"Berhenti disana. aku ingin kamu yang merancang desain, aku ingin menyampaikan ketidakpuasanku letakkan rancanganmu di meja". Debby shen berusaha menahan emosi dalam dirinya, kalau membiarkan dia pergi bagaimana nanti tidak bisa untuk menyulitkannya..
Candice cheng duduk lagi.. " Mohon, tunjukkan bagian mana dari rancanganku yang tidak membuatmu puas, aku nanti akan perbaiki"
Debby shen menatap rancangan yang sempurna. Dia sebenarnya bingung bagian mana yang harus di perbaiki. ..lalu dia tersenyum. "Ini, aku merasa bagian ini terlalu kecil..Apa kamu pikir andreas lu tidak mampu membayar permata yang lebih besar??? Dia adalah orang terkaya kedua di dunia, kamu bisa membayangkan berapa banyak uang yang andreas lu punya"
Candice tersenyum dingin... Ia baru saja bertemu dengan orang terkaya di dunia.. Namun, apa hubungannya dirinya dengan orang terkaya di dunia..???
Debby shen seperti orang yang tidak mengerti desain..Lalu ia berkata. "Aku ingin bagian permata ini di perbesar dua kali lipat. ..Aku ingin semua orang melihat permata yang bersinar."
"Kamu yakin bagian permata di perbesar dua kali lipat" Candice tahu pasti dia akan merasa berat memakai cincin ini nanti..
"Ya, aku ingin permata yang besar dan tambahkan beberapa perhiasan di bagian ini, Aku ingin membuat cincin yang berbeda dari lainnya"
"Apakah kamu sudah yakin dengan semua ini?" candice memastikan
"Benar, aku ingin kamu menambahkannya, kenapa?"
"Kalau begitu aku akan memperbaiki sesuai dengan permintaan kamu, apakah kamu puas?"
Candice kesal akan sikap debby shen.
"Candice cheng, jangan lupa aku adalah klien. Kamu jangan bersikap tidak sopan denganku"
"Baiklah nyonya lu, karena sudah tidak ada yang ingin kamu sampaikan aku akan pergi dulu.. Kalau sudah jadi aku akan memberi kabar padamu". Candice langsung pergi dengan kertas desain di pelukannya, lagipula anaknya masih bersama dengan bernett gong dan hatinya merasa tidak tenang..
Wajah debby shen merah karena marah. Ia ingin sekali menyulitkannya. Namun, candice cheng ini mirip sekali dengan kapas, sehingga dia tidak merasa sakit walaupun di tusuk berulang kali..
Ia teringat baru saja membeli mobil baru. Ia pergi mengikuti candice untuk menyombongkan diri berkata."Candice, bagaimana kalau aku mengantarmu pulang, kebetulan aku lewat jalan depan perusahaanmu..!"
"Tidak perlu, aku ada mobil."
Debby shen langsung ingin tertawa, pasti dia memiliki mobil rendahan.Sehingga ia ingin menyombongkan diri.
Ia turun di belakang candice .Kebetulan mobil debby shen di parkir pas depan cafe..
Debby shen tentu langsung menekan tombol kunci mobil merahnya yang berharga milyaran. Ia sengaja ingin memamerkan mobilnya kepada candice cheng. Namun, candice cheng malah berjalan ke mobil super mewah rolls royce edisi terbatas, dia langsung masuk ke pintu belakang dan menutup pintu..
Setelah beberapa detik mobil itu meluncur pergi meninggalkan cafe..
Astaga... debby shen begitu tercengang... Bagaimana bisa dia memiliki mobil terbaik di dunia?? Mobil itu sangat istimewa dan sulit untuk di temui di jalanan..
Debby shen merasa sangat kesal.. Seperti baru saja tertampar dengan keras. Ia memasuki mobil merahnya dengan wajah memerah.. Ia tidak menyangka langsung di tampar tepat sasaran saat akan menyombongkan diri pertama kali..
Apakah dia berhubungan dengan orang super kaya beberapa tahun ini..??
