Hallo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.
Tolong berikan like dan komen.
Haappy reading
•••~
Setelah sampai di apartemen candice cheng membuat mie untuk bryan. Mereka berdua makan dengan lahap.Anak itu kemudian minum susu hangat kemudian di mandikan oleh ibunya.
Briyan cheng yang sudah di tempat tidur di bacakan cerita anak kecil berkata; "Mommy, kamu jangan tidur terlalu malam, pekerjaan yang belum selesai di kerjakan besok lagi...
"Kata buku tidak boleh begadang lho, bikin cepet tua"
"Iya mommy, tahu kok" hati chandice cheng merasa hangat mendengarkan perhatian bryan pada ibunya..
Setelah candice menutup pintu kamar bryan . Anak itu mengambil cv kosong dalam tas. Ia duduk di meja kecil miliknya, mengeluarkan cv kosong untuk diisi data diri dan hobbi mommy nya... Setelah selesai mengisi cv bryan menempelkan foto mommy di cv dengan peniti.. Bryan memastikan lagi tulisan di cv tidak ada kesalahan langsung di masukkan ke dalam tas..
Ia anak yang sangat cerdas.Ketika berusia dua tahun dia sudah pandai membaca. Sekarang dia sudah berusia tiga tahun lebih. Kepintarannya tidak kalah dengan anak kelas 4 sd.
Meski begitu, menulis adalah kelemahan bryan cheng.Tulisannya tidak terlalu bagus, namun masih bisa untuk di baca.
Isi cv tadi berisi kata-kata pujian untuk mommy nya, misalnya mommy cantik, pintar memasak, baik hati, dll
Briyan tiduran di kasur sambil membayangkan mommy punya pacar, sampai dia terlelap.
Candice begadang sampai pukul 1 malam. Sebelum tidur, dia masuk ke kamar anaknya. Melihat bryan tertidur dengan pulas dia mencium dahi anaknya, lalu keluar dari kamar untuk tidur.
Dia juga sangat lelah memikirkan pekerjaan, baru membaringkan tubuhnya sebentar langsung terlelap.
Pagi hari...
Linda menelepon akan menjemputnya untuk berangkat ke kantor. Meski membawa anak bukan ideal untuk dilakukan. Tetapi sekarang sekolah sedang liburan musim panas, jadi candice cheng tidak punya pilihan lain selain membawa bryan ke kantor. Sebenarnya dia ingin anaknya pergi ke sekolah pengembangan minat, tetapi dia butuh mencari tempat dan mensurvey tempat tersebut. Namun sekarang sungguh waktunya sangat padat di kantor.
Pekerjaan vera saat ini sangat luang.Jadi linda menyuruhnya untuk menjaga bryan cheng. Bagaimanapun pekerjaan candice cheng saat ini harus di ambil. Karena profitnya cukup besar.
Hari ini bryan ikut ke kantor dengan membawa tas kecil di punggung. Dia berpakaian rapi dan wajahnya di bedaki tipis hingga terlihat sangat tampan.
"Wah bryan cheng, makin hari makin tampan saja.". dia jadi teringat akan ketampanan bernet gong..
Ya tuhan.!! anak ini kalau sudah dewasa pasti akan membuat wanita tergila-gila.
"Mommy, setiap hari terbangun karena ketampanan wajahku.. ujar briyan cheng sangat percaya diri"
Vera hanya bisa tertawa melihat tingkah lucu anak ini..
Jam 9 pagi saat menjaga bryan, tiba-tiba ponsel vera berbunyi. Ia mengangkat telepon masuk ternyata dari ayahnya.Nada bicaranya panik. "Haloo pa, ada apa?? kamu terluka?? baik aku akan segera kesana.
Vera ketakutan hingga wajahnya pucat. "Ayo bryan aku antar kamu ke ruangan mommy"
"Tante tang kalau kamu ada urusan mendadak pergi saja.. Aku bisa bermain sendiri kok...
Dia membawa bryan ke ruangan candice cheng untuk meminta izin...Dia mengetuk pintu dengan panik lalu masuk ke ruangan kerja candice cheng. "Nona candice, ayahku baru saja kecelakaan. Bisakah aku minta izin untuk pergi ke rumah sakit sebentar... mata vera memerah karena sedih.
