Menceritakan dua orang sahabat yang tumbuh bersama sejak kecil .
Meysa dan Rere sudah berteman sejak duduk di bangku sekolah menengah pertama.
Meisya memiliki kekasih yang bernama Reymon, pria tampan yang di gandrungi para gadis di kampusnya, ternyata diam-diam Rere pun menaruh hati kepada Reymond kekasih sahabatnya itu.
Hingga pada suatu malam mereka melakukan sebuah kesalahan yang sangat besar .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon raisya ramadhan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 10
waktu menunjukan sekitar pukul 6 pagi, burung-burung melai berkicau namun Meisya masih terlelap dalam mimpinnya , tubuhnya terbalut selimut bulu yang sangat tebal, menghangatkan nya dari hembusan angin pagi.
Suara ketukan pintu membangunkannya dari mimpi indahnya, rasanya hari ini meisya merasa enggan beranjak dari tempat tidurnya.
Tok Tok Tok "Mey... bangun sayang ini udah siang"
"Hmmm... Ia mom." sahut meisya dengan suara yang masih serak, ia menggeliat meregakan otot-ototnya
"Mamah tunggu di meja makan ya sayang"
"Ia mah aku akan segera turun"
Meisya segera turun dari tempat tidurnya berjalan menuju kamar mandi
Setelah hampir 30 menit akhirnya ia selesai dengan segala ritualnya di pagi hari, apalagi kalau bukan merias tubuh dan wajahnya agar terlihat lebih Fresh.
kemudian ia pun turun untuk bergabung dengan keluarganya yang sudah menunggunya di meja makan.
"Pagi Mom, dad, angga," ia menyapa keluarganya dan duduk disebelah angga.
Pagi sayang" jawab Momy dan Dady nya
"Pagi ka..." jawab angga
"Mey kamu mau kemana udah rapih gitu" Tanya Momy
"Aku mau ke butik Mom.." jawab Meisya sambil mengoleskan selai coklat ke rotinya
"Pernikahan kamu kan tinggal seminggu lagi kenapa kamu masih bekerja Sayang"
"Masih ada pekerjaan yang harus aku selesaikan Mom"
"Serahkan saja pekerjaan mu kepada lisa Sayang" ucapa Dady.
Lisa adalah karyawan kepercayaan Meisya.
"Tidak Bisa dad, karna aku ada janji dengan seseorang yang akan mengajakku bekerja sama dengannya, katanya mereka tertarik dengan rancanganku"
"Ya sudah kalo begitu, tapi momy harap mulai besok kamu serahkan semua pekerjaanmu kepada karyawanmu, kamu tidak usah pergi ke butik"
"Ia Momy ku sayang"
Tak berselang lama terdengar suara mobil yang berhenti didepan rumah mereka, siapa lagi kalau bukan Rey calon menantu kesayangan mereka, seperti jannjinya pada Meisya bahwa mulai saat ini ia akan mengantar jemput Meisya.
"Sepertinya mas Rey sudah datang" ucap meisya yang sedang mengunyah roti
"Tumben kakak di jemput mas Rey, memang nya mobil kaka kenapa?
"Mobil kakak gak knapa-napa ga... Tapi mulai sekarang tuan Putri di antar jemput sama pangeran hehe" canda meisya
"Huuh mentang-mentang mau nikah pengennya nempel teroosss"
"Ia dong... makanya kamu cepetan punya pacar biar ngerasain gimana rasanya jatuh cinta"
"udah-udah kalian ini becanda terus" sela momy
"Yaudah Mom, Dad aku berangkat dulu ya"
"Kenapa kamu gak ajak Rey sarapan dulu di sini Mey" tanya Momy
"Mas Rey pasti udah sarapan momy"
"Yaudah kalian hati-hati ya"
Meisya berlari kecil untuk menghampiri kekasih nya itu karna takut ia terlalu lama menunggu dirinya
Saat Rey hendak mengetuk pintu tiba-tiba pintunya terbuka dari dalam
"Pagi mas..." sapa meisya saat ia membuka pintu
"pagi sayang... kamu sudah siap?"
