Di dalam sebuah kamar bernuasana tiongkok kuno, terdapat bayi mungil yang tertidur. Sekilas bisa dilihat kalau kamar tersebut dibina khusus untuk bayi perempuan.
Bayi mungil di atas kasur mengedip-gedip matanya. Pupilnya yang berwarna emas kecoklatan bersinar cemerlang di bawah cahaya lilin.
"Apa ini alam baka?" batin Lauren dengan pandangan kabur. Sedikit demi sedikit pandangannya kembali fokus dan melihat atap kayu.
Lauren mengernyit alisnya dan akan berbicara ketika suara yang dikeluarkan...
Oeaaaa..... Oeaaa
Matanya membesar "Ehh!!.. su.. suaraku!!"
Seakan tidak percaya kenyataan kalau dia berubah menjadi bayi, Lauren mengangkat tangannya "Ehhh!!! Tanganku mengecil apa.... aku berubah menjadi bayi!!" pikir Lauren membeku ditempatnya.
Tiba-tiba pintu kamar dibuka, seorang gadis sekitar 10 tahun mengenakan hanfu dan pita dahi putih. Mirip orang yang tengah berkabung.
Gadis kecil melihat bahwa bayi di dalam kasur terbangun, tersenyum kecil dan mengangkat bayi kedalam pelukannya "Yang mulia, anda sudah bangun?"
Lauren membeku, sekarang dia miliki masalah kedua. Gadis ini jelas berbicara dalam bahasa mandarin yang jelas berbeda dari bahasanya!!!
...__________________...
Lauren dibawah masuk kedalam sebuah aula, Dia melihat semuanya memakai hanfu putih dan ekspresi sedih dan duka menghias masing-masing wajah.
Di tengah aula, sebuah kotak kayu berbentuk keranda menopong seorang wanita bersurai hitam yang terbaring kaku di dalamnya. Ekspresinya damai bahkan ada senyuman tipis menghiasi wajahnya.
"Yang mulia, di dalam keranda adalah ibunda anda, Yang mulia ratu. Di paling depan adalah yang mulia raja dan kedua saudara anda"
Gadis yang menggendong Lauren tersedak isakan dan berbisik "Walaupun yang mulia kehilangan ibundanya, pelayan ini akan bertanggungjawab menjaga yang mulia "
Lauren diam membisu, matanya berair ketika melihat ibundanya yang dari dunia lain. Rupa paras wanita di dalam keranda mengingatkannya pada mendiang ibunya di dunia modern.
"Mirip.. mereka sangat mirip"
.......
.......
.......
.......
.......
.......
Setelah upacara permakaman selesai, Lauren dibawa kembali ke kamarnya. An qi atau pelayan yang menggendongnya meletakkan tubuh mungilnya diatas kasur bayi kembali.
"Yang mulia, pelayan ini keluar sebentar untuk memanggil ibu susuan anda" ujar an qi meninggalkan Lauren yang menatap tidak percaya padanya.
..._______________...
Lima belas menit berlalu, An qi kembali dengan membawa seorang wanita paruh baya. An qi menggendong Lauren untuk diberikan pada wanita paruh baya. Lauren sempat melawan dan menangis sekencangnya karna tidak terima diperlakukan seperti bayi.
"TIDAK!!! AKU UDAH DEWASA!! JANGAN BERIKAN ASI PADAKU!!!" teriak Lauren sengsara di dalam pikirannya.
Dua jam kemudian, Lauren terpaksa menurut keduanya. Telinganya memerah ketika diberikan ASI oleh ibu susuannya. Sebuah ide muncul di benaknya ketika dia hampir menggigit ibu susuannya. Lauren menutup mata dan berpura-pura tidur.
Idenya berhasil ketika An qi mengambilnya dan menepuk punggungnya lembut sebelum meletakkannya kembali keatas kasur bayi. An qi dan wanita paruh baya keluar dari kamar dan menutup pintu seperlahan mungkin.
Lauren membuka matanya tepat setelah an qi menutup pintu sepenuhnya"Satu bulan..hanya satu bulan sahaja. Setelahnya, tiada lagi asi bahkan jika dipaksa" pikir Lauren menggertak gusinya
"Jika aku berada disini maka... aku disana sudah mati?" pikir Lauren menatap ke atap dan melemparkan masalah asi ke belakang kepalanya.
"Tapi... bagaimana dengan balas dendam?"
...___________________...
Beberapa tahun kemudian, Lauren menginjak usia tujuh tahun. Identitinya sekarang adalah seorang Putri. Shi Misaki Tanaka, Putri Ketiga Kerajaan Seribu Lotus
Dari usia 4 tahun sehingga 7 tahun, dia sudah membuat gelombang kekejutan di kalangan he hua selama 4 tahun berturut-turut.
^^^He hua : Bermaksud bunga teratai tapi di istilah kan sebagai penduduk kerajaan seribu lotus^^^
Di usia 4 tahun, misaki mencipta sebuah lukisan yang bertema "Air Terjun Musim Semi". Dengan lukisan yang terlihat realitis, misaki mendapat pujian yang banyak dari he hua.
