NovelToon NovelToon
BELENGGU CINTA ISTRI GILA

BELENGGU CINTA ISTRI GILA

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Patahhati / Perjodohan / Balas Dendam / Keluarga & Kasih Sayang / Pengantin Pengganti / Cinta Seiring Waktu / Cintapertama / Tamat
Popularitas:611.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: Sebutir Debu

Abhi Athaillah. Seorang lelaki yang sedari kecil merawat ibu nya yang mengalami gangguan jiwa harus menikah dengan wanita yang juga mengalami gangguan jiwa. Siapakah wanita itu? Akankah Abhi mencintai wanita gila itu? Dan akankah wanita itu menerima Abhi sebagai suami nya setelah kembali sehat? Mohon like, and koment nya. Serta dukungannya ya 🙏🙏🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sebutir Debu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 10 Ridho Orang Tua Ridho Allah (Tina)

Sesampainya Abhi diteras rumah Pakde Bambang untuk pamit pulang tiba-tiba Tina muncul dengan sebuah jaket ditangannya.

Pakde Bambang seolah mengerti akan waktu mereka berdua untuk berbicara akhirnya masuk kedalam.

"Tunggu bang, ini jaket bang Abhi waktu kemarin tak sengaja aku pinjam."

Tina menyerahkan Jaket itu pada Abhi. Abhi menerima jaket itu dan memakainya karena motor yang ia bawa tidak ada box nya.

"Terima kasih ya bang. Oh ya selamat ya atas pernikahan bang Abhi. Kadonya insyaallah menyusul ya bang."

Tina tersenyum pada Abhi. Ada rasa getir dihati Tina ketika ia mengatakan hal itu pada Abhi. Lelaki yang juga ia sukai dalam diamnya. Namun apalah daya cinta nya tak bersambut karena Abhi tak pernah mengatakan cinta padanya.

Cinta terpendam mereka dikarenakan sebuah kerendahan diri Abhi untuk jujur pada Tina dengan kondisinya. Sedangkan Tina rasa hormat dan patuh kepada ibunya, serta malu untuk mengungkapkan rasa dalam hatinya terlebih dahulu karena dia seorang perempuan.

"Tidak perlu repot-repot Tin. Doakan saja yang terbaik untuk Abang. Abang pamit dulu ya."

Abhi melihat rona kesedihan di wajah Tina namun tak berani bertanya. Abhi menaiki motor Honda win nya dan memakai helm.

"Kenapa tidak diajak kemari bang istri nya?"

Tina bersandar pada tiang teras rumahnya.

"Jangan pura-pura tidak tahu Tin. Dinding, rumput dan genteng pun punya telinga. Abang rasa kamu pun tahu seperti apa gosip tentang istri Abang."

Abhi membuka kembali helm nya dan menaruh helm itu di tangki motor nya.

"Dia can-tik bang?"

Pertanyaan Tina sedikit tersendat dan pandangannya seketika ia tundukan karena malu Abhi menatapnya.

"Kamu tahu abang. Apakah Abang Abhi mu ini mampu memilih wanita untuk menjadi pendamping hidupnya hanya karena kecantikan? Dari dulu hingga sekarang kehidupan Abang bukan untuk memilih tetapi menerima takdir. Nanti kapan-kapan mampirlah kerumah Abang."

Abhi kembali memakai helm nya.

"Semoga Abang bahagia ya. Sabar ya bang, semua pasti ada hikmahnya. Tina turut prihatin dengan perjalanan hidup abang."

Tina tersenyum manis sekali. Hal yang dinantikan Abhi sedari pertama masuk kerumah pakde Bambang.

"Terima kasih. Salam buat ibu ya. Abang pamit dulu. Assalamualaikum."

Abhi menghidupkan motornya dan melaju ke arah Villa.

Tina masih berdiri di teras dengan bersandar pada tiang teras. Bola mata wanita yang sudah PNS di salah satu sekolah dasar yang ada di desa nya meneteskan butiran hangat. Namun cepat ia hapus setelah mendengar deheman dari pak Bambang.

"Ehm.... Ehm.... Sudah pulang Abhi nduk?"

"Sudah pak. Tina masuk dulu pak."

"Duduk disini dulu Tin."

Pak Bambang mengajak Tina duduk di kursi rotan yang berada diteras. Tina duduk disebelah bapaknya.

"Bapak tahu nduk kamu dan Abhi memiliki rasa yang terpendam. Tetapi hari ini kamu harus mencoba melupakan perasaan mu itu. Abhi sudah menikah, jangan menyiksa diri mu dengan perasaan mu itu."

Tina hanya tertunduk, air mata yang sedari tadi ia tahan di balik tembok penyekat ruang tengah dan ruang tamu karena mendengar cerita Abhi bahwa ia telah menikah dengan gadis dari kota.

"Nduk jika memang Abhi jodoh mu kalian pasti bertemu. Tetapi hari ini itu tidak mungkin, bagaimana pun kondisi istri Abhi, bapak tidak mau kamu menjadi orang ketiga dari pernikahan mereka, kamu kan ngerti agama Nduk."

Suara pak Bambang makin parau. Ayah satu anak itu sebetulnya juga berharap mendapatkan menantu Abhi. Namun ketidaksukaan sang istri kepada Abhi yang selalu terang-terangan menghina Abhi membuat Abhi sepertinya memendam rasa pada Tina.

