Setelah perdebatan panjang, akhirnya misaki didampingin an qi menuju ke aula keluarga. Kasim yang menjaga aula mengumumkan kedatangan misaki ketika dia melihat mereka.
"Salam ayahanda raja, semoga dipanjangkan umur" Misaki menyatukan kedua tangannya dan meletakkan di sisi pinggang untuk memberi hormat.
"hmmm... Duduk" balas Raja Shi dengan ekspresi dingin.
Misaki yang mendapat persetujuan dari raja shi mengucapkan "Terima kasih ayahanda" dan duduk di bangkunya.
Ketika misaki sudah duduk di tempatnya, Raja shi mengumumkan untuk mulai makan. Suasana di aula keluarga hening karna semua makan dalam diam. Tiada satupun yang berniat memulai bicara.
Kerajaan Seribu Lotus sedikit unik dari kerajaan atau kekaisaran manapun. Jika seorang anak perempuan yang baru sahaja menginjak usia 7 tahun mereka akan melakukan makan malam bersama keluarga dan tidak akan mengundang ornag lain.
Hal itu dilakukan supaya anak perempuan diberkati dan tidak tercemar oleh nasib malang orang lain. Menurut mereka setiap anak perempuan bisa berbicara lebih awal dari anak laki-laki karna anak perempuan diberkati oleh para dewi di langit.
.......
.......
.......
.......
Setelah menjamu selera, Raja shi meletakkan sumpitnya yang bermakna masa makan tamat dan kembali ke kediamaannya diikuti kedua saudara misaki.
Misaki juga keluar dari aula keluarga dan melihat an qi menunggunya dengan sebuah tandu di sisinya. Misaki menghela napas dan memasuki tandu.
Misaki memakai tandu karna kediaman miliknya berada di ujung halaman utama dan itu berjarak lumayan jauh dari aula keluarga.
Misaki sebenarnya harus tinggal di kediaman khusus putri ketiga yang tidak terlalu jauh dari aula keluarga dan itu berdekatan dengan kediaman Putri kedua tapi dia disuruh tinggal di kediaman lan hua yang merupakan salah satu kediaman tamu yg berada di hujung halaman utama.
^^^蘭花(lán huā) \= Bunga Anggrek^^^
.......
.......
.......
.......
.......
Ketika misaki turun dari tandunya, an qi memberi sekantong uang kepada para pelayan.
"An qi kembali dahulu. Putri ini akan beristirahat lebih awal"
"... baik" balas an qi setelah diam beberapa saat. Setelah An qi pergi, misaki masuk ke kamarnya untuk menggantikan pakaian dan baring diatas kasurnya.
Misaki memandang atap kasurnya "Kenapa raja shi bersikap begitu denganku? tapi sepertinya aku beruntung. Di dalam novel fantasi, ayahanda mereka membenci mereka sampai biarkan anaknya terlantar" pikir misaki mengingatkan novel yang dibacanya.
"Saat Okasan meninggal, walaupun *ot**uosan* sedih, dia tidak mengabaikanku.... Tapi kenapa Raja Shi mengabaikanku? Dia seharusnya menerima kenyataan dan harus move on"
^^^*O**tousan\= ayah*^^^
^^^Okasan\= ibu ^^^
...___________________________...
Saat fajar menjelang, misaki tersentak bangun dengan keringatan. Ada kilatan kebencian melintas di matanya. Misaki menggosok wajahnya keras"Mimpi ini lagi. ku harap otousan menghancurkan bajingan dan ****** bodoh itu"
Setelah benar-benar sadar, misaki mengibas selimut dan membersihkan wajah. Melakukan senaman ringan dan mengganti pakaian tidur dengan pakaian latihan dan mengikat rambut ekor kuda.
Misaki ke halaman belakang dan melakukan pemanasan lagi. Setelahnya, dia mula berjogging 40 kali pusingan.
...___________________...
...1 jam kemudian......
Misaki baru sahaja selesai 40 kali pusingannya dan sedang melakukan push up, sit up dan squat. Ketika selesai, badannya lengket dengan keringat.
Dengan enggan misaki pergi ke kediaman para pelayan perempuan. Selang tiga menit kemudian, dia tiba di sebuah kediaman dengan plakat bertulis "Teratai Hijau"
...______________...
^^^NOTE :^^^
^^^DI ISTANA INI MEMPUNYAI 7 KEDIAMAN UTAMA:^^^
^^^TERATAI PUTIH ~KEDIAMAN RAJA DAN RATU^^^
^^^TERATAI MERAH ~KEDIAMAN PUTRA MAHKOTA^^^
^^^TERATAI UNGU ~KEDIAMAN PUTRI KEDUA^^^
^^^TERATAI BIRU ~KEDIAMAN PUTRI KETIGA^^^
^^^TERATAI HIJAU ~ASRAMA ELAYAN PEREMPUAN^^^
^^^TERATAI KUNING ~ASRAMA PELAYAN LELAKI^^^
^^^TERATAI HITAM ~ ASRAMA PRAJURIT^^^
...________________...
Misaki mengetuk salah satu pintu kamar asrama dan menunggu seseorang membukanya.
Selang beberapa saat kemudian, pintu dibuka oleh An qi. Alangkah terkejutnya, An qi yang membuka pintu karna yang mengetuk pintu adalah tuannya.
"Putri mengapa anda berkeringat, apa Putri ingin mandi?" tanya An qi. Misaki menganguk.
Butuh 10 menit untuk an qi menyiapkan satu bak air hangat beraroma teratai untuknya. Misaki memerintahkan para pelayan untuk kembali dan menyuruh an qi menyiapkan satu set pakaian.
...____________________...
Misaki sedang bersenandung ketika bayangan buku keemasan melintas di kepalanya "Jika diingat kembali, buku tanpa judul itu ditulis bahasa Inggeris. Bahkan isinya lebih lengkap dari buku pengetahuan bahasa jepang atau mandarin"
"Syukur ku pernah pelajari bahasa mandarin" gumam misaki merasa bersyukur karna pernah mempelajari bahasa mandarin.
Ketika selesai membersih, Misaki memakai satu set hanfu hijau lembut dan buyao yang berbentuk bunga teratai.
^^^Buyao: jepit rambut yang memiliki rumbai atau bergoyang ketika bergerak^^^
...___________________________...
...🌸Teater kecil🌸...
An qi : Yang mulia, kau tidak menjawab pertanyaanku tentang keringat. Apa semalam terlalu panas sampai yang mulai keringat?
(゚Д゚?)
Misaki:.... Berlatih (¬ω¬)
An qi : Berlatih? yang mulai berlatih berpedang? Kok awal banget?? (・_・ヾ
Misaki : Cerewet. Tiada masalah dengan bangun awal ( ̄^ ̄)
An qi:....
...__________________...
Catatan penulis :
Harap kalian terhibur jika ada bahagian yang tidak menyenangkan kalian bisa beritahuku di kolam komentar... 😀😀😀😊
..._______________...
Maaf kalo ada typo atau perkataan melayu
Like(Gratis)♥️👍
Komen(kalau mau)💬🍵
Vote(harus ikhlas)🙏👇
Bye semua 💕💕
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 82 Episodes
Comments
Amanda Sofian
authornya orang melayu yaa?
2020-12-20
4
Chetryne
laaaaaanjuuuut.... mantab ueey
2020-12-16
2
Sagita
ini cerita zaman jepang kuno atau china kuno y thor...
2020-12-02
5