NovelToon NovelToon
Permaisuri Kesayangan Raja

Permaisuri Kesayangan Raja

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Romansa Istana / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: GEMINIE

Hai semuanya, Author telah membuat Season 2 khusus cerita Pangeran Yohannes dan Nona Lydora karena Pangeran Yohannes sebelumnya belum memiliki pasangan dan menjadi sadboy.

Deskripsi S2:
Aku si gadis culun mati tertabrak lalu bangun di dunia aneh seperti kerajaan ini. Tapi saat bangun aku malah langsung dijodohkan oleh Pangeran Yohannes?!

Simak ceritanya ya! Semoga Suka. ❤👍

Deskripsi S1:
Seorang gadis tomboy diam-diam suka membaca novel bertema kerajaan. Dia merasa kesal dengan si pemeran utama karena terlalu lemah dan selalu jadi bahan bully orang-orang istana bahkan dengan suaminya sendiri yakni sang raja.

Dia sempat berkhayal bagaimana jika dia yang menjadi si pemeran utama. Tentu saja dia bakal melawan orang-orang itu. Dan khayalannya pun terwujud!

Akankah dia berhasil bertahan hidup sebagai pemeran utama dan mendapat cintanya sang Raja?

IG: shgemini16

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon GEMINIE, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 10 (Di revisi)

"Oh benarkah? Kalau begitu sini berikan kertasnya kepada saya. Saya akan mengurusnya."Ucap Carol lembut.

Erick memberikan suratnya dengan tangan bergetar. Terlihat sekali dari bawaannya bahwa dia grogi saat berhadapan dengan gadis itu. Ellen sampai melotot sebal karena tingkah kakaknya yang sangat bodoh.

Carol melihat ke arah seseorang yang baru dilihatnya, tetapi dia mengenali siapa gadis itu. "Halo Nona, Anda pasti Nona Ellenavier, adiknya Tuan Erick kan?"Tanya Carol kepada Ellen.

"Iya benar. Saya adiknya Kak Erick. Senang bertemu dengan Anda Nona Carol."Salam Ellen sambil mengangkat roknya.

"Senang bertemu dengan Anda juga Nona. Ternyata Anda jauh lebih cantik jika dilihat langsung."Puji Carol melihat kecantikan Ellen.

"Terima kasih Nona. Anda juga cantik."Puji Ellen balik.

"Nah, karena kita semua sudah saling bertemu, bagaimana kalau kita ke taman untuk minum teh? Kita sudah lama tidak menghabiskan waktu bersama seperti ini."Ajak Yohannes.

"Wah, boleh juga. Saya ingin melihat taman Anda Pangeran."Seketika mata Ellen berbinar karena dia menyukai bunga berwarna-warni.

Meskipun sifatku tomboy, tapi bukan berarti aku tidak suka pada bunga.

"Kalau begitu ayo ikut saya."Ajak Yohannes menuntun para tamunya untuk duduk di taman kesukaannya dan mereka semua menurut.

Setelah menikmati beberapa cangkir teh dan camilan, mereka memutuskan untuk mengelilingi taman cantik itu.

"Nona Ellen, mari saya ajak Anda untuk mengelilingi taman ini. Saya jamin Anda pasti menyukainya."Ajak Yohannes kepada Ellen yang sedikit terkejut.

Erick langsung mendelik tajam ke arah Ellen karena mereka sudah berjanji pada ibu mereka untuk tidak begitu akrab dengan Yohannes.

"Sa-saya..."Ellen begitu ragu untuk menerima ajakan Yohannes yang sudah berharap.

"Tidak apa-apa Nona. Saya juga berencana mengajak Tuan Erick untuk mengelilingi taman ini. Lagipula ada sesuatu yang ingin kami bicarakan."Sambung Carol yang membuat Erick terkejut sekaligus salah tingkah.

Ellen mengepal tangannya begitu kesal. Erick sepertinya lupa akan janjinya karena sudah buta cinta.

Cih, dia pasti sengaja! Ingin sekali aku menjambak rambut ubannya itu!

