Atas saran sistem, Evan saat ini hanya duduk dan menunggu penghalang yang melindungi tempat itu hilang.
Evan sadar jika saat ini dirinya belum cukup kuat dan hanya bisa memanfaatkan keberuntungannya.
Ya, saat ini ia hanya duduk dan mengamati saja. Dengan efek skill Heartstooper Aura, Evan menunggu sampai monster yang ada di dalam bangunan aneh itu mati dengan sendirinya.
“Hehehe...ayo kita lihat kehebatan skill Rank S yang di berikan sistem padaku.”
Setelah hampir satu jam menunggu, Evan menerima notifikasi naik level secara cepat. Dan itu terus berlangsung sampai dua jam lamanya.
[Selamat tuan telah naik level]
[Selamat tuan telah naik level]
[Selamat tuan telah naik level]
[Selamat tuan telah naik level]
[Selamat tuan telah naik level]
Dalam waktu saju jam, Evan yang hanya duduk sambil bersiul itu naik lima level. Dengan sabar Evan terus menunggu di depan Bangunan besar aneh seperti makam kuno tersebut.
Sampai akhirnya setelah tiga jam menunggu, pelindung yang menyelimuti tempat itu secara perlahan menghilang.
“Wih, dah hilang tuh penghalangnya.”
“Sudah tiga jam aku menunggu di sini sampai sampai levelku saat ini naik delapan level.”
Dengan bermodalkan skill Heartstooper Aura, Evan naik dari level 40 ke level 48 hanya dalam waktu tiga jam.
Dan ternyata benar prediksi Evan. Di dalam bangunan itu ternyata terdapat banyak monster.
“Sistem, sepertinya monster di dalam sana sudah pada mati, jadi apakah sekarang sudah aman masuk ke dalam sana?.”
[Sistem tidak tau apa yang ada di dalam sana karna sebuah penghalang misterius. Harap jika tuan ingn pergi masuk berhati hati karna di sana mungkin masih ada monster yang tersisa atau jebakan yang di siapakan]
“Hemm...benar juga, masuk ke sana sangat beresiko, tapi ini semua tak akan selesai jika aku sendiri tak masuk dan mencari tau apa yang ada di dalam sana.”
Akhirnya setelah membulatkan tekadnya. Evan langsung masuk ke dalam bangunan tua itu. Di dalam ia dapat melihat ada banyak mayat Goblin berserakan di mana mana.
Lalu juga ada mayat monster lainnya yang juga sudah tak bernyawa.
“Wah...beast core mereka masih di dalam tubuhnya dong kalo gini.”
“Sistem, apa aku tetap bisa mengambil inti core mereka jika tubuhnya masih utuh seperti ini?.”
[Tentu saja bisa, malah dengan ini sistem dapat mensortir benda berharga lainnya seperti taring, Kulit bahkan tulang mereka]
“Hah...kenapa aku baru di beri tau?...kenapa tak memberitahuku hal penting seperti ini dari kemarin?.”
[Bukannya semua itu sudah tertulis di tutorial cara berburu tuan]
“Ehhh...ya benar juga sih, karna terlalu panjang aku sampai malas membacanya, hahaha.”
“Ya sudah, serap mereka semua dan kumpulkan barang berharga yang bisa di dapatkan.”
[Baik tuan]
Akhirnya sambil berjalan menyusuri tempat itu, Evan sekalian memanen banyak inti beast core dari para monster yang ada di sana.
Sambil berhati hati, Evan terus masuk ke dalam tempat itu sampai akhirnya ia berada di salah satu ruangan terakhir yang belum ia masuki.
“Hemm...menurut informasi di map, ini ruangan terakhir yang belum ku masuki.”
Lalu dengan hati hati, Evan membuka pintu ruangan tersebut yang merupakan ruangan terbesar dan paling ujung.
Kemudian di dalam terlihat tak ada satupun monster yang ia temui. Tapi di sana, ia hanya bisa melihat sebuah tulang naga yang sangat besar seperti sedang di persiapkan untuk di bangkitkan kembali.
Evan yang menyadari mendapatkan Jackpot langsung bertanya pada sistem.
“Sistem, apa tulang naga ini bisa di jadikan bahan Crafting?."
[Jawabannya bisa tuan, justru tulang naga ini merupakan item langka dan jarang bisa di temui di dunia ini]
Ketika mendengar penjelasan sistem, Evan sangat senang dan tanpa pikir panjang langsung maju supaya ia bisa menyerap dan memindahkan tulang itu ke dalam tas penyimpanan miliknya.
Tapi sebelum ia melakukan hal itu. Tiba tiba saja sesuatu yang besar meloncat dari belakang tulang naga itu dan seketika itu juga Evan di buat kaget bukan main.
Evan yang di kejutkan dengan serangan mendadak itu dengan refleks langsung mengeluarkan Walachia Sword dan menahan serangan monster besar itu.
“Roaarrrr.”
“Astaga...monster apa itu.”
“Hampir saja ia berhasil menyerangku, jika bukan karna status dan sense ku yang tinggi, mungkin aku sudah tergeletak karna cakar besarnya sekarang.”
Lalu ketika Evan berhasil mundur dan mengambil posisi bertahan. Sesosok monster besar seperti singa menampakkan dirinya.
Jika di bandingkan dengan singa pada umunya yang ada di duniaa Evan. Maka singa yang saat ini berada tepat di hadapannya adalah monster sesungguhnya.
Dengan badan sebesar mobil minibus. Singa itu terlihat sekarat dan sudah hampir pada batasannya.
“Sistem buka statistik musuh.”
Nama : Nameans Lion
Ras : Kucing
Level : 80
HP : 20.353
MP : 1.021
STR : 775
AGI : 575
INT : 120
Skill : Primal Roar, Cakar besi
Ketika melihat level dan status musuh. Evan di buat sedikit kaget dengan status monster kali ini.
Sudah dapat di pastikan kalau singa besar itu adalah pemimpin yang ada di dalam makan naga
Dan dari semua monster yang sudah Evan hadapi, sudah jelas kalau yang satu ini tak bisa di anggap remeh.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 114 Episodes
Comments
abdillah musahwi
ras kucing⁉️🤔
2024-04-25
1
𝘝𝘢𝘳𝘢𝘮𝘪𝘴𝘈𝘯𝘢𝘬𝘛𝘪𝘳𝘪
Ras a yang telah hilang
2023-04-09
0
𝙍𝙮𝙪𝙪 𝘼𝙯𝙖𝙩𝙝𝙤𝙩𝙝
... Hufft
2023-01-27
1