...>Di Kafe<...
Aika dan Aruto pun berpamitan di depan kafe itu lalu mereka saling melambaikan tangan dan pergi saling berlawanan arah.
Di sisi Aika dia berjalan pulang ke rumahnya, dia juga tidak sadar bahwa dirinya sedang di hipnotis oleh seseorang tidak ia kenali yaitu Ren Arata.
...>Di depan rumah Aika<...
Aika membuka pintu rumahnya.
"Aku pulang..." Di saat masuk rumahnya. Terlihat ada seseorang yang berada di rumahnya yanh duduk seperti penguasa rumah itu.
Lantas Aika sangat terkejut.
"S-siapa'kau!?" Panik Aika.
"Heh... Kau tidak mengenaliku?" Ternyata laki - laki itu adalah Ren.
Ren sekarang duduk di kursi layaknya seorang raja.
"Tidak! Se-seharunya Lenard yang seharusnya datang ke sini? Tapi kenapa justru kau!?" Bentak Aika kepada Ren.
"Lenard? Oh maksudmu pria yang ada di dalam? Di ruang tengah?"
"Ru-ruang tengah!?"
Aika segera berlari ke ruang tengah dengan penuh khawatir yang tergambar di mukanya.
Tetapi setelah dia mengecek di ruang tengah apa yang terjadi? Tentu saja ada seorang laki - laki tampan dengan rambut pirang yang sedang tergeletak di lantai.
Sementara itu Aika segera terkejut dan dia langsung menghampirinya.
"Le-Lenard! Lenard!" Muka Aika sangat khawatir setelah melihat calon suaminya tergeletak di lantai.
Kemudian Ren muncul.
"Apa yang kau lakukan!" Marah Aika.
"Ah... Tadi dia membuatku kesal, jadi aku tidak sengaja membunuhnya..."
Mendengar perkataan Ren, Aika menjadi sangat terkejut dan segera mengecek denyut nadi,detak jantungnya.
"T-tidak ada..." Seakan dia tidak percaya yang dia lihat matanya membelak dengan air mata yang menetes deras.
"KAU!!! Beraninya!!!" Marah dan tangisan Aika tertuju kepada Ren.
Aika segera berlari dengan tersimpan amarah yang sangat besar kepada Ren, lalu kemudian Aika ingin menyerang Ren dengan kepalan tangan yang mungil dan lembut itu.
"Ups! Jangan galak - galak, aku punya penawaran untukmu." Ren memegang tangan Aika lalu mengangkatnya ke atas.
"Penawaran apa yang kau katakan!? Lenard sudah mati! Dan tidak ada yang perlu di bicarakan lagi! Aku akan membunuhmu!" Marah dan tangis Aika terlihat di wajahnya.
"Jangan begitu... Aku sebenarnya bisa menghidupkan nya lagi jika aku mau hehe~"
Perkataan Ren membuat Aika tercengang, seakan dia tidak percaya karena kematian itu tidak bisa di ubah oleh siapapun kecuali dewa.
"Ka-Kau bohong!" Aika tidak percaya.
"Aku tidak berbohong, Kehidupan dan kematian seperti keadaan yang mudah di ubah bagiku."
"T-tidak mungkin!" Aika tetap tidak bisa mempercayainya.
"Jika tidak percaya tidak apa , lebih baik kau mati saja kedalam kesengsaraan!" Ren tiba - tiba menatap Aika dengan niat membunuh dengan mata merah menyalanya.
Sementara itu Aika menjadi sangat takut dan tidak bisa bergerak.
"Mat-"
"Tu-tunggu aku mempercayaimu!" Ucap Aika yang gemetar ketakutan.
"Jadi tolong hidupkan kembali Lenard! Aku mohon!" Aika bersujud di depan Ren.
"Begitu? Aku bisa melakukannya tetapi kau harus melalukan satu hal untuk'ku"
"Ba-baiklah! Aku akan melalukannya! Asalkan kau bisa menghidupkannya kembali!"
"Kalau begitu kau harus melahirkan anakku ,Hehe kau mengerti maksudku? Benar kau harus bercinta denganku sekarang sampai kau hamil hehe~" Ren tersenyum jahat.
Mendengar persyaratan yang tidak mungkin di penuhi oleh Aika, dia menjadi sangat marah.
"Brengsek!!"Marah Aika.
