NovelToon NovelToon
Permaisuri Genius Mengguncang Istana.

Permaisuri Genius Mengguncang Istana.

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Transmigrasi
Popularitas:4.3k
Nilai: 5
Nama Author: aldolado

Bagaimana jadinya jika seorang dokter bedah dan ahli toksikologi jenius dari abad ke-21 bertransmigrasi ke tubuh seorang Permaisuri yang lemah dan dibuang?

Anran, seorang dokter genius masa depan, tewas dalam insiden laboratorium dan terbangun di tubuh Permaisuri Kerajaan Great Yan. Tak hanya dibuang ke Istana Dingin karena fitnah kejam, tubuh Permaisuri ini juga diracuni secara perlahan oleh musuh-musuhnya di istana belakang.

Permaisuri lama yang penakut dan mudah menangis telah lenyap. Kini, Anran bangkit membawa kecerdasan medis modern, keahlian racun yang mematikan, dan keberanian tanpa batas!

Satu per satu racun dibongkar, fitnah selir licik dipatahkan, dan intrik politik kerajaan dihancurkan. Seluruh istana dibuat gempar oleh perubahan drastis sang Permaisuri yang kini anggun, cerdas, dan tidak bisa diintimidasi oleh siapa pun.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aldolado, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

lanjut bab 11

Yang Mulia Kaisar."

Kaisar Tian menatap Anran dari atas Tahta Naga. Sepasang mata elangnya menembus keheningan aula yang megah, memperhatikan setiap gerak-gerik sang permaisuri yang begitu tenang dan berwibawa di bawah tatapan puluhan menteri.

"Berdirilah, Permaisuri," suara Kaisar Tian bergaung rendah namun dipenuhi kekuatan yang memutar seluruh perhatian isi ruangan.

"Terima kasih, Yang Mulia," sahut Anran halus seraya menegakkan tubuhnya secara anggun.

Belum sempat keheningan terurai, Menteri Kebudayaan—ayah dari Selir Mei—segera melangkah keluar dari barisan pejabat. Pria paruh baya itu membungkuk dalam-dalam dengan raut wajah gusar yang dibuat-buat, kedua tangannya terangkat tinggi menghadap tahta.

"Yang Mulia Kaisar! Hamba memohon keadilan!" seru Menteri Kebudayaan dengan intonasi berat yang dramatis. "Permaisuri yang baru saja kembali dari Istana Dingin telah mendatangi Kediaman Barat dan menuduh putri Hamba, Selir Mei, merancangkan kejahatan tanpa bukti yang sah! Tindakan ini sungguh mencoreng martabat keluarga Hamba dan merusak kedamaian istana belakang!"

Selir Mei yang berdiri di samping ayahnya mengusap sudut matanya menggunakan saputangan sutra tipis, memperlihatkan raut wajah memelas dan rapuh di hadapan para pejabat yang mulai berbisik-bisik.

Kaisar Tian tidak langsung menanggapi gejolak para menterinya. Pandangannya beralih perlahan, mengunci sepasang mata jernih milik Anran. "Permaisuri, bagaimana kau menjawab tuduhan Menteri Kebudayaan?"

Anran tidak menampakkan sedikit pun kepanikan. Seulas senyum tipis yang dingin terukir di bibirnya yang kemerahan. Ia memutar tubuhnya perlahan, menatap langsung ke arah Menteri Kebudayaan dan Selir Mei.

"Menteri Kebudayaan bicara tentang bukti?" ujar Anran dengan suara halus yang memotong bisik-bisik di dalam aula bagaikan bilah pisau tipis. "Jika demikian, biarkan Tabib Zhou membawa bukti medis yang telah diamankan atas perintah langsung Yang Mulia Kaisar semalam."

Atas isyarat dari Kasim Zhao, pintu kayu berukir di sisi aula terdorong terbuka. Tabib Zhou melangkah masuk membawa sebuah kotak kayu hitam berhiaskan segel kerajaan. Tabib tua itu berlutut bersujud di tengah aula pualam, meletakkan kotak tersebut di hadapan Kaisar Tian.

"Melapor kepada Yang Mulia Kaisar dan seluruh menteri," suara Tabib Zhou bergetar jujur. "Semalam, atas perintah langsung Yang Mulia, Hamba telah menguji sisa obat di Istana Dingin menggunakan metode jarum perak dan ekstrak daun cendana. Hasilnya... cairan obat tersebut positif mengandung racun Bunga Malam Biru dalam dosis yang mematikan."

Gemuruh bisik-bisik kian kencang memenuhi Aula Keagungan. Wajah Menteri Kebudayaan tampak sedikit kaku, namun ia buru-buru menyanggah. "Meskipun obat itu beracun, apa hubungannya dengan putri Hamba? Bisa saja pelayan di Istana Dingin yang berniat jahat!"

Anran melangkah satu tapak lebih dekat ke arah Menteri Kebudayaan. "Akar Salju dari wilayah utara," potong Anran tenang. "Racun Bunga Malam Biru adalah racun tersembunyi yang membutuhkan katalisator racikan obat tertentu agar dapat menembus pembuluh darah. Dan satu-satunya tempat di istana ini yang menerima alokasi penuh Akar Salju bulan ini adalah Kediaman Barat milik Selir Mei."

Anran beralih menatap Selir Mei yang kini gemetaran hebat. "Bukan hanya itu. Asap dupa Bunga Candu yang dikirimkan dari Kediaman Barat ke Istana Fengyi semalam dirancang khusus untuk melumpuhkan saraf kesadaran. Jika Menteri Kebudayaan ragu, biarkan Tabib Zhou memeriksa sisa abu dupa yang telah diamankan oleh pelayanku."

1
Murni Dewita
👣
✩̣̣̣̣̣ͯ┄•͙elle◥
nah kan, sekalian aja itu si kaisar meninggoy mendadak
✩̣̣̣̣̣ͯ┄•͙elle◥
kaisar pikun yg kebanyakan selir sih ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!