Di tempat yang lain tepatnya di kerajaan Vitwins, Para prajurit dan petualang sedang bersiaga karena setelah terjadinya gempa mereka di serang oleh monster belalang.
Sekarang mereka di hadapkan lagi dengan monster serangga lain yang tidak mempunyai akal mereka bergerak menggunakan instingnya saja.
Itu di akibatkan karena raungan mahluk yang berlevel tinggi dengan katagori level bencana, mahluk yang berada dalam goa yang aura nya menyebar sehingga membuat monster serangga yang berlevel rendah merasa takut dan ikut mengamuk menyerang ibukota kerajaan.
Di benteng kota para prajurit berderet bersiap dengan bersenjatakan busur.
"Persiapkan senjata kalian, Bidik para Monster itu"
Komandan pasukan memerintahkan prajurit yang memegang senjata berupa panah membidik para Monster yang semakin mendekat menuju gerbang kota.
"Siap komanda sudah kami bidik"
Seru para prajurit
Lalu komandan itu pun berteriak
"Tembak......"
Para prajurit pun menembakan anak panahnya ke arah monster tersebut.
Anak panah pun melesat keangkasa dan menghujani monster monster serangga yang akan menyerang kota.
"Lapor Komandan Dalton, para petualang, penyihir, dan prajurit berpedang sudah siap di balik pintu gerbang untuk menyerang"
Lapor salah satu prajurit
"Baik lah segera buka gerbang dan serang monster monster itu"
Komandan Dalton memerintahkan
"Siap laksanakan komandan"
Lalu prajurit itu berlari kebawah benteng kota dan berteriak
"Buka gerbang.....dan bersiap menyerang"
Semua bersorak sambil mengangkat senjata mereka
"Ya......"
"Ingat kita disini untuk berjuang dan melindungi kota dan penduduknya, jangan sampai ada monster satu pun yang masuk gerbang ini"
Teriakan yang menyemangati para prajurit
Mereka pun bersorak lagi
"Ya....."
"Kita Harus menang"
"Ya ..."
Sorakan dan seruan penyemangat terus dilontarkan mereka.
"Bunuh para Monster itu sampai habis"
"Bunuh...bunuh...bunuh"
Mereka saling bersautan
Lalu gerbang pun mulai terbuka dan mereka pun siap bertempur, tidak ada rasa takut di hati mereka karena semangat untuk melindungi tempat tinggal mereka dari serangan para Monster.
"Serang.....serang....serang....."
Ketika pintu telah terbuka penuh mereka pun berlari untuk menyerang.
Pasukan Berkuda memacu kudanya dengan kencang dan menghunuskan tombaknya kepada para Monster.
"Ayo....habisi semua"
Monster pun di serang oleh para petualang dan prajurit kerajaan, pertarungan di luar gerbang sangat sengit.
Banyak monster serangga yang sudah di taklukan, dan ada juga korban jiwa di pihak pasukan kerajaan Vitwins. Dan akhirnya pertempuran itu di menangkan oleh pasukan Vitwins.
Banyak orang yang terluka bahkan ada juga yang meninggal, semua bangkai monster di kumpulkan para petualang dan prajurit lalu mereka bakar.
Para prajurit dan petualang yang terluka mereka bawa ke dalam benteng kota untuk mereka obati dan korban yang meninggal segera mereka makamkan.
Setelah semua itu selesai mereka pun berkumpul di Guild Petualang, mereka merayakan kemenangan dengan makan dan minum minum.
Salah seorang prajurit memasuki Guild Petualang dan menghampiri 3 orang petualang.
"Tuan ber tiga saya minta maaf, saya utusan dari raja Ganford"
Prajurit itu sambil menghadap para petualang itu.
"Ada perlu apa yang mulia raja memanggil kami"
Balas dari ketua party petualang
"Saya hanya di suruh untuk menyampaikan pesan saja, kalian disuruh menghadap yang mulia raja segera"
"Baiklah kami akan segera menghadap"
Lalu prajurit itu pun pergi meninggalkan Guild Petualang, dan merekapun melanjutkan pestanya.
Di dalam singgasana kerajaan, raja Ganford dan komandan Dalton sedang berdiskusi, tiba tiba datang ke tiga petualang menghadap dan mereka pun berlutut.
"Kami bertiga menghadap tuanku raja, ada keperluan apakah Baginda raja memanggil kami"
Lapor ketua party petualang
"Bangun lah kalian"
Perintah raja
"Saya mendengar bahwa kalian adalah petualang terkuat yang ada di Guild Petualang ini, dengan level Gold"
Raja Ganford memuji
Sambil cengegesan si ketua party petualang merendah
"Tuan ku raja menyanjung kami, iya kami memang peringkat Gold, tapi kami tidak benar-benar kuat seperti yang tuanku raja bayangkan"
Raja pun langsung menuju inti pembicaraan
"Saya punya tugas untuk kalian bertiga, ada laporan sumber gempa ada di wilayah hutan kabut misteri, dan ada pancaran aura jahat di balik gunung kedua daerah gunung deret kembar"
"Itu kan gunung tempat di segelnya monster harimau dengan level bencana 50 tahun yang lalu"
"Iya benar itu memang tempat di segelnya Raja harimau putih yang di segel penyihir suci tuan Volyaw Fahetar"
"Lalu tugas kami apa tuanku raja"
"Tugas kalian tidak berbahaya, hanya cukup mengintai saja dan memastikan apa yang terjadi di gunung deret dan di hutan kabut misteri"
"Bagai mana dengan bayaran kami tuanku raja, karena perjalanan dari sini ke gunung deret dapat di tempuh selama 1 Minggu berjalan kaki dan kalau menaiki kuda dapat di tempuh selama 3-4 hari, dan perjalanan dari gunung deret sampai masuk ke dalam hutan kabut misteri selama 1 Minggu berjalan kaki. Kita punya waktu pulang pergi sampai terkumpul informasi paling lama 1 bulan dari sekarang"
"Tenang saja sudah saya siapkan biaya untuk operasional kalian"
Raja Ganford mengambil sekantong koin emas, lalu memberikannya kepada ketua party petualang.
"Terima kasih Tuanku raja, besok pagi kami akan berangkat dan akan kembali secepatnya kalau tugas mengumpulkan informasi kami selesai"
"Ya saya tunggu kabar baik dari kalian, dan uang itu sebagai uang muka, setelah kalian selesai saya akan berikan uang lagi"
Lalu Mereka pun Pergi
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 255 Episodes
Comments
Fandi H. A
semangat terus
2021-12-04
1
Fandi H. A
terus berkarya
2021-12-04
0
Fandi H. A
semangat
2021-12-04
0