NovelToon NovelToon
SISTEM KULTIVASI PERJAKA TUA

SISTEM KULTIVASI PERJAKA TUA

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Kultivasi Modern / Urban
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: S. M yanie

Dari seorang pangeran yang diagungkan, Jiang Yui kini beralih profesi menjadi "makcomblang sakti" keliling dunia.

Mulai dari pendekar pedang wanita yang dingin dari sekte es, pangeran dari faksi musuh, hingga siluman rubah yang galau—semuanya harus ia satukan dalam ikatan cinta.

​Ditemani oleh layar sistem magis yang mengejek setiap kegagalannya, mampukah Jiang Yui merajut kisah cinta orang lain demi menyelamatkan takdir cintanya sendiri, atau ia justru terjebak selamanya sebagai perjaka tua terkuat di dunia kultivasi?

Jangan lupa like,komen dan subscribe ya kakak, biar author ya semangat ,,dukungan kalian sangat berharga... makasih 🫶🫶🫶🫶

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon S. M yanie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 25

Jiang Yui tertawa renyah, menyandarkan punggungnya pada kursi kayu sambil menyesap sisa tehnya.

"Baguslah kalau begitu. Artinya, hukum alam yang paling hakiki di Sembilan Langit sekarang sudah bergeser dari 'menegakkan keadilan' menjadi 'berburu kuliner bersama pasangan'. Jauh lebih produktif, kan?"

"Tentu saja!" seru Liu Tian menyahut sambil merangkul pundak Nona Mei.

 "Omong-omong, Jiang Yui, hari ini kan bertepatan dengan perayaan Festival Lentera Musim Semi di Kota Qing. Apakah kau dan Bai Ling berniat menutup kedai lebih cepat dan ikut berkeliling pasar malam nanti?"

Mendengar kata Festival Lentera, mata Murong Chen langsung berbinar penuh harap. Ia menatap Jiang Yui dengan tatapan memohon.

"Paman! Kalau kalian tutup kedai malam ini, aku juga boleh ikut liburan ke pasar malam, kan? Sudah lama aku tidak melihat kembang api bumi tanpa harus memikirkan arsip galaksi!"

Jiang Yui melirik Bai Ling di sampingnya. Wanita berambut perak itu tersenyum tipis, mengangguk kecil seolah menyetujui usul tersebut.

"Baiklah," jawab Jiang Yui mantap, membuat Murong Chen bersorak gembira dalam hati.

 "Hari ini Paviliun Damai tutup lebih awal tepat saat matahari terbenam. Kita semua akan pergi ke festival lentera malam ini—tanpa dokumen arsip, tanpa urusan dewa, dan tanpa ada alasan untuk galau."

Suara sorak-sorai kecil dan gelak tawa kembali menggema di dalam kedai.

Para tamu agung dari dimensi tertinggi itu merasa sangat beruntung bisa merasakan kehangatan hidup fana yang begitu sederhana namun kaya akan makna.

Sore harinya, saat semburat warna jingga kemerahan mulai menghiasi langit barat Kota Qing, plakat kayu “Paviliun Damai” dibalik menjadi tulisan “Tutup”.

Jiang Yui, Bai Ling, Liu Tian, Nona Mei, Tetua Lu, Murong Chen, serta pasangan agung dari Sembilan Langit melangkah bersama-sama menyusuri jalanan kota yang kini mulai diterangi oleh ribuan lentera kertas berwarna-warni yang digantung di sepanjang jalan.

Suasana pasar malam begitu meriah. Aroma harum makanan panggang, suara pedagang menjajakan barang dagangan, dan alunan musik tradisional berpadu menciptakan simfoni kehidupan yang indah.

Di tengah kerumunan itu, Jiang Yui menggenggam jemari Bai Ling erat-erat, berjalan berdampingan menikmati malam yang damai.

Ia menatap sekeliling—melihat sahabat-sahabatnya tertawa lepas, melihat Murong Chen yang asyik mencicipi jajanan gula-gula kapas, dan merasakan ketenangan yang selama ini ia impikan sejak masa-masa kelam kutukan perjaka tua.

Dunia persilatan aman, kosmos berada dalam harmoni, dan orang-orang tercinta berada tepat di sisinya. Bagi Jiang Yui, tidak ada lagi pencapaian atau takhta yang lebih tinggi di alam semesta ini.

Ini adalah puncak kebahagiaan yang sesungguhnya, sebuah fajar abadi di dalam hati yang penuh dengan rasa syukur dan cinta yang tulus.

Ribuan lentera kertas berwarna merah, kuning, dan keemasan berpendar lembut di sepanjang jalan utama Kota Qing,

 memantulkan cahaya hangat ke wajah setiap orang yang berlalu-lalang.

Suara tawa anak kecil yang berlarian membawa mainan kincir angin bambu berpadu dengan alunan musik tradisional kecapi dan suling, menciptakan suasana perayaan Festival Lentera Musim Semi yang begitu hidup.

Rombongan kecil dari Paviliun Damai berjalan berdampingan membelah kerumunan pasar malam.

Murong Chen tampak seperti anak kecil yang baru pertama kali keluar istana, ia sibuk menunjuk berbagai jajanan unik, sementara tangannya sudah penuh dengan tusukan manisan buah kesemek dan gulali kapas berbentuk naga kecil.

"Wah, aku tidak menyangka makanan fana di bumi rasanya bisa seenak ini!" seru Murong Chen dengan mulut penuh makanan, membuat Tetua Lu di sebelahnya menggelengkan kepala sambil tersenyum geli.