"Bukannya itu adil? Aku mengembalikan nyawa Calom suamimu tetapi sebagai gantinya kau harus melahirkan nyawa baru, bukannya itu adil?"
' *Dan juga aku sangat heran, peraturan dimana wanita dan pria tidak boleh melakukan S*x sebelum menikah itu sangat di patuhi*."
'Tetapi ini adalah hukum dunia,bukan hukum yang di buat oleh sembarang orang.'
'Juga... Pasti yang membuat hukum ini bukanlah orang sembarangan tetapi orang yang menciptakan dunia ini... Yaa... Aku sangat berterimakasih kepadanya...'
'Aku harap aku bisa menemuinya dalam waktu dekat hehe~'
Yah... Entahlah maksud dari Ren yang sebenarnya, yakin atau tidak ini pasti demi keutungannya sendiri. (Note:Jangan berburuk sangka dulu)
"Bu-bukannya kau yang mengambil nyawa Lenard!? Kenapa aku harus melakukan ini!? "Bentak Dan Marah Aika kepada Ren.
"Oh... Begitu... Lebih baik ku hancurkan tubuh laki - laki mu ini sampai tidak bisa di katakan manusia lagi... Boleh kan?" Ren tersenyum jahat lalu kemudian dia mendekat ke tubuh Lenard dan...
Bang!
"Heh?"Kaget Elaina
Ren menginjak tangan Lenard sehingga Lengan itu hancur lalu darah yang memuncrat ke wajah dan Kaki Ren.
"Aku menghancurkan tangannya hehe~"
Kemudian Ren Arata memandang ke sisi lain lalu...
Bang!
Ren menginjak salah satu kaki Lenard.
"Wah... Lemah sekali, baru satu injakan" Yaa wajar itu tubuh manusia yang normal, Sedangkan injakan tadi serasa di tiban batu yang sebesar truck-kun.
"Be-berhenti..." Ucap Lemas Aika yang gemetaran..
BANG!
Ren menginjak kaki Lenard yang satunya.
"Hah? Aku tidak dengar!"
Bang!
Ren menghancurkan Lengan Lenard yang belum di hancurkan oleh kakinya.
"Be-berhenti... Aku mohon..." Tangis Aika yang memohon.
"Hah? Yang keras! Aku tidak mendengarnya!"
TSUK! TSUK! TSUK! TSUK!
Ren menusuk Jantung Lenard dengan jarinya , darah berceceran ke muka Ren sedangkan dirinya terlihat sangat menikmatinya.
"BERHENTI! AKU AKAN MELAKUKANNYA! AKU AKAN BERCINTA DENGANMU UNTUK PERTAMA KALINYA! JADI AKU MOHON BERHENTI MELUKAI TUBUH LENARD! AKU MOHON TOLONG HIDUPKAN KEMBALI LENARD!" Aika berteriak dengan penuh
"Hehe bagus! Bagus! Memberikan sesuatu yang berharga demi laki - laki yang kau cintai... Aaaaaah! Luar biasa! Hahahaha!" Gelak Tawa Ren.
"Kalau begitu... Ayo kita mulai!" Ucap Ren.
Aika kemudian mulai melepaskan seluruh pakaian yang ada di tubuhnya , terlihat tubuh Aika yang sangat indah berdiri di depan Ren.
"Aku harap kau menepati janji..."
"Yaa... Tentu saja."
Ren kemudian memegang dagu Aika , lalu dengan lembut kedua bibir saling bersentuhan.
Sementara itu Aika meneteskan air matanya karena dia akan memberikan kesuciannya kepada Laki - laki yang tidak dia sukai.
Lalu kemudian Aika di dorong Ren akibatnya dia terjatuh dan terbaring di teras rumahnya.
Sementara itu Ren mulai melepaskan pakaian yang sudah di kotori oleh Darah... Lalu kemudian.
Slep!
"Hik!" Menahan rasa sakit dan tangisannya , Kesuciannya telah di ambil Oleh laki - laki yang tidak ia kenali.
Ren memainkan tubuh Aika dengan sangat kasar, tetapi bukan kenikmatan yang Aika rasakan yang dia rasakan hanya Kepedihan,kesakitan yang tidak bisa ia bendung saat ini.
