NovelToon NovelToon
Takdir Cinta Nayyara

Takdir Cinta Nayyara

Status: sedang berlangsung
Genre:Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Beda Usia / Diam-Diam Cinta / Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Romansa
Popularitas:40.4k
Nilai: 5
Nama Author: Oktaviani027

Tiga tahun bukanlah waktu yang sebentar, dan Nayyara masih tetap mencintai dalam diam. Dan hanya doa yang bisa dijadikan senjata untuk memohon agar disatukan oleh lelaki yang dicintainya.

Banyaknya lamaran yang datang tak berujung, ia tolak dengan halus demi menjaga cintanya.

Lantas bagaimana dengan lelaki itu? Apakah memiliki perasaan yang sama kepada Nayyara? Atau malah sudah mempunyai calon istri?

Baca dan temukan jawabannya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Oktaviani027, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Operasi

Pukul dua belas kurang seperempat, Faiz sudah dibawa ke ruang operasi. Arya, Azizah, juga Radit 'suami Alifa' pun turut menunggu di luar ruang operasi.

Alifa sudah pulang terlebih dulu karena harus mengurus anaknya yang berusia lima tahun itu. Sedangkan Nayya, dirinya sebenarnya ingin menunggu hingga operasi, namun Arya melarangnya dan menyuruh agar Nayya pulang supaya bisa istirahat. Alhasil Nayya hanya menurut dan saat jam menunjukkan pukul sepuluh malam taksi yang dipesan Arya sudah datang, Nayya segera masuk ke dalam taksi yang akan membawa dirinya pulang ke rumahnya.

Tepat pukul dua belas malam, lampu ruang operasi menyala pertanda operasi baru saja mulai, ketiganya yang sedang menunggu pun hanya merapalkan do'a.

Arya membuka room chat Nayya dan mengetikkan sesuatu di sana 'Nay, do'ain ya, operasinya baru aja mulai, semoga lancar' setelahnya Arya menekan tombol pesawat terbang dan pesan pun terkirim kepada Nayya. Terlihat centang satu, mungkin saja Nayya sudah tidur, mengingat tengah malam, jarang sekali ada mata yang masih terjaga.

Operasi telah berjalan satu jam. Arya, Azizah, juga Radit masih terjaga dalam sunyinya malam. Tak ada dari mereka yang mengantuk sedikitpun lebih-lebih lagi di situasi seperti ini.

"Bu, tidur saja biar saya sama Arya yang jaga disini" saran Radit sembari mendekat dan duduk di samping mertuanya.

"Ibu nggak ngantuk nak, ibu mau nunggu sampai operasinya selesai" jelas Azizah sembari menarik sudut bibirnya dan tersenyum.

"Ya sudah kalau itu mau ibu. Mas titip ibu ya, saya mau beli minum sebentar" ujar Radit pada Arya yang tengah memandang handphonenya.

"Iya mas" setelahnya Radit pergi keluar dan mengendarai motornya menuju minimarket terdekat.

Tak selang lama, handphone Arya berdering menandakan panggilan masuk. Tertera di layar handphone miliknya 'Adiba Mumtaz memanggil' segera Arya angkat telepon dari adiknya ini.

"Assalamualaikum bang, gawat bang" ujar seorang perempuan di seberang telepon. Arya pun sedikit menjauh dari Azizah.

"Wa'alaikumsalam, kenapa Diba, ada apa? Ibu kenapa?" tanyanya panik.

"Bukan ibu bang, tapi Nayya" tanyanya membuat Arya semakin terkejut. Ada apa dengan Nayya?

"Nayya kenapa Diba?" tanya Arya dengan nada yang sedikit meninggi.

"Nayya nggak ada di rumah, barusan aku bangun Nayya udah nggak ada di kamar, dan pintu rumah nggak ke kunci" jelasnya membuat Arya mengernyitkan dahinya bingung. Apa Nayya pergi dari rumah? Atau kemana? Apa jangan-jangan Nayya mau ke rumah sakit? Sama siapa? Naik apa dia? Itulah pertanyaan yang muncul dalam benak Arya.

"Ya sudah nanti biar abang yang cari Nayya. Kamu di rumah aja jaga ibu ya, abang matiin dulu teleponnya, assalamu'alaikum" setelah mematikan teleponnya secara sepihak. Arya mondar-mandir memikirkan adiknya Nayya.

'Aduh Nayya Nayya, sudah jam satu lebih gini malah keluar rumah, kemana dia pergi, bagaimana kalau sesuatu terjadi sama Nayya?' tanyanya dalam hati 'sebaiknya aku tunggu mas Radit sampai sini, biar bu Azizah ada yang jaga' lanjutnya kemudian berjalan mendekat dan duduk di samping Azizah.

Usai membeli minuman untuknya juga Arya dan mertuanya, Radit segera mengendarai motornya menuju rumah sakit. Setelah memarkirkan motornya dan hendak memasuki rumah sakit, netranya menangkap sosok perempuan yang baru saja keluar dari taksi. Tampak familiar Radit pun sedikit mengucek matanya supaya dapat jelas melihatnya.

"Lhoh itu bukannya Nayya ya" gumamnya kemudian mendekat ke arah perempuan itu.

"Nayya?" tanyanya memastikan membuat sang pemilik nama pun menoleh ke sumber suara.

"I-iya" jawabnya sedikit gugup.

"Kenapa keluar malam-malam, kalau memang mau ke rumah sakit kamu bisa telepon Arya untuk menjemputnya, tak baik perempuan keluar malam apalagi di atas jam dua belas seperti ini, banyak bahayanya" jelasnya membuat Nayya mati kutu.

