NovelToon NovelToon
Talak Dimalam Pertama Pernikahan

Talak Dimalam Pertama Pernikahan

Status: tamat
Genre:Menikah Karena Anak / One Night Stand / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Romansa / Tamat
Popularitas:5.1M
Nilai: 4.7
Nama Author: rafizqi

Tepat dimalam pertama pernikahan, dimana malam yang seharusnya menjadi hari bahagia bagi Aluna, namun harus berakhir duka sebab Bagas yang telah sah menjadi suaminya kepergok berselingkuh bersama Sania, adik tiri Aluna. Aluna pun terpaksa di talak demi menikahi Bagas dan Sania.

Malam itu pun menjadi malam kehancuran bagi Aluna. Namun, sesuatu terjadi ketika dia diam-diam pergi dari rumah dan menawarkan diri kepada pria asing di sebuah Club hingga dia melakukan hubungan semalam yang menyebabkan dirinya mengandung anak pria asing tersebut.

Bagaimanakah nasib Aluna selanjutnya?

EKSLUSIF HANYA DI NOVELTOON. JIKA ADA DITEMPAT LAIN SUDAH PASTI PLAGIAT.

IG author: @rafizqi0202
fb: Rafizqi

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rafizqi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 10

Kabar tentang pernikahan Aluna yang kandas dihari pertama pernikahan mulai tersebar di seluruh kantor.

Teman-teman sekantornya pun sudah banyak mengetahui kejadiannya dan mereka merasa iba saat melihat Aluna datang ke kantor hari ini. Walaupun Aluna bersikap biasa-biasa saja, namun mereka cukup paham, tidak akan mudah melupakan kejadian dimana suami sendiri melakukan hubungan terlarang bersama adik sendiri, apalagi sampai diceraikan hanya untuk menikahkan suami dan adiknya. Sungguh, siapapun tidak akan bisa membayangkan bagaimana rasanya dikhianati seperti itu.

"Aluna. Aku turut prihatin atas apa yang menimpamu. Kamu harus banyak-banyak sabar dan ikhlas ya. Jangan pikirkan Bagas lagi, dia tidak pantas untuk kamu. Semoga saja akan ada pengganti yang lebih baik untukmu" Ujar Saskia. Sahabat Aluna di kantor.

Aluna menatap sayu, tersenyum simpul menanggapi, bahkan teman-temannya pun sudah mengetahui semuanya. Sedih memang jika orang yang begitu kita cintai dan kita percaya akan berkhianat di malam pertama pernikahan. Tidak pernah terbayangkan akan jadi seperti ini. Aluna hanya bisa menjalani takdir hidupnya seorang diri.

"Tidak apa. Aku sudah baik-baik saja sekarang. Masalah itu jangan di bahas lagi ya. Aku gak mau mengingatnya lagi" Balas Aluna agak malas membahas masalah Bagas, mantan suaminya itu.

Saskia mengangguk mengerti sembari menatap sedih sahabatnya ini, "Iya. Maaf ya" Ujarnya menyesal.

"Hmmmm" Aluna hanya tersenyum, lalu kembali fokus berkerja.

Sesaat, terlihat dia menghela nafas panjang, "Semangat Aluna. Jangan biarkan laki-laki itu melukai mu lagi. Mulailah membuka lembaran yang baru untuk hidupmu" Lirih Aluna di dalam hati yang mencoba menyemangati dirinya sendiri.

Jujur, setiap kali dirinya mengingat Bagas, dadanya terasa sesak, seluruh dunia seolah menangis dan Aluna merasakan kehancuran dihatinya. Namun, dia tidak ingin terpuruk dan terlihat lemah, apalagi harus menerima tatapan iba yang sejak tadi tertuju kepadanya. Dia pun hanya bisa tersenyum dan bersikap biasa untuk menyembunyikan lukanya.

Tringggg......

Aluna sontak terkejut. Sebuah notifikasi di handphone miliknya tiba-tiba berdering.

Aluna pun membukanya, namun keningnya langsung mengkerut melihat nomor tanpa nama dan mengiriminya pesan yang dia yakini adalah pria asing yang tidur dengannya beberapa waktu lalu.

"Hei cantik. Apa kamu melupakan bayaran ku. Kenapa uangnya belum di transfer?"

Aluna menganga terkejut usai membacanya, ternyata dia baru mengingat tentang nota tagihan itu dan belum membayarnya sama sekali.

Namun, keningnya mendadak mengkerut dan dia pun mulai berpikir, "Tapi ngomong-ngomong dari mana dia mendapatkan nomorku. Seingat ku, aku tidak memberikannya kepada pria itu." Gumam Aluna pelan seraya terus berpikir.

"Hahhhhh. Apa jangan-jangan dia memata-matai aku?" Aluna sontak cemas memikirkan semua itu. Saskia yang melihat gelagat aneh kepada Aluna segera bertanya.

