ini karya pertamaku
jadi mohon untuk bimbingan yang baik ya 😊
seorang wanita cantik bernama Nameera Adinda harus menjalani pernikahan untuk membayar hutang ibu tirinya, ibu tirinya adalah orang yang serakah tak peduli akan nasib nameera, yang jelas semua hutangnya di anggap lunas setelah menikahkan satu putrinya,
tuan narendra sebastian adalah pria tua yang datang ke rumah nameera dan meminta langsung pada ibu tirinya untuk menikahkan salah satu Putrinya,
tak ada pilihan lain ibu tiri nameera langsung menunjuk dirinya saat tuan narendra sudah pulang,, tak ada pilihan nameera tak mau menerima dan mencoba untuk kabur dari ruman namun usahanya nihil, ia ketahuan ingin kabur dan tanpa aba² ibu tirinya langsung menampar pipi mulushnya
apakah kehidupan nameera akan bahagia setelah menikah atau malah sebaliknya
penasaran dengan kisahnya,, yuk pantengin terus ya ceritanya hanya di novel aku
cekkidott 👉👉
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ftria oktvn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bdrs 32
baru saja zayn masuk ke dalam kamarnya ia harus di kejutkan lagi oleh ketukan pintu dari pak mus,,
"Tok,,
"Tok,,
"tuan anda sedang di tunggu di bawah oleh ibu dan saudari nyonya,, ucap pak mus seraya meninggalkan kamar tuan zayn,"
",,ckk"untuk apa lagi dua perempuan sialan itu ke rumahku," zayn berdecak kesal karena seharian ini fikirannya kacau balau apalagi di tambah dengan kedatangan ibu dan saudari tiri nameera zayn semakin kesal di buatnya,, namun zayn sebisa mungkin menetralisirkan dirinya agar terlihat biasa saja,,
zayn menyunggingkan senyum di bibirnya",,aku sudah tak sabar melihat kehancuran kalian semua",,ucap zayn di depan cermin besar yang terdapat di dalam kamarnya,
tanpa sengaja zayn menyentuh map yang ada di meja dekat tempat tidurnya,, ia baru ingat bahwa sekertaris haikal memberikannya map yang berisikan keterangan hidup nameera namun belum sempat ia baca karena harus di sibukkan oleh pekerjaan kantornya, zayn langsung mengambil map tersebut dan memasukkannya kedalam laci nakas,
flashback on
setelah zayn melihat tingkah nameera yang tidak biasa terhadap ibu tirinya zayn langsung menghubungi sekertaris haikal untuk mencari tahu seluk beluk kehidupan nameera sebelumnya,
bukan karena apa² zayn hanya merasa penasaran dengan tingkah nameera yang seolah tak peduli dengan kedatangan ibu dan saudarinya itu,,
apalagi setelah tiba² nameera langsung masuk kedalam kamarnya tanpa menemani kedua orang yang menunggunya di ruang tengah untuk mengobrol,,
setelah seharian mengoreksi kehidupan masalalu dari istri tuan zayn,, akhirnya sekertaris haikal mendapatkan apa yang tuannya mau langsung saja saat sampai di mansion sekertaris haikal langsung memberikan map tersebut ke tuan zayn,,
namun hingga saat ini zayn belum membaca isi dari map yang telah di serahkan oleh sekertaris haikal kepada dirinya,,
flashback of
zayn menuruni anak tangga dan benar saja kedua orang itu sedang menunggu dirinya,, namun zayn belum melihat nameera di antara kedua orang itu,, zayn hanya melihat ashila yang sibuk dari tadi memperbaiki dandanan dan penampilannya,, hingga akhirnya zayn mendekati dua orang yang sedang berbincang itu,,
"dimana nyonya," ucap zayn terhadap bik sumi selaku maid mansion,,
",anu, masi di dalam kamar tuan,," ucap bi sumi, "
",kenapa dia belum keluar",
",katanya sebentar lagi tuan,, nyonya sedang tidak enak badan katanya,, ucap bi sumi gugup takut tuannya itu akan memarahinya,"
",tidak usah repot²nak biarkan saja nameera istirahat kalau memang dia tidak enak badan," ucap ibu tiri nameera dengan nada halusnya gays,"
zayn yang penasaran dengan keadaan nameera langsung berjalan ke arah gudang, dia membuka pintu kebetulan nameera tidak mengunci pintunya karena tadi bi sumi masuk,,
zayn melihat nameera tertidur dengan menggunakan alas tikat dengan satu bantal yang mengganjal kepalanya nameera tertidur membelakangi zayn,,
."kenapa hatiku tiba² sakit melihat dia tertidur seperti ini,, apakah dia juga sakit karena kelakuanku tadi malam yang menggempurnya tanpa ampun," zayn meremas kepalanya,, pusing dengan apa yang dia rasakan terhadap nameera,"
zayn memegang bahu nameera ia melihat ada jejak air mata di pelupuk mata nameera,, wajah nameera pucat,, mata yang bengkak,, nameera masih terisak padahal dia sedang tertidur,,
",apa aku sejahat itu padanya,, "tidak",, ini belum seberapa,, apa yang ibumu perbuat pada keluargaku dulu belum seberapa nameera, kamu harus membayarnya lebih dari itu aku akan membuatmu menderita sehingga ibumu pun menderita karena melihatmu menderita," ucap zayn sambil mengepalkan kedua tangannya,"
biar asik ...
Author kan belum kasih bumbu rahasia "Bucin"🤣🤣🤣
jawabannya
Bagi orang yang punya hati dan perasaan. takkan mudah melepaskan sesuatu yang bernilai historis terhadap orang yang disayanginya. apalagi rumah tersebut satu satunya peninggalan dan orang yang disayangi semua telah tiada..
cobalah untuk menghargai karya orang lain. kalau tak suka skip atau tinggalkan. tak perlu komentar buruk apalagi menjatuhkan orang lain dengan memberikan bintang satu.
sikap seseorang mencerminkan daya pikirnya sendiri