Setelah Zero berhasil mendapatkan JobClass World Disaster ia kembali berburu selama 2 Minggu.
selama dua Minggu terakhirnya dirinya melatih seni beladiri yang ia pelajari Dibumi dulu dan memperkuat teknik-teknik dasar.
Ia juga terus berburu dan menemukan beberapa monster yang menurutnya kuat seperti, Gorgon yang memiliki Level 87, Slime King Level 89. Giant Lizard Level 97 dan masih banyak lagi.
berkat monster berlevel Tinggi itu levelnya naik pesat dan ia mendapatkan banyak poin stat dan pengalaman bertarung yang cukup.
Zero juga Fokus untuk menaikkan level JobClass Professional engineer yang masih Stuck dilevel satu dan beruntung ia berhasil menaikkan level JobClass Professional engineer menjadi Level 3.
Dan ia telah membuat banyak Item-item yang cukup berguna baginya dan ia juga mendatangkan banyak Item-item langka dari memburu.
Zero sekarang sedang duduk diatas pohon sambil mengawasi Goa yang dijaga Dua ekor Goblin yang memegang Tombak.
Beberapa saat kemudian terdapat beberapa ekor Goblin yang keluar dari dalam Gua sambil menyeret beberapa mayat wanita. para Wanita itu telanjang bulat dan mereka terlihat habis melahirkan.
"Kalaupun aku menyelamatkan mereka, mereka pasti akan memilih untuk mati ketimbang harus hidup."Ucap Zero sambil menggelengkan kepala.
Bukan pertama kali ia melihat pemandangan seperti ini, sebelumnya ia juga pernah mencoba menyelamatkan wanita-wanita Seperti ini namun mereka lebih memilih untuk mati, Zero sendiri tidak mengetahui dengan jelas alasannya namun menurutnya mereka trauma berat sampai-sampai memilih untuk mati.
Pada Goblin itu membawa para perempuan itu lalu melemparnya dari atas jurang, Jurang itu cukup tinggi dan bisa dipastikan mereka semua akan mati jika Terjatuh dari ketinggian segitu.
Zero sudah mengawasi mereka selama beberapa hari terakhir dan mempelajari mereka, mulai dari gaya berjalan, kelemahan mereka dan makanan mereka.
setelah memikirkan beberapa saat ia akhirnya memutuskan untuk menyerang sarang Goblin itu saat tengah malam, Saat dimana mereka semua tertidur lelap.
Tengah malam kemudian Zero datang sambil mencengkram erat Pedang Erebus ditangannya.
"Hari ini akan kupastikan! kalian semua akan mati dalam penderitaan!."Ucap Zero lalu menghilang.
ia lalu muncul didepan Dua Goblin yang sedang berjaga dan dengan satu tebasan mereka berdua mati dengan tubuh terpotong jadi dua.
Ia lalu berjalan masuk kedalam Gua, Gua tersebut berbau busuk dan mengeluarkan aura Mencekam.
Zero melihat beberapa ekor Goblin yang sedang tertidur dan tanpa basa-basi ia langsung membunuh mereka semua dan terus melakukan itu Hingga para Goblin terus menerus mati tanpa tahu apa yang terjadi.
Sekarang tinggal dua ruangan yang tersisa, ya g pertama adalah ruangan Tempat anak-anak Goblin berada dan yang kedua adalah tempat Raja mereka berada sekaligus tempat item-item berharga berada.
"Aku lebih baik mengurus bibit yang terlebih dahulu lalu baru Raja mereka."Zero lalu berjalan keruangan tempat Anak-anak Goblin berada.
Seperti yang ia duga ruangan itu pasti dijaga oleh beberapa Goblin yang cukup kuat, Mereka bukan Goblin Melainkan 5 HobGoblin yang memiliki Level 30~37.
Zero melirik Pedangnya lalu tersenyum tipis'Sudah saatnya mencoba skill dari Pedang ini.'Ucap Zero.
Dark balik bayangan mereka terdapat beberapa tentakel-tentakel yang melilit mereka hingga tidak bisa bergerak ataupun berbicara.
Zero lalu melilit mereka cukup keras hingga terdengar suara Tulang-tulang mereka patah namun mereka masih hidup.
"Kalian cukup gigih dari yang kukira, sebagai rasa terimakasih ku kalian akan diijinkan mati dalam keadaan Paling menderita."
Para tentakel-tentakel itu lalu masuk kedalam setiap lubang yang ada ditubuh mereka lalu mengobrak-abriknya dari dalam, Zero cukup menikmati kejadian didepannya sembari menyangankan ia tidak menyimpan popcorn tadi.
setelah puas menyiksa para Goblin itu ia lalu membuka pintunya menuju ruangan tempat Anak-anak Goblin berada.
saat ia membuka pintu ia disambut dengan tatapan polos dari anak-anak Goblin, mereka semua terlihat amat polos sampai Zero berpikir untuk mengampuni mereka namun ia kembali terbayang kejadian yang pernah ia alami.
