#Chapter 8 : Gulungan bambu

Misaki mengambil masa lima belas menit hanya untuk mencari gulungan bambu "Peach Blossom Movement" di raknya yang bersembunyi di balik gulungan-gulungan bambu dari tingkat rendah hingga mematikan.

"Kakak kedua, ini gulungannya" kata misaki meletakkan gulungan bambu berwarna hitam keunguan di atas meja.

Fang mengambilnya dan membaca sedikit ketika mizuki merebut darinya "Gulungan bambu hitam keunguan ini... "

"Sangat bagus! gulungan bambu hitam keunguan sesuai dengan reputasinya!!! " Mizuki membaca sedikit sahaja isinya dan merasakan sangat bersemangat.

"Di perpustakaan istana tidak mungkin ada gulungan bambu tingkat mematikan. Semuanya dikunci di bilik rahsia. Misaki dimana kamu mengambilnya? " tanya Fang menatap curiga misaki.

"Di rak paling usang di istana"

"rak usang....... satahuku semua rak yang ada di perpustakaan adalah rak yang masih elok" ucap fang mengelus dagunya.

"Misaki, jangan berbohong. Ayahanda sangat kaya tidak ada kemungkinan kalau ada rak usang di dalam perpustakaan istana" dengus mizuki keras.

Mendengar perkataan mizuki, misaki mulai berkeringat dingin dan menjadi gagap "Kakak kedua, jangan takutkan aku, mungkin penjaga tidak memeriksa di rak itu sehingga mengabaikannya"

"Di barisan mana kau melihatnya" tanya fang kepada misaki. Misaki mengangkat tiga jari.

"BARISAN KETIGA!!! "teriak fang. Misaki merasa baru sahaja angin kuat melalui dirinya dan mengibarkan rambutnya tetapi situasi mizuki bahkan lebih parah. Mizuki menggosok-gosok telinganya dan menyesal duduk bersebelahan dengan Fang.

"Jangan berteriak! kau menyakitkan telinga mulusku" geram mizuki masih dengan menggosok telinganya.

"kalau gak mau aku menyakiti telinga 'mulusmu' maka pergi lah ke kamarmu" dengus fang memutarkan malas matanya.

"Ughhh!!! " geram mizuki berjalan keluar dan menutup pintu dengan kasar.

BAMM!!!

"Hmph! ayahanda terlalu memanjakannya" dengus fang kasar."Baiklah, kembali pada topik awal. Bagaimana kau bisa jumpai rak usang? "

"Kakak pertama, mungkin ini ada hubungan dengan buku keemasan"

"Memangnya apa hubungan buku itu dengan rak usang? " tanya fang mengangkat satu alisnya.

Melihat fang masih belum menangkap mesejnya, Misaki menjelaskan "Buku keemasan berasal dari rak usang, selain buku keemasan ada beberapa gulungan bambu dan sebuah lukisan"

"lukisan?"

"Apa yang ada dalam lukisan itu"

Misaki bangkit dari bangkunya dan berjalan ke kasurnya dan mengeluarkan kotak kayu dari laci di kasurnya. Dia buka kotak kayu dan mengeluarkan segulung lukisan "Setengah lukisan buram hanya tersisa seekor naga es"

"Naga es? apa ada hubungan dengan Ice Dragon Abyss "ujar fang melihat seksama lukisan di depannya dan seketika dia tertegun.

"Lukisan ini memiliki sisa aura seekor naga es" gumam fang terbelalak. Hampir sahaja dia jatuh dari kursinya jika tidak sempat memegang meja.

"Naga es yang terakhir hilang 700,000 tahun dahulu. Tapi aura di dalamnya berusia kurang dari 600 tahun. Jangan bilang kalau... " gumam fang mulai pucat dan ucapannya terputus. Bahkan jika itu terputus, misaki tahu apa yang dibicarakan Fang.

