Ley sekarang menuju ke tempat yang di tunjuk oleh isi surat tersebut. Tetapi kemudian Ley pun sampai, tetapi Ley tidak bertemu dengan Mai.
"Di mana Mai?" Bingung Ley, Karena seharusnya Mai sudah berada di sini sebelum dirinya datang.
Tetapi nyatanya tidak, karena yang mengirim surat kepada Ley bukanlah Mai, Tetapi Ren. Alasannya sudah pasti untuk rencana jahatnya.
"Kau sudah datang..." Suara wanita tiba-tiba muncul, Lalu kemudian wanita itu muncul dari balik pohon dan menampakan diri, Namanya adalah Liana Frankes, Yang dulunya sangat mencintai Sato Frankes sekarang sudah berbalik menyukai Ren Arata.
Ley melihat kehadiran Ibu nya Mai agak terkejut karena bukan karena itu juga yang membuatnya terkejut karena Sekarang Ibu nya Mai itu menjadi lebih muda, Dan terlihat mirip dengan Mai.
"Ibunya Mai kan?" Ley ragu.
"Iya,Aku itu ibunya Mai." Jawab Liana sambil tersenyum hangat.
Senyuman yang memiliki arti lain, sebenarnya apa yang akan di lakukan Liana?Entahlah,kita lihat saja yang akan terjadi.
"Oh ya, Aku ke sini karena Mai yang menyuruh... Oh ya, di mana Mai?" Tanya Ley.
"Oh Mai? dia sebentar lagi datang, mungkin Ehe~" Jawab Liana dengan wajah yang tidak pasti.
Tetapi Ley tidak mempedulikannya, Dia mengira Ibunya Mai yang membuatnya datang ke sini dengan Nama Mai untuk membicarakan sesuatu.
Yah... Semua dugaannya semuanya salah,Karena yang membuat Ley di sini adalah ulah Ren.
"Oh ya Ibu Mai untuk apa datang ke sini?apa jangan-jangan ibu Mai yang mengirim surat ke kamarku 2 hari yang lalu?" Tanya Ley.
"Surat?Oh benar, aku ingin berbicara kepadamu secara pribadi dan rahasia. Ini istimewa hanya untukmu loh, seharusnya kau bersyukur~"
Aah... Sepertinya Liana sedang menggoda Ley, ya tidak tahu juga Ley akan tergoda atau tidak. Tetapi nampak Jari telunjuk Liana yang memegang dada Ley dengan lembut, Dan terlihat wajah Ley memerah.
Karena alasannya adalah Liana sekarang sangat mirip dengan Mai, Benar mereka sudah seperti saudara kembar.
"Hey~ Apakah kau tidak tertarik dengan tubuh Milf? Apakah kau lebih tertarik dengan Mai dari pada aku~?"
Liana memperlihatkan belahan dadanya, Wajah Ley semakin memerah.
"Aku sangat mencintai Mai, Kita tidak boleh melakukan ini dengan dirimu, karena aku itu sudah berjanji tidak akan menghianati Mai."
"Aku juga sudah mengatakan itu kepada Ren dan Mai dengan keras, Jadi lebih baik aku pergi dulu."
Mendengar itu Liana agak terkejut. Tetapi Liana memiliki suatu Rencana.
"Hoh... Tapi Nak Ley, Bagaimana jika Mai yang menghianatimu? Kau harus bagaimana jika itu terjadi?"
Ah... Liana sangat pandai memprovokasi. Lalu membuat Ley terhenti dari langkahnya.
"Itu tidak akan terjadi, Bagaimana pun Mai itu sangat mencintaiku. Dia pasti tidak akan berkhianat!"
"Aku sangat mempercayainya!"
Sungguh bodoh kau Ley, Dia bahkan tidak sedikitpun mencintaimu.
Dia bahkan sudah menghianatimu.
"Benarkah?Apakah kau pernah mendengar rumor tentang Nona Mai Frankes pernah mencintai Ren Arata? Dan kali ini juga ada Rumor baru yaitu..."
"Mai Frankes kembali mencintai Ren Arata. Kau tidak mungkin tidak pernah mendengarnya kan?benarkan Ley?"
Mendengar itu, Ley mengerutkan dahinya.
"Aku tidak peduli tentang rumor tak berdasar itu. Jadi jangan buat anakmu itu menjadi terlihat buruk!" Marah Ley.
