Hallo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.
Tolong berikan like dan komen.
Haappy reading
Vera tersenyum, "Apakah kamu benar-benar ingin mengetahuinya?"
"Ingin!"
"Baik, nanti setelah sampai ke toko kue, aku akan memberitahukanmu." Vera Tang menarik tangannya untuk menyebrangi jalan, dan telah tiba di toko kue di seberang jalan, di sini terdapat tempat untuk duduk santai, Vera Tang berencana untuk menemaninya makan di sini.
Setelah duduk sehabis memesan kue, anak kecil masih belum lupa terhadap hal tadi.
"Bibi, cepat katakan padaku! Bagaimana penampilan orang terkaya itu."
"Kenapa kamu begitu penasaran dan ingin mengetahuinya?"
"Karena aku juga ingin menjadi orang yang paling kaya nantinya." Sang anak berkata dengan penuh ambisi.
Vera sungguh ingin menahan tawanya, tapi tetap tidak mampu dan tertawa keluar, "Kamu sekarang masih bocah kecil!"
"Bibi, apakah kamu sedang meremehkanku? Yang kukatakan tadi itu benar, suatu hari aku ingin mendapatkan uang sebanyak-banyaknya, dan tidak ingin membuat Mommy bekerja sekeras itu lagi."
Aku percaya padamu, percaya bahwa kamu bisa menjadi orang terkaya." Vera berkata dengan serius padanya, karena bocah ini merupakan anak jenius yang langka dijumpainya.
"Baik, aku akan katakan padamu, bagaimana penampilan orang terkaya itu, tapi, kalau diingat kembali, memang terlihat sedikit mirip denganmu!"
"Benarkah? Perlihatkan padaku." Sang anak kecil langsung bersemangat.
Vera Tang telah menemukan selembar foto, lalu memperbesarkannya dan menyerahkannya pada Bryan Cheng.
Di latar yang sedikit gelap, terlihat sesosok orang sedang duduk di sofa, pria di dalam foto terlihat sangat dewasa, elegan, berkharisma, merupakan perpaduan dari berbagai kualitas bagus, sangat tampan tiada tara, dan sepasang matanya yang melihat kamera, sangat hitam bagaikan langit di tengah malam, begitu memukau, memancarkan pandangan yang begitu peka dan cerdik.
Sepasang mata sang anak kecil melotot lebar-lebar, ini... ini bukannya merupakan Daddy seperti dalam bayangannya?
Kedua mata Vera Tang dengan teliti mengamati anak kecil, dan kembali bergumam, "Kalian sungguh sangat mirip! Bocah kecil, dimana Daddymu?"
Anak kecil melototi pria di dalam foto, mulai cemberut, "Aku tidak memiliki Daddy."
Hati Vera Tang tergetar sejenak, bocah seimut ini, bagaimana mungkin tidak memiliki Daddy?
Ini berarti, desainer Cheng membesarkan anak ini seorang diri?
"Bibi Tang, apakah pria ini telah menikah?"
"Errmmm... Setahuku, sepertinya belum."
"Lalu apakah dia telah memiliki pacar?"
"Kelihatannya juga tidak ada!" Jawaban Vera Tang ini, diketahui dari hasil melihat berita gosip.
"Bagaimana menurutmu jika Mommyku menjadi pacarnya!"
"Hah!" Pemikiran Vera Tang tidak bisa mengejar pemikirannya yang begitu jauh.
"Mommyku begitu cantik, dia juga begitu tampan, aku merasa seharusnya mereka menikah bersama."
"Err... Bocah kecil, sebaiknya jangan memikirkan hal ini dengan sembarangan."
"Kenapa? Apakah kamu merasa Mommyku tidak pantas untuknya?"
"Bukan, bukan... aku bukan bermaksud seperti itu, maksudku adalah, dia dan kita bukanlah orang dari dunia yang sama."
"Jadi dia adalah orang dari dunia mana? Orang alien?"
Vera Tang merasa sangat lucu akan hal ini, lalu menjelaskan, "Dunia yang kita tempati saat ini, di bagi menjadi orang yang miskin dan kaya, di waktu yang bersamaan, juga dibagi menjadi masyarakat kalangan atas dan masyarakat biasa, dia itu termasuk orang tertinggi di masyarakat kalangan atas, sedangkan kita, termasuk masyarakat biasa, mengerti?"
Sang anak mengedipkan matanya yang besar, sungguh tidak begitu mengerti dengan pemikiran orang dewasa tentang pembagian kedudukan, tapi, dia mengerti satu hal, dia sangat tertarik dengan pria yang ada di dalam foto.
