Di halaman rumah pohon Lili sedang asik bermain dengan Golem tanah, Lili memerintahkan Golem Golem itu berbaris tiga bersap layaknya seperti pasukan Pramuka yang sedang berlatih baris berbaris.
Karena pada waktu di dunia asalnya Lili adalah seorang Anggota Pramuka aktif dan dia juga sebagai salah satu anggota kuartir ranting cabang Baleendah, dan melatih Pramuka di salah satu Sekolah menengah pertama di daerahnya.
Lili pun bernostalgia dan menjadikan Golem itu pasukannya dan dia sebagai pemimpin tegunya.
Lili berteriak
"Siap gerak"
Para Golem itu berdiri tegak
"Rencang depan gerak"
Golem itu pun bergeser dan merentangkan tangan kanannya ke depan.
"Tega...k gerak"
Golem menurunkan tangannya.
"Jalan di tempat gerak"
Golem itu pun ikut perintah Lili menggerakan kakinya ke atas dan kebawah, semuanya Dangan serempak jalan di tempat.
Dari kejauhan Yudi mengendarai motor, pulang dari berburu, Yudi melihat Lili sedang di kelilingi oleh monster Berbentuk besar berwarna coklat yang berlumuran tanah.
Tidak banyak berpikir Yudi menancap gak keras keras dan motornya pun melaju dengan cepat, supaya cepat sampai dan bisa menyelamatkan Lili dari monster yang sedang mengerumuninya.
Di sana Yudi sangat panik, ketika dia sudah dekat dia pun tanpa ragu mengeluarkan sihir yang begitu dahsyat untuk menyerang monster monster itu.
"Tembakan Bola Api..."
Wus ....
Bola api keluar dari tangan Yudi dan dengan cepat melesat
"Tebasan Pisau angin......"
Wus.....
Angin kencang menerjang.
Yudi menyerang dengan membabi buta.
Golem pun terkena tembakan bola api, dan sebuanya kebakar lalu di terjang angin dasyat seperti pisau yang banyak dan memotong bagian bagian kecil Golem tersebut sehingga hancur tak tersisa.
Setelah menghancurkan Golem Golem itu, saking paniknya Yudi melompat dari motor.
Brak...
Motor yang di kendarai Yudi terjatuh di rerumputan. Dan Yudi pun berlari menghampiri Lili lalu memeluknya erat.
"Adek sayang apakah kamu tidak apa-apa"
Lili bingung dan sedikit marah karena Yudi telah menghancurkan mainanya dengan sihir elemen api dan sihir elemen angin.
"Apakah adek terluka"
Sambil ter engah engah jantung Yudi berdebar karena panik
Lili melepaskan pelukan Yudi dan sedikit marah
"Ih.....Abang ini"
"Kenapa dek kok marah bukannya senang sudah Abang tolong ini malah marah marah"
Yudi kebingungan melihat tingkah laku Lili
Lili pun memukul manja dadanya Yudi
"Abang..., Kok malah di hancurin sih"
"Itu monster kan dek, yang menyerang adek, ya Abang hancurin dong"
"Itu Golem buatan adek, bang. Adek cape tau bikinnya"
Yudi menunjukan wajah bodohnya dan meminta maaf karena telah menghancurkan Golem buatan Lili.
"Maaf dek, Abang kira itu monster yang mau menyerang adek, jadi Abang panik"
"Terima kasih Abang telah menghawatirkan adek, berarti Abang sayang sama adek"
"Iya dong adek kan istri Abang satu satunya"
Yudi sambil tersenyum dan mencubit manja pipi Lili yang memerah.
Lili mengganti topik pembicaraan
"Eh bagai mana hasil berburu Abang"
"Tenang saja dek, Abang dapat banyak sekarang"
Lili pun mengajak Yudi untuk ke kandang gembala.
