NovelToon NovelToon
Sahabatku Istri Muda Papaku

Sahabatku Istri Muda Papaku

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Patahhati / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: dheandra

Moren memiliki wajah yang cantik dan postur tubuh yang tinggi sempurna.

Moren bersahabat dengan Elsa dan juga Moza dan itu sebelum Moren mengetahui kebusukan Elsa, dan Elsa yang telah berhianat dengan Moren dengan iya menjalin hubungan dengan Papaku.


SAHABATKU ISTRIMUDA PAPAKU.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dheandra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode.10

Bangunan bertingkat tinggi nan megah di Lengkapi berbagai fasilitas kolam renang. Elsa menuruni anak tangga menyelematkan tas di bahunya dia pun akan pergi berlibur memakai pakaian baju belahan tak berlengan.

"Bibi. Saya pergi dulu jangan terima tamu siapa pun selama saya dan bapak tidak ada di rumah paham."

"Baik.. Nya" jawa bibi.

Butik Susi.

"Wati.., Sepertinya ibu tidak kuat untuk menjahit apa kita tutup saja butik hari ini?." kata Susi

"Ibu sakit?" tanya wati khawatir.

"Sepertinya ibu kurang sehat" jawab Susi

Pertemuannya Susi dan Elsa sepertinya menjadi beban pikirkan untuk Susi

"Saya yakin kalau Elsa itu tadi sedang hamil Tapi kok saya jadi takut ya Elsa itu kan sahabat Morena, saya takut anak saya salah bergaul." dalam hati Susi

"Sudah ya wati, kita tutup saja ibu rasanya ingin cepat-cepat pulang"

"Iya sudah Buk."

Wati, mendorong pagar lipat dan memasang lebel tutup. Susi dan wati, sebelum jam 12 siang ia kembali kediamannya.

Back, Elsa dan hendrik.

Dalam perjalan Elsa mabok aroma harum Ia terus memuntahkan semua isi dalam perutnya

"Kamu kenapa sayang?." tanya Hendrik khawatir.

"Aduh..., Mas.., perutku mual terus tolong buka kacanya ya?, aku tidak tahan bau aroma parfum."

Hendrik mengikuti permintaan Elsa dan membuka kaca mobilnya.

Seperti nya itu mobil mas hendrik. batin susi

Tapi untuk apa saya mengejarnya sudah tidak ada lagi hubungan. Susi menurunkan kembali kecepatannya.

Sampai gerbang besi menjulang tinggi Susi memencet tombol klakson.

Tin..Tin..Tin.

Joko mendorong gerbang setelah gerbang terbuka, melajukan mobilnya sambil menurunkan kacanya.

"Siang bu" sapa joko membungkukkan badannya memberi hormat.

"Siang Juga terimakasih ya" ucap susi sambil menjalan kan mobil nya pelan.

Melihat mobil Morena berada di dalam grasi Susi bernafas lega. Alhamdulillah, batin Susi

Susi melangkah capat menemui anaknya.

Aku takut setelah melihat Elsa sepertinya hamil dan dia juga menghilang di antara sahabat-sahabatnya.

"Assalamualaikum." ucap salam Susi setelah di berada di ambang pintu.

"Wa Alaikum salam, Mama tumben sudah pulang apa Mama sakit?." Seru Morena bertanya sama Mamanya.

Susi mendekati putrinya dan Moza yg sedang duduk, di meja makan.

"Mama makan dulu ya?, wajah mama pucat sekali.

"Mama, tidak apa-apa sayang. Mama mau tanya, apa kalian masih sering sama-sama dengan Elsa?."

"Uhuk. Moza pun tersedak saat makan.

"Moza pelan-pelan dong makan nya."

Morena menyodorkan air, Moza meraih gelas dari tangan Morena.

"Sudah lama kita tidak sama-sama Mah, dengan Elsa iya kan moza?." Morena tanya menatap wajah Moza.

"Iya tante, kita sudah lama tidak sama-sama dengan Elsa dan entah dimana sekarang kita tidak tahu lagi keberadaannya." Kata Moza

Moza, begitu takut akan pertanyaan Mamanya Morena, ia merasa bersalah, menyembunyikan rahasia Elsa dan Hendrik, meskipun sudah berpisah setidaknya tahu siapa kini istri baru Papa Morena. Sayangnya Moza belum bisa membantu membongkar rahasia yang iya pendam.

Maafkan moza tante, sebenarnya moza ingin sekali, berbicara terus terang tentang Elsa dan Om hendrik, tapi Moza takut.., Orang tua moza di usik oleh Om hendrik, om Hendrik mengancam Moza. gumamnya dalam hati Moza.

"Ada apa Mama tanyakan Elsa, Mama ketemu sama Elsa?.

"Pas tadi Mama berangkat ke butik Mama melihat Elsa dan sepertinya dia sedang hamil Mama hampir saja menabrak dia." Kata Susi

"Astaga! terus Elsa gimana Mam tidak apa-apa kan?"

"Pas Mama mau tanya Elsa menghilang sepertinya buru-buru sekali."

