"Seingatku di keluarga gong tidak ada yang punya anak sekecil ini..kamu salah orang mungkin??" asisten yan berbicara sambil jongkok
"Aku tidak salah orang. Pamanku memang bernama bernett gong, kamu bawa aja bertemu dengannya.".ucap bryan cheng dengan percaya diri
"Tas kecil ini isi apaan?"# asisten yan merasa was-was
"Ini hanya snack dan makanan ringan, tante mau lihat..?" bryan langsung membuka tasnya dan asisten yan langsung memeriksanya, memang benar di dalam hanya ada roti, makanan ringan, tisu serta obat nyamuk semprot khusus anak-anak.
Tante resepsionist yang di sebelah senyum-senyum sendiri. Anak ini sungguh terlalu lucu.
Bryan cheng cerdas menaruh cv mommy di bagian tersembunyi.
Asisten yan masih curiga meskipun isi tas tidak barang berbahaya. "Seingatku di kekuarga gong tidak ada anak seumuran kamu.??
"Aku pokoknya mau bertemu dengan pamanku. Antar saja aku menemuinya, pasti dia mengenali aku."
Asisten yan menatap wajah imut bryan cheng dengan seksama. Memang wajah mereka berdua sangat mirip.Expresi di wajahnya juga sama persis.
"Kamu yakin, kamu anggota keluarga gong?"
asisten tidak bisa membiarkan orang sembarangan bertemu dengan ceo gong.
"Awas ya tante. Kalau aku sampai marah aku akan mengadu pada pamanku." Bryan cheng mengancam sambil mengangkat kedua alisnya.
Kenapa anak ini sangat mirip. Saat marah juga sama -sama mengangkat alis. Asisten yan tidak mau mengambil resiko mengantar bryan cheng ke ruangan ceo gong.
"Baik,..baik.. tante akan mengantar kamu menemui pamanmu."
Tante resepsionist agak kecewa.Karena kesempatan bertemu ceo gong gagal.
Akting bryan lagi-lagi berhasil. ..yang menghalangi sekarang hanya sebuah pintu. bryan merasa bahagia..
Asisten mengetuk pintu lalu masuk ke ruangan.
Melihat ruangan kerja bernett gong bryan cheng terkesima, mmmmm sungguh mewah
Bernett gong melihat asisten yan datang bersama anak kecil. Namun muka anak kecil itu belum kelihatan karena terhalang tubuh asisten yan.
"Ceo gong, keponakan kamu ingin menemuimu.." asisten yan mencoba menjelaskan.
Bryan c langsung berdiri ke samping asisten yan. Dia sama sekali tidak takut dengan bernett gong dengan wajah dinginnya. Sebaliknya bryan malah melihat sosok familiar yang selama ini menjadi daddy nya. Bryan cheng menampilkan senyuman sambil melambaikan tangan ke arah ceo gong.
Bernet gong terkejut, 'Sepasang mata ceo gong langsung membuka lebar-lebar matanya. Anak ini persis seperti dirinya saat kecil..
Wajah putihnya yang lucu dan tampan, seperti kembaran dirinya saat kecil dulu..
Saat bernett gong masih terkejut bryan berkata.
"Tante bisakah kamu keluar dulu.??. Aku mau berbicara pribadi dengan pamanku."
Asisten yan masih tercengang. Apakah anak ini beneran keponakan bosnya???
Bernett gong langsung memberikan isyarat lambaian tangannya agar asisten yan keluar.
Asisten yan hanya bisa pasrah keluar ruangan. Padahal dia masih penasaran kenapa anak ini mirip sekali.
Mendengar pintu tertutup bryan menatap wajah ceo gong sungguh-sungguh. "Maaf, tuan gong aku ingin menemuimu.Makanya aku berbohong menjadi keponakanmu.. Kamu tidak marah kan?"
"Untuk apa kamu ingin bertemu denganku.?" Suara ceo gong agak serak
"Karena aku ingin menyerahkan cv mommy padamu." Bryan cheng membuka tasnya untuk mengeluarkan cv mommy.
Entah mendapat kesabaran dari mana ceo gong menerima cv tersebut. Ketika melihat cv tersebut,karena tulisan anak ini tidak bagus dan isi cv acak. dia melihat foto wanita di pojok cv.
"Apakah mommy mu melamar kerja disini..???"
Bryan cheng langsung geleng-geleng kepala. "Tidak. tidak.. dia ingin melamar jadi kekasihmu"
Mommymu???? bernet gong tidak bisa menahan tawa sejenak.Dia tidak habis pikir ada anak seberani ini. Dilihat dari tulisan cv memang seperti tulisan anak-anak dengan pensil warna.