Ellen memandang ke arah Erick. Erick malah mengalihkan pandangannya ke bawah tidak berani menatap adiknya. Terlihat dari wajahnya dia begitu senang dengan ajakan Carol.

"Kalau begitu bagaimana kalau kita jalan bersama saja sekalian? Lagipula saya dan kakak harus kembali secepatnya."Ucap Ellen.

Mereka bertiga saling memandang merasa ragu dengan pendapat Ellen. Seketika semuanya hening dan Yohannes dengan cepat menyetujui permintaan Ellen.

"Baiklah Nona. Kita jalan bersama-sama saja."Ucap Yohannes dan semuanya mau tidak mau setuju.

****

Saat di jalan pulang dengan kereta kuda, Erick moodnya langsung buruk tapi dia juga tidak bisa menyalahkan Ellen. Padahal tadi dia sudah berharap bisa berkencan dengan Carol.

"Kenapa kakak menatapku seperti itu? Tidak terima karena tidak bisa berkencan dengan Carol?"Tanya Ellen melihat Erick yang melotot ke arahnya.

"Diam!"

"Kak, kenapa kau bisa suka padanya sih? Aku tidak melihat sesuatu yang menarik dari dirinya. Aku tidak mengerti kenapa kakak harus bersikap bodoh saat bersamanya!"

"Bersikap bodoh?! Jangan keterlaluan. Kau tidak lihat dia begitu cantik dan sangat berkelas? Bukan aku saja yang suka padanya tahu, tapi ada banyak!"

"Ah masa sih? Aku rasa masih cantikan adikmu ini lagi. Banyak orang yang memuji kecantikanku ini lho."Ucap Ellen tidak mau kalah.

"Heh. Sifatmu tidak terlihat dewasa sama sekali dan sangat barbar. Kurasa tidak ada pria yang menyukai wanita barbar sepertimu."Ledek Erick.

"Barbar katamu?! Hey ini tuh disebut wanita sejati, asal kakak tahu! Tidak ada wanita yang berani belajar pedang mati-matian seperti diriku."

Erick pun memilih diam dan terlalu lelah untuk berdebat. Tapi Ellen masih belum lelah untuk memberikan banyak pertanyaan.

"Kak."Panggil Ellen kepada Erick yang sedang memejamkan matanya.

"Kak!"Panggil Ellen lagi dengan berteriak.

"Apa lagi sih?!"Sepertinya kesabaran Erick sudah habis gara-gara tingkah Ellen.

"Bagaimana menurut pendapat kakak tentang Maya?"Tanya Ellen dan Erick seketika melongo dengan pertanyaan aneh adiknya.

"Apa lagi sekarang? Kenapa tiba-tiba membahas pelayan itu?"

"Ish kakak jangan bicara seperti merendahkan begitu dong! Aku cuma bertanya pendapat kakak bagaimana tentang Maya. Aku merasa dia wanita yang lembut, tulus dan sangat periang. Selain itu dia juga multitalenta."

"Hmm, yah dia memang bisa diandalkan. Tapi dia kan memang seorang pelayan. Jadi..."Erick terlihat biasa saja menanggapi Maya.

"Tapi kak, menurutku dia juga manis. Tingkahnya juga lucu dan membuatku terhibur."Potong Ellen.

Erick terdiam sejenak mencerna maksud perkataan adiknya. "Sebenarnya apa tujuanmu menanyakan hal ini padaku? Apa kau mau menjodohkanku dengannya karena kau tidak setuju aku bersama Carol?"

"Wah, ternyata kakak peka juga ya. Kukira kakak bodoh selama ini."

"Jangan membuat kesabaranku habis."

"Tapi memang benar kok. Apalagi Maya saat ini menyukai kakak. Dia jatuh cinta kepada kakak pada pandangan pertama. Dia sudah suka padamu sejak aku masih 6 tahun lho."

Erick begitu syok dengan perkataan Ellen. Entah kenapa kali ini hatinya merasakan debaran sama seperti saat dia memikirkan Carol.