Morena menganga mendengar cerita mamanya

Begitu pun Moza, jantung nya berdetak sangat kencang.

Berarti apa yang aku lihat tempo hari itu benar kalau itu elsa benar kata Mama Elsa seperti sedang mengandung."batin Morena

"Mama kok, jadi khawatir dengan kalian." kata susi.

Astaga!, tante sudah mulai tau, Apa tante sudah tau juga siapa bapaknya anak yang di kandungan Elsa. gumam Moza

Suasana meja makan pun menjadi hening.

Mendengar cerita Susi pertemuannya dengan Elsa.

"Ya sudah, kalian lanjutkan makanya, Mama mau istirahat dulu."

Susi bergegas pergi meninggalkan Morena dan Moza di Meja makan, melangkah menaiki anak tangga rumah nya menuju kamar.

Morena dan Moza, masih bercakap-cakap di ruang makan, sambil bercanda

Disini Hendrik dan Elsa sedang bersenang-senang, menikmati liburannya.

Setelah sampai Vila, penjaga Vila membawa kan barang-barang bawanya.

Hendrik memapah Elsa ke dalam kamar. Percintaan Hendrik dan Elsa seperti dunia milik Berdua,segala keinginannya Elsa sudah terpenuhi oleh Hendrik. Hendrik dan Elsa duduk bersandar di sandaran Ranjang, Hendrik memainkan ponselnya.

"Mas...besok aku ingin mobil baru mas.."

"Mobil kamu, masih bagus..sayang."

"Boleh ya mas..., mungkin ini kemauan anak kita mas.."Rengek Elsa manja.

"Ia..sudah besok kita showroom,kamu boleh pilih mobil yang mana saja.

"Benar mas..?!."Tanya Elsa memastikan.

Hendrik menganggukkan, kepalanya.

Lagi-lagi Elsa senyum penuh dengan kemenangan. Elsa pun selalu menuruti kemauan Hendrik percintaan berakhir hingga menjelang pagi, Hingga terkapar ke duanya di atas rajang dengan peluh yang masih menetes tubuh ke duanya.

Di sisi lain Susi mendengar Adzan bergegas bangun dari tempat tidur. Membangunkan Morena sholat subuh.

"Morena... Nak.., bangun sholat subuh yuk."

"Iya mam..Morena sudah bangun"

Setelah sholat, Susi membantu mbok di dapur menyiapkan sarapan pagi.

"Masak apa pagi ini mbok?.

"Ya ampun nyonya" sontak mbok.

"Saya sudah bilang, mbok jangan panggil saya nyoya panggil saja nama ku.

Aroma masakan tercium harum.

kruk...kruk..suara perut Morena berirama seakan ingin segera melahap semua masakan.

"Mah.., cepat dikit, Aku sudah lapar ni."

Aroma daging panggang sapi. menggugah Selera makan, Morena.

"Hari ini ada kuliah sayang?" tanya Susi sambil menyajikan makanan kesukaan Morena

"Ada mah.., hanya dua mata kuliah sih Kenapa gitu?"

"Nanti langsung pulang ya jangan kemana-mana lagi atau langsung ke Boutique"

"Mama tenang aja Morena langsung pulang kok."

Percakapan antara mama dan anak tak terasa menunjuk kan pukul 7 pagi. Morena bergegas bangkit dari tempat duduk.

"Morena siap-siap dulu iya, Mama hari ini ke Boutique?"

"Iya..,"kata Susi.

Semangat Susi untuk Morena sangat tinggi, ia tidak mau putri satu-satunya itu terlihat sedih. meskipun Susi seorang singel parent, namun sebelum menikah dengan Hendrik. Susi sudah memiliki segalanya. selain itu juga Susi seorang perancang busana ternama dan juga pernah menjadi gelar Model tercantik di Asia Susi pun kini mampu menghidupi putri tunggal nya tanpa Meminta bantuan dari Hendrik sekali pun.

Hendrik selama ini tak pernah menyentuh dan memberikan kasih sayang nya untuk putri tunggalnya itu Morena. Perpisahannya dengan Hendrik sedikit pun Susi tak pernah menyesalinya ada dan tidak adanya Hendrik bagi Susi sama saja, Susi membesarkan Morena dengan tangannya sendiri dengan penuh kasih sayang.

Sekarang Morena mendapatkan kasih sayang dari seorang sahabat mamanya (Sandi).

Kehadiran Sandi cukup mengobati rasa sakitnya dengan Hendrik, meskipun Susi untuk saat ini belum bisa menerima Sandi sebagai pengganti Hendrik di hatinya.

Begitu pun sandi, dia tidak ingin memaksakan kehendaknya dan juga tidak mau kalau Morena tidak merestui hubungan antara ke duanya, itu sebelum mendapatkan lampu hijau dari Morena Seandainya Sandi di tolak pun pasti tidak akan menyimpan rasa ya sakit hatinya, asalkan Sandi masih bisa berteman dengan baik.

Ting...Tong...Ting.