"Aluna. Ada apa. Apa ada masalah?" Tanya Saskia.

Aluna terkejut, dia menolah dengan wajah memerah, "Ti-tidak ada apa-apa Saskia. Aku baik-baik saja" Jawabnya agak gugup.

Saskia hanya menganggur mengerti, "Kalau ada apa-apa bilang aja ya" Ujar Saskia. Aluna hanya mengangguk sambil tersenyum.

"Bagaimana aku membayar uang 200 ratus juta ini?" Gumam Aluna cemas di dalam hatinya. Jelas ada raut bingung diwajahnya, sebab uang tagihan sebanyak 200 juta di nota tagihannya tersebut.

"Bodohnya aku. Kenapa aku harus pergi ke Club itu. Sekarang, masalah baru kembali datang, kenapa aku menjadi sangat bodoh" Aluna mulai menerutuk dirinya sendiri dengan kesal.

"Bagaimana aku membayarnya sedangkan uang di tabunganku hanya beberapa juta saja" Gumamnya lagi bingung.

Tringggg......

Dering telepon kembali berbunyi. Pertanda seseorang telah menelponnya. Aluna menatap nomor itu dengan cemas, nomor telepon yang sama yang sudah mengiriminya pesan tadi.

Aluna bangun dari duduknya dan segera pergi menjauh ke tempat yang sepi untuk mengangkat telepon. Masalah mantan suaminya sudah sangat cukup membuatnya malu mendapatkan tatapan iba dari semua orang, sekarang dia tidak ingin merasa malu lagi kalau semua orang mengetahui masalahnya yang sudah tidur dengan pria asing usai kejadian menyakitkan malam itu.

"Kenapa menelpon ku, aku akan membayarnya segera. Berikan aku waktu, sekarang aku masih bekerja. Tolong jangan meneleponku lagi!" Ujar Aluna sedikit kesal dengan suara pelan yang sengaja di tekankan.

Terdengar seorang pria di seberang telepon hanya tertawa.

"Ternyata kamu masih ingat denganku. Aku pikir, kamu akan bertanya siapa aku, hahah" Ujarnya sedikit mengejek.

"Dengar ya. Aku tidak sedang bercanda. Tolong jangan hubungi nomor ku lagi...."

"Bagaimana jika aku tidak mau" Anderson langsung memotong ucapan Aluna, Yang membuat Aluna geram sendiri mendengarnya.

"Kalau begitu aku tidak akan mau membayar mu" Ancam Aluna. Dia pikir, Anderson akan takut, nyatanya Anderson kembali tertawa.

"Baiklah. Aku tidak akan meminta uang itu, tapi aku akan memintamu kepada ayah mu, bagaimana?" Ujar Anderson.

"Oh ya. Bagaimana kalau kita bertemu lagi, dan kita enak-enakkan lagi seperti malam itu." Goda Anderson.

Aluna menjadi sangat kesal. Melayani pria asing itu bicara, membuatnya menjadi sakit kepala. Namun, Aluna buru-buru meredam amarahnya dengan menarik nafas panjang lalu menghembuskan perlahan, sebelum akhirnya pembuluh darahnya benar-benar pecah karena mendengarnya ucapan pria asing itu.

"Nanti siang aku akan mengirim uang itu. Setelah itu, jangan pernah hubungi nomor ku lagi, bye" Aluna langsung mematikan teleponnya sepihak. Dia benar-benar tak habis pikir harus berurusan dengan pria mesum seperti Anderson.

.

.

.

Bersambung.

Jangan lupa komen dan like cerita ini. oke 😁

1
Endang Hidayanti
bersambung tapi gak tuntas
Nabila Bilqis
kok altar thor
ini beda agama apa gimana thor 🙏
Yusmaniar
👍👍👍💞💞
D Mamie...
keren ceritanya 👍
Sri Letna Marasabessy
heran banyak cerita di novel toon ktnya tamat akhirnya ceritanya nggantung nggak jelas
ayu cantik
suka
Betty
kok cerita'y ngambang gx ada lanjutan'y..?!
Siti Maulidah
ceritanya sllu menarik
Rika Kamiko
woi tor, manalanjutan ektra part nya,, jgnbikin penasaran dong..
sri damayanti
lanjuttttt
Nur Hafidah
siapa sih yang telp kok sampai kaget gitu
sri angga
kl masih dibuku knp org lain bisa narik??
Wartini
mana sambung annya
Wartini
bagus ceritanya
Alby Raziq
Kecewa
Alby Raziq
Buruk
Kasmawati S. Smaroni
rasakan lu aluna
Sri Susilowati
dicari judulnya blm muncul y
Diana Qinoy
cepet banget habisnya ..kurang greget
Diana Qinoy
sania sok kecakepan 😀
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!