Kegilaan Sang Immortal
Wang Chan hanyalah pemuda biasa dari Desa Hitam. Berkali-kali ditolak oleh sekte karena bakat rendah dan kekuatan lemah.
Namun saat desa mereka dihancurkan oleh monster iblis, ia tak punya pilihan selain melarikan diri sambil membawa seorang teman wanitanya.
Di tengah dunia kultivasi yang kejam, Wang Chan harus bertahan hidup dengan kekuatan yang nyaris tak berarti. Dari pelarian putus asa itulah, takdirnya mulai berubah.
Gadis Munafik Milik Elang
Arabella adalah gadis yang selalu mendapat julukan gadis apatis, gadis batu, gadis sombong, gadis angkuh dan masih banyak lagi julukan yang melekat padanya karena sikapnya yang antipati, dingin dan acuh tak acuh pada apapun disekitarnya.
Karena sikapnya itu membuat orang-orang di sekitarnya menjauh dan membencinya bahkan banyak yang mencacinya. Hal itu pula yang membuat seorang Elang Bahuwirya sangat membencinya.
Lalu apa jadinya jika Bella menjadikan sikapnya itu hanya sebagai topeng belaka. Topeng yang ia gunakan untuk menutupi segala luka di hatinya.
Dan bagaimana permainan takdir akan membawa Elang yang sangat membenci Bella malah saling terikat sebuah benang merah karena jebakan dari Bella.
"Walau di dunia ini hanya tersisa satu wanita, aku tetap tidak sudi mencintai gadis angkuh dan sombong sepertimu!!" ~Elang~
"Aku juga tidak mengharapkan itu!!" ~Arab
AETHERIA: VEIL OF TEARS
Dia tumbuh di dasar jurang, terisolasi dari dunia. Kulitnya keras bagai batu, kekuatannya tak masuk akal. Namanya Elian, dan hanya ada satu hal yang ia inginkan, mendaki The Veil of Tears, di puncak air terjun itu, bukan surga yang ia temukan, melainkan Orodia—kerajaan melayang yang dikuasai oleh raja tirani berhati iblis, Malakor.
Begitu kaki Elian menyentuh tanah kerajaan langit, takdir berubah. Ia bukan sekadar pendaki nekat; ia adalah pewaris takhta yang hilang.
Kini, Elian harus berjuang menyelamatkan ibu kandungnya dari penjara es, menggulingkan sepupu jahatnya, dan menghadapi Torin, pengawal tua.
Namun, di tengah perang sihir dan darah, satu pertanyaan menghantui semuanya, pertanyaan yang belum pernah berani diucapkan siapa pun selama seperempat abad,
"Mengapa Torin membunuh Tuan Muda Kaelen?"
Jawabannya bisa menyelamatkan kerajaan... atau menghancurkannya selamanya.
Ayo ikuti perjalanan Elian, dan jangan lupa buat support author, sub, like, comment juga yaaa, love banyak"♥︎
Foto Analog di Ruang Gelap
Dunia ini, bagi sebagian besar orang, adalah tempat yang bising dengan suara klakson, tawa manusia, dan denting sendok di atas piring. Namun bagi Rima Sania, dunia adalah lapisan tipis yang rapuh. Di
0
3
Di Antara Realitas
Malam merayap makin larut. Di luar sana, deru mesin mobil dan motor berbaur menjadi dengung konstan yang menjemukan, disusul pekikan peluit kereta api yang menyapa lamat-lamat dari kejauhan. Cahaya
0
2
Belajar Mengikhlaskan
Aku pernah berpikir bahwa kehilangan adalah akhir dari segalanya. Bahwa ketika seseorang yang sangat kita cintai pergi, hidup akan berhenti bergerak bersama kepergiannya. Aku pernah mempercayai itu
0
2
KESAKTIAN CLEANING SERVICE YANG AMPUH
Di sebuah apartemen tua di pinggir Jakarta yang selalu banjir jika turun hujan, hidup seorang pemuda yang bernama Reza. Usia 28 tahun, single, ia kerja remote, dan kamarnya sudah seperti tempat pembua
0
1