NovelToon NovelToon
Kelahiran Sang Penguasa

Kelahiran Sang Penguasa

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Petualangan / Kultivasi / Fantasi Timur
Popularitas:596.3k
Nilai: 4.4
Nama Author: Badtisstha Nafta

halo guys disini saya mau memperkenalkan novel yang baru saya tulis, dan ini novel pertama saya tentang kultivator.

banyak novel tentang kultivator yang ada di sini, dan karena novel-novek itu juga yang membuat saya ingin membuat cerita tentang kultivator ini maka dari itu, jika nantinya ada sedikit kemiripan dengan beberapa novel itu karena saya menjadikan beberapa novel itu menjadi contoh atau inspirasi saya.

namun ini benar-benar murni dari pemikiran saya sendiri, semoga teman-teman pembaca suka dan selamat membaca.
jangan Lupa Kasih Like serta votenya ya agar saya dapat bersemangat lagi dalam melanjutkan cerita ini.

jika teman-teman menemukan kesalahan dalam pengetikan kata atau kalimat, mohon untuk berkometar saja, itu nantinya bisa membantu saya agar bisa berkembang lagi serta saya tau dan dapat merevisi ceritanya nanti.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Badtisstha Nafta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Semifinal kedua 3 : Lin Shen vs Lin Gong & Leluhur Keluarga Lin

maaf teman-teman karena 2 hari kemarin saya tidak bisa update lantaran kerja masuk pagi, dan sorenya saya pulang kerja langsung pulang kampung jadi ngak sempat buat nulis lanjutannya.

aku di kampung juga ngak bisa ngetik soalnya sibuk banget jadinya ngk bisa up 2 hari.

hari ini di usahakan mau crazy up sebagai ganti update an 2 hari kemarin, semoga bisa mengobati rasa kecewa kalian, karena aku updatenya telat, Terima kasih.

...Selamat Membaca......

...

setelah Lin Tian bersama dengan Lin Biao kembali ke tempat mereka masing-masing, tetua pertama pun langsung melanjutkan pertandingan Semifinal kedua ini.

"Baiklah, setelah kita di perlihatkan dengan pertarungan yang sangat seru di pertandingan pertama tadi, ini saat nya kita melihat pertarungan kedua antara Lin Shen melawan Lin Gong, untuk kedua petarung bisa segera mempersiapkan dirinya" ucap tetua pertama.

Lin Shen dan Lin Gong pun langsung turun ke arena dengan membawa pedang pusaka mereka masing-masing.

tetua pertama pun langsung menjelaskan peraturan yang sama dengan yang dia berikan saat pertandingan Lin Tian dan Lin Biao.

"Baiklah, jika kalian sudah mengerti dan siap, maka akan kita mulai pertarungan ini" ucap tetua pertama.

"baik tetua" balas mereka bersama.

TENG.

TENG.

TENG.

"Saudara Shen mohon petunjuknya" ucap Lin Gong.

"mari Saudara" balas Lin Shen.

mereka pun langsung saling menyerang satu sama lain.

namun terlihat perbedaan dari kekuatan Lin Gong yang jauh berada dibawah Lin Shen, Lin Gong terlihat sangat kesulitan mengimbangi gerakan-gerakan cepat dari Lin Shen, sehingga banyak luka-luka yang diterima Lin Gong, meskipun tidak terlalu berpengaruh namun dengan perbedaan tingkatan kultivasi yang dimiliki Lin Gong dan Lin Shen, membuat mereka berdua seperti bukan lawan yang seimbang, dan pertandingan menjadi seperti berat sebelah.

saat terjadinya pertarungan yang sangat menegangkan itu, di sisi lain arena pertarungan terlihat seorang kakek tua yang duduk tersenyum melihat 2 pemuda yang nantinys bisa menjadi pilar bagi keluarga Lin, meskipun dia belum tau siapa pemuda bertopeng itu, tetapi saat pemuda itu menggunakan kekuatan dan pedang Halilintarnya itu, orang tua itu sangat senang lantaran ada seorang pemuda yang sangat kuat itu, tingkatan nya pun sudah berada di Tahap Jendral Bintang 5 diumurnya yang belum 17 tahun.

