Assalamu'alaikum.
Apa kabar kakak semua?? Semoga baik-baik saja dan selalu dalam lindungan Allah SWT 🥰
Malam ini saya mau curhat sama kakak semua. Saya mau berbagi beban yang belakangan ini saya pikul.
Beban ini juga termasuk alasan kenapa akhir-akhir ini saya jarang up.
Jujur saja saya lagi di timpa masalah berat. Kakak saya baru di tipu orang, ada pembeli di kedai Jepara nya yang memalsukan KTP saat membeli Jepara. Dia cuma membayar satu juta sedangkan barang yang dia beli senilai 9 jutaan.
Alasannya dia akan balik lagi di malam hari untuk membayar. Namun, dari bulan februari sampai April belum di bayar dan menghilang.
Ternyata setelah di selidiki KTP palsu dan di duga pekerjaan nya memang penipu. Kakak saya sudah melaporkannya ke pihak berwajib. Tapi, sampai detik ini belum ada kemajuan.
Padahal satu bulan setelahnya dia juga di duga terjerat kasus penggelapan mobil. Tapi, sampai saat ini pelakunya masih aman-aman aja.
Sudah tiga kali mangkir tapi pelaku tidak hadir juga ke kantor polisi.
Padahal kakak saya dan saya lagi nabung uang untuk renovasi rumah. Sudah bertahun-tahun kami tinggal di rumah yang genteng nya bocor kalau hujan rumah kami banjir 😁.
He he … saya gak malu buat curhat karena memang kenyataan dan keadaan yang mendidik saya untuk tidak malu untuk mengakui kalau saya memang miskin.
(Karena di jaman sekarang kalau malu bakal lapar)
Sekarang sudah ada pekerjaan sendiri niat hati mau bantu meringankan beban orang tua dengan patungan uang gaji untuk merenovasi rumah.
Tapi, kakak saya malah di timpa musibah dia di PHK. Mungkin kalau dia tidak di PHK kami masih bisa merenovasi rumah dan meski di tipu kami gak bakalan sesedih ini.
Karena harapan kami memang lebaran rumah harus siap di renovasi meski genteng aja yang direhab dulu. Nanti kami bakal nabung lagi untuk renovasi yang lain.
Di tahun 2019-2020 kakak saya juga di tipu dalam transaksi membeli motor. Uang yang digelapkan oleh orang yang mengaku bekerja sebagai aparat hukum itu senilai 17 juta.
Pembayaran nya melalui transfer ATM. Padahal uang itu mau beli motor untuk adik kami yang masih SMA karena jarak sekolah dan rumah lumayan jauh.
Bahkan, dulu saat saya masih sekolah sering bolos karena gak ada alat transportasi ke sana.
Sudah kami lapor ke polisi, namun, sampai sekarang pelakunya masih belum di temukan. Padahal di duga sudah banyak korban lainnya.
Sebulan setelah kakak saya di tipu, pelaku juga di duga melakukan penipuan pada korban baru.
Akan tetapi, korban itu memiliki latar belakang orang tua yang berkuasa, sehingga satu Minggu setelahnya uang, ATM, emas, Hp dan motor
korban segera di kembalikan oleh pelaku.
Kami tahu karena kakak saya pernah sharing dengan korban tersebut. Hati kami antara senang dan sedih uang di korban itu di kembalikan.
Senang karena dia tidak rugi seperti kami dan sedih karena uang kami tidak di kembalikan.
Sempat berpikir begini, "Dek, apa karena kita miskin dan tidak punya kuasa ya makanya di tipu dan saat melapor juga kurang di perhatikan?" tanya kakak pada saya.
Saya gak bisa jawab cuma bisa bilang sabar aja.
Sampai sekarang kakak saya psikisnya tertekan. Dia berdagang untuk menafkahi dirinya sendiri karena kami memang bukan orang berada.
Setiap ada pembeli dia takut dan was-was, takut di tipu lagi. Kadang saya juga sering ngintip kakak sholat dia nangis.
Saya tahu bagaimana kecewa nya kakak saya. Karena saya yang paling tahu perjuangan dia.
Dia kuliah pakai uang sendiri yang di dapatkan dari jual bensin enceran di pinggir jalan.
Ya Allah … sedih banget, sumpah! Gak tahu lagi mau mengadu sama siapa kecuali sama Allah.
Hari ini saya belum ngetik untuk update satu bab pun karena batin tertekan. Cuma tidur aja hari ini buat tenangin batin.
Sakit hati karena lihat pelaku masih hidup nyaman. Sedangkan kami masih belum bisa mengikhlaskan semuanya.
