Bab 1 - Gadis Polos Berusia 17 Tahun
Aku masih berusia 17 tahun saat itu. Seorang gadis yang tidak tahu banyak tentang dunia, apalagi tentang cinta. Hidupku sederhana. Aku percaya pada orang dengan mudah, dan aku selalu berpikir bahwa se
1
1
Darah di Dinding De Heeren
Angin malam di pinggiran kota Malang selalu membawa aroma tanah basah dan sisa-sisa kejayaan masa kolonial yang mulai membusuk di makan zaman. Di ujung jalan setapak yang ditumbuhi ilalang setinggi da
0
2
Aspal Tipis Di Atas Tanah Kajen
Suryo Darmo adalah seorang lelaki yang punggungnya telah melengkung oleh beban usia dan cangkul, namun harga dirinya tetap tegak seperti barisan jati di hutan Linggoasri. Sebagai warga asli sebuah des
0
2
Kisah Kasih di Kosovo
Pagi itu di Universitas Indonesia, Kasih Kirana adalah matahari yang enggan tenggelam; ia adalah bunga kampus dengan kecerdasan yang membuat para profesor segan dan kecantikan yang membuat mahasiswa d
0
1
Tragedi Triana
Matahari di Kepulauan Virgin AS biasanya berarti liburan mewah bagi orang-orang terkaya di dunia, namun bagi Triana yang baru berusia lima belas tahun, cahaya itu adalah alarm kutukan. Ia berdiri di d
0
1
Derita Ravi Sang Dalit
Di sebuah sudut terpencil di pinggiran kota Kanpur, India, di mana bau busuk bukan lagi tamu melainkan penghuni tetap, hiduplah Ravi. Ia adalah seorang lelaki berusia tiga puluh tahun yang tubuhnya ta
0
1
Harum Melati Pelunas Hutang
Pemandangan alam desa begitu indah menjelang sore. Bau tanah sehabis hujan sangat khas. Terbentang pelangi di petala langit. Warna langit Dusun Karang Sekoti nampak memerah, seolah ikut terbakar oleh
0
1
Judul: Senyum di Balik Cangkir Kopi ☕
Setiap sore setelah pulang sekolah, Rani sering mampir ke sebuah kafe kecil di dekat jalan utama. Kafe itu tidak terlalu besar, tetapi suasananya hangat. Aroma kopi selalu memenuhi ruangan, membuat si
0
0
Ternyata, Igna ....
Waktu ku kecil papa sering bercerita tentang kisah putri dan pangeran. Papa bilang akan datang seorang pangeran yang akan membuatku bahagia. Baik itu di saat sedih ataupun senang. Papa bilang, pange
0
2
Geng sahur terlambat part 5
Bukber yang Berujung Kekacauan Setelah sukses (dan sedikit dimarahi Pak RT) saat bangunin sahur, Geng Sahur Terlambat punya rencana baru. “Gimana kalau kita bukber bareng?” kata Siti. Doni langsung
0
0
Geng sahur part 4
Operasi Bangunin Sahur Setelah kejadian “permen mokel” yang memalukan itu, Udin jadi bahan ejekan Geng Sahur Terlambat. Tapi malam itu dia punya ide. “Besok kita bangunin orang sahur keliling kampun
0
0
Terlambat
Oke perkenalan karakter dulu ya btw Ini bl🤭.. 1.Lion(tunangan Alex) memiliki kepribadian yang penurut baik dan tulus by the way dia orangnya itu sopan dan ramah ya..😉 2.Alex(tuangan Lion) Dia memilik
2
1
1.3 | Pertarungan Iman dan Taman Impian
Malam ketiga tiba dengan membawa beban yang berbeda pada jiwa Arya. Begitu matanya terpejam, ia tidak lagi menemukan gurun putih atau kota kuno Mekkah. Ia langsung dilemparkan ke dalam sebuah dimensi
0
0
1.2 | Kota Lampau dan Keberanian Hati
Malam berikutnya, tabir yang memisahkan dunia nyata dan alam mimpi kembali tersingkap bagi Arya. Tanpa ada transisi maupun keraguan, ia langsung mendapati dirinya berada kembali di tengah perjalanan i
0
0
SEBUTIR DEBU DI ATAS ASPAL
Suara derit pintu besi penjara itu masih terngiang di telinga Bara, seolah-olah gema logam yang beradu itu telah menyatu dengan detak jantungnya. Tiga tahun lamanya ia hanya melihat dunia melalui cela
0
1
Aku Selamat
Jika seseorang bertemu denganku hari ini, mungkin mereka hanya akan melihat seseorang yang terlihat tenang. Mereka mungkin melihat seseorang yang bisa tertawa bersama teman-temannya, seseorang yang b
1
1
Kejatuhan Mendadak Sang Bintang
Lantai marmer lobi hotel itu seolah bergetar saat langkah sepatu bot kulit buaya milik Adrian Mahendra menghentak masuk. Ia tidak berjalan; ia meluncur dengan aura yang menuntut penyembahan. Kacamata
0
1
Martabak Kirman yang Sepi
Malam di pinggiran Jakarta biasanya riuh, namun bagi Pak Kirman, aspal hitam di depannya terasa lebih bisu dari biasanya. Lampu neon putih yang mencuat dari atap gerobak martabaknya berkedip-kedip tid
0
1
Huize de Rozentuin
Malam itu, Bandung seolah merunduk di bawah selimut kabut yang tebal. Di Jalan Cipaganti, deretan pohon damar berdiri kaku seperti barisan nisan raksasa yang menjaga rahasia masa lalu. Bagi Rini, ruma
0
1
Menyusahkan orang lain
Sejak kecil aku sudah terbiasa dengan adanya orang tua di sampingku,apa apa aku tidak bisa selesaikan sendiri dalam hal sekecil apapun itu alhasil aku menjadi pribadi yang terus bergantung pada orang
0
1