NovelToon NovelToon

Nama Author: Bodattt

Kembalinya Sang Penguasa Abadi

4.9 |

Nama Author: Bodattt

Lin Feng, seorang Kaisar Abadi yang tak tertandingi di generasinya, yang dikenal sebagai "Penguasa Abadi," tewas dalam sebuah pengkhianatan keji. Murid terdekat dan wanita yang paling dicintainya bersekongkol untuk merebut Kitab Suci Kekacauan Abadi miliknya, sebuah teknik kultivasi tertinggi, tepat saat ia mencoba naik ke Alam Dewa. Meskipun raganya hancur, seutas jiwa ilahinya berhasil lolos dan bereinkarnasi ke dalam tubuh seorang pemuda yang baru saja mati di dunia fana yang terpencil.

Tubuh baru ini, yang juga bernama Lin Feng, dianggap sebagai "sampah" dengan meridian yang hancur, dikucilkan oleh klannya sendiri, dan dihina oleh tunangannya. Berbekal ingatan dan pengetahuan dari kehidupan masa lalunya yang gemilang, Lin Feng harus memulai segalanya dari nol. Dia akan menggunakan pemahamannya yang tak tertandingi tentang Dao agung untuk menempa kembali takdirnya, menantang langit, dan menapaki jalan menuju puncak kekuasaan sekali lagi, sambil merencanakan balas dendam yang akan m

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bodattt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kembalinya Sang Penguasa Abadi
Noveltoon Downloade Noveltoon Downloade
Pendahuluan | Episodes
Updated 142 Episodes
Naik
  |  
Turun
1
Bab 1: Mimpi Buruk atau Kelahiran Kembali?
2
Bab 2: Teknik Penempaan Tulang Naga
3
Bab 3: Intimidasi di Depan Pintu
4
Bab 4: Tatapan Seekor Naga
5
Bab 5: Gelombang yang Timbul
6
Bab 6: Kelahiran Kembali Tulang Naga
7
Bab 7: Menantang Seekor Harimau
8
Bab 8: Dekrit Sang Tetua
9
Bab 9: Persiapan dan Sebuah Resep
10
Bab 10: Pertemuan Tak Terduga di Puncak
11
Bab 11: Sehelai Daun Melawan Embun Beku
12
Bab 12: Kultivasi Gila di Balik Air Terjun
13
Bab 13: Konspirasi di Malam Hari dan Guntur di Dalam Gua
14
Bab 14: Langit Kedelapan dan Kembalinya Sang Naga
15
Bab 15: Hari Kompetisi
16
Bab 16: Satu Pukulan
17
Bab 17: Dominasi Mutlak
18
Bab 18: Pertemuan yang Dinanti
19
Bab 19: Retaknya Sang Peri Es
20
Bab 20: Final yang Ditunggu dan Hadiah Tambahan
21
Bab 21: Kehancuran Sang Jenius
22
Bab 22: Sang Juara dan Tatapan Penuh Janji
23
Bab 23: Rahasia Sang Naga dan Tawaran Klan
24
Bab 24: Kediaman Baru dan Rencana Masa Depan
25
Bab 25: Pencerahan dan Perpustakaan Teknik
26
Bab 26: Langkah Bayangan Cermin dan Waktu yang Berlalu
27
Bab 27: Terobosan dan Fenomena Langit
28
Bab 28: Konsolidasi dan Tantangan Baru
29
Bab 29: Kolam Darah Naga
30
Bab 30: Pedang Bayangan Kuno dan Keberangkatan
31
Bab 31: Langit di Atas Kota Awan Mengambang
32
Bab 32: Provokasi di Paviliun Angin Jernih
33
Bab 33: Gema Kemenangan dan Alam Rahasia Awan
34
Bab 34: Pembukaan dan Pertarungan Tim
35
Bab 35: Pertarungan Antara Tombak dan Perisai
36
Bab 36: Pil Iblis Darah dan Balas Dendam yang Gila
37
Bab 37: Satu Ayunan Pedang
38
Bab 38: Akibat dan Ketenangan Sebelum Badai
