Setelah mereka masuk mereka pun berbincang-bincang ringan.
"Tidak menyangka ternyata Tuan dan nyonya adalah Raja dan Ratu tempat ini, maafkan kami yang bodoh ini telah tidak sopan terhadap Tuanku raja dan ratu"
Yudi berbicara
"Sudah jangan sungkan anggap saja saya seperti yang lainnya, dan jangan panggil saya raja panggil saja saya Bos"
Yudi menyatakan diri sebagai Bos bukan sebagai raja.
Lalu Melia pun bertanya
"Harus memanggil apa kita kepada nyonya Ratu"
Lili pun menjawab dengan tegas
"Panggil saja saya Ratu Golem, karena pasukan Golem yang ada di sini dibawah kendali saya"
Setelah bincang bincang Yudi pun menyuruh Goblas dan para HobGoblin menempati bangunan yang telah mereka buat, di sebelah kiri bangunan utama yang memiliki sekitar 200 rumah.
Di dalam benteng kastil yang di bangun Yudi dan Lili terdapat bangunan dan Rumah untuk di diami nantinya oleh para calon rakyat kastil.
Bangunan itu terdiri dari bangunan utama raja dan ratu atau area pribadi Yudi dan Lili yang termasuk rumah pohon, dan di depan area pribadi terdapat kantor operasional kerajaan, di sebelah kiri terdapat 200 rumah yang sekarang akan di diami oleh para HobGoblin.
Di sebelah kanan terdapat 200 rumah yang belum ada penghuni, di jalur tengah terdapat bangunan yang saling berhadapan sepanjang jalur utama dari kantor operasional sampai ke dekat pintu gerbang.
Berderet bangunan yang akan di gunakan sebagai Hotel atau penginapan, pemandian air panas, Toko-toko, restoran dan bangunan perkantoran lainnya.
Bukan hanya itu saja di dekat kantor operasional terdapat bangunan yang luas dan megah itu nantinya di gunakan sebagai kantor keprajuritan gudang senjata dan Barak prajurit bangunan itu di sebut Balai Prajurit.
Bangunan lain yang lebih besar dari yang lain adalah Sekolah dan Rumah sakit, Yudi dan Lili sangat memperhatikan betul tentang detail dan apa saja kegunaan gedung-gedung itu.
Meskipun sekarang belum di pakai tetapi suatu saat negri yang di bangun oleh Yudi dan Lili akan menjadi Kerajaan yang besar dan di segani oleh kerajaan dan negara lain.
Ke Esokan harinya para HobGoblin berbagi tugas untuk membetulkan bangunan dan rumah yang belum sempurna dan masih memiliki kekurangan dengan penambahan kayu dan lainnya.
Mereka bekerja dengan giat dan merasa senang karena tempat yang sekarang mereka tinggali sangat sangat layak untuk mereka tempati, selain tempatnya yang bagus dan nyaman keamanannya pun terjamin karena prajurit Golem Tampa henti dan silih berganti berpatroli.
HobGoblin itu menebang kayu, untuk di bawa kedalam kastil yang lainnya ada yang bercocok tanam di dekat kandang gembala. Dan banyak pekerjaan lain yang di kerjakan mereka.
Ketika beberapa HobGoblin sedang mengangkut kayu mereka berpapasan dengan Yudi.
"Selamat Siang Bos"
"Selamat siang, eh bisakah saya minta kayu yang besarnya se besar kalian"
Pinta Yudi
Mereka pun membalas
"Siap Bos"
"Tolong ya simpan di gedung Balai Prajurit"
Mereka pun mematuhi perintah Yudi dan membawa banyak bongkahan kayu yang seukuran manusia.
Bongkahan kayu itu di letakan dengan posisi berdiri mereka membawa bongkahan kayu itu sebanyak 500 batang kayu yang ukurannya sama.
Yudi pun mengajak Lili untuk membuat Golem dari batang kayu seperti yang pernah mereka buat sebelumnya.
"Dek kita buat Golem lagi, Abang sudah suruh para Goblin itu untuk membawakan kayu sebesar ukuran manusia"
"Emang disimpan di mana kayu nya bang"
"Abang suruh mereka menyimpannya di gedung Balai Prajurit"
"Memangnya untuk apalagi membuat Golem lagi kan kita sudah mempunyai penduduk baru yaitu para Goblin"
"Kita bikin Golem lagi untuk di jadikan prajurit kita, kan ada pribahasa Negara yang kuat adalah memiliki para prajurit kuat"
"Ya sudah ayo kita buat Golem lagi, tapi ingat jangan bikin Golem perempuan yang seksi kayak seperti kemarin ya, adek gak suka"
"Iya gak akan dek, sekarang kita buat prajurit laki laki saja"
Yudi dan Lili berjalan menuju gedung Balai Prajurit.
Sesampainya di sana Yudi dan Lili bersiap menggunakan sihir Penciptaan dan mereubah kayu kayu itu menjadi boneka yang mirip manusia dan kebanyakan seperti yang tadi di katakan Lili. Yudi banyak merubah kayu itu menjadi wujud laki laki dan beberapa juga ada perempuan.