Debby shen tersenyum dingin.. Ia tidak perduli dia berhubungan dengan siapapun..Dia tidak akan bisa menghapus masa lalunya. Selama ia bisa mengetahui siapa lelaki itu, dia akan memberi tahu semua keburukan dan kotoran candice cheng di masalalu kepada lelaki tersebut..
Di dalam mobil.
Sembari melihat ke luar jendela candice merasa sangat puas.. Ia tahu debby shen pasti bermaksud untuk pamer mobilnya. Namun, dia langsung tertampar saat melihat mobil milik bernett gong... Candice merasa bersyukur bernett gong menyuruh sopirnya mengantar..
Debby shen pasti merasa iri melihat mobil ini tadi..
"Nona cheng, sekarang kita langsung menuju istana tuan gong"
Candice melihat jam tangan sebentar sudah jam lima lewat pasti bernett gong sudah pulang.. "Baik, kita langsung menuju rumahnya."
Mobil mengarah keluar dari pusat kota melaju dengan kencang dan stabil. ..Beberapa sudah sampai di istana bernett gong yang berada di tengah hutan miliknya..
Istana putih abu-abu di tengah hutan, seperti castil di negeri dongeng..
Melihat istana dari jarak dekat. Candice merasa takjub, berapa kekayaan orang ini, sehingga punya hutan pribadi di tengah-tengah kota..
Ia menelan ludah, hatinya merasa sangat cemas...Semakin kaya orang ini ,semakin besar memenangkan persidangan hak asuh anak..
Gerbang besi terbuka begitu candice mendekati gerbang...satpam begitu cekatan saat mendengar mobil parkir di depan gerbang.. Seorang pria menyambut."Nona cheng ya pasti"
"Benar,bernett gong sudah pulang..?"
"Tuan muda sedang menemani tuan muda kecil menonton film di lantai tiga di ruangan theater."
Candice ingin segara bertemu dengan anaknya langsung masuk ke dalam rumah...
Tuan muda sudah memerintahkan membiarkan apa saja yang akan dilakukan oleh candice ...
Saat memasuki rumah sangat membuat candice terkesima... lantai terbuat dari marmer, desain di dalam rumah benar-benar elegan dan mewah...
Candice sadar dari lamunannya langsung menuju tangga putar untuk menuju ke lantai tiga..
Candice tiba di lantai tiga. Semua yang berkaitan dengan lantai ini adalah hiburan dan olahraga... Ruang gym mewah, meja bilyar ,dll.
Ia kemudian tiba di ruangan yang pintunya tertutup. Ia menebak ini pasti ruangan theater, mengulurkan untuk membuka pintu..
Yang dia lihat adalah bayangan tubuh bernett gong sedang duduk di atas sebuah sofa. Ruangan ini remang-remang.Ketika candice ingin mengatakan sesuatu,Bernett langsung memberi isyarat untuk diam... Ternyata bryan sedang tertidur pulas di atas pangkuannya..
Candice cheng seketika merasa tersaingi.. Selain dalam dekapannya bryan tidak pernah tertidur...ternyata bryan juga bisa tertidur di pangkuan bernett ..
Ia mendekati mereka berdua... kemudian mengangkat tubuh bryan ke pelukannya di berbisik pelan ke anaknya. " Bryan, ini mommy". Anak ini sebenarnya sudah menyadari kedatangan mommynya.Tetapi dia tidak mau bangun dan melanjutkan tidurnya..
Pindahkan ia ke kamarku, biarkan di tidur disana.. ucap bernett gong pelan
Candice sebenarnya ingin membiarkan anaknya tidur di dekapannya. Namun, ruangan ini terlalu gelap.Ia tidak ingin berlama-lama disini, berjalan keluar ruangan theater..
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 440 Episodes
Comments
Umi Kuntjara
Wah, gimana kelanjutannya, menari sekali
2022-03-28
1
Fitrianah
gimana Debby...mak jlebb kan😁
2022-02-27
0
Atik Jumiati
berneth jgn sakiti candice...
2021-11-16
0