39
Bab 39: Tarian Es dan Api
40
Bab 40: Jalan Tak Terbendung Menuju Final
41
Bab 41: Final - Tombak Tak Tergoyahkan vs. Pedang Tak Terduga
42
Bab 42: Gelar Sang Juara dan Kunci Menuju Kesempatan
43
Bab 43: Malam Gelap Klan Wang dan Fajar Keberangkatan
44
Bab 44: Gerbang Awan dan Penyusup Tak Diundang
45
Bab 45: Pembersihan Sampah
46
Bab 46: Hutan Giok Berkabut dan Anggur Petir Ungu
47
Bab 47: Pencurian di Bawah Hidung Kera
48
Bab 48: Menempa Tubuh Guntur
49
Bab 49: Pertemuan di Kedalaman Hutan
50
Bab 50: Saat Sang Nelayan Melempar Jaring
51
Bab 51: Sosok Tak Terduga dan Sarang Laba-laba
52
Bab 52: Badai Petir dan Pertanyaan yang Belum Terjawab
53
Bab 53: Sebuah Aliansi Sementara dan Tujuan Bersama
54
Bab 54: Rawa Tulang Busuk dan Jebakan Tersembunyi
55
Bab 55: Membalikkan Meja Perburuan
56
Bab 56: Jawaban yang Dibeli dengan Darah
57
Bab 57: Tembok Kristal Es dan Gerbang Pegunungan
58
Bab 58: Surga Tersembunyi dan Penjaganya
59
Bab 59: Pertarungan Melawan Sang Penjaga Giok
60
Bab 60: Panen dan Terobosan yang Akan Datang
61
Bab 61: Fondasi Guntur dan Esensi Cair
62
Bab 62: Fondasi yang Tak Tertandingi dan Hadiah Tersembunyi
63
Bab 63: Gema Sang Raja Guntur dan Jalan yang Berbeda
64
Bab 64: Pertanyaan dan Perjalanan Pulang
65
Bab 65: Sambutan yang Dingin dan Niat Membunuh
66
Bab 66: Konfrontasi Para Tetua dan Sebuah Janji
67
Bab 67: Perhitungan dan Aliansi yang Diperkuat
68
Bab 68: Token Persahabatan dan Permintaan Seorang Alkemis
69
Bab 69: Pil dengan Vena Petir
70
Bab 70: Paviliun Harta Karun dan Seorang Manajer yang Terkejut
71
Bab 71: Sebuah Kekayaan yang Mengejutkan dan Kartu Amethyst
72
Bab 72: Senjata yang Cacat dan Pilihan Sang Raja Guntur
73
Bab 73: Kitab Guntur Surgawi dan Badai yang Akan Datang
74
Bab 74: Kunjungan Malam Hari dan Hutang yang Harus Dibayar
75
Bab 75: Gelombang Kejut dan Kepanikan Sang Sekutu
76
Bab 76: Lelang yang Menggemparkan dan Kekuatan Modal
77
Bab 77: Pegunungan Binatang Guntur dan Seni Mengasah Pedang
78
Bab 78: Ketenangan Sebelum Badai dan Kabar dari Musuh
79
Bab 79: Sepekan Hening dan Arena yang Bergejolak
80
Bab 80: Panggung Dimulai, Pertaruhan Ditingkatkan
81
Bab 81: Tarian Sang Guntur dan Awal dari Keputusasaan
82
Bab 82: Seni Pedang dan Retaknya Kesombongan
83
Bab 83: Vonis, Kehancuran, dan Lahirnya Legenda
84
Bab 84: Badai Telah Berlalu, Gelombang Baru Dimulai
85
Bab 85: Kediaman Baru dan Benih Masa Depan
86
Bab 86: Terobosan dan Utusan dari Sekte Surgawi
87
Bab 87: Persiapan, Perpisahan, dan Perjalanan Baru
88
Bab 88: Perjalanan, Penginapan, dan Arogansi yang Tak Terhindarkan
89
Bab 89: Pelajaran Singkat dan Keheningan yang Berat
90
Bab 90: Pertemuan di Pagi Hari dan Hutan Pedang Ilusi
91
Bab 91: Gema dari Kehidupan Lampau dan Penempaan Hati Dao
92
Bab 92: Gerbang Ibukota dan Hukum Rimba yang Sebenarnya
93
Bab 93: Paviliun Pedang dan Batu Ujian Hati
94
Bab 94: Aturan Paviliun dan Tantangan di Puncak
