"Apa kau sudah siap?."Ares melihat Damon yang sedang berlutut padanya,
"Ya tuan, Saya siap."Damon lalu masuk kedalam Bayangan Ares, Ares lalu mengambil beberapa Magic Scroll lalu ia berjalan keluar ruangan.
Sudah 3 hari sejak Ares menjadikan tempat ini sebagai tempat tinggal sementara, dari tempat ini ia akui ia mendapatkan banyak Pengetahuan-pengetahuan Tentang Alchemy, ia juga belajar cari meracik beberapa Potion sederhana dari bahan-bahan yang ada disana.
Berkat hal itu ia mendapatkan cukup Healing Potion untuk ia simpan dan ia juga membuat beberapa Potion lain.
Ares menatap Sebuah pintu yang mengarah kebawah tanah"Kuharap kalian dapat beristirahat dengan tenang."Ares lalu mengalirkan Mananya kemagic Scroll yang ia pegang.
[ Remote Magic Control ]
[ Explosion ]
Seketika itu terdapat banyak suara Ledakan dari ruang bawah tanah itu dan setelah beberapa ledakan kemudian Pintu ruang bawah tanah itu tertutup dengan reruntuhan.
Ares hanya diam tanpa bicara lalu ia pergi meninggalkan tempat itu dan ia lalu mengeluarkan buku Catatan yang berisi tentang informasi yang Damon dapatkan dari ArchDemon.
"Hhmm... pada awalnya berpikir ini akan lebih sulit namun ternyata lebih mudah."Ucapnya sambil memaca buku itu.
Berdasarkan yang ia baca, Tugas utama ArchDemon itu adalah memasok Magic Scroll dalam jumlah besar ke beberapa tempat yang berbeda dan berdasarkan yang tertulis disini ArchDemon itu tidak berkerja sendirian.
Terdapat beberapa Demon lain yang tugasnya untuk mengirimkan Mayat-mayat para Balita kepada ArchDemon ini dan Beberapa Demon itu akan datang 5 bulan sekali tergantung beberapa Magic Scroll yang mampu ArchDemon itu buat.
Ares lalu membaca beberapa halaman lain lalu ia menyimpulkan Satu hal, ArchDemon ini berkerja dibawah seorang Demon King yang bernama Vohr Lounge yang merupakan Seorang Alchemy diwilayah Kekuasaan Demon King.
Damon tidak menuliskannya Secara Detail namun berdasarkan yang tertulis disini Banyak Greater Demon lain yang bekerja sebagai pemasok Kulit-kulit Balita dan mereka terpencar dimana-mana.
"Ini jauh lebih serius dari yang Kuduga, Dinovel ini sama sekali tidak dijelaskan dan jika aku menyambungkannya semua Informasi yang aku dapatkan maka ini akan Mengarah pada satu tempat. Black Market."
Black Market merupakan sebuah Tempat dimana Barang-barang ilegal dijual dan Disana juga menjadi tempat yang biasanya menjual Budak. Terdapat beberapa cara untuk masuk kedalam Black market namun memenuhi Kualifikasinya dibilang cukup mahal.
Untuk bisa masuk kedalam Black market dibutuhkan Kartu keanggotaan dan untuk bisa mendapatkannya Ia harus setidaknya mengorbankan ribuan Keping emas.
"Lagi-lagi Uang, Aku beruntung karena memiliki Simpanan uang cukup banyak diStorage Box."Ucap Ares sambil tersenyum lega.
Jika Ia hitung-hitung Uang yang ia dapatkan didunia ini berjumlah Lebih dari Seratus Juta Keping emas dan setengah uang ia dapatkan dari menjarah sarang-sarang Monster.
Ares menutup buku itu lalu ia memasukkannya kedalam Storage Box"Sudah saatnya aku serius."Ares lalu mengenakan Zirah yang ia dapatkan beserta jubahnya.
Zirah ini cukup praktis karena bisa ia pakai sesuka hati, Jika ia tidak ingin memakai zirah ia tinggal memikirkan dalam hati mencopot zirah dan sebaliknya.
