NovelToon NovelToon
pindah dimensi)

pindah dimensi)

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Cintapertama / Contest / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:459k
Nilai: 5
Nama Author: supi123

Follow ig: supi.yani713
fb: sopi sopiyani

DALAM TAHAP REVISI, MOHON MAAF BILA BANYAK YANG KURANG NYAMBUNG

Namaku Anna, usiaku kini sudah masuk 20 tahun, Anna si gadis cantik nan ceria.

Namun aku ini bukan gadis normal pada umumnya, aku adalah si gadis cacat yang seumur hidupnya hanya bertopang pada kursi roda.

Tapi setelah aku bertemu dengan-nya, hidupku seketika berubah.

Dia adalah Zidan, guruku yang menyadarkanku bahwa hidup ini tidaklah sulit, dialah yang membuatku menyadari hidup menjadi seorang gadis cacat tidaklah buruk.

Orang yang mengajariku tersenyum, dan mengajarkanku arti dari hidup.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon supi123, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

marah, bisa memecahkan masalah?.

tak lama dokterpun datang, dan memeriksa Anna secara menyeluruh, berulang kali dokter itu memegang tangan Anna, perut dan yang lainya.

nampaknya sang dokter tidak terlalu yakin dengan apa yang ia rasakan, dokter terus mengulanginya, hingga dia benar-benar yakin.

"bagaimana keadaan putri saya?" tanya Sinta nampak hawatir.

"tak usah terlalu hawatir bu, pusing, mual dan muntah, biasa terjadi diawal kehamilan" ujar dokter cantik itu.

"kehamilan?" tanya Sinta meyakinkan apa yang barusan ia dengar.

"iya hamil bu, kalau menurut saya usia kandunganya mungkin sudah masuk usia lima minggu" ujar dokter itu yakin seratus persen. "kalau begitu saya pamit ya bu, untuk pemeriksaan yang lebih menyeluruh bisa langsung datang ke rumah sakit" pamit dokter itu sambil keluar dari dalam kamar di ikuti oleh Zidan dari belakangnya.

Sinta terduduk tak percaya, putri yang selama ini ia jaga tengah mengandung?, bagaimana itu mungkin?. perlahan air matanya menetes, hatinya hancur, apa yang sebenarnya terjadi?.

begitu pula dengan Anna, dia hanya bisa membisu tanpa ekspresi, bahagia?, pastilah Anna bahagia mendengar kabar tentang kehamilanya, tapi hamil tanpa suami? apa yang harus dibahagiakan.

"bu, maafkan Anna" ujar Anna sambil bangkit dari tidurnya, memegang tangan ibunya dengan penuh kelembutan.

namun nampaknya Sinta sudah sangat kecewa, dia tidak bisa berpikir jernih, putrinya hamil tanpa sebuah ikatan?, rasanya mustahil, tapi itu benar-benar nyata, bagaimana mungkin dokter yang telah bersumpah untuk jujur membohongi pasienya sendiri?.

kehawatiran itu mulai datang, kenangan 16 tahun silam akan terjadi lagi, dimana Anna akan sepertinya dulu, menjadi remaja yang hamil tampa suami, bagaimana nasip Anna nanti?, apalagi dalam kondisinya yang tak sempurna, apakah Anna akan kuat menahanya?.

Zidan memasuki kamar, dilihatnya Sinta terduduk sambil tanganya menutup kedua mata, begitu pula gengan Anna gadis cantik itu hanya bisa menangis dalam sepinya.

Zidan berdiri mematung, ini semua salahnya, kalau saja dulu dia masih bisa menahan segala rasanya, hal ini tidak akan terjadi, tapi penyesalan selalu datang diakhir, kini Anna tengah mengandung, mengandung buah hati yang dibuat tanpa sengaja, apakah dirinya harus pergi dan membiarkan Anna membesarkan bayinya sendiri?,

namun dirinya bukanlah seorang pecundang yang mundur sebelum perang dimulai, Zidan memberanikan dirinya mendekat kearah Sinta.

"maafkan saya, dalam hal ini semua adalah kesalahan saya, saya akan bertanggung jawab" ujar Zidan dengan keteguhan hatinya.

perlahan Sinta menatap wajah Zidan dengan tatapan nanar, amarahnya benar-benar sudah meluap, "jadi kau pria kurang ajar yang menghamili putriku?" tanyanya dengan nada yang menyentak.

Zidan hanya mengangguk. "kau pria bejat, kenapa kau lakukan ini pada putriku?"teriak Sinta histeris, sebelum tanganya melayang ke arah Zidan, Sinta malah terduduk tak berdaya, pria yang ia percayai untuk mengajari putrinya malah menghilangkan kepercayaan itu.

"tapi bayi ini tak bersalah, Anna tak bersalah, jangan menghukumnya dengan melakukan hal yang seperti ini, saya yang harusnya disalahkan, saya akan bertanggung jawab untuk menjaga mereka berdua" ujar Zidan dengan tekad yang kuat, sambil tanganya memegang tangan Anna erat.

"baiklah, aku akan membiarkan kalian menikah, asalkan penuhi syaratku!!!" ujar Sinta dengan penuh penekanan.

setelah berpikir sejenak, Sinta memahami.

Zidan memang benar, Anna dan bayinya tidak bersalah, mengapa mereka harus dihukum?, lebih baik memikirkanya dengan kepala dingin, daripada memutuskanya dengan amarah, ini,, menentukan hidup si bayi dan ibunya.

1
NBF
Ada gak Mata berkerutan???🤔🤔🤔
NBF
kontraksi anak pertama itu Thor ngambil masa berjam jam baru baby lahir, ini kok Dr ruma baru dikit2 kontraksinya, naik mobil trus mau lahir, logik dikit dong Thor wlu dlm novel
Shaqila Dwi
lanjut aja Thor,
maaf ya Thor sebenernya ana cacat karna apa,
Shaqila Dwi
siapa kira kira tetangg barunya ya,
Bunga Syakila
ini pasti tentang masalalu sinta ni thor
Bunga Syakila
thor jangan ada plakor kasian anna thor cukup yg sehat aja yg ada plakornya
Bunga Syakila
lanjut thor
Bunga Syakila
hangan sampai eliza jadi plakor
Bunga Syakila
menyimak
Cici Murniawati
lanjut
Sevi Hartanti
salfok sama judul sinetron nya😂🤣
Fitri
Assalammualaikum KK 🙏😘
Anonim
klo aku A thor,pasti seru tuh ad emosi yg mnguras jiwa knp mereka hidup berdua tanpa ayahnya anna n pastinya ad lucunya si anak anna...
Anonim
thor itu kata bak it yg benar mbak...bak itu kek bak mandi....
Sahida Azmi
hmmm nurun toh ,,
mega keyna
guru ngk ada ahlak ya gtu,,,,
choi yongah
👍👍👍👌
Fitri
wow semakin keren 👌 semoga mereka selalu bersama 🙏 mantul 😘
re
Anna semangat belajar
re
Love it
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!