"T-tadi buru-buru mas"

"Ya sudah mari masuk" Radit pun segera memasuki rumah sakit diikuti oleh Nayya dibelakangnya.

Mendengar derap langkah kaki yang semakin mendekat ke ruang operasi membuat Azizah juga Arya mendongakkan kepalanya.

"Nayya" kagetnya saat Nayya berjalan bersama Radit. Sejujurnya Arya sudah sangat panik jika sesuatu terjadi pada Nayya. Sedangkan Nayya hanya menunduk, takut jika abangnya akan marah dengannya.

"Ma-maafin Nayya bang" ujarnya sembari terus meremat ujung jilbabnya.

"Tadi saya ketemu Nayya waktu Nayya turun dari taksi, yaudah saya ajak masuk sekalian. Takutnya nanti diculik orang mas, lagian ya nggak baik buat perempuan keluar malam-malam, di atas jam sebelas malam pun kalau nggak ada kepentingan kerja, pasti yang di rumah udah khawatir" jelasnya membuat Arya dan Nayya tertegun. Radit begitu baik dengan dirinya, berbeda dengan Alifa, kakak dari Faiz.

"Iya Nay, bener kata mas Radit, lain kali kalau mau keluar kabarin dulu, biar nanti abang jemput. Jangan diulangi lagi ya" Nayya pun mengangguk dan duduk di ruang tunggu yang sudah disediakan.

Dua jam berlalu, tepat pukul tiga pagi usai Nayya shalat tahajud juga witir di musholla rumah sakit, Nayya mendapat kabar bahwa operasi selesai dan berjalan dengan lancar. Segera Nayya melepas mukenanya dan berjalan menuju ruang operasi.

"Mas Faiz masih di dalam?" tanya Nayya kemudian.

"Iya, bentar lagi kata dokter mau dipindah ke ruang rawat" jelas Arya. Tak henti-hentinya Nayya mengucap syukur, akhirnya operasi selesai dan berjalan dengan lancar.

Setengah jam kemudian, pintu ruang operasi terbuka lebar, dan keluarlah beberapa perawat sembari mendorong brankar milik Faiz.

Nayya menyunggingkan senyum sembari menatap lekat-lekat seseorang yang masih berstatus menjadi calon suaminya ini.

'Terima kasih sudah kuat dan melewati ini semua' batinnya kemudian. Baru kali ini Nayya mampu melihat Faiz dengan jarak yang begitu dekat dan bahkan dengan waktu yang cukup lama. Berbeda jika saat dirinya bertemu Faiz di masjid, dirinya selalu saja menunduk, bersikap acuh, bersikap dingin, dan cuek.

Setelahnya mereka semua mengikuti perawat itu untuk menuju ke ruang rawat yang sudah disediakan.

"Oh iya, ini tongkatnya yang buat jalan, kalau pakai kursi roda saya rasa masih belum bisa karena kakinya tidak bisa ditekuk untuk sementara waktu" jelasnya membuat Radit juga Azizah mengangguk.

"Kalau begitu saya permisi dulu, dan kalau ada apa-apa bisa pencet tombol darurat ya" jelasnya lagi kemudian pergi meninggalkan ruang rawat milik Faiz.

1
Holipah
mungkin Arya
Adiba Shakila Atmarini
lnjut up..💪💪💪💖💖💖
Holipah
Alifa iri dengki sudah mengakar d hati nya jdi g bkln berubah
Holipah
klw alifa bebas je enakan dia dong udh pitnah & ngebunuh anak nya jga
Adiba Shakila Atmarini
lnjut up..jngn d bebasin si alifa...boleh bebasin dngn syarat faiz crai dngn istrix.
Holipah
lanjut Thor
Adiba Shakila Atmarini
lnjut up ya..
Holipah
hadeh Alifa hilaf y 😂
goresan_pena💕
up
Holipah
betul Arya jngan ngandelin suami nya ku kawal trus cerita mu Thor 😅
Holipah
nyesel kn makanya selidikin dulu knp percaya sama poto begituan berarti kamu g percaya sama sekali sama istri kamu biar koma nya lma Thor spya suami nya nyesel 😏😏
Oktaviani027: Tau juga jalan ceritaku wkwk, emang mau di buat lama komanya 😁
total 1 replies
Holipah
ko sedikit Thor 😅
Oktaviani027: apanya yang dikit hehe, mungkin karena banyak narasinya wkwk
total 1 replies
Adiba Shakila Atmarini
jhat bngt sih..
Holipah
lanjut kn bt Suami nya menyesal
Oktaviani027: Iya biar suaminya sadar yak
total 1 replies
Adiba Shakila Atmarini
smoga faiz g lngsung percya dngn vdiox
Oktaviani027: Semoga aja, tapi gimana dong kalau Faiznya percaya :)
total 1 replies
Holipah
lanjut kak mudah2an klw si alifa d cerai sama suami nya karena mmpitnah si nayya
Oktaviani027: siyaaapp... Pokoknya pantengin terus Takdir Cinta Nayyara yah, pasti update tiap hari
total 1 replies
Bunda Hana
Nayya insyaallahh akan indah pada waktunya bersabar ya
Oktaviani027: Iya Nayya pasti sabar kok :)
total 1 replies
Liaa
itu lah cinta
Erni Putry Bungsu
jahatnya Alifa
Hernita
kelanjutannya mn min
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!