"Teman kecil aku tidak tertarik dengan mommymu. Aku malah tertarik sekali denganmu,siapa namamu teman kecil..?"
"Mengapa kamu tidak tertarik dengan mommy, padahal dia sangat cantik.". bryan cheng kesal
" Kamu benar-benar mencariku untuk menyerahakn cv ini..?" bernet gong mengangkat alisnya
"Iya... aku sangat kasihan pada mommyku. Dia harus kerja setiap hari dan harus merawatku setiap hari. Aku ingin mommy mempunyai kekasih yang tampan dan hebat, aku rasa kamu cocok dengan mommy"
Benett gong tersenyum dingin.. Wanita jaman sekarang memanfaatkan anaknya untuk mendekatinya.
"Teman kecil, aku tidak tertarik dengan mommymu.Beritahu mommymu untuk tidak memanfaatkan kamu untuk mendekatiku. Tidak ada gunanya." Bernett gong memperingatkan
Bryan cheng tidak terima tuduhan yang di tuduhkan untuk mommy. "Bukan mommy kog yang menyuruh aku datang kesini.. Aku kesini sendiri atas kemauanku"
Bernett gong masih penasaran. " Kenapa aku harus menjadi kekasih mommymu..?"
"Karena kamu sangat mirip dengan daddyku"
Mata bryan cheng berkaca-kaca seperti ingin menangis
Dia kaget dengan reaksi anak ini, kenapa dia tiba-tiba ingin menangis. "Apakah kamu tidak memiliki daddy?"
"Dirumah hanya ada dua orang yaitu aku dan mommy. Mommy bilang sendiri kalau tidak tahu wajah daddy seperti apa. .Salah satu tanteku bilang wajahku mirip denganmu. Jadi mungkinkah kamu adalah daddyku?"
Bryan cheng dengan wajah polosnya mencari jawaban..
Benett gong menatap wajah anak ini seksama.. apakah anak ini benar anaknya... Kalau ini benar dia harus merasa bersyukur.
Bryan cheng menggigit bibirnya pelan... dengan perasaan kecewa misinya telah gagal.
Tetapi bryan cheng belum menyerah dia mencabut beberapa helai rambut, lalu menaruk di atas cv mommy. " Paman ini rambutku..Kalau kamu ada waktu lakukan tes dna. Siapa tahu kamu beneran ayahku..? Aku harus pulang sekarang.. kalau tidak mommyku akan mencariku."
"Rumahmu dimana?" aku akan menyuruh orang untuk mengantarmu.
"Tidak perlu.. mommyku bekerja di gedung seberang sambil nunjuk ke arah gedung kantor.Itu sangat dekat kok, tidak perlu diantar"
Bryan cheng menatap sekali lagi cv mommy. " Paman kamu pertimbangkan sekali lagi mommy sangat cantik dan pandai. Kamu akan menyesal kalau tidak menikah dengannya"
Bernett gong larut dalam fikirannya. Anak itu sudah berlari keluar pintu dengan cepat..
Bernett gong menatap beberapa helai rambut pemberian bryan ...dia daridulu tidak melakukan hal-hal konyol yang tidak mungkin.. Saat dia akan membuang cv dan rambut bryan cheng.
Asisten mengetuk lalu masuk ke dalam ruangan.Dia membawa beberapa berkas di tangannya.
"Ceo gong ini beberapa berkas yang harus anda periksa dan tanda tangani." Dia meletakkan berkas di samping cv itu.. lalu berjalan keluar ruangan.
"Tunggu sebentar." Suara ceo gong menahannya
Asisten yan berbalik dan merasa bingung. " Ada apa ceo gong.?"
Yang dilihat ceo gong adalah mencabut beberapa helai rambut... lalu menaruh rambutnya dan bryan cheng secara terpisah di dalam uang kertas... " Lakukan tes dna untuk kedua rambut ini.Berikan aku laporan secara detail"
Asisten menerima dua uang yang sudah dilipat merasa terkejut. "Baik ceo gong... aku akan ke rumah sakit sekarang juga"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 440 Episodes
Comments
Rani Saraswaty
Ini ada komik nya ya
2022-04-01
1
Anang Febrianto
bocah 3 taun tau tentang tes dna 🤣
2022-03-30
0
~ZenSiaハンサム
lanjut kak author semangat kak
2022-03-22
0