"Misaki lebih sedikit yang tahu, semakin baik. Apa yang kita diskusi hari ini sebaiknya lupakan sahaja" Serius Fang menatap misaki bersungguh-sungguh.

"Baiklah kakak pertama"

...________________________________...

Ketika Matahari berada di atas kepala, misaki berada di dalam kamarnya membaca buku keemasan di meja belajarnya. Dia hampir duduk hingga empat jam jika sahaja an qi tidak datang untuk menghantar Lun pia untuknya.

^^^Lun Pia atau yang biasa dikenal dengan nama Lumpia adalah salah satu jajanan tradsional khas Tionghoa.^^^

"Hmm.. letakkan sahaja di atas meja"

Misaki menandakan buku keemasan dan menyumpit Lun Pia sambil menghela napas "Buku ini terlalu tebal untuk mencari apa yang ku mau, yaudah nanti aja ku sambung"

...__________...

Ketika matahari mulai condong ke barat, misaki sedang bermain dengan buaiannya "Hmm... ku mau sesuatu yang manis nan lembut seperti.... susu strawberi daifuku! " seru misaki ketika teringat makanan favoritnya.

"Susu strawberi daifuku itu apa?!" tanya seseorang dari belakang misaki.

"Ahhhhh!!! " jerit misaki terperanjat sehingga jatuh kebelakang karna kehadiran mizuki yang tiba-tiba di sisinya.

"Apa kau sudah habis menjerit? " tanya mizuki datar.

"En"

"Bagus, jadi apa itu susu strawberi daifuku?" tanya mizuki menaiki buaian.

"susu strawberi daifuku ia semacam mochi dengan hiasan strawberi diatasnya" jawab misaki sambil mengaruk kepala yang gak gatal.

Mizuki melihat ke tangan misaki "Kedengaran enak, apa kau bisa melakukannya? " dengan nada mengejek

Misaki tersenyum sedih dan berkata "bagaimana tangan kecil ini bisa membuat doh mochi... "

"Kecuali.... Kalau kakak kedua bantuiku pasti akan bisa"

Tidak bisa pungkiri kalo misaki memiliki wajah yang imut dengan mata emas kecoklatan yang bersinar cerah menatapnya penuh harapan"... Baiklah"

...______________________...

Catatan penulis:

TLG: Adik imut!! adik imut!! Keimutan yang berbahaya!! o(≧∇≦o)

Mizuki : ah, benar sekali (ノ ̄д ̄)ノ

Misaki:???

...___________________...

Maaf kalo ada typo atau perkataan melayu

Like(Gratis)♥️👍

Komen(kalau mau)💬🍵

Vote(harus ikhlas)🙏👇

Terpopuler

Comments

Sri okta handayani

Sri okta handayani

maaf thor males bacanya pusing memang bagus tapi harus diulangi kata2nya . jadi sampai sini saja baca tulisan malaysianya jangan dicampur sama indonesia . pusing thor

