NovelToon NovelToon
Zahra'S Ark Of Love

Zahra'S Ark Of Love

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Patahhati
Popularitas:83.3k
Nilai: 5
Nama Author: Alwa8292

Ditinggal nikah oleh kekasih yang paling dia cintai.Tak terbayang kan betapa hancur nya hati Zahra.Hingga dia mencoba bunuh diri.Tetapi Allah masih menyayangi nya.

Keterpurukan Zahra membuat nya menjadi lebih tertutup.Hingga dia sadar kesedihan yang terus berlanjut tak kan merubah apapun

Sudah setahun Zahra mulai melupakan sosok yang pernah hadir dihidupnya.Tetapi takdir berkata lain mereka bertemu kembali yang membuat Zahra sadar dia belum bisa melupakan sepenuhnya.

Zahra kembali hancur dengan pernyataan maaf Farhan.Dia menjelaskan bahwa dia menikah bukan karena keinginan nya melainkan karena perjodohan.

Zahra tidak tahu apakah dia harus membenci Farhan atau tidak.Yang dia tahu hanya dia tak Farhan tak mungkin bersama.Zahra mencari ketenangan di sebuah taman mesjid.Disinilah awal mula pertemuan Zahra dan Yazdan.Bukan hanya Yazdan bahkan banyak sosok lelaki yang hadir di hidup Zahra.

Akan kah mereka dapat membuka hati Zahra yang telah lama tertutup.Siapakah yang akan bersama dengan Zahra pada akhirnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alwa8292, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

10.Yayasan

Aku mulai merencanakan tahap selanjutnya dari studi ku.Aku memang ingin menjadi seorang pengacara, tetapi untuk menjadi seorang pengacara aku harus mengambil satu tahun advokat khusus.Aku harus memikirkan dengan matang apa yang ingin aku lakukan?.Apa yang menjadi tujuan hidupku?.Dan apa yang menjadi keinginan ku.Aku tidak mau suatu saat terjadi kesalahan pada pilihan yang aku buat sendiri dan menyesal di kemudian hari.Melanjutkan kuliah ku sebagai pengacara atau memilih jurusan lain yang menjadi minat ku.Terkadang aku lebih memiliki keinginan untuk membangun sebuah yayasan yang dapat membantu orang lain. Disamping itu aku juga ingin mempunyai gelar dan pekerjaan yang akan membuat kedua orang tua ku bangga atas pencapaian ku.

"Apa aku minta pendapat dari ibu sama ayah aja ya?."

"Tapi kalau aku minta pendapat mereka,mungkin gak bakalan nemuin jawabannya!."

"Karena aku sudah tahu pasti apa jawaban mereka!."

"Tapi coba dulu aja deh!."

Aku pun berjalan menuju ruang tamu untuk menemui kedua orang tuaku dan meminta pendapat mereka.

Mereka terlihat sedang asyik menonton TV.

"Ayah,ibu Zahra mau minta pendapat ayah sama ibu!."sontak membuat mereka memutar kepala melihat ke arahku.

"Pendapat apa?."tanya ayah.

"Ini lho yah,Zahra itu kepengen jadi seorang pengacara!."

"Ya udah kamu kan tinggal kuliah lagi aja!."

"Ih ayah,Masalah nya Zahra juga mau jadi pengurus yayasan biar bisa bantuin orang lain!."

"Jadi maksudnya kamu mau jadi sukarelawan gitu!."

"Iyaaa,Kan dekat kampus nya Zahra yang dulu ada yayasan yang bantuin orang orang.Mulai dari kaum dhuafa, anak yatim piatu, atau orang yang udah nggak bisa nafkahin dirinya sendiri. Zahra mau jadi orang yang berguna buat orang lain!."

"Ibu sih setuju aja kamu mau ngapain ibu tetap dukung!terus apa masalah nya Za?." "

"Itu dia Bu,apa Zahra bisa ngelakuin semuanya barengan!."

"Bisa aja sih ZA, kamu ngambil advokat itu yang khusus nya aja jadi kan enggak perlu setiap hari kuliah. Nah,, waktu kamu nggak kuliah kan kamu bisa jadi sukarelawan di waktu kamu lagi kosong!."

"Ayah bener,Makasih ya yah sarannya."

Akhirnya aku udah buat keputusan yang matang. Aku bakalan ngikutin advokat khusus supaya aku tetap bisa bantuin di yayasan. Aku mulai menyiapkan semua berkas berkas untuk mendaftar kuliah khusus pengacara.Selagi bisa membagi waktu semua itu bukan masalah.

"*~*"

Pagi hari ini aku udah rapi banget.Berkas aku juga udah siap semua dan sekarang aku mau berangkat buat daftarin diri. Aku berharap aku bisa lulus pendaftaran. Setelah pendaftaran dan berkas sudah aku serahin sama rektor. Cuman bisa berdoa dan menunggu hasilnya keluar aja. Aku langsung pulang aja karena hasilnya akan di umumkan secara online di website mereka.

Di jalan pulang aku berpikir untuk singgah di yayasan dekat kampus ku dulu. Kulihat banyak anak-anak yang bermain dengan gembira, seakan akan aku hanyut bersama kebahagiaan mereka. Aku berjalan menuju ke arah mereka yang sedang bermain main,dan ingin sekali bergabung bersama mereka. Lihat anak-anak yang bermain gembira tanpa beban ada kesenangan tersendiri yang tercipta untuk ku.Aku menghabiskan waktu hingga sore untuk bermain bersama mereka.