Wati lari kecil membuka pintu. Morena sedang memakai sepatu siap berangkat.

"Tuan Sandi?, silahkan masuk, Wati panggilkan dulu ibu di kamar" kata Wati.

" Terima kasih Wati" ucap Sandi.

Assalamualaikum.

"Wa'alaikumsalam.., Om Sandi, tumben sudah di sini, Om tidak ke kantor?."

"Ke, kantor dong, Om kesini menjemput kamu, kita berangkat bareng yuk, nanti pulangnya Om jemput.

"Tidak, usah Om nanti merepotkan, lagi pula Morena pulang jam 1 Om." ucap Morena Sungkan.

"Tidak masalah nanti Om jemput lagi kebetulan hari ini Om lagi tidak sibuk.

"Ok deh Om kalau gitu, tunggu Morena ambil tas dulu"

Susi keluar dari kamar turun tangga mata Susi, berbinar melihat Sandi mengusap pucuk kepala Morena.

"Masya allah pemandangan seperti ini yang selama ini ku impikan, putriku mendapatkan kasih sayang dari papahnya." Mata susi sudah menggenang di pelupuk namun Susi mampu menahan jatuh nya air mata itu

"Mah.., Morena berangkat ya." Morena menghampiri Susi mencium tangannya.

"Iya sayang kamu hati-hati ya" Susi melangkah berjalan menggiring Sandi dan Susi ke halaman rumah nya.

"Thank,s ya Sandi." kata Susi.

"Untuk apa?." tanya Sandi.

Air mata Susi pun akhirnya pecah menitik jatuh di kelopak matanya, Reflek Sandi mengusap Air mata yg jatuh di pipih Susi.

"Sorry sorry..,"

"Om..ayo berangkat."

"Ok, sudah saya antar morena dulu lalu ke kantor,"

"Hati-hati Sandi."

Sandi menganggukkan kepalanya melangkah Beriringan keluar pintu rumah susi.

Susi hantar sampai teras, setelah mobil Sandi pergi dan sudah tak terlihat lagi, Susi mengunci pintunya, kemudian kembali ke kamar, tangisan pun pecah Susi terisak-isak di dalam kamar.

...----------------...

Terima kasih sahabat Dheandra.

Jangan lupa tinggalkan jejak mu.

Like komen Ya.

1
Rahmawaty❣️
Hrusnya klo ada kejadian atau apa nyebutnya astghfirullohaladzim thor bukan masyaAllah
Rahmawaty❣️
Jujur aja moza..nanti moren malah marah lho sma kamu krna km mlah sembunyiin berita ini
Rahmawaty❣️
Susi mending km ceraikn saja dlu tuh suami mu biar enak nnti klo deket sma laki² lain . Nnti yg ada dirimu yg disangka selingkuh
Rahmawaty❣️
Tulisannya tolong diperbaiki thor🙏🏻
Rahmawaty❣️
Iya tp ga sma bokapnya sahabatmu juga astaga😪
Rahmawaty❣️
Ah ank perempuannya cantiknya kebangetan gitu mlah ga di anggap . Istri dan anknya sma² cantik
Firgi Septia
heran dengan karakter moren boleh baik tapi jangan terlalu makanya dia dimanfaatkan sama eks padahal sdh jahat sekali, moren terlalu naif dan bodoh kalau karakter begini mungkin TDK ada di dunia nyata hanya di novel saja
Rosdiana Diana
lanjuttt thoorr
Dyah Shinta
Di part ini dan beberapa part sebelumnya aku kurang setuju.
Khusus episode paska penculikan.
Apakah tidak ada polisi dilibatkan?
Apakah tidak ada telpon? Kalau tidak ada, bisa kan Moren kirim surat untuk ibunya. Mengabarkan keadaannya dan dimana dan dengan siapa dia tinggal. Kasus penculikan harus diusut. Jangan pasrah
Hera Heriwati Siregar
si miza kpn dpt jodoh thor..,trus kpn penyesalan angga muncul.
Hera Heriwati Siregar
semua berganti suami,,jdi nambah trus tokoh2 baru.
💃💃
astagfirullah elsa kmu buta dengan keadaan yg sekrg,uang berlimpah,kebutuhan tercukupi,tapi itu semua menyakitkan dua hati wanita gak mikir ap,udh jdi pelakor,papa tmn sendri itu weeh...🤦‍♀🤦‍♀🤦‍♀
Dini Az
selalu ad pelakor.. kasihan morenanya..
Dini Az
satu kata thoor..
apik ceritane..
HIATUS: terimakasih kak🙏
total 1 replies
Dini Az
Bagus ceritanya g bertele tele..
lanjuut thoor
ARIS SUSAN
mudah"an cintanya Alfin tulus ke moren
ARIS SUSAN
karma mulai berdatangan satu persatu
ARIS SUSAN
kn ngga, baru kerasa kn kau, nyesel y ninggalin moren
ARIS SUSAN
hmmb
pelakor mulai muncul
ARIS SUSAN
wah...
bakal ad yg jadian nih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!