"Rumor tak berdasar ya? Tapi kau tidak tahu, Aku ini ibunya Mai. Aku sudah tahu kelakuan Mai dari kecil sampai sekarang... Rumor itu semuanya benar"
"Jangan kau remehkan intunsi seorang ibu kepada anaknya Ley, Hanya seorang ibu yang sangat memahami anaknya! Apakah kau mengerti dengan yang ku maksud?"
Ley mundur selangkah karena ucapan Liana yang sangat meyakinkan!
"T-tidak mungki-"
"Ini sangat lah mungkin... Karena Ren adalah teman masa kecil Mai, Dan Mai itu selalu memperhatikan Ren setiap saat, Apakah kau tahu alasan kenapa Mai menerima Lamaranmu 1 bulan lalu?"
"A-apa ma-"
"Yaa... Benar! Mai sangat syok setelah mendengar kabar bahwa Ren itu hilang dan di kira mati, Lalu kemudian Mai menerima lamaran pertunangan itu karena dia sudah tidak ada harapan untuk hidup"
"Dan... Juga selama ini, Mai tidak mencintaimu, Tetapi justru kau yang mencintai Mai dari saat kau kecil..."
"Aaah... Jika aku mengintatnya, itu membuatku tertawa. Cinta tidak terbalaskan? Seperti itulah kondisimu saat ini hahahaha~"
Ley nendengar semua perkataan Liana, dan Ley masih ingin mempercayai Mai bahwa yang di katakan Liana semuanya tidak benar!
"Aku yakin, Semua yang kau katakan itu tidak benar! Aku sangat yakin! Lalu kenapa dia 2 tahun lalu dia sangat perhatian dengan ku?"
"Itu bukan lagi.. Ya itu pasti Mai mencintaiku!"
Semua di butakan oleh cinta, Kekuatan cinta itu sangat kuat, bahkan bisa saja membuat orang mati konyol, Atau juga buta daratan.
Yah... Ley sangat lah naif, dia tidak tahu apa yang terjadi jika Mai berkhianat, dan bagaimana rasa sakit itu jika semua itu terjadi.
Tetapi Ren sudah sangat sering merasakan itu, Penghianatan yang tidak dapat di hitung jumlah nya, semua itu Ren rasakan.
"Oh itu, mungkin dia hanya memanfaatkanmu karena 2 tahun lalu dia mendengar kabar tentang pertunangan Ren"
"Sehingga dia melampiaskan nya kepadamu, yah seperti itulah kejadiannya. Kau itu tidak memiliki tempat untuk Mai"
"Kau hanya untuk di manfaatkan saja bagi Mai, Yah seperti mainan? Mungkin seperti itulah padangan Mai terhadapmu"
Semua perkataan Ley terpatahkan dengan perkataan Liana yang sangat masuk akal! Tetapi Ley masih keras kepala, dia masih ingin mempercayai Mai.
"T-tidak mungkin! Ini pasti hanya akalanmu!" Bantah Ley.
"Biar ku buktikan saja!
Kemudian tiba-tiba ada sebuah layar transparan di depan muka Ley. Dan layar itu memperlihatkan sebuah rekaman gambar yang membuat Ren tidak percaya.
"I-ini tidak mungkin!"
Benar , yang di perlihatkan Ley adalah rekaman Saat Ren Dan Mai berhubungan badan Tadi pagi.
Ren merekamnya saat melakukannya lalu memberikan rekaman itu kepada Liana ,semua yang di lakukan Ren itu ada maksudnya
"Ini pasti bohong! Ini BOHONG!"
Suara Desahan Mai yang terdengar dari rekaman itu membuat Ley semakin stres! Marah, gila, atau yang lainnya.
Sudah pasti hati Ley hancur, ya seperti itulah rasa sakit ketika seseorang di khianati.
"Hentikan! Aku tidak ingin melihatnya lagi! HENTIKAN!"
"Kenapa!? Kenapa dia menghianatiku! Kenapa?!"
Ley memegangi kepalanya sambil mengacak-acak rambutnya dengan tangannya, dia merasa hancur yaa... Sangat hancur.
"Kau tahu kenapa? Karena Mai itu sangat mencintai Ren Arata. Bukan dirimu Hahahaha~" Tawa Jahat Liana membuat Ley semakin marah lalu..
SWOOSH!
Ley melesat dengan sangat cepat, dan langsung mencekik leher Liana dengan kemarahan yang tidak terkendali.