dia melihat pertandingan Semifinal ini dari awal tadi sudah dapat memastikan bahwa pemuda bertopeng dan Lin Shen nantinya pasti akan masuk ke babak Final.

kakek Tua itu adalah Leluhur Keluarga Lin atau bisa juga dibilang sebagai Kakek dari Lin Tian, yang baru saja keluar dari pelatihan tertutupnya, untuk meningkatkan kekuatanya sampai di tahap Pertapa suci.

sebenarnya Kakek Lin Guang ingin langsung menemui keluarganya, namun setelah dia mengingat bahwa sekarang ini sedang ada turnamen keluarga, dia ingin menonton terlebih dahulu sebelum nantinya menyapa semua keluarganya, akhirnya seperti sekarang ini Kakek Lin Guang sedang menyamar agar tidak diketahui oleh banyak orang jika dia telah kembali dari Latihan tertutupnya.

dulu dia mendirikan Keluarga Lin ini bersama saudara-saudaranya, banyak sekali hal yang telah mereka lewati sehingga sampai pada saat seperti ini.

...

kembali ke arena.

Lin Shen yang mendominasi pertandingan pun masih terus memberikan serangan-serangannya kepada Lin Gong.

di saat ini Lin Gong yang selalu ditekan oleh Lin Shen masih berusaha untuk bertahan dan membalas dengan beberapa serangan kepada Lin Shen.

namun, hal yang dilakukan Lin Gong tidak membuahkan hasil apapun, karena pertahanan dari Lin Shen sendiri juga sangat sulit untuk ditembus, pada akhirnya Lin Gong hanya bisa bertahan saja sampai saat ini.

Lin Shen yang melihat bahwa Lin Gong sudsh tidak dapat berkutik lagi pun mengeluarkan tehniknya untuk dapat menjatuhkan Lin Gong dengan sekali serangan.

"Langkah Angin Sunyi" ucap Lin Shen.

dengan tehnik ini, Lin Shen terlihat bergerak dengan sangat cepat, bahkan Lin Gong yang menjadi lawannya pun hanya bisa pasrah dengan mengandalkan perisai energinya untuk bertahan.

"sial, saudara Shen menggunakan tehnik Langkah Angin Sunyi, gerakannya meningkat beberapa kali lipat dari sebelumnya, jika terus begini, perisai energi yang ku buat tidak akan bisa bertahan terlalu lama, membendung serangan dari saudara Shen" ucap Lin Gong dalam hatinya.

"Seratus Tebasan Angin Penghancur" Teriak Lin Shen yang mengeluarkan tehniknya untuk menghancurkan perisai pertahanan dari Lin Gong.

dengan bergerak memutari Lin Gong, Lin Shen terus menerus mengeluarkan tebasannya untuk mengempur perisai energi milik Lin Gong.

Sampai pada Akhirnya, karena menerima tebasan yang terus menerus menghantam perisai energinya, Lin Gong pun memuntahkan sedikit darah dari mulutnya, karena luka dalam yang dia terima sudah terlalu parah.

"ugh" Lin Gong memuntahkan darah dan pedang yang digunakan untuk menahan serangan dari Lin Shen pun terbang terlepas dari tangannya.

setelah itu Lin Gong pun akhirnya terjatuh terduduk, dan Lin Shen pun mengakhiri rangkaian serangannya setelah melihat Lin Gong yang sudah tidak bisa bertahan lagi.

TENG

TENG

TENG

suara lonceng pertanda berakhirnya pertandingan yang di bunyikan oleh para tetua yang juga membantu tetua pertama untuk mengurus Turnamen ini.

Tetua pertama yang mendengar bunyi Lonceng akhir pertandingan pun langsung turun ke Arena untuk melihat Kondisi dari Lin Gong, setelah melihat Lin Gong terluka cukup parah Tetua pertama pun langsung berteriak.