2021-05-04

1

Evilgirl

Evilgirl

gabungan Melayu ya thor😌😌

2020-12-28

0

Chetryne

Chetryne

laaaaanjuuuuut

2020-12-16

2

lihat semua
Episodes
1 Prolog : Pernikahan
2 #Chapter 1 : Alam baka??!
3 #Chapter 2 : Makan malam
4 #Chapter 3 : Sosok hitam
5 #Chapter 4 : Taro bubble tea
6 #Chapter 5 : Keluar Istana
7 #Chapter 6 : Pertunangan
8 #Chapter 7 : Peach Blossom Movement
9 #Chapter 8 : Gulungan bambu
10 Penerangan
11 #Chapter 9 : Susu strawberi daifuki
12 #Chapter 10 : Pemburuan Musim Gugur
13 #Chapter 11 : Misaki VS Mizuki
14 #Chapter 12 : Tikus
15 #Chapter 13 : Toko Keperluan Hewan
16 #Chapter 14 : Ju Wu sebenarnya adalah rubah?!
17 #Chapter 15 : Kemarahan misaki
18 #Chapter 16 : Han RuCheng
19 #Chapter 17 : Perubahan Rencana
20 #Chapter 18 : Rencana pembalasan dimulai
21 #Chapter 19 : Kalung cantik?
22 #Chapter 20 : Vila
23 #Chapter 21 : Mengenangkan Masa Lama I
24 #Chapter 22 : Mengenang masa lalu II
25 #Chapter 23 : Kembali
26 #Chapter 24 : Rencana Lee May
27 #chapter 25 : hukuman mizuki dan fang
28 #chapter 26 : Jebakan misaki
29 #chapter 27 : Aneh tapi nyata
30 #chapter 28 : Aula Disiplin
31 #chapter 29 : Rose sword move : Turbulent Ocean of Roses
32 #chapter 30 : Guzheng Surga
33 #chapter 31 : Naga Emas
34 #chapter 32: Sapphire Pearl Dagger
35 #chapter 33 : Sistem Pengetahuan Emas
36 #chapter 34 : Apa orang tuamu gak mengajarimu sopan santun!?
37 #chapter 35 : Taizi Dianxia
38 #chapter 36 : Empat Kepala Pelayan
39 #chapter 37 : Bunuh diri?!
40 #chapter 38 : Pil Qiyun
41 #chapter 39 : Dibalik pintu I
42 #chapter 40 : Dibalik pintu II
43 #chapter 41 :Hutan fu
44 #chapter 42 : Gudang Harta Dunia
45 #chapter 43 : Sky Silk Steps
46 #chapter 44 : Petir Ilahi
47 #chapter 45 : Perjalanan ke Kekaisaran Langit
48 #chapter 46 : Dua syarat
49 #chapter 47 : Gosip
50 #chapter 48 : Jenderal Situ
51 #chapter 49 : Misaki VS Jenderal Situ
52 #chapter 50 : Misaki VS Jenderal Situ II
53 #chapter 51 : Misaki VS Jenderal Situ III
54 #chapter 52 : Nyonya Besar
55 #chapter 53 : Supermarket
56 #chapter 54 : MAKHLUK MENAKUTKAN
57 #chapter 55: MAKHLUK MENAKUTKAN II
58 #chapter 56 : Setara
59 SELAMAT HARI RAYA
60 #chapter 57 : Maaf
61 #chapter 58 : An Qi adalah...!?
62 #Chapter 59 : Lebih Tinggi
63 #Chapter 60 : Tiga Gelar
64 #chapter 61: Pingsan
65 #Chapter 62: Kesialan
66 Curhat Penulis (ಥ⌣ಥ)
67 #Chapter 63 : The book of nirvana fire
68 #Chapter 64: Pujian
69 #Chapter 65 : Berpetualangan I
70 #Chapter 66 : Berpetualangan II
71 #Chapter 67: Berpetualangan III
72 #Chapter 68 : Ketidakpatuhan
73 #Chapter 69 : Murid dan Guru
74 #Chapter 70 : Mural
75 #Chapter 71 : Pedang Hitam atau Cambuk Ungu
76 Pengumuman
77 #Chapter 72 : 1 Dewa 2 Dewi
78 #Chapter 72 : 1 Dewa 2 Dewi
79 #Chapter 73: Labirin Pohon Cemara Kipas
80 #Chapter 74: Zhou YuJie
81 #Chapter 75 : Perkataan terlarang (akhir)
82 UPDATE NOVEL REMAKE
Episodes