Zero lalu menebas mereka semua hingga mati dengan kondisi tubuh bertebaran dimana-mana, Tidak ada satupun anak-anak Goblin yang ia biarkan kabur bahkan terdapat anak Goblin yang bersujud padanya namun ia membunuhnya juga.
terdapat beberapa anak Goblin yang mencoba segala cara untuk membunuhnya namun semua itu tidak menghasilkan apapun.
Zero mengelap Pedangnya yang dipenuhi darah sambil melirik kearah mayat anak-anak Goblin yang berserakan dilantai.
"sebenernya aku tidak ini melakukan ini namun entah kenapa tanganku gatal."Ucap Zero sambil terkekeh kecil lalu ia berjalan kesisi kanan ruangan para Anak Goblin berada.
itu adalah tempat dimana Wanita hamil dibelenggu tangannya yang mereka semua dalam keadaan telanjang, Mereka semua tidak tidur namun Zero bisa melihat mata mereka dipenuhi keputusasaan.
Zero lalu berdiri ditengah-tengah mereka dan mereka semua melihatnya dengan mata seperti ikan mati"Apa kalian ingin mati?."Ucap Zero.
Tidak ada jawaban namun ia bisa melihat mereka semua mengangguk pelan"To...Lo...Ng Bu..Nuh kami...."ucap mereka semua.
Zero lalu Mencengkram Erat Pedang Erebus lalu Menggunakan Skill Control of Shadow anda Darkness, untuk membantu.
"Semoga kalian semua tenang disana dan maaf karena sudah datang terlambat."Zero merasakan Perih yang teramat sangat didalam hatinya.
ia adalah orang yang telah membunuh Jutaan nyawa dengan tangannya namun sekarang ia merasakan tangannya amat berat.
"Semoga Kalian bisa tenang disana."Ucap Zero sebelum memenggal kepala mereka semua.
Mereka semua mati tanpa rasa sakit namun Zero merasakan Sebuah Pedang menusuk hatinya, Zero tahu ia tidak mempunyai banyak waktu lalu menggunakan Skill Control of Shadow and Darkness untuk membuat Liang lahat.
sebelum memasukkan mereka semua Zero menusuk perut mereka satu persatu untuk memastikan janin Goblin yang ada di rahim mereka ikut mati lalu menguburkan mereka semua.
Zero membuat sebuah nisan kecil yang berbahan dasar kayu yang ia dapatkan dari sekitaran sini lalu menuliskan sesuatu dinisan kayu tersebut.
[ Hero of struggle and suffering ]
Ia lalu memasang nisan kayu itu Diseluruh makam yang ia buat lalu pergi tanpa sepatah katapun.
Ia berjalan di lorong Gua yang gelap sambil mencengkram erat Pedang Erebus ditangannya. ia lalu berjalan menuju tempat raja Goblin berada.
disana ia disambut oleh dua orang HobGoblin berlevel 67~69. Mereka berdua menyerangnya namun mereka berdua berhenti di udara lalu terjatuh ketanah dengan tubuh terpotong kecil-kecil.
"Aku...marah..."Ucap Zero lalu menendang-nendang Pintu tempat Raja Goblin berada dengan keras sampai pintu itu terlepas.
Zero menaruh Pedang Erebus diStorage Box lalu mengeluarkan Warhammer dan melihat sekilas Raja Goblin.
Goblin itu cukup besar untuk Goblin, Ia gendut dan ditangan terdapat sebuah Tongkat pemukul dan kepalanya terdapat sebuah mahkota kecil.
[ Goblin King Lvl 98 ]
Zero Mencengkram Erat Warhammernya lalu melesat dengan cepat kearah Goblin King lalu melompat.
[ Anda mengaktifkan Pasif skill World Explosive ]
[ Anda mengaktifkan Skill Destruction Dragon Strike ]
Warhammer Zero Diselimuti Api dan Zero berada diatas Goblin King, Warhammer Zero dengan telak menghantam Goblin King dan terjadi sebuah ledakan Besar yang menggetarkan seluruh isi Gua.
Tidak cukup satu kali ia melakukannya puluhan kali sampai tubuh Goblin King hancur tidak tersisa dan tempat Goblin King berada sekarang hancur dan mengeluarkan asap.
Ia lalu duduk dengan nafas terengah-engah sambil menatap langit-langit Gua"Aku sudah membalaskan dendam kalian jadi kalian tidak usah khawatir dan tenanglah disana."Ucap Zero sambil tersenyum Tulus.
[ Anda menyelesaikan Hidden Quest ]
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 228 Episodes
Comments
Novryan Toja Pariakan
kapan lagi bisa lihat pembunuhan sadis sambil makan popcorn🗿
2024-10-31
0
Frando Kanan
jd Teringet goblin slayer
2024-01-08
0
baru dapat kekuatan kemarin udah solo level tinggi.. 🙃🙃🙃 kurang karakter development, dan terlalu memaksa op.
saya tahu dia adalah rengkarnasi, tetapi saya mempertanyakan kekuatan monster, kenapa lv puluhan isinya kroco?
coba beri sang protagonis sedikit kesusahan, biar dia tahu bahwa dunia ini berbeda dengan dunia nya...
Sekian keluh kesah dari saya si pembaca, semoga sukses, dan dilarang baper 🙏🙏🙏🙏
2024-01-06
1