Di usia 5 tahun, dia dikagumi oleh he hua dan kalangan penyair di kerajaan karna mengalahkan penyair terhebat di Kerajaan Seribu Lotus. Karna kehabatannya, dia mendapat gelar pertamanya《Penyair Kecil He Hua》
Di usia 6 tahun, misaki berhasil menjadi ornag pertama yang keluar dari Kolam Teratai Kristal ketika ujian Lianhua dan menjadi kebanggaan Kerajaan Seribu Lotus.
Di usia 7 tahun, misaki membuat kemajuan yang pesat dan diberi gelar kedua《Pilar Kerajaan》
Gelar ini hanya diberikan kepada jenius yang bisa membantu Kerajaan. Sejauh ini, hanya 4 sahaja yang mendapatkannya. Shi Fang Tanaka, Shi Mizuki Tanaka, Pei Xu dan Shi Misaki Tanaka.
...__________________________...
Di halaman salah satu kediaman di dalam istana, Terlihat misaki duduk diatas sebuah ayunan dan melamun. Sedetik kemudian, dia akan kembali cemberut. Para pelayan yang sejak awal melihat tingkah laku putri mereka hanya menghela napas sahaja.
"Tidak bisa...puisinya bakal rosak " batin misaki cemberut untuk ke-37 kalinya.
"Yaudah!! Ku gak peduli lagi tentang puisi" cemberut misaki menghentak tanah di bawahnya dan berjalan pergi.
Misaki berjalan sembarangan arah dan berakhir di depan sebuah ruangan. Plakat yang tergantung di depan pintu tertulis "Perpustakaan Istana".
Misaki melihat plakat tersebut dan kekesalannya terangkat. Dengan langkah mantap, misaki masuk kedalam. Kehadirannya udah menjadi hal biasa bagi penjaga perpustakaan.
"Selamat datang yang mulia" ujar seorang pria paruh baya di resepsionis.
"Paman Lu, apa ada buku baru lagi dari Zhi Gongzi?"
^^^Gongzi: Putra seorang pejabat ;Putra bangsawan ; anakmu (Kehormatan)^^^
Paman Lu mengelus janggutnya dan berkata "Zhi gongzi? Aiya, putri anda udah berulang kali menanyakannya. Zhi gongzi masih menulis. Mungkin bulan depan naskah barunya akan dipublikasikan "
Misaki yang mendapat jawapan seperti itu hanya menghela napas dan secara acak memasuki salah satu barisan rak. Misaki dengan acak ambil salah satu buku untuk melihat sekilas isinya dan meletakkannya semula.
...Beberapa menit kemudian......
Ekor matanya melirik sebuah buku berwarna keemasan yang setebal kamus tanpa judul di sebuah rak usang di ujung dinding. Setelah menbolak balik buku keemasan, misaki keluar dari perpustakaan dengan senyuman merkah.
...________________...
...Di halaman kamar......
Misaki membaca buku keemasan sambil membaring di kursi santainya. Kadangkala matanya akan membesar jika melihat sesuatu yang mengejutkan. Karna terlalu asyik dengan buku keemasan, sore pun menjelang..
Misaki menutup buku keemasan dan berteriak "An qi!!"
"Iya, yang mulia" balas an qi muncul dari udara tipis.
"Siapkan bak mandi dan pakaian"
"Baik" An qi membungkuk dan menghilang dari udara tipis lagi.
Sementara menunggu, misaki memerintah beberapa pelayan untuk memijat dan menyajikan teh untuk dirinya. Sekitar dua puluh menit kemudian, misaki memasuki kamar dan membersihkan dirinya.
..._________________...
"An qi-" terpotong kata misaki karna kalah laju dari an qi.
"Tidak"
"Tapi..."
"Cuma seseorang yang pengecut yang kebanyakan mulut" sindir an qi menarik sudut bibirnya.
"An qi!! putri ini bukan pengecut hanya..."
An qi menyentuh dahinya yang berdenyut dan berkata "Putri, kalian sekeluarga berwajah datar. Apa yang putri takutkan? Bukan seperti mereka akan memakan putri hidup-hidup"
"Tujuh tahun putri ini dibiarkan sendirian. Ketika bertemu hanya memasang wajah datar. Lihatlah, putri ini ketika keluar hanya segelintir penjaga sahaja yang menjaga" cemberut misaki menarik lengan hanfu an qi.
"Setuju atau tidak anda tetap harus ke aula keluarga juga. Kasim yang mulia raja menyuruh pelayan ini untuk menghantar anda ke depan pintu aula " balas An qi mendorong misaki keluar dari kamar.
"Dan, pelayan ini tidak ingin menerima sebarang hukuman karna menuruti anda"
..._______________________...
...🌼Teater kecil🌼...
Misaki: Tidak mau!! Ku hanya ingin dengan an qi (つ﹏<)・゚。
An qi : *menghela napas* maafkan atas kekasaran pelayan ini (¬ω¬)
Misaki : Ap- Ahhhh!! *Dibawah terbang oleh an qi *
...____________________...
Maaf kalo ada typo atau perkataan melayu
Like(Gratis)♥️👍
Komen(kalau mau)💬🍵
Vote(harus ikhlas)🙏👇
Bye semua
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 82 Episodes
Comments
Gz'baker
wah 😆 bahasanya campur campur kek gado-gado👍tapi bagus ceritanya thor
2020-12-30
8
Sagita
Jng patah arang thor....semangat tru..pantang mundur
2020-12-02
6
BL zaid
perpaduan bahasa malaysia dan indonesia jdi bingung bacanya
2020-11-08
38