Updated 82 Episodes

1
Prolog : Pernikahan
2
#Chapter 1 : Alam baka??!
3
#Chapter 2 : Makan malam
4
#Chapter 3 : Sosok hitam
5
#Chapter 4 : Taro bubble tea
6
#Chapter 5 : Keluar Istana
7
#Chapter 6 : Pertunangan
8
#Chapter 7 : Peach Blossom Movement
9
#Chapter 8 : Gulungan bambu
10
Penerangan
11
#Chapter 9 : Susu strawberi daifuki
12
#Chapter 10 : Pemburuan Musim Gugur
13
#Chapter 11 : Misaki VS Mizuki
14
#Chapter 12 : Tikus
15
#Chapter 13 : Toko Keperluan Hewan
16
#Chapter 14 : Ju Wu sebenarnya adalah rubah?!
17
#Chapter 15 : Kemarahan misaki
18
#Chapter 16 : Han RuCheng
19
#Chapter 17 : Perubahan Rencana
20
#Chapter 18 : Rencana pembalasan dimulai
21
#Chapter 19 : Kalung cantik?
22
#Chapter 20 : Vila
23
#Chapter 21 : Mengenangkan Masa Lama I
24
#Chapter 22 : Mengenang masa lalu II
25
#Chapter 23 : Kembali
26
#Chapter 24 : Rencana Lee May
27
#chapter 25 : hukuman mizuki dan fang
28
#chapter 26 : Jebakan misaki
29
#chapter 27 : Aneh tapi nyata
30
#chapter 28 : Aula Disiplin
31
#chapter 29 : Rose sword move : Turbulent Ocean of Roses
32
#chapter 30 : Guzheng Surga
33
#chapter 31 : Naga Emas
34
#chapter 32: Sapphire Pearl Dagger
35
#chapter 33 : Sistem Pengetahuan Emas
36
#chapter 34 : Apa orang tuamu gak mengajarimu sopan santun!?
37
#chapter 35 : Taizi Dianxia
38
#chapter 36 : Empat Kepala Pelayan
39
#chapter 37 : Bunuh diri?!
40
#chapter 38 : Pil Qiyun
41
#chapter 39 : Dibalik pintu I
42
#chapter 40 : Dibalik pintu II
43
#chapter 41 :Hutan fu
44
#chapter 42 : Gudang Harta Dunia
45
#chapter 43 : Sky Silk Steps
46
#chapter 44 : Petir Ilahi
47
#chapter 45 : Perjalanan ke Kekaisaran Langit
48
#chapter 46 : Dua syarat
49
#chapter 47 : Gosip
50
#chapter 48 : Jenderal Situ
51
#chapter 49 : Misaki VS Jenderal Situ
52
#chapter 50 : Misaki VS Jenderal Situ II
53
#chapter 51 : Misaki VS Jenderal Situ III
54
#chapter 52 : Nyonya Besar
55
#chapter 53 : Supermarket
56
#chapter 54 : MAKHLUK MENAKUTKAN
57
#chapter 55: MAKHLUK MENAKUTKAN II
58
#chapter 56 : Setara
59
SELAMAT HARI RAYA
60
#chapter 57 : Maaf
61
#chapter 58 : An Qi adalah...!?
62
#Chapter 59 : Lebih Tinggi
63
#Chapter 60 : Tiga Gelar
64
#chapter 61: Pingsan
65
#Chapter 62: Kesialan
66
Curhat Penulis (ಥ⌣ಥ)
67
#Chapter 63 : The book of nirvana fire
68
#Chapter 64: Pujian
69
#Chapter 65 : Berpetualangan I
70
#Chapter 66 : Berpetualangan II
71
#Chapter 67: Berpetualangan III
72
#Chapter 68 : Ketidakpatuhan
73
#Chapter 69 : Murid dan Guru
74
#Chapter 70 : Mural
75
#Chapter 71 : Pedang Hitam atau Cambuk Ungu
76
Pengumuman
77
#Chapter 72 : 1 Dewa 2 Dewi
78
#Chapter 72 : 1 Dewa 2 Dewi
79
#Chapter 73: Labirin Pohon Cemara Kipas
80
#Chapter 74: Zhou YuJie
81
#Chapter 75 : Perkataan terlarang (akhir)
82
UPDATE NOVEL REMAKE

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!