95
Bab 95: Satu Pedang, Satu Lantai
96
Bab 96: Pertarungan Melawan Pedang Besi dan Tatapan dari Puncak
97
Bab 97: Pagi di Puncak dan Niat Pedang yang Tak Berbentuk
98
Bab 98: Benturan Konsep dan Pedang yang Belajar
99
Bab 99: Satu Langkah Mundur dan Sebuah Janji
100
Bab 100: Guntur Senyap dan Kelahiran Kembali sang Raja
101
Bab 101: Gerbang Ilusi dan Ribuan Jalan Hati
102
Bab 102: Menghancurkan Iblis dengan Satu Senyuman
103
Bab 103: Prasasti yang Pecah dan Rekor yang Hancur
104
Bab 104: Kesalahan Bukan Padaku, Tapi Pada Prasastinya
105
Bab 105: Jurang Pedang dan Hadiah dari Pemimpin Sekte
106
Bab 106: Kediaman Baru dan Kunjungan yang Tidak Diundang
107
Bab 107: Paviliun Sutra dan Tetua Guntur Tunggal
108
Bab 108: Resonansi Badai dan Kelahiran Penghakiman
109
Bab 109: Hari Kompetisi dan Arena Pedang Surgawi
110
Bab 110: Dominasi Satu Pedang
111
Bab 111: Api yang Padam dalam Satu Napas
112
Bab 112: Domain Emas Melawan Hati yang Hancur
113
Bab 113: Retakan Pertama di Sangkar Emas
114
Bab 114: Sangkar yang Pecah
115
Bab 115: Harga Sebuah Domain yang Hancur
116
Bab 116: Teh di Puncak dan Sebuah Tawaran
117
Bab 117: Atap Bocor dan Kunci Lantai Lima
118
Bab 118: Ujian Pedang Niat di Lantai Lima
119
Bab 119: Kolam Perak dan Utang Pertama
120
Bab 120: Tujuh Garis Pertama
121
Bab 121: Sumsum yang Mengingat Pengkhianatan
122
Bab 122: Jaring Ungu di Dalam Tulang
123
Bab 123: Pedang Jiwa dari Pengkhianatan
124
Bab 124: Menanam Pedang ke Tulang
125
Bab 125: Meminjam Napas
126
Bab 126: Sapu Halaman Dalam
127
Bab 127: Saksi di Altar
128
Bab 128: Hati yang Kembali
129
Bab 129: Dapur Tanpa Api
130
Bab 130: Atap yang Bocor
131
Bab 131: Kandang Binatang Roh
132
Bab 132: Duduk Tanpa Pinjam
133
Bab 133: Hati yang Mengetuk
134
Bab 134: Tangan Kosong
135
Bab 135: Ember Orang Lain
136
Bab 136: Wajah di Air
137
Bab 137: Alun-Alun Dalam
138
Bab 81: Badai Darah
139
Bab 82: Pemutus Fana, Runtuhnya Sang Kesombongan
140
Bab 83: Pengingkaran dan Tirani Alam Formasi Inti
141
Bab 84: Genderang Perang
142
Bab 85: Merombak Formasi, Kebangkitan Sang Naga Tidur
142
Bab 85: Merombak Formasi, Kebangkitan Sang Naga Tidur
141
Bab 84: Genderang Perang
140
Bab 83: Pengingkaran dan Tirani Alam Formasi Inti
139
Bab 82: Pemutus Fana, Runtuhnya Sang Kesombongan
138
Bab 81: Badai Darah
137
Bab 137: Alun-Alun Dalam
136
Bab 136: Wajah di Air
135
Bab 135: Ember Orang Lain
134
Bab 134: Tangan Kosong
133
Bab 133: Hati yang Mengetuk
132
Bab 132: Duduk Tanpa Pinjam
131
Bab 131: Kandang Binatang Roh
130
Bab 130: Atap yang Bocor
129
Bab 129: Dapur Tanpa Api
128
Bab 128: Hati yang Kembali
127
Bab 127: Saksi di Altar
126
Bab 126: Sapu Halaman Dalam
125
Bab 125: Meminjam Napas
124
Bab 124: Menanam Pedang ke Tulang
123
Bab 123: Pedang Jiwa dari Pengkhianatan
122
Bab 122: Jaring Ungu di Dalam Tulang
121
Bab 121: Sumsum yang Mengingat Pengkhianatan
120
Bab 120: Tujuh Garis Pertama
119
Bab 119: Kolam Perak dan Utang Pertama