'Maaf Lenard! Maaf! Maaf' Dalam hati Aika menangis dan meminta maaf kepada orang yang dia cintai.
Selagi tubuhnya di mainkan oleh Ren, Aika hanya diam menahan rasa sakitnya tetapi dia tetap mengeluarka air matanya dengan deras.
'Aku harap kau menemukan perempuan lain selain diriku setelah kau hidup... Dan aku mohon lupakan aku ,benci diriku setelah kau hidup kembali Lenard'
Cees!
Ren mengeluarkan Benihnya kedalam rahim Aika.
"Iiiiiiiiiii!" Aika sudah tidak bisa menahan jeritannya sehingga sedikit jeritan muncul.
Setelah 1 jam bermain dengan Aika, Ren kemudian mulai memakai pakaian barunya tetapi dengan motif yang sama lalu tidak lupa dia membakar pakaian yang kotor itu dengan sihir apinya.
Kemudian Ren mulai melihat tubuh Lenard yang sangat kacau itu.
"
Lingkaran sihir muncul tepat di bawah tubuh Lenard , dan cahaya muncul lalu kemudian mulai memperbaiki tubuh Lenard...
Lalu kemudian Nyawa yang sudah ada di alam baka di tarik kembali dam masuk ke tubuh Lenard.
Aika yang nampak Lemas sangat terkejut dengan apa yang dia lihat. Bagaimana tidak menghidupkan orang mati adalah suatu mukjizat.
"Baiklah... Aku sudah menepati janjiku, kalau begitu aku per- eh... Oh ya aku belum memberitahu namaku."
"Namaku adalah Ren, baiklah aku pergi!"
Ren berteleportasi dan lalu pergi meninggalkan tempat Aika dan Lenard.
"Ren?" Aika sedikit mengenal nama itu ,tetapi dia tidak ingat dia menderangar nama itu di mana.
Lupakan tentang Ren, Lenard mulai membuka matanya...
"Ugh!...Di mana?" Bingung Lenard.
"Le-Lenard..." Seakan Aika tidak bisa menahan rasa senangnya, dia menangis bahagia...
"Ka-kamu si-siapa?! Jangan dekati aku!" Takut Lenard.
"Eh?!"Kaget Aika.
Kemudian... Aika menjadi sangat syok dengan apa yang Lenard katakan.
"Aah... sudah sepantasnya kau menyuruhku pergi... kau pasti sangat membenciku, Tetapi tidak apa asalkan kau hidup bahagia itu sudah cukup bagiku..."
"Sekarang kau keluar dari rumahku Lenard!"
"KELUAR!" Bentak Aika kepada Lenard.
Akibatnya Lenard segera berlari ketakutan dan dia pun pergi keluar dari Rumah Aika.
"Hiks* Maaf Lenard, Maaf!"
"Aku sudah tidak pantas lagi untukmu... jadi... tolong cari wanita yang lebih baik dariku..."
"HAAAAAAA!" Aika beteriak histeris dan menangis dengan kencang di rumahnya.
Kesedihan yang sangat besar, Rasa sakit di hatinya sudah tidak bisa di obati lagi.
"Aku... lebih baik pergi dari sini...!"
...>Di Tengah Kota<...
Ren sedang berjalan di tepi jalan kota ,kota seperti biasa sangatlah ramai...
'Hehe... Sudah 5 wanita yang akan mengandung anakku, tinggal 7 lagi hehe~'
Author: Hah... author gak jadi crazy up karena ide-ide author hilang semua anjir, Tetapi walaupun gak crazy up author akan usahakan update setiap hari kalau author tidak ada kesibukan tertentu.
Oh ya Jangan lupa Like,Vote,Komen Dan Rate bintang 5 supaya author makin semangat buat updatenya.
...~Salam Dari Author Riza~...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 115 Episodes
Comments
Lari Ada Wibu
kekekke emg kalo dah hamil 14 anak mau ngapain🗿
2022-09-01
0
iBoys
Kebencian selalu membunuh, cinta tidak pernah mati, itulah yang membedakan antara keduanya. Apa yang diperoleh cinta, akan selalu abadi. Apa yang diperoleh benci, akan menjadi beban hidup karena ia akan melahirkan banyak kebencian baru.
2022-03-31
0
Juanda✨
🤸🏻🤸🏻🤸🏻🤸🏻🤸🏻
2021-12-03
0