"Bibi Tang, siapa namanya?"
"Dia bernama Bernett Gong."
"Bernett Gong..." Anak kecil mengulangnya sekali, lalu, berkata dengan penuh percaya diri,
"Aku rasa dia cocok menjadi pacarnya Mommy."
Vera tang tidak tahu harus tertawa apa menangis. Dia berkata pada anak itu "Bryan, jangan membuat mommy pusing.Kita sebaiknya tidak cari masalah dengan orang ini.
"Tante tang, kamu merasa aku mirip dengan dia kan.?? briyan mengamati lagi foto yang ada di hp dengan seksama... Dia merasa sangat familiar dengan foto itu.
"Iya kalian lumayan mirip.Bagian wajah kalian lumayan mirip. Khususnya bagian bibir dan hidung. Daddymu pasti sangat tampan, bagaimana bisa lahir anak setampan kamu...?" puji vera tang
"Tante tang kamu yakin Bernet gong tinggal di gedung itu".sambil nunjuk gedung itu.
" Itu kantor perusahaannya. dia seharusnya kerja di situ sih. Vera tang sebenarnya juga tidak yakin dia berada di perusahaan apa tidak.. Dia kan orang terkaya di dunia.
Tetapi bryan menganggap serius jawaban itu. Dia akan mengenalkan mommy secara singkat ke bernet gong.
Setengah jam kemudian mereka berdua kembali ke perusahaan. Sementara candice cheng masih membuat desain untuk di serahkan pada debby shen. Dulu sewaktu kuliah, debby shen sering mendekatinya dan sering membatunya macam-macam. Dia dan debby shen perlahan-lahan menjadi teman baik.
Namun dia sekarang sadar. Debby shen adalah orang yang penuh kepalsuan. Di belakang dirinya, dia sering bersekongkol dengan andreas lu untuk berbuat yang tidak-tidak.
Ketika candice pusing memikirkan desain ,tiba - tiba terdengar suara bocah. "Mommy, mommy
Kami pulang"
Candice senang sekali mendengarnya. Anak laki-laki itu berlari ke arahnya dan memeluknya. Candice memeluk anaknya erat-erat, ibarat bryan benda paling berharga buatnya.
Ya, demi anak ini. Segala keluhan harus dia tahan, semua cemohohan harus dia abaikan dan setiap rintangan harus dia hadapi.
"Mommy.. ini rasa yang aku pilihkan, kamu coba deh suka apa tidak..???
"Semua yang bryan cheng pilihkan, mommy suka kok"
"Baguslah kalau begitu.Mommy kamu setelah makan teruskan saja kerjanya. Aku mau main sama tante tang"
"Oke. sana main" Candice menerima kue pemberian anaknya tersenyum bahagia.Melihat anaknya bahagia pasti dia juga ikut bahagia.
Ruang kerja candice cheng adalah ruang privat.
Ini sudah waktu pulang kerja,jadi sebagian besar teman kantornya sudah pulang. Ini yang membuat vera tang berinisiatif pulang terlambat untuk menemani bryan cheng.Dia ingi. candice bekerja tanpa gangguan.
"Tante tang, kamu bisa bantu cetak selembar cv kosong.??
"Buat apa cv kosong.??
Aku ada perlu, kamu bantu aku cetak satu saja aku mohon.!! ujar bryan cheng dengan wajah melas.
Vera mengelus-elus kepala anak itu.. "Baiklah sekarang aku bantu cetak ya.
Vera benar-benar mencentakkan selembar cv kosong untuk bryan cheng. Ia dalam hati bingung. Anak sekecil ini buat apa cv kosong, paling masih buta huruf juga anak ini.
Candice cheng lembur hingga jam delapan malam. Ia tidak tega lebih lama lagi membiarkan bryan menunggu. Jadi dia memutuskan membawa pulang pekerjaan.
Linda kebetulan juga lembur malam ini dan ruang kerjanya sebelah ruang kerja candice, jadi dia mengantar candice kembali ke apartement.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 440 Episodes
Comments
~ZenSiaハンサム
Semangat kak bikin konten nya lanjut bagus banget ceritanya love love love deh
2022-03-22
1
EMI aja
hemm nama ny ag susah y hihi
2022-03-04
1
RirisTanti
Vote tinggal 1 buat kk Author deh yaa...😘😁🍒🌺🍻
2022-03-03
0