"Kau yang benar saja! Jadi Maya benar-benar menyukaiku?"Erick masih tidak percaya. Dia kira Maya itu adalah seorang wanita yang cuek.

"Iya, apa kakak pernah kepikiran tentangnya? Aku ingin sekali kalian bisa bersama daripada kakak bersama si uban itu."Ucap Ellen.

"Jangan hina dia seperti itu! Aku sepertinya tidak pernah kepikiran tentang Maya. Dia memang gadis yang baik dan seusia denganku. Tapi aku tidak tahu perasaanku terhadapnya."Ucap Erick.

"Kalau begitu coba kakak mulai mengajaknya mengobrol. Cari waktu untuk berjalan-jalan bersamanya. Aku yakin kakak juga tertarik padanya."Bujuk Ellen meyakinkan.

Erick tidak menjawab perkataan Ellen. Dia merasa bingung. Yang dia tahu, saat ini dia jatuh cinta kepada Carol. Saudara sepupu Yohannes yang digambarkan anggun dan sangat dewasa. Tapi Maya juga seorang gadis multitalenta yang selalu ceria dan manis.

Setelah sampai di kastil, untungnya kedua kakak adik itu tidak kena omel. Tapi sang ibu terlihat senang dan itu membuat kedua kakak adik itu saling memandang ngeri.

"Ellen! Dua hari lagi adalah hari ulang tahunmu! Dan kita akan merayakannya!"Ucap Nyonya Ziane girang.

JDERR

Ah tidak! Kenapa harus dua hari lagi? Aku tidak mau cepat-cepat tumbuh dewasa!

"Oh ya, sebentar lagi kau kan ulang tahun. Sepertinya kau bakal sibuk karena sebentar lagi kau juga akan bertunangan dengan Raja."Sambung Erick yang membuat Ellen semakin frustasi.

"Iya benar Erick. Kau juga pikirkan jodohmu mulai sekarang. Kau sudah harus menikah di

usiamu ini. Ibu akan setuju kau mau menikah dengan siapa saja asalkan dia wanita yang baik-baik dan berpendidikan."Ucap Sang ibu.

"Eh...iya bu."Jawab Erick masih dengan perasaan kalut.

"Kalian berdua ibu harap bisa mulai berubah menjadi lebih baik. Ibu akan mempersiapkan segalanya mulai sekarang untuk perayaan ulang tahun Ellen."Ucap Nyonya Ziane lalu berlalu pergi meninggalkan kedua anaknya yang masih kalut dengan pikiran masing-masing.

Bersambung.

1
💖 sweet love 🌺
kata2nya masih banyak yg harus diperbaiki Thor..
gunakan bahasa formal lebih cocok Krn utk latar belakang kerajaan..
deskripsikan akan gerak tubuh atau situasi sekitar lebih baik utk mendapatkan feel dari cerita..
sehingga pembaca bisa berimajinasi utk cerita tersebut..
maaf sy berkomentar ttg ini di awal cerita..
💖 sweet love 🌺
mungkin gini lebih pas Thor "Maya merasa terharu, karena sejak dulu ia adalah penggemar Ellen"
rach
Luar biasa
Erlina Ibrik
Super kereta Api itu namanya *Masinis *🤭
Erlina Ibrik
Luar biasa
Erlina Ibrik
Kerajaan Valkrayri...kyknya gitu bacanya🤔
Erlina Ibrik
Ellen sudah bangun dari pingsannya*
Murni Murniati
ini karakter nya kaku semua ya, kok tak, org tua pd ketat smua peraturanya
Murni Murniati
ini emaknya kenapa bgni ya,
Tina
pertama kalinya mampir ka 🙏
taetae
👍
Hikam Sairi
baca
Dede Mila
nyimak
Uci Umami
bagus ceritanya saya suka .apalagi klw time travel atau isekai seperti ini
Ni Ketut Patmiari
Luar biasa
gr
Vt
gr
Vvh
gr
Ghu
gr
Jj
gr
Gy
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!