"BUNUH! AKU PASTI MEMBUNUHMU DAN BEGITU JUGA REN!"
Cekikan Ley sangat lah kuat, sehingga Liana agak kesulitan untuk menahannya. Tetapi cekikan Ley tidak akan bisa membuat Liana mati.
"Haha... Lucu sekali, Ren itu sangat lah kuat. Bahkan diriku juga seperti anak ayam jika di bandingkan dengannya!"
"Apalagi Kau, Mungkin kau bisa di anggap belatung jika di bandingkan dengan Ren Lucu Sekali Hahaha!" Tawa Liana.
"SIAAAALAN! AKU PASTI AKAN MEMBUNUHMU!"
"Ahk!"
Ley mencekik lebih kuat... Liana mulai kesulitan untuk menahannya , tetapi Liana harus menahannya sebentar lagi.
Tetapi kemudian Ada cahaya terlihat, dan kemudian tentara keluarga duke mulai berdatangan dengan Sato Frankes dan Mai Frankes.
Lalu kemudian mereka melihat Ley yang mencoba membunuh Liana.
"APA YANG KAU LAKUKAN PANGERAN KEDUA!?" Bentak dan Marah Soto.
"Sa-sayang tolong aku..." Ucap Liana yang terlihat lemas.
"Hah?!" Ley menatap tajam Soto Frankes.
Tetapi kemudian Ley melihat Mai yang berada di samping Sato Frankes. Dan dia mulai melepaskan cekikannya dari leher Liana Frankes.
"SIALAAAN! MAIIIIIIIIIII!!!!! "
Mai agak bingung dengan apa yang di katakan Ley, tetapi setelah mengingat lagi tentang apa yang di katakan Ren kemarin dia pun mulai paham.
'Aaah... Sepertinya sudah ketahuan Hehehe~'
"DASAR JALANG PELACUR! AKU AKAN MEMBUNUHMU!!!!"
Swosh!
Ley melesat dengan sangat cepat, lalu menyerang Mai.
"MAI AWAS!" Teriak Sato Frankes.
Sato mulai berlari untuk melindungi Mai, tetapi karena dirinya telat melakukan tindakan, dia tidak mencapainya tepat waktu.
Tetapi....
BOOOM!
"GHAAAK!"
Layaknya pahlawan tiba-tiba Ren menedang Ley dari atas dan membuat Ley terbentur dengan sangat keras, sehingga membuat Ley pingsan.
"Apa kau tidak apa-apa Mai, ap semua dari kalian baik-baik saja?" Ucap Ren.
Kemudian Ren mulai mendekati Liana yang kesulitan berdiri, dan lalu dia menolongnya berdiri dengan menodongkan Tangannya dengan lembut.
Sebenarnya Ren mengawasi semua tindakan Ley dan Liana, lalu dia yang menyuruh Mai untuk membawa Ayahnya dan pasukannya untuk mencari Ibunya.
"Bajingan! Berani-berainya kau menyerang wanita, aku sungguh kecewa padamu!" Ren menatap tajam Ley yang sedang pingsan.
"Kalian semua tangkap dan ikat pangeran kedua, dan bawa di di penjara!"Perintah Sato Frankes
'Hahahahaha bagus, kali ini sebagian rencana kecil ku berhasil hahaha!'
[Mendapatkan 150.000 Poin kejahatan dari rencana yang hebat!]
[Selamat! Host mendapatkan 50.000 Poin Kejahatan dari Bonus Evil System karena puas dengan tindakan Host]
Author:Halo maaf ya lama update, oh ya alasannya karena Kondisi author lagi kurang Vit, makannya saya lama gak update. Oh ya mungkin kalian berfikir kenapa Elaina gak ikut serta untuk dalam rencana Ren?alasannya karena Elaina ada bagiannya sendiri, mari kita nantikan penderitaan selanjutnya.
Ohya Jangan lupa Like,Vote,Komen Dan Rate Bintang 5 supaya Author makin semangat buat Updatenya.
...~Salam Dari Author Riza~...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 115 Episodes
Comments
Didik Setyawan
gk seru low maenx menyerahkn dri,bgus prkosa dgn kasar n kejam biar tmbah jahat...
2023-01-23
0
Sugiono.S.T
menjijikkan sekali thor,,gausah drama dramaan deh
2022-11-20
0
Lari Ada Wibu
kekekkeke mantap thod
2022-09-01
0