Ia juga menunjukkan bentuk Asli Mahkota Dewa Kerakusan dan memakai Soul Teror Mask. penampilannya sekarang seperti seorang Raja yang siap terjun kemedan Perang.
Tempat yang ia tuju sekarang adalah Final Boss lantai satu tingkat Kesulitan Chaos. Ares menatap sebuah pintu besar dengan Ilustrasi Iblis dan malaikat yang berperang.
"Mari kita mulai."Ares membuka pintu itu dan seketika udara panas menabrak dirinya. Udara panas ini cukup untuk membuat Heat Resistensi melemah.
Area Final Boss saat ini adalah Tanah panas dengan dipinggiran terdapat Lava panas. Dan ditengah-tengah terdapat seorang kesatria yang memakai Armor Full plate berwarna merah dengan pedang yang terlihat sama pula.
"Sudah... lama... aku... tidak.... mendapatkan... seorang... Pejuang..."Suara putus keluar dari Kesatria itu. kesatria itu mengangkat pedangnya lalu memasang Kuda-kuda Bertarung.
"Maju... kau... Pejuang!!!...."Disekelilingnya keluar Hawa panas dan dari Zirah dan pedang keluar kobaran Api.
[ Floor Boss : Red Lava Knight Level 276 ]
****************
Ares mencengkram erat Pedangnya lalu memasang kuda-kuda Bertarung, Ares menarik nafasnya dan berlari kearah Floor Boss itu.
Floor Boss itu juga itu berlari dan kedua pedang mereka saling berbenturan, Dua gelombang saling bertabrakan dan mereka berdua terus mengayunkan pedang mereka masing-masing.
Rentetan Sabetan Pedang saling beradu dan membuat area disana bergemuruh karena pertarungan mereka. Ares menguatkan Genggaman pedangnya lalu mengayunkan pedangnya.
"Horizontal Slash!."
Sebuah Tebasan Horizontal meluncur dan mengenai Kesatria itu, Kesatria itu mengubah posisinya lalu mengayunkan pedangnya dari sudut yang kritis.
"Ugh!."Ares menarik kepalanya lalu dengan segenap kekuatannya ia mengayunkan pedangnya"Vertikal Slash!."Pedang Ares melesat kearah kesatria itu dan kesatria itu mengubah Posisi pedangnya menjadi Horizontal.
Pedang Ares melesat secara vertikal dan seketika Kesatria itu terpental cukup jauh darinya. Ares lalu mengambil Kuda-kuda Bertarung sekali lagi.
"Kuat!"
"Hebat!."
Kesatria itu melesat lagi kearahnya dan Ares menyambut itu dengan serius, mereka berdua bertukar Ratusan serangan namun tidak satupun dari mereka terlihat kelelahan.
30 menit berlalu namun mereka berdua masih saling bertukar serangan, Kesatria itu mengambil jarak dan Ares mundur beberapa langkah sambil mengambil sikap Waspada.
'Dia kuat dan dia tidak seperti pejuang lain yang menggunakan Spell Magic sebagai senjata, Dia menggunakan seni pedang untuk mengahadapiku. Dia adalah seorang Pejuang Sejati!.'batin kesatria.
sang kesatria sendiri mengakui jika dengan staminanya yang sekarang ia hanya bisa bertahan beberapa saat saja, Maka dari itu ia akan mengarahkan seluruh kekuatannya untuk menghadapi Ares.
Dan lagi luka-luka yang ia dapatkan cukup parah yang membuat ia sulit bergerak. Meski begitu ia akan tetap melawan Ares dengan segenap kemampuannya.
"MAJULAH PEJUANG!."Kesatria itu melesat dan mengayunkan pedangnya.
"Maju!."Ares menyambut serangan Kesatria itu dan adu Teknik Pedang terjadi antar mereka. Menusuk. Menebas. menangkis dan menghindar mereka lakukan cukup lama.
setelah lama saling adu Serangan kesatria itu melihat kondisi tubuhnya sudah tidak kuat untuk melanjutkan pertarungan sedangkan Ares mendapatkan Cukup banyak Luka-luka Ditubuhnya.