Uang segitu banyak buat kami yang kalau makan lauk pauk nya cuma sayur kangkung sama telur dadar di potong lima.
Mungkin yang baca ini ada pak polisi.
"Teruntuk pak polisi yang terhormat!! Saya mohon kerendahan hati bapak untuk membantu kasus kakak saya ini. Sudah dua kali kakak saya di tipu tapi dua-duanya belum ada kemajuan nya, Pak."
"Pelaku yang mengaku sebagai aparat hukum itu rumahnya di samping Kapolres dan pelaku kedua pekerjaannya sebagai PNS. Kedua-duanya itu di beritakan oleh para tetangga mereka berdua adalah mantan narapidana! Kami di Aceh, Pak. Lebih tepatnya Aceh Utara!"
"Bukankah PNS tidak boleh melakukan sesuatu yang membuat namanya cacat dalam hukum. Akan tetapi, sampai saat ini pelaku kedua masih bekerja sebagai PNS!!"
"Informasi dari polisi yang kami terima adalah mereka tidak bisa menangkap pelaku dengan alasan yang masih tanda tanya dalam benak kami!"
"Apakah masih ada keadilan di Indonesia ini untuk kami yang berasal dari kasta rendah?"
"Kami bukan anak orang kaya. Kami wanita mandiri yang harus banting tulang buat menafkahi keluarga dan diri kami sendiri."
"Ayah kami sudah tua, tidak layak lagi mencari nafkah. Tolonglah, Pak! Kalau bukan pada bapak kami meminta bantuan untuk menyelesaikan permasalahan kami, lalu kepada siapa lagi kami harus mengadu, Pak??"
"Sedangkan bapak polisi adalah perantara Allah di dunia ini dalam memberikan hukuman untuk pelaku kriminal!! Saya yakin bahwa masih ada bapak-bapak polisi yang hatinya bersih dan tulus, bekerja karena Allah demi mendapatkan ridho Allah SWT!!"
"Kami butuh uang itu, Pak! Sangat-sangat butuh malah karena kami mau renovasi rumah agar orang tua kami bahagia di hari tuanya!! Kami juga ingin pelaku di hukum agar tidak ada lagi korban yang menderita seperti kami."
"Semoga Allah SWT memberikan Rahmat dan kasih sayang untuk bapak polisi yang sampai saat ini masih bekerja tulus karena Allah!!"
"Kami sudah dua kali melapor tapi sepertinya sia-sia. Tolong berikan kami kepercayaan untuk kami yang pernah kecewa ini, Pak!!"
Dan mungkin ada pelaku yang membaca ini.
"Kalian mungkin bisa membeli hukum dunia dan lolos dari hukuman penjara. Tapi, nanti di akhirat hukum Allah tidak bisa kalian beli! Malaikat penjaga pintu neraka tidak bisa kalian sogok untuk meringankan hukuman kalian! Kalian akan di siksa sepadan dengan dosa-dosa kalian!"
"Ingat!! Azab Allah itu pedih dan tidak akan ada satu pelaku kejahatan pun yang lolos di hari Penghakiman nanti!! Kami akan menuntut kalian di akhirat nanti!"
Teruntuk kakak reader semua tolong bantu author Viralkan ini ke media sosial kakak semua. Karena setelah author pikirkan mungkin kejelasan kasus yang kakak saya alami ini akan jelas setelah beritanya viral.
Karena ini jamannya viral!!
Kalau ada bapak polisi yang mau bantu bisa DM saya di Ig Balqis7850 🙏
Semoga Allah SWT memberikan balasan yang setimpal untuk kakak reader yang membantu saya 🙏😭🥺🥺
Bukti sudah kami pegang, Kak!!
Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏🥰
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 99 Episodes
Comments
Jamayah Tambi
Sekarang byk sangat yg namanya scamer.Pernah saya tanya murid2 bila besar nak jadi apa.Ada yg nak jd polis,askar,doktor,akitek,jurutera,pilot,guru.Tp jawaban seorang murid yg sangat menarik perhatian saya.Dia mau jadi scamer.Kerja tak susah cuma call orang dah dapat uang/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
2025-03-21
0
Miftahun Nikmah
berdoalah kak. doa org yg didzolimi akan dibayar tunai oleh Allah,
2025-02-27
2
Cicih Sophiana
Ya Allah semoga kk di kasih kesabaran yg lebih,di kasih rezeki yg melimpah, kesehatan dan bahagia dunia akhirat... Aamiin🤲🤲🤲dan semoga pelaku cepat tertangkap dan di adili Aamiin🤲
2025-01-31
1