"Sudah mas.. "
"Ya udah kita langsung berngkat aja ya"
"Apa mas gak mau sarapan dulu di dalem"
"Mas tadi udah sarapan sayang"
Mereka berjalan menuju mobil Rey, Rey membukakan pintu mobil untuk Meisya, kemudian ia pun masuk kedalam mobil itu dan memasangkan sabuk pengaman kepada Meisya. kemudian Rey melajukan mobilnya membelah keramaian kota yang di padati ratusan kendaraan yang berlalu lalang karna saat itu adalah jam-jam sibuk, bagi para pekerja yang akan memulai aktifitasnya.
Satelah hampir 25 menit akhirnya mereka sampai di depan butik mewah milik Meisya, Rey membukakan sabuk pengaman yang terpasang di tubuh keksihnya itu"
"sayang... Sepertinya hari ini kita gak bisa makan siang bareng soalnya Mas mau ketemu sama client penting"
"Gapapa mas... aku makan siang di butik aja, lagian aku juga harus menyelesaikan pekerjaanku soalnya mulai besok aku mau cuti"
"Nanti sore aku jemput lagi ya sayang aku usahain pulang cepet"
sebelum Meisya turun dari mobil, Rey mengcium kening Meisya dengan lembut lalu mengecup bibir ranum meisya.
"Love you honey" ucap Rey tulus namun di lubuk hatinya yang paling dalam ia merasa sangat bersalah karna telah menghianati kepercayaannya.
"Love you too" kamu hati-hati ya mas"
"Ia sayang..."
Meisya turun dari mobil Rey ,kemudian ia melambaikan tangannya pada Rey sebelum akhirnya rey melajukan mobilnya meninggalkan Meisya.
Setelah mobil Rey sudah tak terlihat, kemudian ia melangkahkan kakinya masuk ke dalam butik miliknya.
"Pagi bu... sapa Lisa
"Pagi lisa" jawab meisya
"Maap bu orang yang kemarin datang kesini, katanya nanti sore Mereka akan kembali lagi kesini untuk menemui bu Meisya, mereka akan membicarakan rencana mereka untuk bekerja sama dengan butik ini.
"Baiklah nanti kamu antarkan mereka ke ruanganku ya lis..."
"Baik bu"
Meisya pun segera masuk ke ruangannya karna masih banyak pekerjaan yang harus ia selesaikan.
Tak terasa waktu telah menunjukan pukul 4 sore, namun Meisya masih di sibukan dengan pekerjaannya.
"Tok Tok Tok" lisa mengetuk pintu ruangan Meisya dari luar
"Masuk " jawab meisya masih tak berpindah pada posisi nya semula
"Maap Bu... ada tamu yang mau bertemu dengan anda"
"Ajak mereka masuk lis..."
"selamat sore" suara seseorang yang tidak asing untuk Meisya
"so-re.. Meisya mengalihkan pandangannya mentap si pemilik suara tersebut, ia terkejut melihat siapa yang datang.
"Jhonatan "
"Meisya " jhonatan pun tak kalah terkejutnya dengan meisya, saat melihat perempuan yang ada dihadapannya tersebut
"silahkan duduk jho"
"kemudian mereka duduk di sofa yang ada diruangan itu Jhonatan datang bersama sekertaris pribadinya
""kenalin Mey... ini Mery sekertaris pribadi aku"
Mery mengulurkan tangannya dan Meisya pun menerima uluran tangan Mery
"Meisya" meisya memperkenalkan namanya saat tangan keduanya saling bertautan
"Ternyata ini butik milik mu Mey, ternyata dunia ini sempit ya " tanya jho dengan senyuman yang yang mengembang
"Ia ini butik milik Momy ku ,saat ini aku yang mengelolanya"
"Lalu kemarin kamu kemana, saat aku kesini kamu gak ada"
"Kemarin aku memang tidak datang ke butik soalnya kemarin aku dan mas Rey sedang mencari cicin pernikahan.