"*~*"

Author POV

Sepulang dari kantor Farhan melewati jalan biasa yang melewati kampus Zahra waktu itu. Mataku terhenti ada sesosok wanita yang sedang bermain di tengah kerumunan anak-anak. Farhan memperhatikan wanita itu dengan teliti, saat dia membalikkan wajahnya ternyata dia tidak salah mengenali wanita itu. Dia adalah Zahra. Melihat Zahra yang bahagia bermain bersama anak-anak senyum terlukis di wajahnya begitu saja. Walaupun sekarang tidak bersamanya asalkan Zahra terus bahagia Farhan pun ikut bahagia. Zahra sangat menyukai anak anak. Dulu dia bahkan sampai lupa waktu saat bermain dengan mereka.

Kilas balik kenangan di antara mereka kembali terlintas di fikiran Farhan.Andai saat ini dia masih bersama dengan Zahra, mungkin dia pasti akan sama bahagianya seperti halnya Zahra hari ini. Tetapi semuanya berbeda tidak seperti yang ada dipikiran Farhan. Nyatanya dia dan Zahra takkan pernah bisa bersama lagi.Farhan lalu melajukan mobilnya meninggalkan yayasan, meninggalkan Zahra dan juga semua kenangan silam waktu mereka bersama.

Zahra POV

Hari sudah mulai gelap, Aku bergegas kembali kerumah takut orang tua ku khawatir. Berpamitan kepada anak-anak dan para sukarelawan di yayasan itu.Entah mengapa saat aku berada di sana, aku merasa semua masalah itu lenyap seketika. Saat ini aku sudah mulai bisa melupakan Farhan sedikit demi sedikit, memulai kehidupan baru tapi bukan untuk membuka hati untuk yang lain karena aku rasa masih belum bisa menemukan seseorang seperti Farhan. Hanya ketenangan hati seperti ini aja aku udah bahagia banget sekarang aku udah mulai berdoa buat kebahagiaan Farhan juga. Semoga dia bahagia dengan pilihannya Dan mereka bersama selamanya sampai maut memisahkan.

Seutas senyum terlepas dari sudut bibirku aku merasa sudah mulai ikhlas melepas Farhan. Karena aku tahu jodoh itu sudah ditetapkan oleh Allah Yang maha kuasa. Yang terpenting sekarang aku harus menjalani hidup ku yang baru dan menjadi kan masa lalu sebagai pengajaran dan pengalaman yang berharga. Aku juga tidak akan pernah lupa bahwa kenangan bersama Farhan adalah hal yang paling indah dalam hidupku.

"Farhan terima kasih sudah pernah hadir dalam hidupku!perlu kamu tahu aku tidak pernah menyesal sedikitpun telah mengenal mu,aku hanya bisa berdoa untuk kebahagiaan kalian!."

"Assalamualaikum Bu!."

"wa'alaikumussalam, kenapa pulangnya kemaleman Za?."

"Zahra tadi mampir ke yayasan dulu Bu,makanya pulangnya agak lama!."

"Ya udah kamu langsung mandi habis itu ke ruang makan,kita makan sama sama ya!."

"Iya Bu,Zahra langsung kamar aja.Ibu sama ayah makan aja dulu nanti Zahra nyusul!."

"Jangan lama lama ya!."

Selesai mandi aku langsung menuju ruang makan tak ingin kedua orang tua ku menunggu lama.Ku lihat mereka sedang asik mengobrol sampai mereka mulai membahas pernikahan ku.Aku tahu mereka sangat ingin melihat aku menikah, tetapi sampai saat ini aku masih belum bisa membuka hati untuk orang lain.Di hatiku hanya ada Farhan.Mungkin suatu saat nanti akan ada seseorang yang dapat membuat ku mengerti kembali apa itu cinta.Yang diwaktu bersamaan bisa mengerti dan memahami diriku,mampu membimbing dan memimpin ku serta bisa ku percayai dan mempercayai ku.Hanya sosok sederhana yang membuatku merasa aman karena berada disisi nya.Yang mampu menghapus setiap tetes air mataku yang jatuh dan mampu mengembalikan senyum ku yang seperti dulu,senyum ikhlas bukan terpaksa seperti saat ini.

1
Tri Utari Agustina
Lanjut thor ceritanya bagus
Anita Jenius
lanjut kk
Anita Jenius
Halo. salam kenal..
Mom FA
salam dari in memories🙏
Anna Alfanja
disini semuanya dilema mau nyalahin farhan jg gak bisa karena sebelumnya farhan udah ngomong sama zahra kalau mau mengajak zahra menikah tp zahra belom mau giliran zahra udah mau tp zahra gak ngomong2 yaudh farhan nerima aja perjodohn dr orgtuanya menurutku dua2nya salah karena kurang komunikasi
Alwani Yunita: suka banget sama tanggapan mba yang satu ini❤️
total 1 replies
Ufuk Timur
semoga zahra endingnya ga sm farhan, ,
Ufuk Timur
Za, yang lebih baik pasti menantimu di masa depan
Ufuk Timur
Halo, ,nitip jejak dulu kak😊
besok baru lanjut baca🥰
Rosi T
sabar dafi
Nanik Setya
ceritanya jadi aneh males jadi bacanya
I.S.DINIa
halo thor....maryati main nih kesini...sukses ya
Sumardi
ternyata Dafi jahat tapi apa penyebabnya?
Alwani Yunita: iya ternyata.
total 1 replies
sokileri
diriku mampir, salam dari novel FAITH😄
sokileri
semangat thorr
sokileri
lanjutkan thorr semangat!
Putra Anggi Rifert
tetap support
sokileri
hai kak aku mampir🙂
LeoRani
selalu like
LeoRani
jujur aku masih trauma dengan kecelakaan dan berakibat pada kehilangan, saat baca ini benar² nggak bisa nahan diri..
Alwani Yunita: yang sabar kak
total 3 replies
Putra Anggi Rifert
d
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!