"Bahkan dengan Stat stamina yang lebih dua puluh ribu aku masih merasakan kelelahan, Ini berarti aku masih belum terbiasa dengan tubuh ini."Ares mengalihkan pandangannya ke Kesatria itu.
kesatria itu mendapatkan banyak luka di tubuhnya dan Armor Full plate terlihat rusak cukup parah, meski begitu ia tetap memancarkan Semangat Juang yang membara.
"Aku akan akhiri ini disini."Ares memasukkan Pedangnya lalu mengambil Kuda-kuda.
Kesatria itu memiringkan kepalanya"Hoh? Apa dia berniat mengakhiri ini dengan Serangan Terakhir?"Kesatria lalu mengambil Kuda-kuda lalu mencengkram erat Pedangnya"Aku akan letakan seluruh kekuatan ku pada Teknik Ini!."
Ares memejamkan matanya lalu menenangkan hatinya, Ia telah mempelajari Gerakan-gerakan dasar dalam Dunkenheit Sword art dan ia telah memperdalam setiap gerakan-gerakan dasar itu.
Yang akan ia lakukan sekarang adalah membuat Sebuah Teknik Baru dari Gerakan-gerakan dasar yang ia pelajari, Sama seperti teknik yang dibuat ayahnya.
Ares lalu mulai memvisualisasikan Setiap gerakan-gerakan lalu dasar lalu ia kombinasikan setiap gerakan-gerakan dasar itu sampai ia menemukan Kombinasi serangan yang cocok untuknya.
Sang kesatria masih memasang Kuda-kuda sembari memusatkan ketenangannya dan sedikit mencoba memulihkan Lukannya.
Setelah Ribuan Kombinasi Visualisasi ia pikirkan dan dia akhirnya mendapatkan Kombinasi serangan yang pas untuk dirinya.
"Kuharap ini akan menjadi Teknik Serangan kombinasi yang kuat."Ares perlahan mulai bergerak.
"Bersiaplah!"
Mereka berdua bergerak secara bersamaan dan saat mereka berpapasan, Seluruh waktu disana seperti berhenti.
Ares memusatkan fokusnya, Mengalirkan Mana dan Chaos Energy keseluruh tubuh, menenangkan hatinya lalu ia menarik pedangnya. Sang kesatria juga melakukan hal yang sama.
Ares menebaskan pedangnya dan Pedangnya Diselimuti oleh Cahaya berwarna Biru dan oranye menyala yang saling menyelaraskan.
"Dunkenheit Sword Art : Slashes Destroying Heaven and Reality"
"Defensive Slash of Fire "
Kedua Pedang mereka saling bertemu dan dua Energi besar saling bertubrukan, seluruh Area disana bergetar hebat dan tempat mereka berpijak lama kelamaan mulai Hancur.
Pedang mereka Bergetar dan Pedang sang kesatria lama kelamaan mulai Retak lalu pedang kesatria itu patah, Pedang Ares dengan cepat menebas Tubuh kesatria itu dan seketika tebasan Pedangnya menyebabkan sebuah robekan pada Dinding Dimensi yang sesaat kemudian tertutup.
Sebuah gelombang Pedang Menembus Tubuh Kesatria itu dan tubuh kesatria itu terbelah menjadi dua, Gelombang itu tidak berhenti dan tetap meluncur hingga bertubrukan dengan Dinding area ini.
sebuah ledakan yang amat besar terjadi ketika gelombang Pedang Ares bertabrakan dengan dinding area. Dinding itu memperlihatkan Sebuah Bekas tebasan berbentuk cekungan dalam dan didalamnya terdapat bekas Tebasan Pedang berbentuk X.
Tebasan itu membuat Bebatuan disana meleleh dan hasil dari ledakan itu membuat Area disana bergetar hebat.