"Tim Pengobatan segera bawa Lin Gong untuk segera diobati" teriak Tetua Pertama.

"Baik Tetua" balas tim pengobatan yang langsung bertindak cepat saat mendapatkan perintah dari Tetua pertama.

Lin Shen yang ada disana pun segera menghampiri Tetua pertama untuk bertanya tentang kondisi dari Lin Gong.

"Tetua, bagaimana keadaan Saudara Lin Gong, maafkan aku karena terlalu bersemangat hingga akhirnya membuat Saudara Lin Gong seperti ini" Ucap Lin Shen.

"tidak masalah itu bukan salahmu Shen'er, terluka dalam sebuah pertarungan itu sudah biasa bagi kita para kultivator, dengan adanya hal seperti ini, nantinya dapat membuat kita bisa berlatih lebih keras lagi agar tidak terjadi hal seperti ini lagi" balas Tetua Pertama.

"setelah ini kamu beristirahatlah, karena kamu akan melaju ke pertandingan di babak Final, jadi persiapkan dirimu" lanjut Tetua Pertama.

"baik tetua" balas Lin Shen yang langsung kembali ke kursinya untuk memulihkan diri, sebelum melanjutkan pertandingan ke babak Final, melawan Lin Bertopeng atau Lin Tian yang sedang menyamar.

...

...sampai disini dulu ya readers....

...maaf jika masih banyak kesalahan dan ceritanya tergolong sedikit ngak jelas, karena ini murni dari pemikiran author sendiri....

...semoga kalian suka, dan mohon maaf bila masih banyak kekurangan, jangan lupa like dan komen agar author dapat memperbaiki kekurangan, serta jangan lupa untuk vote biar author lebih semangat lagi dalam melanjutkan cerita ini....

...see you next bab readers, semoga hari kalian menyenangkan....

^^^salam dari penulis pemula.^^^

^^^^^^Mr. B^^^^^^

1
Imam Subekti
buruk
Dian Pravita Sari
kecewa kecewa selalu itu itu terus komen komen apa gak pernah ditanggapi kok komen
Dian Pravita Sari
para peminat cerita novel tolong tinggal saja aplikasi ini krn selalu dan selalu kl cerita naskah gak diulang pasti ce
ditanya putus di tengah jalan
Dian Pravita Sari: jgn bc novel tolong gak da tanggung jaeabnya
total 1 replies
Dian Pravita Sari
menjadikan males
Dian Pravita Sari
kl. gak niat buatnaskah dan blm tamat gak deah di buat kan menjadikan pembaca kece
ea
kualitas kontrol naskah mana????
Dian Pravita Sari
percuma kritik krn gak pernah ditanggapi quity control. naskah lah paling cerita diiulsmg ulang atau cerita putus tengah jalan gak taman mengesalkan gakhbonafode blas
Alan Banghadi
Bagus lin Tian semoga kamu tambah kuat
Alan Banghadi
Itu anak kamu Patriak lihat saja Dy sudah hebat hukan
Alan Banghadi
Wow Lin tian adalah penguasa semua berhasil jadi yg terkuat👍🏻👍🏻👍🏻
Alan Banghadi
Wow Lin tian adalah penguasa semua berhasil jadi yg terkuat
Alan Banghadi
Lin tian pasti bahagia ketemu adik yg tidak pernah Dy tau
Alan Banghadi
Akhirnya Lin tian sudah kuat dan siap untuk bertempur.semangat tua 👍🏻👍🏻
spooky836
mr babi ke
spooky836
alam plagiat
spooky836
bila plagiat begitu otak ada akal xde
spooky836
plagiat
Jim Mi
awal yg baik, asal jgn putus d tengah
Ihwan Udin
boleh lah
Alif
kalau bisa setiap bab tidak usah selalu di isi tanda tangan
Muhammadjefri
Biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!