" aku sampai lupa, Pernikahan kamu dan rey tinggal menghitung hari ya ? seharusnya kamu sudah mulai cuti mey" senyuman Jhonatan sedikit menyurut namun ia tidak terlalu menampakan kekecewaannya
"Ia mulai besok aku sudah mulai cuti Jho"
Disela-sela perbincangan mereka terdengar bunyi ponsel milik Meisya
"Sebentar ya Jho aku angkat telpon dulu"
"Silahkan Mey"
Meisya sedikit menjauh dari Jho dan sekertarisnya, ia menatap layar ponselnya untuk melihat siapa yang menghubunginya ternyata nama kekasihnya yang tertera di layar ponselnya itu, ia segera mendekatkan ponsel nya ke daun telinga nya.
"Halo mas... tumben jam segini nelpon aku"
"Mas cuma mau ngabarin sepertinya mas gak bisa jemput kamu pulang , soalnya kerjaan mas belum selesai, kamu gak apa-apa kan kalo pulang naik taksi"
"Ia mas gapapa aku bisa pulang sendiri kok"
"Maapin mas ya sayang... nanti kalo kamu udah nyampe rumah kabarin mas ya"
"Ia mas... mas gak usah khawatir"
"Yaudah... mas tutup dulu ya telpon nya, love you sayang"
"Love too"
Jho yang saat itu mendengar kemesraan mereka membuat dadanya terasa sesak, bertahun-tahun ia mencoba melupakan Meisya dan merelakannya bersama sahabatnya namun sampai saat ini perasaannya terhadap meisya masih tersimpan rapih di lubuk hatinya yang paling dalam. Dan kini takdir mempertemukannya kembali dengan wanita yang selama ini berusaha ia hindari, ia takut, semakin lama dekat dengan Meisya semakin ia tidak bisa mengendalikn perasannya.
Setelah sambungan telpon nya terputus, Meisya kembali menghampiri jho dan sekertarisnya.
"Maap aku membuat kalian lama menunggu"
"Tidak apa-apa mey... langsung to the point aja ya Mey, Maksud kedatangan Kami kesini karna kami ingin mengajak kamu bekerja sama dengan perusahaanku, kami sangat tertarik dengan hasil rancangan mu, waktu itu salah seorang karyawan ku merekomendasikan butik ini padaku katanya butik ini sudah tidak di ragukan lagi kwalitasnya, ternyata setelah kemarin aku lihat, semua rancangan mu memang benar-benar luar biasa.
sekertaris ku akan menjelaskan semua nya lebih detail lagi padamu Mey"
"Kamu terlalu berlebihan memujiku Jho.."
Setelah hampir satu jam lisa menjelaskan bentuk kerja sama mereka, akhirnya meisya menerima tawaran Meraka. sebenarnya Meisya ragu untuk menerima tawaran Jhonatan karna dengan begitu ia akan lebih sering bertemu dengan Jhonatan ia takut perasaannya yang selama ini telah ia kubur dalam-dalam akan kembali tumbuh, namun ia berusaha bersikap propesional dengan mengkesampingkan perasaannya, ia tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan sebesar ini.
kalau apa yg ia miliki di curi sukurin aja
apa² ajak Rere beli cincin lihat rumah pergi selalu ber 3 kalau sampai si Rere jatuh cinta n kejadian salah sendiri .harusnya kalau punya pacar ya privasi jangan di umbar kek gitu
.
nahh loh ketikung kan
kmu pria yg baik,setia,ganteng,perhatian,syng Keluarga,ga sombong,prnh membeda-bedakan org....pokoknya okt komplit.....💞😍😘
buat dia menyesal seumur hidup.