reva
2021-11-04
0
مي زين الش
alaaah... entar lg reynand yg klepek" sm reva.
2021-06-15
1
Arinda_Na
wkwkkw
adekkk durjana ya si angelaaaaa wkkwkwk
masakk kakaknya disuruh kabar dri lakik nya hahaha
2021-06-13
0