Lili membantu memasangkan kristal merah tetapi mereka menggunakan kristal merah yang kecil, sengaja karena Golem tersebut akan di gunakan sebagai prajurit biasa dan sebagian lagi mengurus kebersihan kota dan menjaga peternakan.
Dengan di buatnya Golem Golem itu kastil yang dibangun oleh Yudi dan Lili layaknya seperti kota pada umumnya walaupun penduduknya baru Goblin dan Golem yang Yudi dan Lili buat.
Tapi mereka yakin suatu saat kota ini akan menjadi kota yang damai dengan penduduk dari berbagai ras Monster maupun manusia.
Yudi dan Lili ingin tempat yang mereka buat adalah tempat seperti surganya para Monster dan manusia, tidak ada diskriminasi antar ras merka hidup damai berdampingan satu dengan yang lainnya.
Setelah Yudi dan Lili menyelesaikan tugas tugasnya mereka pun jalan jalan melihat pekerjaan yang di lakukan para Goblin.
Menjelang sore Yudi menyuruh Goblas mengumpulkan Para Goblin di alun-alun depan kantor operasional kerajaan, setelah mereka berkumpul Yudi mengumumkan beberapahal.
"Terima kasih kalian telah berkumpul disini, saya akan menyampaikan beberapa hal mengenai hak dan kewajiban kalian sebagai penduduk baru kerejaan ini, selain itu saya akan mengangkat Goblas sebagai Petinggi kota ini, dan saya membutuhkan para pemuda tangguh untuk melindungi kerajaan ini"
Mereka pun bersemangat mendengarkan pidato Yudi.
"Saya berencana membentuk Prajurit Goblin dan akan mulai berlatih besok pagi di tempat ini siapa pun yang ingin mengabdikan diri sebagai prajurit kerajaan kalian boleh datang dan berkumpul disini besok pagi baik laki-laki maupun perempuan semua boleh ikut serta"
Semua semangat dan bersorak
"Yaaaa......."
Para Goblin itu pun saling berbisik
"Ini saatnya saya membuktikan kesetiaan saya"
"Iya kita akan menjadi prajurit yang akan di banggakan tuan Kita"
Lalu Yudi melanjutkan pidatonya
"Rakyat ku disini kita memiliki aturan mutlak yang harus di patuhi siapa pun yang menentang dan melanggarnya mereka akan mendapatkan hukuman yang berat,
Aturan ini antara lain
Dilarang Membunuh, dan mendiskriminasi mahluk yang lebih lemah dari kita
Dilarang Mencuri dan Mengambil hak orang lain.
Dilarang Meminum minuman keras.
Dilarang melakukan perzinahan
Dilarang Berjudi
Dan yang terakhir
Dilarang melakukan praktek perbudakan
Selain itu siapapun tidak diperbolehkan membawa senjata tajam kecuali para prajurit kerajaan.
Mereka pun sepakat dan siap mematuhi semua aturan yang di buat oleh Yudi.
Lalu Lili pun ikut angkat bicara
"Karena kerajaan adalah kerajaan yang baru maka kerajaan ini belum memiliki nama apakah kalian mempunyai ide untuk memberi nama"
Mereka pun membatu tidak bergerak dan berkata apapun, mereka di suruh mencari nama untuk kerajaan yang mereka tinggali, itu adalah tugas yang paling sulit untuk mereka lakukan, jangankan nama kerajaan mereka menamai nama sendiri saja tidak bisa.
"Kenapa kalian diam"
Goblas pun berbicara
"Mohon maaf Ratu Golem, kami saja di beri nama oleh kalian berdua, kami tidak bisa memberi nama sendiri apa lagi memberi nama kerajaan ini"
"Oh iya, yah kenapa tidak kepikiran ya"
Yudi dan Lili berdiskusi
"Nama apa yang cocok untuk kerajaan yang kita buat ya bang"
"Abang ada ide"
"Ide apa bang"
"Kamu kan sekarang di panggil ratu Golem"
"Iya terus"
"Iya Ratu Golem"
"Apa hubungannya dengan nama Ratu Golem"
"Ih adek belum engeh ya, kamu Ratu Golem dan penduduk kita mereka adalah monster dari ras Goblin"
"Oh iya bang, Bagai mana kalau nama kerajaan ini Golemonst, perpaduan dari Ratu Golem dan Monster"
"Nah itu yang Abang maksud"
Lili pun tersipu malu
Dia pun mendeklarasikan nama kerajaan yang mereka buat ini.
"Semua dengarkan saya akan memberi nama kepada kerajaan ini"
Mereka pun mendengarkan dengan tegang
"Negara ini Bernama Golemonst"
Merka pun seketika bersorak gembira
"Hore ....."
Dan berteriak
"Golemonst...... Golemonst..... Golemonst"
Kerajaan yang telah di bangun oleh Yudi dan Lili sekarang memiliki nama resmi yaitu Kerajaan Golemonst.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 255 Episodes
Comments
Arjun Saputra
kapan manusianya datang
2024-07-17
0
Kiana
Kenapa harus panggil Bos? Sedikit aneh bagiku
2022-03-12
2
Fandi H. A
mamtab
2021-12-04
0