Candice terkejut sebentar. "Pergilah urus dulu urusan keluargamu, kalau tidak parah kembalilah lagi ke kantor"
Vera langsung menenteng tasnya meninggalkan gedung perusahaan dengan tergesa-gesa.
Candice berkata pada bryan. "Tante tang ada urusan mendadak. Kamu bermain di sendiri jangan pergi kemana-mana.
"Iya, mommy tenang saja. Aku anak penurut kog, bolehkah aku main di ruang istirahat." Aku disini takut mengganggu mommy.
Candice memang lagi butuh konsentrasi tinggi untuk membuat desain. Apalagi ini permintaan orang aneh seperti debby shen..
"Baiklah.. sana main di ruang istirahat... Ingat jangan keluar dari gedung kantor"
"Baik. mommy tenang saja..!!!
Candice tidak khawatir dengan anaknya. Karena dari kecil anaknya sangat penurut dan tidak pernah melakukan hal aneh-aneh.
Dia mengantar bryan ke ruang istirahat lansung kembali ruang privat kerjanya meneruskan desain..
Briyan berfikir sebentar. Ini adalah waktu terbaik untuk menyerahkan cv mommy ke bernet gong yang berada di gedung itu..
Karena badannya kecil saat dia menyelinap keluar dari kantor tidak ada orang yang tahu. Ia berlari sekencang mungkin agar tidak ketahuan teman kerja mommy, saat dia pikir sudah aman bryan berjalan dengan santai... Ketika dia menyeberang sangat mematuhi peraturan lalu lintas... Sekitar enam menit dia sampai di bawah gedung.
Seperti anak sapi bryan masuk ke gedung kantor tanpa rasa takut sambil menggendong tas kecil di punggungnya.Berfikir gimana caranya agar bertemu dengan bernet gong secepat mungkin.
Dengan wajah memelas dia mendekati meja resepsionist yang di tunggu dua perempuan cantik..
Para resepsionis saling pandang. Anak tampan ini berasal dari mana..??
"hallo bocah tampan ada yang bisa saya bantu.??"
"Aku datang mencari pamanku"
"Pamanmu?? Siapa namanya??"
"Namanya bernett gong, kalian bisa antar aku menemuinya. "...ujar bryan dengan wajah percaya diri
Ya tuhan! dia mirip sekali dengan ceo gong.. seperti dibuat dari cetakan yang sama.
"Kamu tuan muda dari keluarga gong ya?? kenapa tidak ada pengawal yang menemanimu?" tanya salah satu resepsionist dengan bingung
"Aku tidak suka diikuti orang.Semua pengawal saya suruh menunggu di luar. Tante, ayo antar aku menemui pamanku..."
"Baik, ayo tante antar kamu. .." salah satu wanita dengan antusias
Bagaimanapun melayani keluarga gong adalah suatu kehormatan. Apalagi bisa melihat wajah tampan ceo gong dari dekat, itu suatu yang langka terjadi..
Bryan cheng menyambut uluran tangan tante itu... Mereka berdua masuk ke dalam lift.Bryan cheng sangat bahagia sebentar lagi akan bertemu dengan bernett gong
"Tuan kecil, siapa namamu?"
"Namaku bryan gong tante."
"Wah, nama yang sangat bagus.."Tante resepsionist tidak curiga sama sekali.Anak ini mirip sekali dengan ceo gong
Lift berhenti di lantai 60..bryan cheng mengingat baik-baik lantai ini dan berjalan masih dengan tante masih memegang tangannya..
Ketika berada di lorong mereka bertemu dengan wanita dengan pakaian gelap menghalangi mereka.
"Ada urusan apa..??"
"Hallo, asisten yan. Ini keponakan ceo gong, aku hanya mengantar dia ingin bertemu dengan ceo gong.." ujar tante resepsionist dengan wajah penuh senyum
Asiten yan tertegun sebentar. " Kamu keponakan ceo gong.??"
Bryan cheng tidak menyangka akan ada yang menghalangi lagi. "Iya, pamanku bernama bernett gong, tante bisa antar aku menemuinya"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 440 Episodes
Comments
Nunung
Bryan anak yang cerdas mungkinkah braneet gong itu yang membuat satu malam sama mamahnya
2022-06-25
1
Umi Kuntjara
Berani sekali Bryan, berhasil gak ya.
2022-03-28
1
R.dwi. A
hebat
2022-03-26
0