Ah.
Hanna melenguh di kala tangan Reza menyelusup ke dalam segitiga merah muda nya. Gigitan Hanna terlepas dari telinga Reza membuat pria tampan itu langsung mengangkat wajahnya.
Reza langsung membungkam mulut Hanna dengan mulutnya. Pria tampan itu menggigit bibir Hanna membuat wanita itu membuka sedikit bibirnya.
Reza memasukkan Indra pengecap nya ke dalam mulut Hanna mengobrak-abrik isi mulut Hanna.
Sedangkan sebelah tangan nya bermain pada aset Hanna, membuat tubuh wanita itu bergetar hebat menahan rasa sensai baru yang ia rasakan.
Bibirnya sangat manis! Aku merasa kecanduan bibir Hanna. Pantas saja Riko dulu bilang kalau ciuman itu bikin candu. Ternyata semua itu benar batin Reza tak tahan.
Pria tampan itu tak pernah berciuman. Maklum saja sifat Reza yang dingin dan tidak peka membuat wanita yang mencoba mendekati nya merasa bosan dan kesal.
Di tambah dengan kriteria Reza yang sangat tinggi. Pintar, cantik, seksi dan kaya. Semuanya ada pada Hanna terkecuali pintar.
Sebab Hanna hanya lulusan sekolah dasar.
Ibu Reza sengaja menjodohkan Reza dan Hanna dengan harapan Hanna bisa merubah sikap Reza yang dingin dan tidak peka. Terlebih lagi sholat Reza bolong-bolong.
Sangat cocok dengan Hanna yang Sholehah. Ibu Reza yakin anaknya akan berubah bila bersama Hanna meski butuh waktu yang lama.
Eummm.
Hanna memukul dada bidang Reza karena merasa sesak. Terlebih lagi luka di hatinya masih ada.
Reza yang sedang dilanda hasrat besar pun tak memperdulikan Hanna. Tak menyerah juga, Hanna menggigit bibir Reza membuat pria tampan itu terpaksa melepaskan ciuman panas itu.
Plakk.
Wajah Reza berpaling ke kiri karena tamparan Hanna yang begitu keras membuat hasrat pria itu langsung menghilang tak berjejak.
"Apa-apaan kamu, Hanna? Kenapa kamu menampar ku! Sudah menjadi kewajiban mu memberikan hak aku sebagai suami mu!" bentak Reza dengan suara yang meninggi.
"Lalu bagaimana dengan ku? Apa kamu sudah memberikan hak ku sebagai istri, huh?" jerit Hanna mendorong Reza.
Namun, kali ini pria tampan itu tak bergeser dari posisi nya. Dia masih menindih Hanna dengan tubuh kekarnya.
Nafas pria tampan itu memburu karena untuk kesekian kalinya Hanna meninggikan suaranya ketika berbicara dengannya.
"Hak apa yang tidak aku penuhi, Hanna? Semua kebutuhan ku aku penuhi dan sekarang ini aku juga akan memberikan nafkah batin untukmu?!" ujar Reza dengan nada sarkas membuat Hanna semakin murka dengan ketidakpekaan Reza.
Ingin rasanya Hanna membedah isi kepala suaminya dengan pisau dapur dan obeng untuk melihat apakah Reza memiliki otak atau hanya tengkorak saja.
"Sudah berapa kali aku bilang, Mas. Nafkah batin bukan hanya berhubungan badan, tapi juga perhatian, cinta dan kasih sayang!"
"Kalau kamu hanya memberikan aku nafkah batin berupa sentuhan belaian. Bagaimana dengan nasib ku bila suatu saat nanti kamu sudah bosan denganku?"
"Atau kamu mendapatkan wanita lain yang kamu cinta sesuai dengan kriteria mu?! Maka, siapa yang paling tersakiti saat ini?!"
"Aku, Mas … aku yang paling tersakiti! Apa kamu tahu alasan aku menolak mu?"
Hanna menjerit seperti wanita yang sedang kerasukan. Dia menunjuk-nunjuk dada bidang Reza.
Bahkan, air mata Hanna keluar dari sudut matanya. Wajah wanita itu memerah.
Reza menatap Hanna dengan tatapan yang tak dapat di artikan. Entah apa yang berada dalam pikiran pria tampan itu.
"Alasan ku menolak mu karena bayang-bayang perceraian selalu menghantuiku. Bagaimana bila suatu hari nanti kamu menceraikan ku karena sudah memiliki wanita pilihan mu sendiri?"
"Aku sudah tidak perawan lagi dan status janda akan melekat padaku! Cap miring masyarakat akan melekat padaku. Karena status janda adalah hal yang paling di rendahkan oleh masyarakat karena mengira setiap janda adalah wanita penggoda yang siap merebut suami orang!"
"Aku gak bisa, Mas! Aku tahu aku dzolim padamu. Tapi, kamu yang terlebih dulu mendzolimi ku!"
"Jangan pernah merasa tersakiti dengan penolakan ku, Mas. Karena kamu sendiri adalah luka untukku!" ujar Hanna dengan suara serak membuat Reza membeku.
Tok tok tok.
"Hanna, Reza … mama dan papa datang, Nak!"
*
*
*
Wkwkwkwk … Mas Reza lagi-lagi skakmat Kan 😁🤣.
Oh iya seperti biasa novel author itu campuran. Tidak full religi karena ada humor dan romantis di dalamnya 😁😁.
Memang karakter Hanna di sini author buat sedikit kanak-kanak. Maklum saja dia lulusan SD langsung masuk pesantren. Apalagi dia sangat jarang bergaul, hanya Sonya yang menjadi sahabat nya.
Maaf telat up karena author masih belum bisa up konsisten seperti biasanya.
Insya Allah lusa mungkin akan rutin update 😁😁🤗
Makasih buat kakak yang udah dukung author. Doa yang baik untuk kakak semua 🥰
Bersambung.
Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰
Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 99 Episodes
Comments
Alan Banghadi
Rasain kamu Reza emang enak di tolak
2025-02-20
1
Jamayah Tambi
Sudah/CoolGuy/
2025-03-21
0
Snow Kim Barbie
JLLEB BANGET OMONGAN HANNA 😡😭
2024-10-25
1