NovelToon NovelToon
Kelas Menulis Bagi Para Pemula

Kesalahan Penulis Pemula dalam Menulis Novel

Jumlah peserta 1214

1. Takut gagal dan salah

Jangan merasa terbebani, karena semua orang sibuk dengan karyanya masing-masing, jadi tidak ada waktu untuk menertawakan karyamu. Dengan mengirimkan hasil karyamu ke editor adalah langkah tepat, karena dengan begitu mereka bisa mengevaluasi apa saja hal yang kurang, sehingga karyamu tentu akan lebih berkualitas.

2.Dalam satu bab ada lebih dari 3 adegan

Saat membaca kita harus mengetahui arah perasaan pembaca mau di bawa ke mana, dan perubahan adegan sering terjadi dalam satu bab. Biasanya pembaca cenderung akan meninggalkan novel yang ceritanya tidak fokus.

3.Karakter protagonis kurang dimunculkan dan ceritanya membosankan

Tujuan protagonis menjadi alur utama cerita. Pembaca berharap untuk memahami motivasi yang jelas dari protagonis dari awal. Semakin sifat dari protagonis dimunculkan, semakin kuat daya tarik cerita sebuah novel.

4. Pengenalan pembukaan cerita panjang, penjelasan latar belakang

Sangat mungkin jika sebagian besar pembaca akan hilang. Awal novel harus plot yang paling menarik, garis utama, konflik, dan alurnya harus sudah dimunculkan sebagian. Pembaca tidak tertarik dengan cerita yang berbelit-belit dan itu bisa membuat mereka beralih ke novel lain.

5. Narasi panjang dan bertele-tele

Tidak ada yang suka membaca narasi yang terlalu panjang. Dalam proses memajukan cerita, detailnya harus sesuai dan poin-poin penting harus disorot. Ada lebih banyak hal menarik yang bisa membuat plot cerita tidak hambar. Konten yang bisa sangat menarik perhatian, seperti kontras, ketegangan seksual, dan konflik. Hal ini harus dimunculkan dalam cerita dengan benar pada saat yang tepat pula.

6. Sering berganti POV dari berbagai macam tokoh

Sering berganti POV dari berbagai macam tokoh ini artinya masih di cerita yang sama, tetapi sudut pandang berubah dari A ke B, yang juga akan sulit untuk kembali dari B ke A. Jadi belajar untuk memperbaiki sudut pandang. Sudut pandang yang sama sejak awal untuk menggugah rasa empati pembaca.

7.Tidak menulis garis besar/outline

Tidak menulis garis besar seperti bepergian tanpa peta, dan akhirnya kita lupa di mana letak tujuan kita. Ketika menulis, sering kali author baru mengalami writing block tidak tahu akan menuliskan adegan apa lagi. Dalam keadaan frustasi, mungkin saja author baru berhenti menulis dan membuat cerita lain yang tidak pernah ada endingnya.Tindakan ini dirasa kurang tepat karena, dan juga membuat pembaca menunggu kelanjutan kisah yang kita buat.. Jadi, sebelum menulis, sebisa mungkin kita membiasakan untuk membuat garis besar terlebih dahulu.

NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!