NovelToon NovelToon
Wanita Kuat Tuan Muda

Wanita Kuat Tuan Muda

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Contest / Nikahkontrak / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 5
Nama Author: Amanda Pasha

Wanita muda yang kuat selama bersanding dengan Tuan muda Adipramana.

Berawal dari pertemuan yang unik namun berkesan untuk keduanya. Mereka adalah Zayden Adipramana dan Elvana Wilghetta.

Dimana keduanya bertemu disaat Elvana tengah kabur dari hadapan kedua orang tuanya. Karena sebuah alasan yaitu, Perjodohan.

Siapa yang akan mengira karena sebuah kesalahpahaman membuat mereka terikat dalam suatu pernikahan.

Bagaimana kisah perjalanan cinta Zayden dan Elvana? Yuk dibaca!!...

Ikuti Instagram aku ya di @amandyapasha

~[Sekuel dari 'Mr. Adipramana Memilihmu']~

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amanda Pasha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

10. Meminta Bantuannya

Zayden dan Chelsea kini sudah kembali berada di kantor. Chelsea berada di ruangannya sendiri. Zayden tengah menelpon orang untuk memanggil seseorang meminta menemuinya sekarang juga di kantornya. 

Setelah selesai mematikan teleponnya. Zayden keluar ruangannya dan ke ruangan Chelsea sebentar. Chelsea yang melihat kakaknya masuk ke ruangannya kaget. 

"Kakak ada apa?" Tanya Chelsea melihat kakaknya yang sudah duduk di sofa ruangannya.

"Apa hari ini aku ada jadwal lagi?" Tanya Zayden. 

"Tidak ada kak." 

"Baiklah, kamu pulang saja. Kakak akan pulang sendiri nanti." Zayden berdiri kembali merapikan jasnya.

"Lho, kenapa kak?" Chelsea heran karena masih ada dua jam lagi untuk pulang kantor.

"Tidak apa, pulanglah." Perintah Zayden lagi yang sudah tidak bisa dibantah.

"Baiklah kak, aku pulang ya." Pamit Chelsea sembari merapikan beberapa kertas kerja dan juga mapnya. Memeluk kakaknya dulu sebelum keluar. Zayden mengusap punggung Chelsea.

Semoga kamu menyukainya.

Chelsea sudah keluar dari ruangannya. Zayden juga ikut keluar. Kembali ke ruangannya. Duduk di kursinya. Menunggu seseorang yang dimintanya untuk datang menemuinya. 

Tok!, Tok!, Tok!.

Pintu pun terbuka sedikit. Terlihat orang suruhan yang membantu Zayden masuk perlahan. Zayden mendongakkan kepalanya. Menatap orang itu.

"Permisi tuan muda. Saya sudah datang bersama orang yang anda maksud." Ucapnya. Zayden mengangguk memberi tanda sudah mengizinkannya masuk.

Orang suruhan itu kembali mendekat ke arah pintu dan membuka pintu lebar. Mempersilahkan orang yang dibawanya  masuk ke dalam setelah diminta untuk menunggu sebentar.

Hah, itukan pengawal yang tadi pagi. Ah, sepertinya kemarin dan hari ini selalu saja bertemu dengannya. Jangan-jangan jodoh aku ini. Haha..., kawal donk akunya sampai kita nikah ya. Tapi, ruangan ini ditempati oleh pengawal?

Zayden melihat orang yang baru saja masuk dengan tatapan biasa. Tidak menatap dengan tajam seperti biasanya. Menunjuk kursi yang ada di depannya. Meminta orang itu untuk duduk. 

Huh, rasanya malas sekali kalau harus berurusan dengan penjual mie ayam ini lagi.

Setelah melihat orang itu yang ternyata penjual mie ayam yang kemarin dia temui itu sudah duduk dengan nyaman. Barulah Zayden bicara serius dengannya. Empat mata.

"Saya ingin kau membantuku dalam pengurusan butik." Ucapnya tanpa ba-bi-bu. Langsung to the point.

"Wah, saya senang sekali mendengarnya mendapat pekerjaan bagus. Tapi, kenapa pengawal bisa berlagak seperti atasan ya?" Jawab penjual mie ayam itu dengan polosnya bertanya.

"Zayden. Presiden Direktur Perusahaan Adipramana Group." Zayden mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan.

"Oh jadi kau itu presdir. Presiden direktur. kenapa minta tolong kepada ku? Bukannya seorang presdir bisa minta tolong kepada orang suruhannya?" Jawab penjual mie ayam itu membalas jabatan tangan Zayden.

"Tidak perlu banyak tanya. Jika, butiknya sudah siap. Nanti akan ada yang menghubungimu untuk bertemu denganku kembali." Zayden mencoba menahan kesalnya. Karena dia berpikir tidak pantas untuk marah. Tentu saja tidak pantas untuk marah melainkan dirinya sendiri yang meminta bantuan kepada penjual mie ayam itu. 

"Tapi, aku membantumu dapat apa?" Tanya penjual mie ayam itu dengan beraninya. 

"Kau ingin berapa?" Tanya Zayden kembali.

"Berapa apanya?" Penjual itu tidak mengerti.

Zayden menghel nafas. Lelah bicara dengan orang yang sedang berada di hadapannya ini. Susah sekali mengertinya. Mencoba tetap sabar karena kali ini dia yang sedang membutuhkan orang di hadapannya sekarang ini. Huh!

Bersambung.

1
Rianti Dumai
s'makin k'sini kok cerita'a s'makin m'hibur byk.lawax'a,,, 😉
Rianti Dumai
yg lagi baca juga taw yeah Thor,,,klok Zayden t'senyum simpul,,,😅🤣
Rianti Dumai
hadeeuh,,,😅🤣sakit perut Qu baca d' bab ini,,,,😂😂😂
Nirwana Nhyrmud
Bagus banget 🥰🥰🥰
Sya'wanah
tak pikir ini sejenis prenk gtu lho.
tidur dalam artian cuma mimpi buruk. ternyata emang beneran yach.tp hatiku tersisa nyesek sehabis nangis dr part sebelumnya.
terserah gimana alurnya saja.pokok ngikut aja ya kta
Sya'wanah
kok gini.dr awal udah zay kok ini zay nya d bikin ninggal.kn sayang.....
pdhl udah cinta mati Ama karakternya zay
Sya'wanah
kok melow berat ya.deg2an terus nich yg baca
Iis Sulis
jawaban yang cocok untuk seorang Presdir
Iis Sulis
hahaaaa bener saja
Iis Sulis
aduuh ada salah apa nih... jangan jangan....lupa
Iis Sulis
😂😂😂😂
Siti Mustainah
JUJUR AKU BENCI CERITA YANG TOKOH UTAMANYA MENINGGAL 😭😭😭 kek jahat banget sih author nya😢😢😢
Eva Puspadewi
lanjut
Nur Hidayah
knapa ending nya gitu tak enak....heronya di matiin...kesian tu anak2...😔😔
Shasha Ye
Isinyabbukan main
Shasha Ye
Kerenn crritanya
Shasha Ye
Yokkk semangattt
Shasha Ye
Semangattt
Shasha Ye
Semangattt kakak othorr
Shasha Ye
Pecinta mie ayam nii pasti authornyaa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!