Bukan karena kasihan pada Abhi melainkan sikap jujur, mandiri dalam bekerja belum lagi tanggung jawab dan kesabarannya merawat ibu dalam kondisi sakit jiwa membuat pak Bambang salut kepada pemuda yang dikenal sebagai striker tim sepak bola desa Podo Maju itu.

Tina tampak mengelap air mata nya.

"Tina tahu pak, dan biarlah waktu yang menghapus perasaan ini. Tina tidak meminta rasa ini. Bang Abhi sudah memilih, semoga Tina ada pilihan yang bisa menghapus bang Abhi dari hati Tina."

Tiba-tiba dari dalam ruang tamu muncul seorang ibu yang mengenakan daster dan sedang menggunakan masker.

"Ya Tuhan. Anak, bapak sama aja. Lah mbok wes ga usah dipikir Tina.... Dari dulu ibu itu bilang kamu itu ya persis bapak mu. Gelar sarjana mu itu sebenarnya dapat hasil belajar apa nyogok? Jauh api dari panggang, Kamu Ama Abhi itu ga sepadan. Nah kalau sama istrinya yang sekarang baru cocok makanya mereka menikah. Mereka BER-JO-DOH. Sudah masuk, sudah malam."

Suara bu Maryana alias bu Yana terdengar begitu keras. Dan jarinya seolah menulis sesuatu di dinding ketika berlabuh pada kata BERJODOH. Pak Bambang hanya bisa geleng-geleng kepala dan Tina hanya menarik napas dalam, karena ada rasa kesal selama ini ibunya lah yang selalu membentang tembok Cina jika mas Abhi berusaha untuk mengungkapkan perasaannya.

Namun karena paham bahwa sebuah pernikahan yang berkah haruslah memperoleh ridho dan restu dari kedua orang tua. Tina pun memutuskan untuk memendam rasa pada Abhi. Dia hanya berdoa Abhi mampu meluluhkan hati sang ibu.

Karena tanpa Abhi mengungkapkan pun Tina dapat merasakan rasa sayang dan cinta Abhi padanya bukan sebagai teman atau adik. Abhi pun seolah mengerti bahwa dalam pernikahan amat penting ridho orang tua, belum lagi dalam pernikahan yang satukan bukan hanya dua orang insan melainkan 2 buah keluarga yang mampu bergandengan tangan membimbing sang pengantin.

Seperti khawatir dengan kondisi ibunya, dan juga ancaman-ancaman buk Yana pada Abhi membuat Abhi tidak pernah menyatakan cintanya pada Tina. Dan kini terlepas cinta tidaknya Abhi pada istri yang baru ia nikahi, sebuah jembatan Tina jangan kan untuk menikah untuk merajut cinta bersama pujaan hati pun telah pupus.

Malam itu Tina menangis dalam sujud nya dengan tersedu-sedu dan kalam-kalam Allah dalam kitab suci yang selalu menemani Tina, kala rasa rindu untuk sang pujaan hati tak mampu terucap lewat bibir mungil nya. Kini kembali menjadi sahabat setia tentang rasa perih karena lelaki yang sering ia sebut dalam doanya kini telah menjadi milik orang lain.

❤️❤️❤️❤️

..."***Sekeras Apapun Kita Berjuang Untuk Sesuatu,...

...Jika itu Bukan Ditakdirkan Untuk Kita....

...Maka yang Kita Dapatkan Hanya Sebuah Kekecewaan***."...

...@Sebutir Debu...

1
syamil mauza
🤣🤣🤣,,kayaknya Suryo yg gila bukan thania
kayla
Luar biasa
kayla
ya alloh.. kak author suryo ada2 aja kasihan abhi../Facepalm/
kayla
assalamualaikum..
kka sebutir debu.. maa syaaAlloh rindu akan ilmumu.. kak /Sob/ gmna kbarnya kka?? sejak tahu novel yg kka belum up sya gak buka noteltoon lagi.. tp sekarng bbrpa hri tiba2 mau buka lagi ternyata kka bkin karya baru..
makasih kak../Rose/
Dulkarim Muda
Luar biasa
Pujierde
bapaknya abhi sm tantenya tania gimn kabarnya? kok gak kelanjutan nasib bpknya abhi dan tantemya tania ? gimn pak adi mulya mengetahui klo abhi dan tania msh hidup ?
Pujierde
apakah pak pengacara yg membuka kasus ini kembali ?
Pujierde
diih gak sadar apa ya klo mr abi anaknya dia
Pujierde
semoga bener" cinta dan syg sm tina
Pujierde
semoga bukan orgnya kenan
Pujierde
oh pantesan tania blg baru di mulai kayanya tania tau klo suaminya tina kerja di maharani grup semoga suaminya tani bukan org kepercayaan tania yg jd pengkhianat
Pujierde
seperti laki" itu bpknya abi dan perempuan itu pelakor sekaligus tantenya tania
Pujierde
Luar biasa
Pujierde
masya Allah mertua yg baik
alhamdulillah ibu kinan bener" sdh sembuh
Pujierde
kirain td mw berontak krn di potong kukunya soalnya blm lama ksn hbs meni n pedi ternyata gak berontak malah terharu
Pujierde
jgn" suami bibinya tania bapaknya abhi hmm 🤔
Pujierde
semoga Allah memberikan seorg suami yg terbaik buat tina Aamiin yg sabar yooo
Pujierde
bsng abhi takut sm mamak kamu tin
Pujierde
sepertinya tina suka dg abhi
Pujierde
baik bgt dinda mw menerima suryo pdhl secara gak lgsg di dua kan cintanya 😁🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!