"Adek juga sudah selesai membuat kandang gembala buat kambing yang akan di ternak, yu tengok sini"
"Iya dek ayo"
"Tapi benerin dulu tuh motor yang tadi Abang jatuhkan nanti rusak dan tidak bisa di pakai lagi"
Yudi pun mengambil motornya dan kemudia membawanya dan menyimpanya dekat rumah pohon, lalu dia pergi dengan Lili ke kandang gembala.
"Ini bang benteng kandang gembala nya cukup tidak atau terlalu tinggi"
"Sudah dek tingginya sudah cukup dan yang kamu buat besar sekali cocok untuk ternak kambing sistem gembala, sama pemilihan tempat yang sungguh bagus"
Lili tersipu malu di puji oleh Yudi
"Mana bang kambingnya, cepat keluarkan dari sihir item Room nya"
Yudi pun melompat ke benteng lalu menggunakan sihir item Room untuk mengeluarkan hasil buruannya.
Kambing kambing yang terikat di lepas satu per satu oleh Yudi, dan kambing itu pun berlarian kesana kemari.
"Ada berapa ekor kambing yang Abang tangkap"
"Total semua ada dua puluh lima ekor kambing, dua puluh ekor kambing betina dan lima ekor kambing jantan"
"Wah banyak sekali yang Abang tangkap, apa tidak akan merusak ekosistem kalau kebanyakan begini"
"Tenang saja dek, populasinya masih banyak kok, kita kan berburu untuk di ternakan bukan sengaja untuk membunuhnya"
"Itu ayam hutannya masukin kandang sebelah sini, adek sudah buat sengaja buat ayam dan burung"
Yudi pun memasukan semua ayam hutan, dan memasukan burung di kandang sebelahnya.
"Kok itu kambing satu tidak Abang lepas, dan hewan apa itu yang lucu"
"Kambing yang satu itu kayaknya sudah tua, kita sembelih saja buat bahan makanan kita, dan hewan ini Abang akan jadikan peliharaan"
"Ih lucu gemes gemes"
Mereka pun kembali ke rumah pohon karena waktu sudah menjelang sore.
Lili memunguti kristal merah dan berkata dalam hati
"Untung kristal ini tidak hancur jadi bisa di gunakan lagi untuk membuat Golem besok pagi"
Setelah memunguti kristal tersebut Lili masuk ke rumah pohon, baru sampai pintu Lili berterika kepada Yudi.
"Bang kambingnya nya eksekusi dulu buat kita masak soalnya gak ada buat makan malam"
"Iya dek bentar ini Abang juga sudah siap untuk sembelih kambingnya"
Yudi pun menyembelih kambing tersebut, dia cekatan dalam menyembelih kambing dan memotongnya dalam bagian-bagian kecil.
Dulu waktu di dunia asalnya dia adalah panitia kurban dan sangat ahli dalam memotong daging kurban. Dia pun pernah jadi juara potong hewan kurban dan menjadi bagian-bagian kecil yang siap untuk di bagikan kewarga. kejuaraan antar DKM se kecamatan Katapang, yang di adakan setiap hari raya idul adha setelah melakukan sembahyang ID.
Setelah selesai menyembelih dan mencincang daging kambing tersebut dia memasukannya kesalam sihir dimensi item Book karena dengan memasukan kedalam sihir item Book waktu yang ada di ruang tersebut seakan berhenti, jadi tidak akan menjadi busuk dan tidak merubah suhu, rasa dan bau.
Dengan demikian mereka bisa mengambil kapan saja daging tersebut dengan sesuka hati dan memasaknya.
Burung dan ayam yang lemas dan hampir mati ikut di bembelih dan di panggang oleh Yudi sampai matang kemudian setelah itu di masukan juga kedalam sihir dimensi item Book.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 255 Episodes
Comments
ANM (PENGAMAT)
Hmhm makin bagus nih
2021-12-12
3
Fandi H. A
seru
2021-12-04
0