118
Bab 118: Ujian Pedang Niat di Lantai Lima
117
Bab 117: Atap Bocor dan Kunci Lantai Lima
116
Bab 116: Teh di Puncak dan Sebuah Tawaran
115
Bab 115: Harga Sebuah Domain yang Hancur
114
Bab 114: Sangkar yang Pecah
113
Bab 113: Retakan Pertama di Sangkar Emas
112
Bab 112: Domain Emas Melawan Hati yang Hancur
111
Bab 111: Api yang Padam dalam Satu Napas
110
Bab 110: Dominasi Satu Pedang
109
Bab 109: Hari Kompetisi dan Arena Pedang Surgawi
108
Bab 108: Resonansi Badai dan Kelahiran Penghakiman
107
Bab 107: Paviliun Sutra dan Tetua Guntur Tunggal
106
Bab 106: Kediaman Baru dan Kunjungan yang Tidak Diundang
105
Bab 105: Jurang Pedang dan Hadiah dari Pemimpin Sekte
104
Bab 104: Kesalahan Bukan Padaku, Tapi Pada Prasastinya
103
Bab 103: Prasasti yang Pecah dan Rekor yang Hancur
102
Bab 102: Menghancurkan Iblis dengan Satu Senyuman
101
Bab 101: Gerbang Ilusi dan Ribuan Jalan Hati
100
Bab 100: Guntur Senyap dan Kelahiran Kembali sang Raja
99
Bab 99: Satu Langkah Mundur dan Sebuah Janji
98
Bab 98: Benturan Konsep dan Pedang yang Belajar
97
Bab 97: Pagi di Puncak dan Niat Pedang yang Tak Berbentuk
96
Bab 96: Pertarungan Melawan Pedang Besi dan Tatapan dari Puncak
95
Bab 95: Satu Pedang, Satu Lantai
94
Bab 94: Aturan Paviliun dan Tantangan di Puncak
93
Bab 93: Paviliun Pedang dan Batu Ujian Hati
92
Bab 92: Gerbang Ibukota dan Hukum Rimba yang Sebenarnya
91
Bab 91: Gema dari Kehidupan Lampau dan Penempaan Hati Dao
90
Bab 90: Pertemuan di Pagi Hari dan Hutan Pedang Ilusi
89
Bab 89: Pelajaran Singkat dan Keheningan yang Berat
88
Bab 88: Perjalanan, Penginapan, dan Arogansi yang Tak Terhindarkan
87
Bab 87: Persiapan, Perpisahan, dan Perjalanan Baru
86
Bab 86: Terobosan dan Utusan dari Sekte Surgawi
85
Bab 85: Kediaman Baru dan Benih Masa Depan
84
Bab 84: Badai Telah Berlalu, Gelombang Baru Dimulai
83
Bab 83: Vonis, Kehancuran, dan Lahirnya Legenda
82
Bab 82: Seni Pedang dan Retaknya Kesombongan
81
Bab 81: Tarian Sang Guntur dan Awal dari Keputusasaan
80
Bab 80: Panggung Dimulai, Pertaruhan Ditingkatkan
79
Bab 79: Sepekan Hening dan Arena yang Bergejolak
78
Bab 78: Ketenangan Sebelum Badai dan Kabar dari Musuh
77
Bab 77: Pegunungan Binatang Guntur dan Seni Mengasah Pedang
76
Bab 76: Lelang yang Menggemparkan dan Kekuatan Modal
75
Bab 75: Gelombang Kejut dan Kepanikan Sang Sekutu
74
Bab 74: Kunjungan Malam Hari dan Hutang yang Harus Dibayar
73
Bab 73: Kitab Guntur Surgawi dan Badai yang Akan Datang
72
Bab 72: Senjata yang Cacat dan Pilihan Sang Raja Guntur
71
Bab 71: Sebuah Kekayaan yang Mengejutkan dan Kartu Amethyst
70
Bab 70: Paviliun Harta Karun dan Seorang Manajer yang Terkejut
69
Bab 69: Pil dengan Vena Petir
68
Bab 68: Token Persahabatan dan Permintaan Seorang Alkemis
67
Bab 67: Perhitungan dan Aliansi yang Diperkuat
66
Bab 66: Konfrontasi Para Tetua dan Sebuah Janji
65
Bab 65: Sambutan yang Dingin dan Niat Membunuh
64