"Makanya, jangan terlalu lama mendekam di perpustakaan kosmik dingin itu, Murong Chen," sahut Tetua Lu. "Dunia ini punya banyak hal indah yang tidak bisa dihitung dengan rumus arsip."

Tidak jauh di depan mereka, Ketua Dewan Sembilan Langit dan Dewi Nebula berjalan beriringan sambil memegang sebuah lentera kertas berbentuk bunga teratai.

Sang kakek tua, yang biasanya paling kaku soal aturan hukum galaksi, kini tampak tersenyum lebar dan dengan sabar mendengarkan cerita istrinya tentang keindahan rasi bintang di sektor barat.

Di tengah keramaian itu, Jiang Yui dan Bai Ling berjalan sedikit lebih santai, tertinggal beberapa langkah di belakang rombongan. Genggaman tangan mereka tidak pernah terlepas sejak pertama kali memasuki gerbang pasar malam.

Bai Ling menoleh ke arah suaminya, memperhatikan binar kebahagiaan yang terpancar jelas di mata Jiang Yui.

"Kau terlihat sangat menikmati malam ini, Jiang Yui."

Jiang Yui tersenyum hangat, merapikan sehelai rambut perak Bai Ling yang sedikit tertiup angin malam.

"Tentu saja. Festival lentera, keramaian ini... semuanya terasa begitu nyata. Dulu, aku mengira hidupku hanya akan dihabiskan untuk memikirkan cara mematahkan kutukan agar tidak sendirian. Sekarang, melihat semua orang tertawa bahagia di sini, rasanya perjuangan itu benar-benar sepadan."

Bai Ling menyandarkan kepalanya sejenak di bahu Jiang Yui saat mereka berhenti di dekat jembatan batu tua yang melintasi sungai kecil kota.

Di permukaan air sungai, puluhan lentera kecil mengapung terbawa arus, membawa serta harapan-harapan baik dari warga yang memanjatkan doa.

"Dan perjalanan ini tidak akan pernah berakhir, bukan?" bisik Bai Ling pelan.

Jiang Yui merangkul pinggang Bai Ling lebih erat, matanya menatap pantulan cahaya lentera yang menari-nari di atas air sungai.

"Tidak, Bai Ling," jawab Jiang Yui mantap.

"Ini bukan akhir. Ini adalah awal dari lembaran baru yang akan kita tulis bersama setiap hari, tanpa sistem, tanpa beban takdir kosmik, hanya ada kita, kedai teh kecil kita, dan kedamaian abadi di Kota Qing."

Di kejauhan, Liu Tian dan Nona Mei melambaikan tangan ke arah mereka, memanggil agar segera bergabung di dekat panggung pertunjukan kembang api utama.

Jiang Yui dan Bai Ling saling berpandangan, lalu tersenyum penuh arti.

Bersama langkah kaki yang ringan dan hati yang dipenuhi rasa syukur, sang Makcomblang Agung melangkah menyongsong malam yang cerah, membawa kisah keabadian yang selamanya terukir di bawah langit malam Kota Qing.

1
/Nuani
kejam banget sistemnya
/Nuani
tapi Jiang Yui kok menolak perjodohan /NosePick/
/Nuani
kejam banget ini mah
/Nuani
Kasihan 😇
☪︎⃟𒈔⃟🕊 S.M YANIE 🇵🇸: 😁😁😁😁😁🤣🤣🤣
total 1 replies
☪︎⃟𒈔⃟🕊 putra h iatu s 🍤
udah kayak lamaran kerja ini
☪︎⃟𒈔⃟🕊 putra h iatu s 🍤
sangat bagus,cocok dibaca semua kalangan
🥳➊ˢᵗ ᴀɴɴɪᴠ'sᴛᴀʀѕ⍣⃝✰putrahs
astaghfirullah🤣🤣🤣
☪︎⃟𒈔⃟🕊 S.M YANIE 🇵🇸: apehall nih??
total 1 replies
🥳➊ˢᵗ ᴀɴɴɪᴠ'sᴛᴀʀѕ⍣⃝✰putrahs
alamakkk belum dapat jodohh
☪︎⃟𒈔⃟🕊 S.M YANIE 🇵🇸: km juga blum
total 1 replies
✍️⃞⃟𝑹𝑨Han Boshalvaya🍤
Sial, aku tertawa 🗿
☪︎⃟𒈔⃟🕊 S.M YANIE 🇵🇸: jangan di tahan,tar jadi kentut
total 2 replies
✍️⃞⃟𝑹𝑨Han Boshalvaya🍤
Bagus juga idenya, boleh aku tiru? 🗿
☪︎⃟𒈔⃟🕊 S.M YANIE 🇵🇸: boleh bangett masss
total 2 replies
༺⬙⃟⛅cap badakℛᵉˣ
Keren banget ceritanya sangat informatif dan bermanfaat
༺⬙⃟⛅cap badakℛᵉˣ: ok sip
👍
total 2 replies
𝙕𝙯𝙯
benar-benar berbeda sekali dengan kak yani yang biasanya itu.

sistem kultivasi perjaka/NosePick/ 🤧
☪︎⃟𒈔⃟🕊 S.M YANIE 🇵🇸: wkwkwk ayok aktif nulis lagi
total 1 replies
༺⬙⃟⛅cap badakℛᵉˣ
mampir
༺⬙⃟⛅cap badakℛᵉˣ: follow kak mau kirim ss
total 4 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!