Ares tersenyum bangga dengan teknik yang telah ia buat"Ya, pada dasarnya itu buka Skill asli sih tapi tetap saja itu amat mematikan, dan lagi CE Dan MP ku tersedot hingga hampir habis. ini cukup Bagus untuk permulaan."Ares lalu mengalihkan pandangannya pada seorang kesatria yang terbelah menjadi dua bagian.
Kesatria itu masih hidup dan tetap menggenggam Erat Pedangnya yang sudah rusak"Apa kau kesini untuk menghinaku?"Kesatria itu melirik ke Ares yang sedang berdiri.
"Tidak, aku tidak akan berani menghina seorang kesatria sejati sepertimu,Dan aku berterimakasih padamu karena dengan bantuanmu aku bisa membuat teknik baru."
Kesatria itu tertawa kecil mendengar perkataan Ares"Hey pejuang, apa aku kuat?."
"yeah, Kau jauh lebih kuat dari orang-orang yang pernah kuhadapi selama ini."
Kesatria itu tersenyum tipis"Terimakasih pejuang, terimakasih karena sudah memperlihatkan Seni Pedang Terhebat yang pernah kulihat dalam hidup ku."
"Dan aku harap kita bisa bertarung lagi dikehidupan selanjutnya, sebagai seorang teman."tubuh kesatria itu lama kelamaan mulai hilang dan ia benar-benar menghilang seperti tertiup angin.
[ Anda mengalahkan Floor Boss Lantai 1 tingkat kesulitan Chaos! ]
[ Nama anda akan dipajang Di Wall of Fame! ]
[ Anda telah membuat memperdalam pengalaman anda terhadap seni Pedang! ]
[ Dunkenheit Sword art ( +1 ) ]
[ Anda telah mendapatkan pengakuan The Red Lava Knight anda mendapatkan Title A True Warrior ]
[ Drop item akan secara otomatis dikirim keStorage Box ]
[ Apa anda ingin melanjutkan? ]
[ Ya ] [ Tidak ]
Ares terdiam sesaat"Aku perlu Persiapan matang dan lagi aku sudah capek melihat pemandangan yang itu-itu saja, Aku juga rindu makanan diluar tower, jadi tidak."Ares menekan Tombol Tidak.
Ares lalu mencopot Zirahnya dan menyimpan Jubahnya diStorage Box dan membuat Mahkota Dewa Kerakusan menjadi tak terlihat. Ia juga tidak lupa memasukkan Pedangnya juga.
[ Anda menolak Untuk naik kelantai selanjutnya ]
[ Anda akan dipindahkan secara otomatis keluar Tower ]
Ares lalu meregangkan tubuhnya lalu ia melihat Bajunya yang sobek dibeberapa bagian dan ia mengeluarkan bau badan.
"aku harus mencari penginapan terlebih dahulu lalu mandi sampai puas baru aku melihat Item-item yang kudapatkan dari mengalahkannya."Ucapnya sambil menggaruk-garuk Tengkuk lehernya.
[ Anda akan dipindahkan dalam ]
[ 3 ]
[ 2 ]
[ 1 ]
[ 0 ]
Ares melihat tubuhnya samar-samar mulai menghilang lalu pandangannya hitam lalu ia mendengar suara kebisingan orang-orang didekatnya.
"Apa-apaan ini?!"Serunya melihat Ribuan orang yang sedang ditahan oleh beberapa Hunter yang memakai Jas lengkap dengan Kacamata hitam.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 228 Episodes
Comments
𝙍𝙮𝙪𝙪 𝘼𝙯𝙖𝙩𝙝𝙤𝙩𝙝
... Apa mc membuat perhatian terlalu banyak?
2023-03-14
1
𝙍𝙮𝙪𝙪 𝘼𝙯𝙖𝙩𝙝𝙤𝙩𝙝
... Komandan lagi? Keknya bakalan jadi pengikut juga, Igris
2023-03-14
1
☠zephir atrophos☠
kek igris
2023-02-11
0