Bab 64: Pertanyaan dan Perjalanan Pulang
63
Bab 63: Gema Sang Raja Guntur dan Jalan yang Berbeda
62
Bab 62: Fondasi yang Tak Tertandingi dan Hadiah Tersembunyi
61
Bab 61: Fondasi Guntur dan Esensi Cair
60
Bab 60: Panen dan Terobosan yang Akan Datang
59
Bab 59: Pertarungan Melawan Sang Penjaga Giok
58
Bab 58: Surga Tersembunyi dan Penjaganya
57
Bab 57: Tembok Kristal Es dan Gerbang Pegunungan
56
Bab 56: Jawaban yang Dibeli dengan Darah
55
Bab 55: Membalikkan Meja Perburuan
54
Bab 54: Rawa Tulang Busuk dan Jebakan Tersembunyi
53
Bab 53: Sebuah Aliansi Sementara dan Tujuan Bersama
52
Bab 52: Badai Petir dan Pertanyaan yang Belum Terjawab
51
Bab 51: Sosok Tak Terduga dan Sarang Laba-laba
50
Bab 50: Saat Sang Nelayan Melempar Jaring
49
Bab 49: Pertemuan di Kedalaman Hutan
48
Bab 48: Menempa Tubuh Guntur
47
Bab 47: Pencurian di Bawah Hidung Kera
46
Bab 46: Hutan Giok Berkabut dan Anggur Petir Ungu
45
Bab 45: Pembersihan Sampah
44
Bab 44: Gerbang Awan dan Penyusup Tak Diundang
43
Bab 43: Malam Gelap Klan Wang dan Fajar Keberangkatan
42
Bab 42: Gelar Sang Juara dan Kunci Menuju Kesempatan
41
Bab 41: Final - Tombak Tak Tergoyahkan vs. Pedang Tak Terduga
40
Bab 40: Jalan Tak Terbendung Menuju Final
39
Bab 39: Tarian Es dan Api
38
Bab 38: Akibat dan Ketenangan Sebelum Badai
37
Bab 37: Satu Ayunan Pedang
36
Bab 36: Pil Iblis Darah dan Balas Dendam yang Gila
35
Bab 35: Pertarungan Antara Tombak dan Perisai
34
Bab 34: Pembukaan dan Pertarungan Tim
33
Bab 33: Gema Kemenangan dan Alam Rahasia Awan
32
Bab 32: Provokasi di Paviliun Angin Jernih
31
Bab 31: Langit di Atas Kota Awan Mengambang
30
Bab 30: Pedang Bayangan Kuno dan Keberangkatan
29
Bab 29: Kolam Darah Naga
28
Bab 28: Konsolidasi dan Tantangan Baru
27
Bab 27: Terobosan dan Fenomena Langit
26
Bab 26: Langkah Bayangan Cermin dan Waktu yang Berlalu
25
Bab 25: Pencerahan dan Perpustakaan Teknik
24
Bab 24: Kediaman Baru dan Rencana Masa Depan
23
Bab 23: Rahasia Sang Naga dan Tawaran Klan
22
Bab 22: Sang Juara dan Tatapan Penuh Janji
21
Bab 21: Kehancuran Sang Jenius
20
Bab 20: Final yang Ditunggu dan Hadiah Tambahan
19
Bab 19: Retaknya Sang Peri Es
18
Bab 18: Pertemuan yang Dinanti
17
Bab 17: Dominasi Mutlak
16
Bab 16: Satu Pukulan
15
Bab 15: Hari Kompetisi
14
Bab 14: Langit Kedelapan dan Kembalinya Sang Naga
13
Bab 13: Konspirasi di Malam Hari dan Guntur di Dalam Gua
12
Bab 12: Kultivasi Gila di Balik Air Terjun
11
Bab 11: Sehelai Daun Melawan Embun Beku
10
Bab 10: Pertemuan Tak Terduga di Puncak
9
Bab 9: Persiapan dan Sebuah Resep
8
Bab 8: Dekrit Sang Tetua
7
Bab 7: Menantang Seekor Harimau
6
Bab 6: Kelahiran Kembali Tulang Naga
5
Bab 5: Gelombang yang Timbul
4
Bab 4: Tatapan Seekor Naga
3
Bab 3: Intimidasi di Depan Pintu
2
Bab 2: Teknik Penempaan Tulang Naga
1
Bab 1: Mimpi Buruk atau Kelahiran Kembali?
Lihat Semua
Descarga Kembalinya Sang Penguasa Abadi PDF
Lapor karya ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!